Anda di halaman 1dari 4

REABSORBSI TUBULUS

Semua konstituen plasma kecuali protein, tanpa pandang bulu difiltrasi


bersama melalui kapiler glomerulus. Selain zat sisa dan kelebihan bahan yang
harus dikeluarkan oleh tubuh, cairan filtrasi juga mengandung nutrian, elektrolit
dan bahan lain yang dibutuhkan tubuh. Memang, melalui filtrasi glomerulus yang
terus-menerus,jumlah dari bahan bahan tersebut lebih besarnya daripada yang ada
didalam tubuh. Bahan-bahan essensial yang terfiltrasi dikembalikan oleh tubuh
dangan cara di reabsorpsi di tubulus ginjal, proses ini dinamakan reabsorpsi
tubulus, transfer diskret bahan-bahan dari lumen tubulus ke dalam kapiler
peritubulus.
Reabsorpsi tubulus adalaha suatu proses yang sangat selektif. Semua
konstituen kecuali protein plasma memiliki konsentrasi yang sama di dalam
glomerulus dan di plasma. Jumlah setiap bahan yang diserap adalah jumlah yang
diperlukan untuk mempertahankan komposisi dan volume lingkungan cairan
internal yang sesuai.Secara umum , tubulus memiliki kapasitas reabsorpsi yang
besar untuk bahan bahan yang dibutuhkan oleh tubuh dankecil atau tidak ada
untuk bahan bahan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Karena itu hanya sedikit,
kalaupun ada, konstituen plasma yang terfiltrasi dan bermanfaat dan bahkan bagi
tubuh terdapat di urin karena sebagian besar telah direabsorbsi dan dikembalikan
ke dalam plasma darah. Hanya bahan esensial, misalnya elektrolit yang
berlebihanlah yang disekresikan kedalam urin. Untuk konstituen plasma esensial
yang diatur oleh ginjal, kapasitas reabsorpsi dapat bervariasi tergantung pada
tingkat kebutuhan tubuh itu sendiri. Sebaliknya, sebagian produk sisa yang telah
difiltrasi dan sudah tidak berguna bagi tubuhlah yang ditemukan dalam urin.
Produk sisa ini akan sangat pekat karena saat air direabsorpsi, bahan-bahan ini
tidak ikut untuk direabsorpsikan.

Dari 125mi/menit cairan yang terfiltrasi, biasanya 124ml/menitlah yang di


reabsorpsi . Dengan melihat besarnya filtrasi glomerulus maka besar reabsorpsi
tubulus adalah luar biasa.

KONSTITUEN
PLASMA
KECUALI
PROTEIN

GLOMERULUS

DI FILTRASI

REABSORPSI
TUBULUS

MASUK KE
TUBULUS
GINJAL

NUTRIEN,
ELEKTROLIT,
&BAHAN LAIN YANG
DIBUTUHKAN TUBUH.

REABSORPSI
TUBULUS

ESSENSIAL
BERLEBIH
TIDAK
DIREABSORP
SI

AIR, NATRIUM,
GLUKOSA,
ELEKTROLIT, &
BAHAN LAIN
YNG
DIBUTUHKAN
TUBUH.

KE KAPILER
PERITUBULUS

DISEKRESIKAN
KE DALAM
URIN
URIN
DIKELUARKAN

KEMBALI KE
SIRKULASI
DARAH

Reabsorpsi tubulus melibatkan transpor transepitel.


Di seluruh panjangnya, dinding tubulus memiliki ketebalan satu sel dan
terletak dekat dengan kapiler peritubulus yang mengelilinginya. Sel sel tubulus
yang berdekatan tidak berkontak satu sama lain kecuali di tempat mereka
disatukan oleh taut erat ( taut kedap, tight junction) di tepi-tepi lateral dekat
membran luminalnya, yang menghadap kelumen tubulus. Cairan intersitium
terletak celah diantara sel sel yang yang berdekatan-ruang lateral-serta diantara
tubulus dan kapiler. Membran basolateral menghadap cairan interstisium dibagian
basal dan tepi lateral sel. Taut erat umunya menghambat bahan mengalir diantara
sel sehingga bahan harus menembus sel untuk meninggalkan lumen tubulus dan
masuk ke dalam darah.

Tahap Tahap Transpor Transepitel


1. Bahan harus meninggalkan cairan tubulus dengan melewati luminal sel
tubulus.
2. Bahan harus melewati sitosol dari satu sisi sel tubulus ke sisi lainnya.
3. Bahan harus melewati membran basolateral sel tubulus untuk dapat masuk
ke cairan interstisium.
4. Bahan harus berdifusi melalui cairan interstisium.
5. Bahan harus memnembus dinding kapiler untuk masuk kedalam plasma
darah.

DAFTAR PUSTAKA
Sherwood, L.2011. FISIOLOGI MASUSIA: DARI SEL KE SISTEM.
EDISI 6. EGC: Jakarta.