Anda di halaman 1dari 2

Nama : Amelia Novita Sari

NIM : F1D213018
Prodi : Teknik Geologi

Pengertian dan Proses Progradasi, Retrogradasi, Agradasi

Progradasi
Progradasi adalah proses perkembangan gisik, gosong atau bura ke arah laut melalui
pengendapan sedimen yang dibawa oleh hanyutan litoral (Setiyono, 1996). Bentuk-bentuk
endapan yang utama dari gelombang dan arus sepanjang pantai adalah: beach, bars, spits,
tombolo, tidal delta, dan beach ridges.
Ketika gelombang menghempas (swash) merupakan kekuatan pukulan untuk memecahkan
batuan yang ada di pantai. Butiran-butiran halus dari pecahan batuan (material klastis),
seperti kerikil atau pasir, kemudian diangkut sepanjang pesisir (shore, zona pasang-surut),
yaitu bagian yang terkadang kering dan terkadang berair oleh gerak pasang-surut atau oleh
arus terbimbing sepanjang pesisir (long shore currents). Proses erosi dan pemindahan bahanbahan penyusun pantai (beach) yang terangkut disebut beachdrift, yaitu penggeseranpenggeseran pasir atau kerikil oleh gelombang (swash dan backwash) sampai diendapkan dan
membentuk daratan baru, misalnya, endapan punggungan pasir memanjang yang disebut off
shore bars atau spit.

Retrogradasi
Pergerakan pantai tanah-bangsal dalam menanggapi pelanggaran. Hal ini dapat terjadi selama
kenaikan permukaan laut dengan fluks sedimen rendah. pola susun retrogradasi dari
parasequences mengacu pada pola yang fasies menjadi semakin lebih distal ketika ditelusuri
ke atas secara vertikal (Posamantier, 1988; Wilgus, 1988; Emery, dan Meyers, 1996).

Agradasi
Agradasi merupakan suatu pembentukan permukaan bumi melalui pengendapan, gejala ini
adalah gejala jangka panjang yang prosesnya berakibat tingginya permukaan bumi yang
sebelumnya rendah sebagai akibat penimbunan/sedimentasi oleh tenaga air, gelombang arus
tsunami, gravitasi, gletser dan angin.