Anda di halaman 1dari 37

Diagram pengawatan

3.1. Pengertian diagram.


Diagram adalah suatu gambar elektronik yang biasanya
dinyatakan dengan simbol, yang menyatakan hubungan
antara bagian bagian peralatan atau instalasi.
3.1.1. Manfaat diagram.
> Manfaat diagram adalah untuk :
>Mengetahui prinsip kerja suatu peralatan atau
instalasi.
>Membantu pelaksanaan pemasangan peralatan atau
instalasi
>Mencari atau mengusut gangguan.
3.1.2 Macam macam diagram.

1.Diagram lay out


Diagram lay out adalah diagram yang menyatakan tata letak
alat atau terminal atau sejenisnya.

ALAT
1

Gambar

Diagram Lay out terminal.

Diagram Internal.
Diagram internal adalah diagram yang
menyatakan rangkaian internal suatu alat ,
misalnya diagram alat ukur.

Gambar

Diagram Internal alat ukur.

10

Diagram Penyambungan.
Diagram yang menyatakan nomor terminal dari suatu alat yang harus
disambungkan ke nmor terminal dari alat lain dengan menggunakan pengantar.

ALAT
1

1A1

2A5

3Y6W1 4X81

5W71

6B1

7H1

Kode angka huruf angka dimaksudkan adalah:


Angka pertama menyatakan terminal dari alat
tersebut.
Huruf ditengah kode alat yang dituju.
Angka terakhir adalah Terminal alat yang dituju.

Diagram Terminal.
Diagram terminal adalah diagram yang menyatakan penghantar penghantar
yang tersambung disuatu terminal.

1B1

1H4

2G3
8
3Y6

2F8

3N6

4K9

5J4

4H9
5D7

Gambar

Diagram Terminal

Diagram garis tunggal ( one line diagram )


Diagram garis tunggal merupakan gambaran
sederhana dari suatu sirkit yang menunjukan bagian bagian
pentingnya saja, namun dapat menggambarkan cara operasi
dan fungsi kelompok dari suatu instalasi listrik.
Sirkitnya biasanya digambarkan dalam bentuk garis tunggal
dan huruf atau simbol yang sesuai.
220V/50Hz

KWH
MCB

Gambar

Diagram garis tunggal

PHB

Diagram garis tunggal sebaiknya disertai informasi sebagai


berikut:
Tegangan
Jenis arus
Frekuensi
Luas penampang
Jumlah
Pengenal
Data Penenal
Simbol

1.Instalasi pengukuran langsung.


Diagram pengawatan meter Kwh 1 Phasa

1
L

6
Kebeban

N
Gambar

Diagram penagawatan meter Kwh 1 phasa

10

R
S
T
N
.

Diagram pengawatan meter Kwh 3 phasa

11

Meter Kwh

Meter kVarh

10

11

R
S
T
N

Time Switch

Gambar Diagram Pengawatan meter


Kwh tarif ganda dan Kvarh.

Alat Pengukur, Pembatas dan


perlengkapannya.
Alat Pengukur.
Pengukuran energi listrik yang
digunakan pelangggan TR dilakukan
dengan salah satu alat ukur dibawah
ini.

Meter Kwh tarip tunggal


Meter Kwh tarip tunggal dan Kvarh
Meter Kwh tarip ganda dan Kvarh

Meter Kwh.
Meter Kwh adalah alat ukur listrik integrasi yang
digunakan untuk mengukur besarnya energi aktif
yang digunakan pelanggan dalam satuan kilo
watt jam (Kwh)
Data dan Spesifikasi Meter Kwh.
Pada setiap meter Kwh diberi tanda pengenal
pada papan nama yang terpasang pada bagian
dalam meter yang antara lain berisi :

1.Nama / Merk pabrik


2.Sistem pengawatan: - Satu phasa dua kawat
- Tiga phasa empat kawat
- Tiga phasa tiga kawat
3.Type meter
4.Nomor seri dan tahun pembuatan.
5.Tegangan acuan standar,arus dasar dan rasio
ransformator
6.Frekuensi pengenal
7.Konstanta meter
8.Satuan energi listrik
9.Kelas meter
Kelas dua untuk pengukuran langsung
Kelas satu untuk pengukuran tak
langsung

10. Suhu acuan


11. Tanda segi empat ganda, untuk meter berkotak
isolasi
12. Nama pemilik
13. Untuk meter tarif ganda, disebelah kiri elemen
hitung diberi tanda : Max.load dan Normal load atau
LWBP dan WBP. Dan dilengkapi dengan petunjuk
kerja register meter yang berwarna merah
disebelah kanan register.
14. Tegangan terminal pemindah tarip
15. Tanda dengan huruf C.A. untuk terminal meter guna
ganda.(dapat dihubungkan dengan kabel Cu atau
Al)
16. Tanda bantalan batu ganda magnit apung
17. Arah putaran Kwh.

Tabel Tegangan Acuan Standar meter Kwh


Meter Kwh

Tegangan Acuan Standar

Sambungan langsung satu


phasa

230 volt

Sambungan langsung tiga


phasa

440 volt

Tabel Arus dasar Standar dan Arus Maksimum meter kwh


Meter Kwh

Sambungan langsung
Sambungan melalui trafo
arus

Arus dasar
standar(A)

Arus
Maksimum(A)

20

20

60

100

100

1
5

Meter Kwh yang menggunakan tarip ganda


harus dilengkapi dengan saklar waktu (time
switch) guna menunjukan pemakaian kwh pada
WBP dan LWBP.
Waktu beban puncak (wbp) adalah pukul 18.00
s/d 22.00 dan Luar waktu beban puncak (lwbp)
adalah pukul 22.00 s/d 18.00 waktu setempat.
Jam nyala perbulan adalah jumlah pemakaian
kwh dibagi dengan daya tersabung (kva).

Meter Kvarh.
Meter kvarh adalah suatu alat ukur listrik
sintegrasi yang digunakan untuk mengukur
besarnya energi reaktif yanfg digunakan
pelanggan dalam satuan kilo volt amper reaktif
jam ( kvarh)
Data dan Spesifikasi Meter Kvarh.
Pada setiap meter Kvarh diberi tanda
pengenal pada papan nama yang terpasang
pada bagian dalam meter yang antara lain
berisi :

1.Nama / Merk pabrik


2.Sistem pengawatan:

Satu phasa dua kawat


- Tiga phasa empat kawat
- Tiga phasa tiga kawat

3.Type meter
4.Nomor seri dan tahun pembuatan.
5.Tegangan acuan standar,arus dasar dan rasio
Transformator instrumen ukur.
6.Frekuensi pengenal
7.Konstanta meter (putaran /kvarh)
9.Satuan energi listrik
10.Kelas meter
Kelas tiga.

10. Suhu acuan bila lain dari 23 C


11.Tanda segi empat ganda, untuk meter
berkotak isolasi
12. Nama pemilik
13.Tanda dengan huruf C.A. untuk terminal
meter guna ganda.(dapat dihubungkan
dengan kabel Cu atau Al)
14. Tanda bantalan batu ganda magnit apung
15. Arah putaran kvarh

TABEL TEGANGAN ACUAN STANDART


METER KVARH

Meter Kvarh

Tegangan Acuan Standar

Sambungan langsung satu phasa

230 volt

Sambungan langsung tiga phasa

440 volt

Tabel Arus dasar Standar dan Arus Maksimum meter kvarh

Meter Kvarh

Sambungan langsung

Sambungan melalui trafo arus

Arus dasar
standar(A)

Arus
Maksimum(A)

20

20

60

100

100

1
5

Untuk membatasi daya yang dipakai


pelanggan TR agar sesuai dengan daya
kontraknya digunakan pemutus mini atau
pelebur.

Pemutus mini.
Pemutus mini yang digunakan sebagai alat pembatas
daya pada TR harus mempunyai spesifikasi teknik sebagai
berikut:
Prinsip kerja
Trip termis,trip bimetal,trip hidrolis ,trip elektromagnit.
Karakteristik teknik.
= Frekuensi pengenal : 40 60 Hz.
= Kapasitas pemutus s/d 6 KA pada 220 volt dan cos=0.85
= Dapat bekerja sampai dengan 440 Volt AC
Untuk pembatas arus sampai dengan 100 A dipakai pemutus
mini (MCB) sedangkan untukm pembatas arus diatas 100 A
sipakai pelebur tegangan rendah pemutus cetak ( MCCB
=Mould Cast Circuit Breaker) atau pemutus tanpa pelebur
(NFB= No Fuse Breaker) yang dapat distel untuk memenuhi

Pelebur.
Pelebur yang digunakan sebagai pembatas arus untuk penyambungan TR
harus mempunyai karakteristik sebagai berikut :

Arus Nominal

Arus Lebih

Waktu Lebur

(A)

(A)

(Jam)

1,3 In

>1

Tidak putus dalam


waktu 1 jam

2 In

<1

Putus dalam waktu 1


jam

1,3 In

>2

Tidak putus dalam


waktu 2 jam

2 In

<2

Putus dalam waktu 2


jam

< 60

> 60

Catatan

Perlengkapan.
Kotak lemari APP.
Kotak atau lemari APP harus terbuat dari bahan yang
tahan akan kerusakan mekanis dan tahan panas.
Kotak APP yang digunakan meliputi :
1.APP tipe I dipakai untuk sambungan satu phasa.
2.APP tipe III dipakai untuk sambungan tiga phasa
3.APP tipe khusus I digunakan untuk sambungan
pengukuran TR menggunakan trafo arus.

Arus Nominal
N
o
.

Tipe APP

(In) Meter kwh

Daya

(Ampere)

(Volt Ampere)

1.

IA

5(20)

450 - 4400

2.

IB

20(60)

5500 11000

50(100)

13900 - 22000

3x5(20)

3900 - 13200

3x20(60)

16500 33000

3x50(100)

41500 - 53000

3x20(60)

16500 33000

3x50(100)

41500 - 53000

3.

4.

IIIA

IIIB

5.

Khusus IA

3x5

66000 - 197000

6.

Khusus I B1

3x5

66000 - 329000

7.

Khusus I B 2

3x5

414000 - 630000

8.

Khusus I C1

3x5

66000 - 329000

Khusus I C 2

3x5

414000 - 630000

KWH

AWAS !
1.MERUSAK/MEMBUKA SEGEL DIDENDA
2.MENCURI LISTRIK DIPIDANA &DIDENDA

Gambar Tanda peringatan untuk APP Tipe I dan III

DATA APP

TYPE / NOMOR

/ No.

METER ARUS

0-

METER TEGANGAN

0-

TRAFO ARUS

TRAFO TEGANGAN

PENGAMAN LEBUR/ IN SETTING

METER Kw h

PH ; KAWAT ; TARIF

METER kvarh

PH ; KAWAT ; TARIF

SAKELAR WAKTU

0-

FAKTOR PENGALI

JAM ;

AWAS !
1. MERUSAK / MEMBUKA SEGEL DIDENDA
2.MENCURI LISTRIK DIPIDANA & DIDENDA

Blok terminal.
Blok teminal adalah tempat
penyambungan pengawatan alat ukur dan
pembatas. Blok terminal yang digunakan adalah
blok terminal yang mempunyai jumlah teminal 4
untuk APP tipe I dan 8 untuk tipe III dengan
kemampuan arus 25A, 60A,dan 100A
berdiameter dalam masing masing lubang 4, 5
dan 6 mm, diameter luar minimum10 mm
sedangkan untuk tipe khusus I mempunyai
jumlah terminal 16 dengan kemampuan arus 5A.

Tutup pelindung APP. Tipe I dan III


Tutup pelindung APP tipe I dan III
terbuat dari bahan plastik transparan yang tahan
cuaca, tahan benturan, tidak mudah terbakar,
tidak mudah retak dan tidak mudah berubah
warna.
Tutup pelindung hanya dapat dilepas
dengan merusak segelnya, dilengkapi dengan
jendelatransparan yang dapat dibuka dan ditutup
untuk memudahkan pengopers\asian pemutus
arus.

Tutup pelindung APP. Tipe khusus I.


Tutup pelindung APP tipe Khusus I
terbuat dar bahan metal yang tahan benturan
dan tahan karat yang dilengkapi jendela
transparan untuk membaca alat ukur yang
terpasang, dilengkapi dengan gembok atau kunci
yang tidak bisa dipalsukan.

Segel.
Segel terbuat dari bahan logam, plastik
atau campuran kedua bahan tersebut yang tidak
berubah warna.
Segel harus ada lambang PLN atau tulisan PLN,
nomor regristrasi dan tidak dapat dipakai ulang.

Persiapan pelaksanaan pengawatan.


@ Siapkan diagram satu garis atau diagram
pengawatan.
@ Siapkan alat perkakas pemasangan a.l.
Tang Pres
Tang kombinasi
Tang potong
Tang kupas kabel
Obeng dengan beberapa ukuran
Bor tangan
Kunci pas
Solder

@ Siapkan material /komponen


sesuai dengan jenis APP yang akan
dikerjakan, antara lain :
Kotak APP
Meter KWH
MCB
Terminal Blok
Kabel NYAF
Label kawat
Sabuk kawat
Tutup pelindung
Peralatan kecil lainnya.