Anda di halaman 1dari 38

Akuntansi

Pemerintahan

Pertemuan 5
Standar Akuntansi Pemerintah
Program S1-Ekstensi FEUI

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Standar Akuntansi
Pemerintah
 Prinsip Akuntansi Yg Berlaku Umum
 Standar Internasional ASP

 Standar Akuntansi Pemerintah

 Kerangka Konseptual

 Strategi Penyusunan di Negara


Berkembang

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Prinsip Akuntansi Yg Berlaku Umum

 Praktik akuntansi hrs dilaksanakan mengacu pd PABU


= LK bisa dimengerti oleh siapapun dgn latar belakang
apapun;
 PSAK # 1 pr 9 & 10 = LK yg dibuat berdasarkan
standar akuntansi tetap bisa memenuhi kebutuhan
semua pengguna;
 PABU membantu para akuntan dlm menerapkan
prinsip2 yg konsisten pd organisasi yg berbeda;
 PABU meliputi konvensi, aturan, & prosedur yg
diperlukan untuk merumuskan praktik akuntansi yg
berlaku umum pada saat tertentu.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Prinsip Akuntansi Yg Berlaku Umum

Metode akuntansi yg berlaku umum hrs dpt


memenuhi paling sedikit 1 dan biasanya
bbrp kondisi berikut :
1. Metode tsb benar2 digunakan dlm kasus2
yg jumlahnya cukup significan;
2. Mendapat dukungan dr lingkungan
akuntansi profesional atau badan2
berwenang lainnya;
3. Mendapat dukungan tertulis dr sejumlah
pengajar dan pemikir akuntansi terkemuka.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Prinsip Akuntansi Yg Berlaku Umum

PABU di Indonesia mengacu pd:


 Prinsip akuntansi yg disahkan IAI;
 Pernyataan dr badan yg terdiri dr pakar pelaporan
keuangan yg mempertimbangkan isu akuntansi dlm
forum publik yg prosesnya terbuka untuk komentar
publik & tdk ada keberatan dr IAI;
 Pernyataan dr badan yg terdiri dr pakar pelaporan
keuangan yg mempertimbangkan isu akuntansi dlm
forum publik tdk ada keberatan dr IAI, namun belum
pernah secara terbuka dikomentari publik;
 Secara luas diakui krn mencerminkan praktik yg lazim

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Standar Internasional ASP
 Entitas OSP telah mengimplementasikan
akuntansi dlm sistem keuangannya, dgn
perbedaan2;
 IFAC membentuk komite PSC untuk
membentuk IPSAS dgn mengacu pada
IAS, peraturan perundangan, asosiasi
profesi & organisasi yg berkaitan dgn ASP;
 Dlm hal sudah ada diatur std pd suatu
negara, IPSAS digunakan untuk
pengembangan, bila belum ada, digunakan
sbg pedoman dlm penyusunan std.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Standar Internasional ASP
 IPSAS meliputi serangkaian std yg
dikembangkan untuk accrual basis,
meskipun masih mengakomodir cash
basis;
 Cakupan IPSAS meliputi seluruh
organisasi sektor publik, termasuk
lembaga pemerintahan, baik
pemerintah pusat, regional, pemda,
maupun komponen2 kerjanya.
Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili
Standar akuntansi pemerintah
 Seiring perjalanan reformasi, dibentuk
KSAP yg didorong oleh pembentukan
KASP di IAI thn 2000 yg programnya
termasuk penyusunan std akuntansi
keuangan untuk unit kerja pemerintahan,
dengan Exposure Draft std akuntansi SP;
 SK Menkeu No 308/2002 dan 379/2004 ttg
KSAP Setelah keluar UU # 1/2004
dikukuhkan dgn Kepres # 84/2004;
 KSAP bertugas mempersiapkan
penyusunan konsep RPP ttg SAP.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Standar akuntansi pemerintah

 KSAP terdiri dr Komite Konsultatif dan


Komite Kerja bertanggungjawab kpd
Presiden melalui Menkeu;
 KSAP bertujuan mengembangkan
program2 pengembangan akuntabilitas dan
manajemen keuangan pemerintah,
termasuk mengembangkan SAP dan
promosi penerapannya;
 SAP disusun dgn orientasi kpd IPSAS,
diharmoniskan dgn SAK.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Standar akuntansi pemerintah

KSAP menggunakan materi yg diterbitkan


oleh :
 IFA
 IASC
 IMF
 IAI
 FASB
 GASB
 UU dan PP yg berlaku di Indonesia
 Organisasi profesional lainnya

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Standar akuntansi pemerintah
SAP terdiri atas kerangka konseptual & 11 pernyataan sbb:
 PSAP 01 = Penyajian LK
 PSAP 02 = LRA
 PSAP 03 = Laporan Aliran Kas
 PSAP 04 = Catatan atas LK
 PSAP 05 = Akuntansi Persediaan
 PSAP 06 = Akuntansi Investasi
 PSAP 07 = Akuntansi Aset Tetap
 PSAP 08 = Akuntansi Konstruksi dlm Pengerjaan
 PSAP 09 = Akuntansi Kewajiban
 PSAP 10 = Koreksi Kesalahan
 PSAP 11 = Laporan Keuangan Konsolidasian

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Kerangka Konseptual SAP
 Pendahuluan
 Tujuan Laporan Keuangan Sektor
Publik
 Elemen Laporan Keuangan Sektor
Publik
 Asumsi Dasar

 Prinsip Akuntansi

 Karakteristik Kualitatif

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Pendahuluan
Kerangka konseptual sbg acuan untuk:

(a) penyusun SAP dlm melaksanakan tugasnya;


(b) penyusun laporan keuangan dlm menanggulangi
masalah akuntansi yg belum diatur dlm standar;
(c) auditor dlm memberikan pendapat mengenai apakah
laporan keuangan disusun sesuai dgn SAP; dan
(d) para pemakai laporan keuangan dalam menafsirkan
informasi yg disajikan pada laporan keuangan yg
disusun sesuai dengan SAP.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Lingkungan Akuntansi
Pemerintahan
1. Ciri Utama Struktur Pemerintahan &
Pelayanan yg Diberikan
2. Ciri Keuangan Pemerintah Yg Penting
bagi Pengendalian

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Ciri Utama Struktur Pemerintahan &
Pelayanan Yg Diberikan

1. Bentuk Umum Pemerintahan &


Pelayanan Yg Diberikan
2. Sistem Pemerintahan Otonomi &
Transfer Pendapatan Antar
Pemerintah
3. Adanya pengaruh proses politik
4. Hubungan antara pembayar pajak
dgn pelayanan pemerintah

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Ciri Keuangan Pemerintah Yg
Penting bagi Pengendalian

1. Anggaran sbg pernyataan kebijakan


publik, target fiskal & alat
pengendalian;
2. Investasi dlm Aktiva yg tdk langsung
menghasilkan pendapatan;
3. Kemungkinan penggunaan
Akuntansi Dana untuk Tujuan
Pengendalian
Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili
PENGGUNA & KEBUTUHAN
INFORMASI

Tdp beberapa kelompok pengguna laporan keuangan


pemerintah, yaitu:
(a) pihak2 kpd siapa pemerintah terutama bertg jwb
(masyarakat);
(b) para wakil rakyat dan lembaga pengawas;
(c) pihak yg memberi/berperan dlm proses pinjaman
(investor&kreditor);
(d) manajemen & aparat pemerintah;
(e) lembaga donor dan lembaga internasional; dan
(f) pihak lain yg berkepentingan.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


iNFORMASI
Informasi yg disajikan dlm lap keu bertujuan umum u/ memenuhi
kebutuhan info dr semua kelompok pengguna.
Dgn demikian lap keu pemerintah tdk dirancang utk memenuhi
kebutuhan spesifik dr masing2 kelompok pengguna
Namun demikian, berhubung pajak mrpkn sumber utama
pendapatan pemerintah, maka ketentuan lap keu yg memenuhi
kebutuhan informasi para pembayar pajak perlu mendapat
perhatian.
Meskipun memiliki akses terhadap detail informasi yg tercantum di
dlm laporan keuangan, pemerintah wajib memperhatikan informasi
yg disajikan dlm laporan keuangan u/ keperluan perencanaan,
pengendalian dan pengambilan keputusan. Selanjutnya,
pemerintah dpt menentukan bentuk dan jenis informasi tambahan
u/ kebutuhan sendiri di luar jenis informasi yang diatur dlm
kerangka konseptual ini maupun std2 akuntansi yg dinyatakan
lebih lanjut.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


ENTITAS PELAPORAN
Entitas pelaporan keuangan pemerintah adalah satuan instansi
pemerintah atau satuan program pemerintah yg menjadi pusat2
pertg jawaban keuangan pemerintah yg diharuskan
menyelenggarakan akuntansi dan menyajikan laporan keuangan,
yang terdiri dari:
(a) Pemerintah pusat;
(b) Pemerintah daerah;
(c) Satuan organisasi di lingkungan pem. pusat/daerah atau
organisasi lainnya, jika menurut peraturan per-UU-an satuan
organisasi dimaksud wajib menyajikan laporan keuangan.
Dalam penetapan entitas pelaporan pemerintah, perlu
dipertimbangkan syarat pengelolaan, pengendalian, dan
penguasaan suatu entitas pemerintah terhadap aset, yurisdiksi,
tugas dan misi tertentu, dengan bentuk pertanggungjawaban dan
wewenang yang terpisah dari entitas pemerintah lainnya.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Peranan & Tujuan Pelaporan
Keuangan
Setiap entitas pelaporan mempunyai kewajiban utk melaporkan upaya2 yg telah dilakukan
serta hasil yg dicapai dlm pelaksanaan kegiatan secara sistematis dan terstruktur pd
suatu periode pelaporan untuk kepentingan:
(a) Akuntabilitas
Mempertanggungjawabkan pengelo-laan sumber daya serta pelaksanaan kebijakan
yg dipercayakan kpd entitas pemerintah dlm mencapai tujuan yg telah ditetapkan
secara periodik.
(b) Manajerial
Membantu para pengguna untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan suatu entitas
pemerintah dalam periode pelaporan, shg memudahkan fungsi perencanaan,
pengelolaan dan pengendalian atas seluruh aset, kewajiban, dan ekuitas pemerintah
untuk kepentingan masyarakat.
(c) Transparansi
Memberikan informasi keuangan yg terbuka& jujur kpd masyarakat berdasarkan
pertimbangan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan
menyeluruh atas pertanggungjawaban pemerintah dalam pengelolaan sumber daya
yang dipercayakan kepadanya dan ketaatannya pada peraturan perundang-
undangan.
(d) Keseimbangan antargenerasi (intergenerational equity)
Membantu para pengguna dalam mengetahui apakah penerimaan pemerintah pada
periode pelaporan cukup untuk membiayai seluruh pengeluaran yg dialokasikan&
apakah generasi yad diasumsikan akan ikut menanggung beban pengeluaran tsb.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Tujuan Pelaporan Keuangan
Pelaporan keuangan pemerintah seharusnya menyajikan informasi yg bermanfaat bagi
para pengguna dlm menilai akuntabilitas & membuat keputusan baik keputusan
ekonomi, sosial, maupun politik dengan:
(a) Menyediakan informasi mengenai apakah penerimaan periode berjalan cukup untuk
membiayai seluruh pengeluaran.
(b) Menyediakan informasi mengenai apakah cara memperoleh sumber daya dan
alokasinya telah sesuai dengan anggaran yg ditetapkan dan peraturan perundang-
undangan.
(c) Menyediakan informasi mengenai jumlah sumber daya yg digunakan dalam kegiatan
entitas serta hasil2 yg telah dicapai.
(d) Menyediakan informasi mengenai bagaimana entitas mendanai seluruh kegiatannya
dan mencukupi kebutuhan kasnya.
(e) Menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi entitas pemerintah
berkaitan dgn sumber2penerimaannya, baik jk pendek maupun jk panjang, termasuk
yg berasal dari pungutan pajak dan pinjaman.
(f) Menyediakan informasi mengenai perubahan posisi keuangan entitas, apakah
mengalami kenaikan atau penurunan, sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama
periode pelaporan.
 Untuk memenuhi tujuan2 tsb, laporan keuangan menyediakan informasi mengenai
pendapatan, belanja, pembiayaan, aset,kewajiban, ekuitas, dan arus kas suatu
entitas.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Komponen laporan keuangan

Laporan keuangan pokok terdiri dari:


(a) Laporan Realisasi Anggaran;
(b) Neraca;
(c) Laporan Arus Kas;
(d) Catatan atas Laporan Keuangan.
Selain laporan keuangan pokok diatas, entitas
pemerintah diperkenankan menyajikan Laporan
Kinerja Keuangan dan Laporan Perubahan Ekuitas.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Dasar hukum pelaporan keuangan
Pelaporan keuangan pemerintah diselenggarakan
berdasarkan peraturan per-UU-an yg mengatur keuangan
pemerintah, al:
(a) UUD RI, khususnya bagian yg mengatur keuangan negara;
(b) UU ttg Perbendaharaan Negara;
(c) UU ttg APBN;
(d) Peraturan per-UU-an yg mengatur ttg pemda, khususnya
yg mengatur keuangan daerah;
(e) Peraturan per-UU-an yg mengatur ttg perimbangan
keuangan pusat dan daerah;
(f) Ketentuan per-UU-an ttg pelaksanaan APBN/D; dan
(g) Peraturan per-UU-an lainnya yg mengatur ttg keuangan
pusat dan daerah.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


ASUMSI DASAR
Kemandirian Entitas
Asumsi kemandirian entitas berarti bhw setiap unit organisasi dianggap
sbg unit yg mandiri dan mempunyai kewajiban u/ menyajikan lap keu shg
tidak terjadi kekacauan antar unit instansi pemerintah dlm pelaporan
keuangan. Salah satu indikasi terpenuhinya asumsi ini adalah adanya
kewenangan entitas u/ menyusun anggaran dan melaksanakannya
dengan tg jawab penuh. Entitas bertg jawab atas pengelolaan aset dan
sumber daya di luar neraca untuk kepentingan yurisdiksi tugas
pokoknya,termasuk atas kehilangan atau kerusakan aset dan sumber
daya dimaksud, utang-piutang yang terjadi akibat putusan entitas, serta
terlaksana tidaknya program yg telah ditetapkan.
Kesinambungan Entitas
Laporan keuangan disusun dgn asumsi bahwa entitas pelaporan
pemerintah akan berlanjut keberadaannya. Dengan demikian, pemerin-tah
diasumsikan tdk bermaksud melakukan likuidasi atas entitas pelaporan
dlm jk pendek.
Keterukuran dalam Satuan Uang ( Monetary Measurement)
Laporan keuangan harus menyajikan setiap kegiatan entitas yg
diasumsikan dapat dinilai dengan satuan uang. Hal ini diperlukan agar
memungkinkan dilakukannya analisis dan pengukuran dalam akuntansi.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Karakteristik kualitatif laporan
keuangan

 Relevan
 Andal
 Dapat dibandingkan
 Dapat dipahami

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Karakteristik kualitatif laporan
keuangan
Relevan
Laporan keuangan bisa dikatakan relevan apabila informasi yg termuat di dlmnya
dapat mempengaruhi keputusan pengguna dengan membantu mereka mengevaluasi
peristiwa masa lalu, masa kini, atau masa depan dan menegaskan atau mengoreksi
hasil evaluasi mereka di masa lalu. Dengan demikian, informasi laporan keuangan
yang relevan dapat dihubungkan dengan maksud penggunaannya.
Informasi yg relevan harus:
(a) Memiliki manfaat umpan balik (feedback value)
Informasi harus memungkinkan pengguna untuk menegaskan atau mengoreksi
ekspektasi mereka di masa lalu.
(b) Memiliki manfaat prediktif (predictive value)
Informasi harus dapat membantu pengguna untuk memprediksi masa yad
berdasarkan hasil masa lalu dan kejadian masa kini.
(c) Tepat waktu
Informasi harus disajikan tepat waktu sehingga dapat berpengaruh dan berguna
dalam pengambilan keputusan.
(d) Lengkap
Informasi akuntansi keuangan pemerintah harus disajikan selengkap mungkin, yaitu
mencakupi semua informasi akuntansi yang dapat mempengaruhi pengambilan
keputusan. Informasi yang melatar belakangi setiap butir informasi utama yang
termuat dalam laporan keuangan harus diungkapkan dengan jelas agar kekeliruan
dalam penggunaan informasi tersebut dapat dicegah.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Karakteristik kualitatif
Andal
Informasi dalam laporan keuangan harus bebas dari pengertian yang
menyesatkan dan kesalahan material, menyajikan setiap kenyataan secara
jujur, serta dapat diverifikasi. Informasi mungkin relevan, tetapi jika hakikat
atau penyajiannya tidak dapat diandalkan maka penggunaan informasi
tersebut secara potensial dapat menyesatkan. Informasi yang andal harus
memenuhi karakteristik:
(a) Penyajian Jujur
Informasi harus menggambarkan dengan jujur transaksi serta peristiwa
lainnya yang seharusnya disajikan atau yang secara wajar dapat diharapkan
untuk disajikan.
(b) Dapat Diverifikasi (verifiability)
Informasi yg disajikan dlm laporan keuangan dapat diuji, dan apabila
pengujian dilakukan lebih dari sekali oleh pihak yang berbeda, hasilnya
harus tetap menunjukkan simpulan yang tidak berbeda jauh.
(c) Netralitas
Informasi harus diarahkan pada kebutuhan umum dan tidak bias pada
kebutuhan pihak tertentu. Tidak boleh ada usaha untuk menyajikan
informasi yang menguntungkan pihak tertentu, sementara hal tsb akan
merugikan pihak lain.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Karakteristik kualitatif
Dapat Dibandingkan
Informasi yang termuat dalam laporan keuangan akan
lebih berguna jika dapat dibandingkan dengan laporan
keuangan periode sebelumnya atau laporan keuangan
entitas pemerintah lain pada umumnya. Perbandingan dpt
dilakukan secara internal dan eksternal. Perbandingan
secara internal dapat dilakukan bila suatu entitas
menerapkan kebijakan akuntansi yang sama dari tahun ke
tahun. Perbandingan secara eksternal dapat dilakukan bila
entitas yang diperbandingkan menerapkan kebijakan
akuntansi yang sama. Apabila entitas pemerintah akan
menerapkan kebijakan akuntasi yang lebih baik daripada
kebijakan akuntansi yang sekarang diterapkan, perubahan
tersebut harus diungkapkan pada periode terjadinya
perubahan.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Karakteristik kualitatif
Dapat Dipahami
Informasi yg disajikan dalam laporan keuangan
harus dapat dipahami oleh pengguna dan
dinyatakan dalam bentuk serta istilah yang
disesuaikan dengan batas pemahaman para
pengguna. Untuk itu, pengguna diasumsikan
memiliki pengetahuan yg memadai atas kegiatan
dan lingkungan operasi entitas pelaporan, serta
adanya kemauan pengguna untuk mempelajari
informasi yang dimaksud.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Prinsip Akuntansi & Pelaporan
Keuangan
1. Basis akuntansi
2. Nilai historis
3. Realisasi
4. Substansi mengungguli bentuk formal
5. Periodisitas
6. Konsistensi
7. Pengungkapan lengkap
8. Penyajian wajar

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


prinsip
Basis Akuntansi
Basis akuntansi yg digunakan dalam laporan keuangan pemerintah yaitu
basis kas untuk pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan dan basis
akrual untuk pengakuan aset, kewajiban, dan ekuitas.
Basis kas untuk laporan realisasi anggaran berarti bahwa pendapatan
diakui pada saat kas diterima oleh kas umum negara/kas daerah atau
entitas pelaporan, dan belanja diakui pada saat kas dikeluarkan dari kas
umum negara/kas daerah atau entitas pelaporan. Entitas pemerintah tidak
menggunakan istilah laba. Penentuan sisa perhitungan anggaran (lebih/
kurang) untuk setiap periode tergantung pada selisih realisasi penerimaan
pendapatan dan realisasi pembiayaan dengan seluruh belanja yg telah
dibayar. Sementara itu, pendapatan dan beban bukan tunai seperti bantuan
asing dalam bentuk barang dan jasa hanya disajikan sebagai informasi
tambahan pada Laporan Realisasi Anggaran.
Basis akrual untuk neraca berarti bahwa aset, kewajiban, dan ekuitas diakui
dan dicatat pada saat terjadinya transaksi, atau pada saat kejadian atau
kondisi lingkungan berpengaruh pada keuangan pemerintah, bukan pd saat
kas/setara kas diterima atau dibayar. Entitas pemerintah diperkenankan
untuk menyelenggarakan akuntansi dan penyajian laporan keuangan
dengan menggunakan sepenuhnya basis akrual, baik dalam pengakuan
pendapatan, belanja, dan pembiayaan, maupun dalam pengakuan aset,
kewajiban, dan ekuitas.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


prinsip
 Prinsip Nilai Perolehan
Aset dicatat sebesar pengeluaran kas dan setara
kas yang dibayar atau sebesar nilai wajar dari
imbalan (consideration) untuk memperoleh aset
tsb pada saat perolehan. Kewajiban dicatat
sebesar jumlah kas dan setara kas yang
diharapkan akan dibayarkan untuk memenuhi
kewajiban di masa yad dlm pelaksanaan kegiatan
pemerintah.
Nilai perolehan lebih dapat diandalkan daripada
penilaian yang lain karena nilai perolehan lebih
obyektif dan dapat diverifikasi.
Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili
prinsip
Prinsip Realisasi
Bagi pemerintah, pendapatan yang tersedia yang
telah diotorisasikan melalui anggaran pemerintah
selama suatu tahun fiskal akan digunakan untuk
membiayai belanja yang terjadi dalam periode
tersebut.
Prinsip layak temu biaya-pendapatan (matching-
cost against revenue principle) dalam akuntansi
pemerintah tidak mendapat penekanan
sebagaimana dipraktekkan dalam akuntansi
komersial.
Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili
prinsip
 Prinsip Substansi Mengungguli Formalitas
Jika informasi dimaksudkan untuk menyajikan dengan jujur
transaksi serta peristiwa lain yang seharusnya disajikan,
maka peristiwa tersebut harus dicatat dan disajikan sesuai
dengan substansi dan realitas ekonomi, bukan hanya
mengikuti aspek formalitas.
 Prinsip Periodisitas
Kegiatan akuntansi dan pelaporan keuangan entitas
pemerintah perlu dibagi menjadi periode2 pelaporan
sehingga kinerja entitas dapat diukur dan posisi sumber
daya yg dimilikinya dapat ditentukan.
Periode utama yang digunakan adalah tahunan. Namun,
periode bulanan, triwulanan, dan semesteran juga
dianjurkan.
Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili
prinsip
Prinsip Konsistensi
Perlakuan akuntansi yang sama harus diterapkan pada kejadian
yang serupa dari periode ke periode oleh suatu entitas (prinsip
konsistensi internal). Hal ini tidak berarti bahwa tidak boleh
terjadi perubahan satu metode akuntansi ke metode akuntansi
yg lain. Metode akuntansi yg dipakai dapat diubah dengan syarat
bahwa metode yang baru diterapkan harus menunjukkan hasil
yang lebih baik dari metode yg lama. Pengaruh atas perubahan
penerapan metode ini harus diungkapkan dalam laporan
keuangan.
Prinsip Pengungkapan Lengkap
Laporan keuangan harus menyajikan secara lengkap informasi
yang dibutuhkan oleh pengguna. Informasi yang dibutuhkan oleh
pengguna laporan keuangan dapat ditempatkan pada lembar
muka (on the face) laporan keuangan atau catatan atas laporan
keuangan.
Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili
prinsip
Prinsip Penyajian Wajar
Laporan keuangan harus menyajikan dengan wajar posisi
keuangan, kinerja, dan perubahan posisi keuangan suatu
entitas.
Faktor pertimbangan sehat bagi penyusun laporan
keuangan diperlukan ketika menghadapi ketidakpastian
peristiwa dan keadaan tertentu.
Ketidakpastian seperti itu diakui dengan mengungkapkan
hakikat serta tingkatnya dengan menggunakan
pertimbangan sehat dalam penyusunan laporan keuangan.
Pertimbangan sehat mengandung unsur kehati-hatian
pada saat melakukan prakiraan dalam kondisi
ketidakpastian shg aset atau pendapatan tidak dinyatakan
terlalu tinggi dan kewajiban tidak dinyatakan terlalu rendah.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Kendala informasi yg relevan & andal
 Materialitas
Walaupun idealnya memuat segala informasi, laporan keuangan pemerintah hanya
diharuskan memuat informasi yang memenuhi kriteria materialitas. Informasi
dipandang material apabila kelalaian untuk mencantumkan atau kesalahan dalam
mencatat informasi tersebut dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pengguna yang
diambil atas dasar laporan keuangan.
 Pertimbangan Biaya dan Manfaat
Manfaat yg dihasilkan informasi seharusnya melebihi biaya penyusunannya. Oleh
karena itu, laporan keuangan pemerintah tidak semestinya menyajikan segala
informasi yang manfaatnya lebih kecil dari biaya penyusunannya. Namun demikian,
evaluasi biaya dan manfaat merupakan proses pertimbangan yang substansial. Biaya
itu juga tidak harus dipikul oleh pengguna informasi yang menikmati manfaat. Manfaat
mungkin juga dinikmati oleh pengguna lain disamping mereka yang menjadi tujuan
informasi, misalnya penyediaan informasi lanjutan kpd kreditor mungkin akan
mengurangi biaya yang dipikul oleh suatu entitas.
 Keseimbangan antar Karakteristik Kualitatif
Keseimbangan antar karakteristik kualitatif diperlukan untuk mencapai suatu
keseimbangan yang tepat di antara berbagai tujuan normatif yang diharapkan
dipenuhi oleh laporan keuangan pemerintah. Kepentingan relatif antar karakteristik
dalam berbagai kasus berbeda, terutama antara relevansi dan keandalan. Penentuan
tingkat kepentingan antara dua karakteristik kualitatif tsb merupakan masalah
pertimbangan profesional.

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili


Strategi penyusunan std di negara
berkembang
Terdapat 4 pendekatan/strategi yg digunakan, yaitu :
1. Pendekatan evolusioner = mengembangkan sendiri tanpa
pengaruh pihak luar;
2. Pendekatan Transfer Teknologi = dicapai melalui aktivitas
KAP internasional, MNC, akademisi yg praktik di negara
berkembang, perjanjian internasional;
3. Pendekatan Standar Akuntansi Internasional = negara2
berkembang bergabung dgn IASB atau badan
internasional lainnya;
4. Strategi Situasional = pengembangan std akuntansi
berdasarkan analisis dr prinsip2&praktek2 akuntansi di
negara2 maju thd latar belakang lingkungan yg
mendasarinya

Akpem -S1 Ekstensi FEUI - prepared by Enan Hasan Sjadili