Anda di halaman 1dari 10

4.

Analisis Struktur Ruang


Ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan

ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan


wilayah, tempat manusia dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan,
dan memelihara kelangsungan hidupnya. Berdasarkan Undang
Undang Nomor 26 Tahun 2007, struktur ruang merupakan susunan
pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana dan sarana
yang

berfungsi

sebagai

pendukung

kegiatan

sosial

ekonomi

masyarakat yang secara hierarkis memiliki hubungan fungsional.


Dalam analisis struktur ruang ini merupakan tahapan penentuan
dan pemetaan pusat kegiatan berdasarkan hirarki dan pertimbangan
terkait kondisi perekonomian, transportasi, sarana prasarana, kondisi
kependudukan yang nantinya di analisis merupakan metoda analisis
skalogram dan indeks sentralitas.

4.1.1 Skalogram dan Indeks Sentralitas


Tabel IV.2
Skalogram
Indeks Fasilitas
Pendidikan

Desa
1
Pamanukan
Pamanukan
Sebrang
Pamanukan Hilir
Rancasari
Rancahilir
Bongas
Mulyasari
Lengkongjaya
Mundusari
Jumlah
Sentralitas
Bobot

1
1
1

3
1

4
1

Indeks
Fasilitas
Peribadat
an
5
6
1
1

7
1

8
1

9
1

10
1

1
1
1
1
1
1
1
9

1
1

1
1
1
1
1
1
1
9

1
1

1
1
1
1
8

1
1
1
1
1
1
1
9

TK
SD
SMP
SMA/SMK
Masjid
Langgar
Rumah Sakit
Puskesmas

14
1

15
1

16
1

13

II

11

IV

1
1
1
1
1
1
1
9

1
1
1
1
1
1
1
9

1
1
1
1
1
1
1
9

12
14
11
12
12
13
11

III
I
IV
III
III
II
IV

100

100

100

100

100

100

100

100

100

100

100

100

100

100

100

25.0
0

33.3
3

50.0
0

11.1
1

11.1
1

12.5
0

11.1
1

11.1
1

12.5
0

20.0
0

14.2
9

11.1
1

11.1
1

11.1
1

11.1
1

Keterangan :
9. Posyandu
10. Pos KB
11. Balai Pengobatan
12. Pasar
13. Kios
14. Warung
15. Toko
16. Lainnya

Hirarki

13
1

1
1
1
1
8

Tota
l

12
1

1
3

Sumber : Hasil Analisis Tahun 2015

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

11

Indeks Fasilitas Perdagangan

1
1
1
1
1
1
1
9

10
0
0.0
0

Indeks Fasilitas Kesehatan

1
1
1
1
1

1
1
1
1

1
1
1
1
1
1
1
9

Tabel IV.3
Nilai Indeks Sentralitas
Indeks Fasilitas
Pendidikan

Desa
1

Pamanukan
Pamanukan
Sebrang
Pamanukan
Hilir
Rancasari
Rancahilir

25.0
0
25.0
0
25.0
0

3
33.3
3

33.3
3

Bongas
Mulyasari
Lengkongja
ya
Mundusari

25.0
0
33.3
3

4
50.0
0

50.0
0

Indeks
Fasilitas
Peribadata
n
5
6
11.1
11.1
1
1
11.1
11.1
1
1
11.1
11.1
1
1
11.1
11.1
1
1
11.1
11.1
1
1
11.1
11.1
1
1
11.1
11.1
1
1
11.1
11.1
1
1
11.1
11.1
1
1

Indeks Fasilitas Kesehatan


7
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0

8
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1

9
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1

10
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0
12.5
0

Sumber : Hasil Analisis Tahun 2015

Keterangan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

TK
SD
SMP
SMA/SMK
Masjid
Langgar
Rumah Sakit
Puskesmas

9. Posyandu
10. Pos KB
11. Balai Pengobatan
12. Pasar
13. Kios
14. Warung
15. Toko
16. Lainnya

11

20.0
0
20.0
0
20.0
0
20.0
0
20.0
0

Indeks Fasilitas Perdagangan


12
14.2
9
14.2
9
14.2
9
14.2
9
14.2
9
14.2
9
14.2
9
14.2
9

13
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1

14
11.11
11.11
11.11
11.11
11.11
11.11
11.11
11.11
11.11

15
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1

16
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1
11.1
1

Total

211.51
128.18
153.18
256.51
173.18
148.18
148.18
173.18
147.22

Penentuan hirarki kota-kota di Kawasan Perkotaan Pamanukan


dibagi menjadi empat jenjang hirarki berdasarkan perhitungan Sturgass
dan masing-masing hirarki tersebut menunjukkan skala pelayanan dengan
asumsi yang berbeda beda. Adapun batas ambang untuk ke empat
jenjang hirarki tersebut adalah sebagai berikut:

Hirarki IV Memiliki Indeks Internalitas Antara 128.18 -

160.26
Hirarki III Memiliki Indeks Internalitas Antara 160.27 -

192.35
Hirarki II Memiliki Indeks Internalitas Antara 192.36 -

224.44
Hirarki I Memiliki Indeks Internalitas Antara 224.45 256.53
Tabel IV.4
Hirarki Berdasarkan Hasil Analisis Indeks Sentralitas
Desa
Pamanuk
an
Pamanuk
an
Sebrang
Pamanuk
an Hilir
Rancasar
i
Rancahili
r
Bongas
Mulyasar
i
Lengkon
gjaya
Mundusa
ri

Nilai
Indeks
Sentra
litas

Hira
rki

211.51

II

128.18

IV

153.18

IV

256.51

173.18

III

148.18

IV

148.18

IV

173.18

III

147.22

IV

Sumber : Hasil Analisis Tahun 2015

Tabel IV.5
Hirarki Berdasarkan Jumlah Penduduk
Desa

Jumlah
Pendud
uk
(Jiwa)

Hirar
ki

Pamanukan
Pamanukan
Hilir
Lengkong Jaya
Mulyasari
Pamanukan
Sebrang
Rancasari
Ranca Hilir
Bongas
Mundusari

13924

5690

IV

6197
11523

IV
II

4200

IV

6777
3824
4829
5638

III
IV
IV
IV

Sumber : Hasil Analisis Tahun 2015

Tabel IV.6
Hirarki Berdasarkan Angkutan Perkotaan
Desa
Pamanukan
Pamanukan
Hilir
Lengkong Jaya
Mulyasari
Pamanukan
Sebrang
Rancasari
Ranca Hilir
Bongas
Mundusari

Angkuta
n
Perkota
an
Ada

Ada

Sumber : Hasil Analisis Tahun 2015

Tabel IV.7
Hirarki Berdasarkan Luas Kawasan Terbangun
Kaw.Terbangun
Desa

Permukim
an

Indust
ri

Perkantor
an

Pendidik
an

Kesehat
an

Peribadat
an

86.68

9.11

1.3

1.98

0.2

0.25

5.21

0.02

68.54

0.14

0.61

Mulyasari

48.22

0.08

Pamanuk
an
Sebrang

21.1

Rancasari

46.3

5.5

Pamanuk
an
Pamanuk
an Hilir
Lengkong
Jaya

Total

Hirar
ki

Jas
a
0.6
8

Perdagan
gan
4.68

104.8
8

5.23

IV

0.16

69.45

II

0.03

0.0
6

0.86

49.25

III

0.11

0.03

21.24

IV

0.77

0.19

0.0
6

0.68

53.5

III

Ranca
Hilir
Bongas
Mundusar
i

20.42

0.11

20.53

IV

51.91

III

0.66

0.19

0
0.0
6

1.53

32.52

III

50.61

1.09

0.21

28.32

1.66

0.10

Sumber : Hasil Analisis Tahun 2015

Tabel IV.8
Hasil Akhir Seluruh Hirarki
Desa

Hirarki
Skalogr
am

Hirarki
Sentralit
as

Hirarki
Jumlah
Pendud
uk

Angkuta
n
Perkota
an

Hirarki
Kawasan
Terbang
un

Pamanukan

II

II

IV

IV

IV

IV

III

IV

IV

IV

Rancasari

III

Rancahilir

IV

III

IV

IV

Pamanukan
Sebrang
Pamanukan
Hilir

III

Bongas

III

IV

III

IV

Mulyasari

III

IV

III

II

Lengkongja
ya

II

III

II

IV

Mundusari

IV

IV

III

IV

Sumber : Hasil Analisis Tahun 2015

4.1.2 Analisis Pemetaan Struktur Ruang


Dalam analisis pemetaan struktur ruang ini di pertimbangkan
penempatan untuk pusat pusat kegiatan wilayah yang berpengaruh di
Kawasan

Perkotaan

Pamanukan

Kabupaten

Subang.

Dimana

pusat

kegiatan kegiatan yang ada di Kawasan Perkotaan Pamanukan


Kabupaten Subang ini meliputi Pusat Kegiatan Lokal (PKL), Pusat
Pelayanan Kawasan (PPK), Pusat Pelayanan Lingkungan (PPL), dan Pusat
Kegiatan Lokal promosi (PKLp).
Pemetaan struktur ruang wilayah kabupaten mengikuti ketentuan sebagai
berikut:

a. Sistem

perkotaan dan sistem prasarana utama digambarkan pada

satu lembar peta wilayah kawasan perkotaan secara utuh

b. Sistem perkotaan yang terdiri atas PKL, PPK, dan PPL digambarkan
dengan simbol menurut PP Nomor 8 Tahun 2013

c. Sistem perkotaan yang akan di promosikan yaituPKLp digambarkan


dengan symbol PP Nomor 8 Tahun 2013
Pemetaan struktur ruang ini juga meliputi pemetaan pusat kota,
sub pusat kota, dan pusat lingkungan yang di lihat dari hirarki perkotaan
yang berasal dari indeks sentralitas.

Gambar 4.2
Peta Struktur Ruang Kawasan Perkotaan Pamanukan

Berdasarkan peta struktur ruang Kawasan Perkotaan Pamanukan


Kabupaten Subang didapatkan bahwa pusat pusat kegiatan di Kawasan
Perkotaan meliputi :
a. PKL meliputi Desa Pamanukan
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan
skalogram, sentralitas, jumlah penduduk, angkutan perkotaan yang
tersedia, dan juga luas kawasan terbangun (permukiman, industry,
perkantoran,

pendidikan,

kesehatan,

peribadatan,

jasa,

dan

perdagangan). Didapatkan bahwa rank yang selalu tinggi berada di desa


pamanukan. Karena desa ini sudah sangat maju dari sarana dan
prasarananya.
b. PPK meliputi Desa Lengkongjaya
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan
skalogram, sentralitas, jumlah penduduk, angkutan perkotaan yang
tersedia, dan juga luas kawasan terbangun (permukiman, industry,
perkantoran,

pendidikan,

kesehatan,

peribadatan,

jasa,

dan

perdagangan). Didapatkan bahwa desa lengkongjaya yang memiliki


criteria sebagai PPK karena desa ini melayani desa lainnya walaupun
hanya beberapa sarana saja seperti pendidikan yang didukung juga
dengan jumlah penduduk yang besar.
c. PPL meliputi Desa Mulyasari
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan
skalogram, sentralitas, jumlah penduduk, angkutan perkotaan yang
tersedia, dan juga luas kawasan terbangun (permukiman, industry,
perkantoran,

pendidikan,

kesehatan,

peribadatan,

jasa,

dan

perdagangan). Didapatkan bahwa sea mulyasari memiliki criteria dengan


jumlah luas kawasan terbangun yang terbanyak dan mendukung untuk
lingkungan.
d. PKLp yaitu Desa Rancasari

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan


skalogram, sentralitas, jumlah penduduk, angkutan perkotaan yang
tersedia, dan juga luas kawasan terbangun (permukiman, industry,
perkantoran,

pendidikan,

kesehatan,

peribadatan,

jasa,

dan

perdagangan). Didapatkan bahwa PKLp berada di Rancasari karena untuk


sekarang masih belum terlalu terlihat namun sudah memiliki criteria
dimasa mendatang.