Anda di halaman 1dari 10

Pemodelan Sistem Termal

Teknik Pertanian - Unsoed

Pemodelan salah satu elemen


penting dalam sistem termal
Pemodelan Proses
menyederhanakan masalah yang
diberikan sehingga dapat diwakili
dengan sistem persamaan untuk
analisis atau pengaturan fisik untuk
eksperimen.

Tipe Model
1.
2.
3.
4.

Model
Model
Model
Model

Analog
Matematika
Fisik
Numerik

1. Model Analog
Model analog didasarkan pada
analogi atau kesamaan antara
fenomena fisik yang berbeda dan
memungkinkan untuk menggunakan
solusi dan hasil dari masalah yang
tak asing untuk mendapatkan hasil
yang sesuai untuk masalah berbeda
yang belum terpecahkan.
Penggunaan model analog cukup
umum dalam perpindahan panas dan

Pindah panas konduksi pada dinding


komposit

Tahanan termal hambatan


listrik
Fluks panas arus listrik
Suhu tegangan listrik
Hukum ohm dan hukum
kirchoff digunakan untuk
menghitung hambatan
termal dan fluks panas
untuk perbedaan suhu yang
diberikan.

Pemodelan matematis
Dasar untuk pemodelan dan simulasi
numerik.
Memudahkan pengembangan model
eksperimental yang efisien.
Fleksibilitas tinggi simulasi
Persamaan keseimbangan energi
validasi.
pada plat absorber (p):
mp Cpp dTp/dt = [I A transm absv p +
hp Ap (Tr - Tp) + hhe Ahe (The-Tp)]

3. Model Fisik
Menyerupai sistem yang sebenarnya
Biasanya digunakan untuk
memperoleh hasil eksperimen pada
perilaku sistem

4. Model Numerik
Berdasarkan model matematika

Pengklasifikasian Lain
1. Steady state vs dynamic (unsteady
state)
Steady state model yang bekerja tidak
dipengaruhi oleh waktu
Dynamic dipengaruhi oleh waktu

2. Deterministic vs probabilistik

Deterministic memprediksikan jalannya


sistem dengan jelas
Probabilistic meliputi ketidakpastian
dalam sistem karena mempertimbangkan
distribusi probabilitas

3. Lumped vs distributed
Lumped menggunakan nilai ratarata dari volume yang diberikan
Distributed memberikan informasi
pada variasi spasial
4. Discrete vs continous
Discrete fokus pada individual item
Continous fokus pada aliran material
yang membentuk satu kesatuan