Anda di halaman 1dari 5

Nama

: Siti Arfiana Wati

NIM

: 4301412030

Rombel

: 003

TUGAS MICROTEACHING SKENARIO PEMBELAJARAN KIMIA


KELAS XI SEMESTER 1
Mata Pelajaran

: Kimia

Materi Pelajaran

: Termokimia

Kelas / Semester

: XI / 1

Materi Pembelajaran : Hukum Hess


Waktu

: 15 menit

A. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi

atas berbagai

permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan


alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia.
KI 3 : Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. KOMPETENSI DASAR
3.5 Menentukan H reaksi berdasarkan hukum Hess.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menjelaskan bunyi Hukum Hess.
2. Siswa dapat menjelaskan Hukum Hess dari suatu persamaan reaksi.
3. Siswa dapat menentukan H reaksi berdasarkan Hukum Hess dari persamaan
suatu reaksi.
D. METODE PEMBELAJARAN
Metode : Ceramah, Tanya jawab
E. MEDIA PEMBELAJARAN
Media : Power point
F. KETERAMPILAN YANG DITAMPILKAN
1. Keterampilan membuka dan menutup pelajaran
2. Keterampilan bertanya
3. Keterampilan memberi penguatan
4. Keterampilan menjelaskan
5. Keterampilan mengadakan variasi
G. SKENARIO
Kegiatan Pendahuluan (3 menit)
Guru : Assalamualaikum wr. wb.
(Siswa serentak menjawab)
Siswa : Waalaikumsalam wr. wb.
Guru : Bagaimana kabarnya hari ini?
Siswa : Baik bu.....
Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa sebelum memulai pelajaran.
Kemudian guru melakukan presensi.
Guru

: Seperti biasa siapa yang mendapat giliran maju kedepan untuk memberi
motivasi?

Dewi : Saya bu.


Guru : Ayo silahkan
Dewi memberi motivasi bahwa apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang
kita rasakan itu adalah suatu proses belajar. Artinya adalah dengan kita melihat,
mendengar dan merasakan kita akan mendapatkan hal yang baru. Apabila kita melihat
atau mendengar hal yang baik sebaiknya kita meniru dan apabila buruk maka
sebaiknya kita meninggalkannya.
Guru : Bagus sekali. Tepuk tangan untuk Dewi!!!
Siswa tepuk tangan dan siap untuk mengikuti pembelajaran.
Kegiatan Apersepsi (3 menit)

Guru : Adakah yang sudah pernah membakar karbon?


Siswa : Pernah bu...
Guru : Contohnya apa?
Siswa : Kayu, arang, dan lain-lain bu
Guru : Hayo apa lagi?
Siswa : Apa ya bu?
Guru : Hal yang sangat sering kita jumpai yaitu kertas.
Siswa : Oh iya ya bu!
Guru : Sekarang ibu akan mendemonstrasikan pembakaran kertas, perhatikan baikbaik ya ?
Siswa : Iya bu.....
Guru : Kira-kira apa yang dihasilkan dari pembakaran senyawa karbon?
Siswa : Karbon dioksida
Guru : Apakah hanya itu?
Anis

: Tidak bu. Kadang-kadang kalau pembakarannya tidak sempurna maka akan


menghasilkan karbon monoksida.

Guru : Tepat sekali.... Benar apa yang disampaikan oleh Anis. Pada suatu reaksi
pasti ada keadaan awal dan keadaan akhir serta ada keadaan peralihan yang
biasanya terjadi terlalu cepat sehingga sulit untuk teramati dalam hal ini
adalah terbentuknya gas CO .
Kegiatan inti (7 menit)
Guru menjelaskan tentang Hukum Hess.
Guru : Perhatikan baik-baik ya . Untuk mengatasi permasalahan tadi tentang
pembakaran, seorang ilmuan bernama Henry Germain Hess (1840)
melakukan serangkaian percobaan dan diperoleh kesimpulan perubahan
entalpi suatu reaksi hanya tergantung pada keadaan awal (zat-zat pereaksi)
dan keadaan akhir (zat-zat hasil reaksi) dari suatu reaksi dan tidak
bergantung bagaimana jalannya reaksi yang lebih dikenal dengan Hukum
Hess.
Siswa mendengarkan sambil membuka buku sumber belajar supaya lebih bisa
memahami. Guru menjelaskan dengan memberi contoh reaksi pembakaran karbon.
Guru : Bagaimana anak-anak? Kalian sudah paham?
Arum : Iya bu. Tapi kog dibuku ada yang ditulis kotak-kotak dan panah?

Guru : Oh iya. Penggambaran bunyi Hukum Hess ada bermacam-macam. Ada


yang dituliskan dalam bentuk siklus yang biasa disebut siklus Hess dan ada
juga yang dituliskan menggunakan diagram entalpi (tingkat energi),serta
dengan penulisan reaksi seperti biasa.Bagaimana apa kalian sudah paham?
Ema

: Ohhh. Kalau H

bagaimana bu? Apa selalu diketahui?


H

Guru : Iya tentu. Dari harga


digunakan untuk mencari

yang telah diketahui biasanya dapat


yang ditanyakan seperti pada contoh yang

telah ibu jelaskan tadi. Bagaimana Ema ?


Siswa : Iya bu sudah paham.
Guru : Oke. Sekarang kalian kerjakan soal dari buku paket halaman 75-77. Ibu beri
waktu selama 15 menit untuk mengerjakan. Nanti yang sudah selesai boleh
langsung maju kedepan.
Siswa : Siap bu...
Guru : Ayo cepat yang mau maju siapa?
Siswa4: Saya bu. Siswa mengerjakan dipapan tulis.
Guru : Guru mengoreksi sambil menjelaskan kepada siswa lain. Bagus sekali kamu
siswa4! Bagaimana anak-anak sudah paham semua? . Karena waktunya
hampir habis soal yang lainnya dibuat PR ya?
Siswa : Iya bu.
Kegiatan Akhir (2 menit)
Guru : Ada yang bisa membantu ibu menyimpulkan pembelajaran hari ini?
Siswa5: Saya bu!!!
Guru : Ya silahkan siswa5!
Siswa5: Perubahan entalpi tidak bergantung pada proses, tetapi bergantung pada
keadaan awal dan keadaan akhir.
Guru : Benar apa yang dikatakan oleh siswa 5 bahwa perubahan entalpi tidak
bergantung pada proses, tetapi bergantung pada keadaan awal dan keadaan
akhir. Hal itu merupakan bunyi Hukum Hess.
Guru : Sekian dulu yang dapat ibu sampaikan, apabila ada kesalahan dalam
bertindak ibu mohon maaf. Tetap semangat dan giatlah belajar. Akhir kata
wassalamualaikum wr. wb..
Siswa : Iya bu, Waalaikumsalam wr. wb.