Anda di halaman 1dari 21

PELATIHAN METODOLOGI PPKP DAN PIPS

METODOLOGI
PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
PENDIDIKAN

DIREKTORAT KETENAGAAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
2007
Pengertian
Penelitian dan Pengembangan Pendidikan:
suatu proses dalam mengembangkan dan
memvalidasi ”produk pendidikan”.

Produk: berupa materi ajar, media, instrumen


evaluasi, atau model pembelajaran. Produk-produk
ini digunakan untuk mengatasi permasalahan
dalam pembelajaran di kelas, laboratorium, atau di
luar kelas. .
Penelitian dan pengembangan mencoba menjembatani
kesenjangan antara penelitian dengan implementasi hasil
penelitian di lapangan.

Sebelum proses pengembangan dimulai, perlu dilakukan


terlebih dahulu pencermatan dan seleksi terhadap
produk yang akan dikembangkan:

• Apakah produk tersebut relevan untuk memenuhi kebutuhan


pendidikan yang dirasakan?
• Apakah sarana pendukung untuk mengembangkan produk
tersebut tersedia?
• Apakah tersedia pula tenaga yang memiliki kemampuan
untukmengembangkan produk tersebut?
• Dapatkah produk tersebut dikembangkan dalam waktu yang
tersedia?
Tujuan
Dalam konteks PPKP, penelitian dan
pengembangan ini bertujuan untuk:
– menghasilkan produk sebagai fungsi
kreasi untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran.
– menghasilkan produk sebagai fungsi
pengembangan untuk mengatasi
masalah dalam pembelajaran.
PENETAPAN MASALAH
– Masalah merupakan hasil analisis proses dan hasil
pembelajaran di kelas/laboratorium yang menunjukkan
adanya suatu kesenjangan antara ”seharusnya” dengan
”kenyataan” yang dirasakan oleh dosen dan mahasiswa.
– Permasalahan yang diungkap menggambarkan faktor-faktor
penyebab munculnya kesenjangan (akar masalah)
– Menunjukkan kemungkinan alternatif penyelesaian masalah
dengan menggunakan produk pembelajaran
– Masalah yang dirumuskan urgen untuk dipecahkan dan
mendapat konfirmasi dan diakui oleh dosen/guru mata
pelajaran/kuliah yang sama atau serumpun.
Karakteristik
9 Produk yang dikembangkan didasarkan
pada masalah dalam pembelajaran
9 menggunakan hasil penelitian yang
relevan untuk mengembangkan produk
9 melakukan uji coba produk dan uji
lapangan
9 melakukan revisi sesuai kriteria dan
tujuan yg telah tentukan
Karakteristik (lanjutan)

9 tidak menguji teori, namun


mengembangkan dan menyempurnakan
produk.
9 Produk yang dihasilkan bermanfaat
untuk perbaikan/peningkatan kualitas
pembelajaran
Kriteria Produk

9 Produk sesuai dengan kebutuhan


pendidikan/masalah pembelajaran

9 Spesifikasi produk jelas


9 Produk dapat dikembangkan dengan
waktu dan dana yang tersedia
Jenis Produk
• Alat peraga,
• Media pembelajaran elektronik dan non-
elektronik,
• Prototipe dan Simulator (bisa berbentuk
soft ware)
• Bahan ajar elektronik dan non elektronik
• Model pembelajaran/tutorial,
• Instrumen asesmen, Dll.
METODOLOGI
PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
Metodologi Penelitian dan Pengembangan
pada dasarnya memuat tiga komponen:

(1) Model pengembangan,


(2) Prosedur pengembangan, dan
(3) Validasi produk.
Model Pengembangan
1. Model prosedural adalah model yang bersifat
deskriptif, menunjukkan langkah-langkah yang
harus diikuti untuk menghasilkan produk.
2. Model konseptual adalah model yang bersifat
analitis, yang menyebutkan komponen-
komponen produk, menganalisis komponen
secara rinci dan menunjukkan hubungan antar
komponen yang akan dikembangkan.
3. Model teoritik adalah model yang menggambar
kerangka berfikir yang didasarkan pada teori-
teori yang relevan dan didukung oleh data
empirik.
PROSEDUR PENGEMBANGAN
1. Perencanaan
2. Studi eksplorasi
3. Pengembangan Bentuk Awal Produk
4. Validasi
1) Validasi Ahli
2) Uji Lapangan
5. Instrumen Pengumpulan dan Analisis Data
6. Revisi model dan perangkat pembelajaran
berdasarkan hasil validasi
1. Perencanaan
Meliputi:
o Perumusan tujuan yang ingin dicapai (need
analysis)
o Penetapan kriteria keberhasilan dan jenis-jenis
instrumen yang akan digunakan untuk menilai
ketercapaian hasil.
o Merancang kegiatan pengembangan produk
awal dan uji lapangan yang akan dilakukan,
termasuk penentuan subjek, rancangan uji coba
(quasi experiment), waktu dan lama
pelaksanaan, personalia dan fasilitas yang
diperlukan, jadwal kegiatan, dan estimasi biaya
yang harus dikeluarkan.
2. Studi eksplorasi
Meliputi 2 bagian:
1. Kajian literatur tentang produk yang akan
dikembangkan dan kajian terhaddap penelitian-
penelitian yang telah dilakukan berkenaan
dengan pengembangan produk yang akan
dikembangkan.
2. Kajian tentang situasi lapangan, berkenaan
dengan kondisi lembaga, jumlah dan keadaan
mahasiswa, sarana, serta praktek pembelajaran
yang berlaku sekarang.
3. Pengembangan Bentuk Awal
Produk
Dilakukan oleh orang-orang yang memiliki
keahlian tentang produk yang akan
dikembangkan dan mampu
mengembangkan produk tersebut sampai
dengan dihasilkannya bentuk awal yang
diinginkan.
Kegiatan ini memerlukan dukungan reviu
dan perbaikan yang dapat berlangsung
berkali-kali.
4. Validasi
Dua aspek yang diperhatikan:
• Aspek produk, misalnya kejelasan petunjuk
penggunaan, keterbacaan, sistematika materi,
kualitas tampilan gambar dan animasi,
komposisi warna, kualitas narasi, dan
sebagainya.
• Aspek instruksional, misalnya kejelasan standar
kompetensi yang akan dicapai, kejelasan
petunjuk belajar, kemudahan memahami materi,
keluasan dan kedalaman materi, ketepatan
urutan penyajian, interaktifitas, ketepatan
evaluasi, kejelasan umpan balik, dan
sebagainya.
Validasi produk dapat dilakukan melalui:
1) Validasi ahli
Validasi ahli (Expert Judgement), dilakukan dengan responden para
ahli atau pakar dalam bidang yang terkait dengan produk yang
dikembangkan.
Validasi ahli dilakukan untuk mereview produk awal, sehingga
diperoleh masukan untuk perbaikan awal.

2) Uji Lapangan
Uji lapangan merupakan uji penggunaan produk yang dikembangkan
terhadap subjek yang menjadi sasaran.
Subjek hendaknya representatif dan sesuai dengan ruang lingkup
penelitian pengembangan (mahasiswa yang sedang menempuh
mata kuliah yang diampu oleh pengembang)
Rancangan ujilapangan disesuaikan dengan lingkup PPKP: Kuasi
eksperimen.
5. Instrumen Pengumpulan dan Analisis
Data
a. Teknik Pengumpulan Data:
observasi, wawancara, kuesioner, dan tes
b. Instrumen:
format observasi, format wawancara,
angket (kuestioner), instrumen tes
tulis/tes kinerja
c. Analisis data:
Organisasi, klasifikasi, dan reduksi data;
Deskriptif atau inferensial: sesuai rancangan
ujicoba yang digunakan
SISTEMATIKA USULAN PPKP MELALUI
PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

A. PENDAHULUAN
1. Latar belakang
2. Masalah
3. Tujuan
4. Manfaat
5. Fokus Kajian dan Spesifikasi Produk

B. TINJAUAN TEORETIK
1. Kajian Teoretik
2. Kerangka Pikir Pengembangan

C. METODOLOGI
1. Model Pengembangan
2. Lokasi Pengembangan
3. Prosedur Pengembangan
Studi eksplorasi
Langkah Pengembangan Produk Awal
Pengembangan Instrumen Validasi
Validasi
1) Validasi Ahli
2) Uji Lapangan
4.Revisi model dan perangkat pembelajaran
berdasarkan hasil validasi

D. JADWAL PELAKSANAAN
E. PERSONALIA
F. RINCIAN BIAYA
G. LAMPIRAN