Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN KUNJUNGAN LAPANGAN KE PT PLN (PERSERO), PT PJB, DAN PT INDONESIA POWER 12 15 Juli 2010

Oleh : Kelompok 5 D 3 Teknik Elektro Non Reguler Angkatan 2009 1. Arydiastomo Wintono 2. Gilang Maulana 3. Guntur Adi Setiawan 4. Dimas Adi Saputro 5. Monica I. Siahaan 6. Luth Bhaskara Abadi 7. H. Muhammad Harris 8. Mardhani Yudha Aditya 9. Kicky Indria Marta Raisa Sunarto (2009 71 097) (2009 71 098) (2009 71 099) (2009 71 100) (2009 71 101) (2009 71 103) (2009 71 104) (2009 71 105) (2009 71 106)

Ditujukan Kepada :

SEKOLAH TINGGI TEKNIK PLN

2010
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karunia Nya kami dapat menyelesaikan Laporan Kunjungan Lapangan ke PT PLN (Persero), PT PJB, dan PT Indonesia Power. Laporan ini disusun setelah kami melakukan kunjungan ke PT PLN, PT Indonesia Power, dan PT PJB. Selama kunjungan, kami telah melaksanakan studi, observasi, dan diskusi dengan pihak pihak terkait pada masing masing perusahaan/unit yang telah dikunjungi. Dalam laporan ini disajikan informasi mengenai kegiatan selama kunjungan serta hasil kunjungan yang diperoleh. Laporan kunjungan ini ditujukan kepada , sebagai pertanggung jawaban kami atas tugas yang diberikan. Kami mengucapkan terima kasih kepada STT PLN yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengunjungi dan mengenal lebih jauh mengenai PT PLN, PT Indonesia Power, dan PT PJB . Tentunya hal ini sangat diperlukan sebagai bekal mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja pada masa selanjutnya.

Jakarta, 19 Juli 2010

Penulis

DAFTAR ISI
Halaman Judul.......................................................................................................................... Kata Pengantar......................................................................................................................... Daftar Isi................................................................................................................................... A. PENDAHULUAN........................................................................................................ B. HASIL KUNJUNGAN................................................................................................. C. KESIMPULAN............................................................................................................ D. SARAN DAN TINDAK LANJUT.............................................................................. E. LAMPIRAN................................................................................................................. i ii iii 1

LAPORAN KUNJUNGAN . 12 15 Juli 2010

A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Pelaksanaan kunjungan lapangan berdasarkan kurikulum Program Studi DIII Non Reguler yang diselenggarakan oleh STT PLN dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa program tersebut. Sebagaimana dikemukakan dalam tujuan kunjungan, kegiatan ini dimaksudkan agar setiap mahasiswa dapat melihat kondisi aktual lapangan kerja dari jarak dekat, sehingga mampu paham dan megerti sesuai dengan pengalaman yang diperoleh. 2. Tujuan Kegiatan 3. Jadwal Kegiatan Keseluruhan jadwal perjalanan dan kunjungan dilaksanakan dari tanggal 12 Juli 2010 sampai dengan 15 Juli 2010, dengan perincian sebagai berikut : Hari, Tanggal Senin, 12 Juli 2010 Selasa, 13 Juli 2010 Rabu, 14 Juli 2010 Kamis,15 Juli 2010 4. Profil Kelompok 5 Kelompok 5 terdiri dari : a. Ketua : Nama Program Studi NIM E mail b. Sekretaris : Nama : Monica I. Siahaan : Arydiastomo Wintono : D 3 Teknik Elektro Non Reguler : 2009 71 097 : jombor_baru@yahoo.co.id Tujuan PT Indonesia Power : PLTA Saguling PT Indonesia Power : PLTP Kamojang PT PJB : PLTGU Muara Karang PT Indonesia Power : PLTGU Priok PT PLN (Persero) : APD Gambir

Program Studi NIM E mail c. Bendahara : Nama Program Studi NIM E mail d. Anggota : i. Nama NIM E mail ii. Nama NIM E mail iii. Nama NIM E mail iv. Nama NIM E mail v. Nama NIM E mail vi. Nama NIM E mail

: D 3 Teknik Elektro Non Reguler : 2009 71 101 : : Kicky Indria Martha Raisa Sunarto : D 3 Teknik Elektro Non Reguler : 2009 71 106 : : Gilang Maulana : 2009 71 098 : : Guntur Adi Setiawan : 2009 71 099 : : Dimas Adi Saputro : 2009 71 100 : : Luth Bhaskara Abadi : 2009 71 103 : : H. Muhammad Harris : 2009 71 104 : h.haris8@hotmail.com : Mardhani Yudha Aditya : 2009 71 105 :

Program Studi : D 3 Teknik Elektro Non Reguler

Program Studi : D 3 Teknik Elektro Non Reguler

Program Studi : D 3 Teknik Elektro Non Reguler

Program Studi : D 3 Teknik Elektro Non Reguler

Program Studi : D 3 Teknik Elektro Non Reguler

Program Studi : D 3 Teknik Elektro Non Reguler

B. HASIL KUNJUNGAN Selama melakukan kunjungan lapangan, kelompok kami mengunjungi 3 perusahaan, yaitu : a. PT Indonesia Power b. PT PJB c. PT PLN (Persero) Adapun hasil kunjungan lapangan tersebut dapat kami laporkan sebagai berikut : 1. PT Indonesia Power Profil Perusahaan PT. Indonesia Power adalah salah satu anak perusahaan listrik milik PT. PLN (persero) yang didirikan padda tanggal 03 Oktoberr 1995 dengan nama PT. PLN Pembangkitan Tenaga Listrik Jawa Bali I (PT. PLN PJB 1) dan pada tanggal 03 Oktober 2000 PT. PLN PJB I resmi berganti nama menjadi PT. INDONESIA POWER. PT. INDONESIA POWER merupakan perusahaan pembangkit tenaga listrik terbesar di Indonesia dengan delapan Unit Bisnis Pembangkitan utama di beberapa lokasi strategis di pulau Jawa dan di pulau Bali serta satu Unit Bisnis yang bergerak dibidang jasa pemeliharaan yang disebut Unit Bisnis Jasa Pemeliharaan (UBJP). Unit unit bisnis pembangkitan tersebut adalah : Unit Bisnis Pembangkitan Suralaya, Priok, Saguling, Kamojang, Mrica, Semarang, Perak & Grati dan Bali serta Unit Jasa Pemeliharaan. Kiprah PT. INDONESIA POWER dalam pengembangan usaha penunjang dibidang pembangkit tenaga listrik juga dilakukan dengan membentuk anak perusahaan PT. COGINDO DAYA BERSAMA (saham 99.9 %) yang bergerak dalam bidang jasa pelayanan dan manajemen energi dengan penerapan konsep cogeneration dan distributed generation, juga PT. INDONESIA POWER mempunyai saham 60 % di PT. ARTA DAYA COALINDO yang bergerak dibidang usaha perdagangan batu bara. Aktivitas kedua anak perusahaan ini diharapkan dapat lebih menunjang peningkatan pendapatan Perusahaan di masa mendatang. Visi Menjadi perusahaan Publik dengan kinerja kelas dunia dan bersahabat dengan lingkungan.

Misi

Melakukan usaha dalam bidang ketenagalistrikan dan mengembangkan usaha-usaha lainya yang berkaitan, berdasarkan kaidah industri dan niaga yang sehat, guna menjalin keberadaan dan pengembangan Perusahaan dalam jangka panjang. Motto Bersama kita maju Kegiatan a. Hari Pertama (Senin, 12 Juli 2010) Kunjungan ke Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Saguling : i. Presentasi tentang profil UBP Saguling dan proses kerja PLTA Saguling. ii. Tanya jawab interaktif tentang UBP Saguling beserta PLTA Saguling. iii. Kunjungan dan observasi langsung ke gedung PLTA Saguling. b. Hari Kedua (Selasa, 13 Juli 2010) Kunjungan ke Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Kamojang. i. Prensentasi tentang profil UBP Kamojang dan proses kerja PLTP Kamojang. ii. Tanya jawab interaktif tentang UBP Kamojang beserta PLTP Kamojang. iii. Kunjungan dan observasi langsung ke unit unit PLTP Kamojang. c. Hari Ketiga (Rabu, 14 Juli 2010) Kunjungan ke Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Priok. i. Presentasi tentang proses kerja PLTGU Priok. ii. Tanya jawab interaktif tentang PLTGU Priok. iii. Kunjungan ke unit unit PLTGU Priok. Hasil Kunjungan 2. PT PJB Profil Perusahaan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) adalah sebuah anak perusahaan PT. PLN produsen listrik yang menyuplai kebutuhan listrik di Jawa dan Bali. Saat ini PT PJB mengelola 6 Pembangkit Tenaga Listrik di Pulau Jawa, dengan kapasitas total 6.511 Mega Watt. PT PJB juga mengelola sejumlah unit bisnis, termasuk unit pengelolaan, teknologi informasi, dan pengembangan. Kantor pusat PT PJB berada di Surabaya. Pada tanggal 3 Oktober 1995, PT PLN (Persero) membentuk 2 (dua) anak perusahaan untuk mengelola pembangkit listrik yang memasok energi listrik di Pulau Jawa dan Bali. Kedua anak perusahaan PLN tersebut adalah PT PLN Pembangitan Jawa Bali I (PT PLN PJB I) yang berkantor pusat di Jakarta dan PT PLN Pembangkitan Jawa Bali II (PT PLN PJB

II) yang berkantor pusat di Surabaya. Pada tahun 2000, PT PLN PJB II diubah nama menjadi PT Pembangkitan Jawa-Bali atau singkatnya PT PJB. Sedangkan PT PLN Pembangitan Jawa Bali I (PT PLN PJB I) berubah nama menjadi PT Indonesia Power. PT PJB mengelola berbagai jenis pembangkit tenaga listrik dengan total kapasitas 6.519 MW yang berlokasi di 6 tempat, yaitu PLTU & PLTGU Gresik (Kabupaten Gresik) dengan kapasitas 2.218 MW, PLTU & PLTGU Muara Karang (Jakarta Utara) dengan kapasitas 1.208 MW, PLTU Paiton (Paiton, Probolinggo) dengan kapasitas 800 MW, PLTGU Muara Tawar (Tarumajaya, Bekasi) dengan kapasitas 920 MW, PLTA Cirata (Tegalwaru, Purwakarta) dengan kapasitas 1.008 MW, dan PLTA Brantas (Sumberpucung, Malang) dengan kapasitas 274 MW. Kegiatan Hari Ketiga Hasil Kunjungan

3. PT PLN (Persero) Profil Perusahaan Perusahaan Listrik Negara (disingkat PLN) adalah sebuah BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia. Direktur Utamanya adalah Dahlan Iskan, yang dilantik pada 23 Desember 2009 menggantikan Fahmi Mochtar (yang menjabat sejak 2008). Ketenagalistrikan di Indonesia dimulai pada akhir abad ke-19, ketika beberapa perusahaan Belanda mendirikan pembangkitan tenaga listrik untuk keperluan sendiri. Pengusahaan tenaga listrik untuk kepentingan umum dimulai sejak perusahaan swasta Belanda NV. NIGM memperluas usahanya di bidang tenaga listrik, yang semula hanya bergerak di bidang gas. Kemudian meluas dengan berdirinya perusahaan swasta lainnya. Setelah diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945, perusahaan listrik yang dikuasai Jepang direbut oleh pemuda-pemuda Indonesia pada bulan September 1945, lalu diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia. Pada tanggal 27 Oktober 1945 dibentuklah Jawatan Listrik dan Gas oleh Presiden Soekarno. Waktu itu kapasitas pembangkit tenaga listrik hanyalah sebesar 157,5 MW.

Peristiwa : Tanggal 1 Januari 1961, dibentuk BPU - PLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik, gas dan kokas. Tanggal 1 Januari 1965, BPU-PLN dibubarkan dan dibentuk 2 perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mengelola tenaga listrik dan Perusahaan Gas Negara (PGN) yang mengelola gas. Saat itu kapasitas pembangkit tenaga listrik PLN sebesar 300 MW. Tahun 1972, Pemerintah Indonesia menetapkan status Perusahaan Listrik Negara sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara (PLN). Tahun 1990 melalui peraturan pemerintah No 17, PLN ditetapkan sebagai pemegang kuasa usaha ketenagalistrikan. Tahun 1992, pemerintah memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan tenaga listrik. Sejalan dengan kebijakan di atas maka pada bulan Juni 1994 status PLN dialihkan dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Kegiatan Hasil Kunjungan C. KESIMPULAN D. SARAN DAN TINDAK LANJUT E. LAMPIRAN