Anda di halaman 1dari 2

Anggaran Produksi Anggaran produksi merupakan penjabaran dari rencana penjualan menjadi rencana produksi.

Perencanaan produksi mencaup masalah yang berkaitan dengan penentuan: Tingkat produksi Kebutuhan fasilitas-fasilitas produksi Tingkat persediaan barang jadi Rumus umum mencari anggaran produksi : Tingkat/Rencana penjualan Rp xx Persediaan akhir Rp xx Barang tersedia untuk dijual Persediaan awal Anggaran/ Tingkat produksi Rp xx (Rp xx) Rp xx

Contoh : Jika diketahui rencana penjualan selama 1 tahun PT. X, sbb : Bulan Rencana Penjualan (unit) Persediaan awal tahun 2.000 unit Jan 1.500 Feb 1.600 Persediaan akhir tahun 1.500 unit Mar 1.600 Apr 1.400 Mei 1.200 Jun 1.000 Jul 700 Agt 600 Sep 900 Okt 1.100 Nov 1.200 Des 1.400 Total 14.200 Diminta : Buat anggaran tingkat produksi yang mengutamakan stabilitas tingkat produksi dan tingkat persediaan Anggaran Tenaga Kerja Contoh : Anggaran biaya tenaga kerja Jenis Produk 1 2 3 4 Standar Penggunaan Tenaga Kerja (Jam) TK 1 TK 2 TK 3 1 2 2,5 2 1 1,5 2 2 1 1 2 2 Upah Tenaga Kerja I II III Upah/ Jam 5.000 7.500 10.000 Produksi Jenis Produk 1 2 3 4 Jumlah Jumlah Produksi 1.700 2.350 3.900 2.050 16.250

SOAL : 1. Rencana penjualan selama 1 tahun PT. Harapan, sebagai berikut : Rencana Bulan Penjualan Januari 56.000 Februari 65.000 Maret 44.670 Jika diketahui persediaan awal tahun 10.000 April 63.300 Mei 92.000 unit, dan persediaan akhir tahun 25.000 Juni 120.000 unit, maka buatlah anggaran produksi Juli 110.000 dengan mengutamakan stabilitas tingkat Agustus 121.500 persediaan dan stabilitas tingkat produksi. September 120.520 Oktober 105.000 Nopember 104.410 Desember 131.000 Total 1.133.400 Informasi standar penggunaan tenaga kerja, upah per jam kerja, dan jumlah produksi Standar Penggunaan Tenaga Kerja (Jam) Jenis Produk A-Z A-K A-L Tenaga Kerja Asep Budi Cici Diminta : Asep 3 4 3 Upah per Jam 5.500 5.000 6.000 Budi 2 3 4 Jenis Produk A-Z A-K A-L Cici 4 6 3 Jumlah Produksi 2.400 4.200 3.100

2.

a. Anggaran jam tenaga kerja b. Anggaran biaya tenaga kerja per jam kerja c. Anggaran tenaga kerja per produk