Anda di halaman 1dari 7

Dwi Haryadi Nugraha, S.S.T., M.Si.

, Ak

TOPIK 4
ANGGARAN BAHAN BAKU

A. Konsep-konsep anggaran bahan baku


1. Pengertian Anggaran Bahan Baku:
Anggaran bahan baku merupakan penjabaran lebih lanjut dari pada anggaran produksi yang
mencakup lebih rinci mengenai jumlah dan jenis bahan baku yang dipergunakan dalam
proses produksi.
Bahan baku yang dipergunakan dalam proses produksi terdiri dari dua jenis, yaitu bahan
baku langsung (direct material) dan bahan baku tidak langsung (indirect material).
- Bahan baku langsung adalah bahan baku yang secara langsung berperan dalam proses
produksi dan mempunyai hubungan yang erat dengan jumlah produk yang dihasilkan.
- Bahan baku tidak langsung adalah bahan baku yang secara tidak langsung ikut
berperan dalam proses produksi.
Anggaran bahan baku adalah merencanakan kebutuhan dan
penggunaan bahan baku langsung sedangkan kebutuhan
bahan baku tidak langsung akan direncanakan dalam
anggaran biaya overhead pabrik.
Dari uraian diatas, dapat digaris bawahi bahwa anggaran
bahan baku adalah semua anggaran yang berhubungan
dengan perencanaan secara terperinci mengenai
penggunaan bahan baku langsung untuk proses produksi
selama periode yang akan datang.
2. Tujuan Penyusunan Anggaran Bahan Baku
Dengan penyusunan anggaran bahan baku akan dapat membantu pihak manajemen dalam
mengambil langkah-langkah kebijakan yang berkaitan dengan:
- Perkiraan jumlah kebutuhan bahan baku
- Perkiraan jumlah pembelian bahan baku yang diperlukan
- Dasar perkiraan kebutuhan dana dalam pembelian bahan baku
- Dasar penentuan komponen harga pokok produk karena pemakaian bahan baku untuk
proses produksi
- Dasar pengawasan penggunaan bahan baku
3. Komponen Anggaran Bahan Baku
Pada dasarnya anggaran bahan baku meliputi empat sub anggaran, yaitu anggaran
kebutuhan bahan baku, anggaran pembelian bahan baku, anggaran persediaan bahan baku,
dan anggaran biaya pemakaian bahan baku.
a. Anggaran Kebutuhan Baku

23
Dwi Haryadi Nugraha, S.S.T., M.Si., Ak

Anggaran yang disusun untuk merencanakan kuantitas fisik bahan baku langsung yang
dibutuhkan untuk keperluan produksi pada periode yang akan datang. Informasi yang
tercantum dalam anggaran kebutuhan bahan baku langsung adalah:
1) Jenis produk jadi yang dihasilkan
2) Jenis bahan baku yang digunakan
3) Departemen produksi yang dilalui dalam proses produksi.
4) Standard Usage Rate (SUR)
5) Waktu penggunaan bahan baku langsung
6) Kuantitas produk jadi
b. Anggaran Pembelian Bahan Baku
Anggaran yang disusun untuk merencanakan kuantitas fisik bahan baku langsung yang
harus dibeli pada periode yang akan datang dengan mempertimbangkan faktor
persediaan dan kebutuhan bahan baku langsung untuk keperluan produksi. Informasi
yang tercantum dalam anggaran pembelian bahan baku adalah:
1) Jenis bahan baku langsung yang dipakai dalam proses produksi
2) Jumlah bahan baku langsung yang harus dibeli
3) Harga beli per satuan bahan baku langsung.
c. Anggaran Persediaan Bahan Baku
Anggaran yang disusun untuk merencanakan kuantitas fisik bahan baku langsung yang
harus disimpan sebagai persediaan. Adapun beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi
persediaan bahan baku adalah:
1) Volume produksi selama suatu periode waktu tertentu
2) Volume minimal bahan baku langsung
3) Besarnya pembelian yang ekonomis
4) Taksiran perubahan harga beli bahan baku langsung di waktu yang akan datang.
5) Biaya penyimpanan dan pemeliharaan bahan baku langsung
6) Tingkat kecepatan bahan baku langsung menjadi rusak.
Adapun beberapa informasi yang tercantum dalam anggaran persediaan bahan baku
adalah:
1) Jenis bahan baku langsung yang dipergunakan
2) Jumlah bahan baku langsung yang tersisa sebagai persediaan
3) Harga beli per satuan bahan baku langsung
4) Nilai bahan baku langsung yang tersimpan sebagai persediaan.
d. Anggaran Biaya Bahan Baku langsung yang habis dipergunakan
Anggaran yang disusun untuk merencanakan nilai (dinyatakan dalam satuan uang)
bahan baku langsung yang digunakan dalam proses produksi. Adapun beberapa
informasi yang tercantum dalam anggaran biaya bahan baku langsung adalah:
1) Jenis bahan baku langsung yang dipergunakan
2) Kuantitas bahan baku langsung yang habis dipergunakan untuk produksi
3) Harga per satuan bahan baku langsung
4) Nilai bahan baku langsung yang habis dipergunakan untuk produksi.
5) Jenis produk jadi yang menggunakan bahan baku langsung.
6) Waktu pemakaian bahan baku langsung.

24
Dwi Haryadi Nugraha, S.S.T., M.Si., Ak

B. Ilustrasi Contoh
PT GM memproduksi satu jenis produk yakni produk A. Untuk membuat produk A diperlukan
bahan B dan bahan C. berikut data-data selengkapnya:
1. Anggaran produksi yang telah dibuat yaitu:

2. Standar penggunaan (SUR) bahan baku


Standar penggunaan bahan baku per 1 unit produk A
Produk Bahan Baku
Bahan A Bahan B
A 2 3

3. Perkiraan harga bahan baku per unit


- Harga Bahan A = Rp25,- per unit
25
Dwi Haryadi Nugraha, S.S.T., M.Si., Ak

- Harga Bahan B = Rp50,- per unit


4. Persediaan awal tahun 2017
- Persediaan awal Bahan A = 75 unit
- Persediaan awal Bahan A = 115 unit
5. Rencana persediaan akhir bulan/triwulan
Waktu Persediaan Akhir
Bahan B Bahan C
Januari 100 75
Pebruari 75 80
Maret 80 100
Triwulan II 50 100
Triwulan III 80 120
Triwulan IV 50 100

Berdasarkan data dan informasi di atas buatlah:


1. Anggaran kebutuhan bahan baku
2. Anggaran pembelian bahan baku
3. Anggaran persediaan bahan baku
4. Anggaran biaya bahan baku yang habis digunakan

Jawab:
1. Anggaran kebutuhan bahan baku

2. Anggaran pembelian bahan baku

26
Dwi Haryadi Nugraha, S.S.T., M.Si., Ak

3. Anggaran persediaan bahan baku

4. Anggaran biaya bahan baku yang habis digunakan

27
Dwi Haryadi Nugraha, S.S.T., M.Si., Ak

TUGAS:
Perusahaan Kecap Asli telah diketahui jumlah yang akan diproduksi (kasus pada topik 3). Untuk
memproduksi kecap tersebut diperlukan kedelai dan gula merah sebagai berikut:

Perkiraan harga bahan baku per ons, yaitu kedelai sebesar Rp100,- dan gula merah sebesar Rp60,-.
Persediaan awal tahun 2017 adalah sebagai berikut:

28
Dwi Haryadi Nugraha, S.S.T., M.Si., Ak

Rencana persediaan akhit triwulan adalah sebagai berikut:

Berdasarkan data dan informasi di atas buatlah:


1. Anggaran kebutuhan bahan baku
2. Anggaran pembelian bahan baku
3. Anggaran persediaan bahan baku
4. Anggaran biaya bahan baku yang habis digunakan

29