Anda di halaman 1dari 4

Fungsi mesin milling adalah untuk mengerjakan proses permesinan dari logam dengan gerakan utama pahat potongnya

adalah dengan cara berputar. Mesin milling dapat digunakan untuk proses membuat permukaan rata datar (plain milling), milling muka (face milling), milling sudut (angular milling), milling gang (gang milling), milling bentuk (form milling), dan untuk membuat roda gigi, serta proses drilling. 1. Plain Milling Milling permukaan rata dengan sumbu milling cutter sejajar dengan permukaan benda kerja.

Gambar 4.1: Plain Milling Sumber: (US Army Correspondence Course Program, 1988: 37)

2. Angular Milling Milling permukaan rata dengan sumbu milling cutter bersudut tertentu dengan permukaan benda kerja.

Gambar 4.2: Angular Milling Sumber: (US Army Correspondence Course Program, 1988: 37)

3. Face Milling Milling permukaan rata dengan sumbu milling cutter tegak lurus dengan permukaan benda kerja.

Gambar 4.3: Face Milling Sumber: (US Army Correspondence Course Program, 1988: 38)

4. Gang Milling Pekerjaan milling dimana lebih dari satu milling cutter digunakan bersama-sama dalam satu arbor saat memotong permukaan horizontal.

Gambar 4.4: Gang Milling Sumber: (US Army Correspondence Course Program, 1988:42)

5. Form Milling Proses milling permukaan yang berkontour dengan sekali

pemotongan menggunakan milling cutter yang sudah dibentuk seperti cekung (concave), cembung (convex) atau sudut (corner). Form milling juga termasuk proses pemotongan untuk pembuatan roda gigi.

Gambar 4.5: Form Milling Sumber: (US Army Correspondence Course Program, 1988:43)

6. Plain Milling Mesin Milling dapat digunakan untuk proses-proses pengeboran (drilling) seperti pada mesin bor.

Gambar 4.6: Drilling Sumber: Drilling. Machiner. (2007)