Anda di halaman 1dari 20

PROPOSAL TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK SOSIALISASI (TAKS) SESI 1 DAN 2

ANGGIE YEREMIACHANDRA SAHAYA P NIM. 113063A09054 NIM. 113063A09058 EDUARDUS V S NIM. 113063A09062 KRISTIANTO RIGIN NIM. 113063A09070 NIKOLAS SENO NIM. 113063A09079 RONALD BASTEN NIM. 113063A09087 YOSHA ANDERTA NIM. 113063A09096 HERU PRASONGKO NIM. 113063A09066 MARIA PITRIANI NIM. 113063A09074 R. MEIRINA ASTUTI NIM. 113063A09083 TEO AHENGNU NIM. 113063A09092 HERWIYANTI NIM. 113063A090

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SUAKA INSAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN BANJARMASIN

2012

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan kasihnya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal yang berjudul proposal terapi kelompok karya tulis ini terlaksana tidak terlepas dari bantuan atau bimbingan dan arahan dari bapa dosen pembimbing Penulis menyadari bahwa penulisan masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan, baik dari segi penulisan maupun bahasannya, maka dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran serta masukan dari semua pihak demi kesempurnaan karya tulis ilmiah ini. Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih dan harapan penulis semoga proposal ini bermanfaat bagi kita semua.

Banjarmasin,

Maret 2012

Penulis

PROPOSAL TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK SOSIALISASI (TAKS : MENARIK DIRI) BAB I PENDAHULUAN A. DEFINISI TAK Terapi kelompok adalah metode pengobatan ketika klien ditemui dalam rancangan waktu tertentu dengan tenaga yang memenuhi persyaratan tertentu. Fokus terapi adalah membuat sadar diri ( self- awereness). Peningkatan hubungan interpersonal membuat perubahan.Kelompok adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan yang satu dengan yang lain, saling bergantung dan mempunyai norma yang sama ( Stuart & Laraia, 2001). Terapi Aktivitas Kelompok( TAK) adalah salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama ( Keliat, 2005). B. JENIS-JENIS TAK Terapi aktivitas kelompok berdasarkan masalah keperawatan jiwa yang paling banyak ditemukan dikelompokkan sebagai berikut : 1. TAK sosialisasi (untuk klien dengan menarik diri yang sudah sampai pada tahap mampu berinteraksi dalam kelompok kecil dan sehat secara fisik) 2. TAK stimulasi sensori (untuk klien yang mengalami gangguan sensori) 3. TAK orientasi realita (untuk klien halusinasi yang telah dapat mengontrol halusinasinya, klien waham yang telah dapat berorientasi kepada realita dn sehat secara fisik) 4. TAK stimulasi persepsi : halusinasi (untuk klien dengan halusinasi) 5. TAK peningkatan harga diri (untuk klien dengan harga diri rendah)

6. TAK penyaluran energi (untuk klien perilaku kekerasan yang telah dapat mengekspresikan marahnya secara konstruktif, klien menarik diri yang telah dapat berhubungan dengan orang lain secara bertahap dan sehat secara fisik) C. PENGORGANISASIAN 1. Pelaksanaan Jenis TAK Sosialisasi: menarik diri Sesi 1 2 2. Pengorganisasian Kelompok Jenis TAK Sosialisasi: menarik diri Sesi 1 2 3. Persiapan Lingkungan Ventilasi baik Penerangan cukup Suasana tenang Pengaturan posisi tempat duduk (setting) Leader Co leader Fasilitator Observer Hari Tanggal Waktu Tempat

D. PERAN DAN FUNGSI TERAPIS a. Leader Tugas: - Memimpin jalannya therapy aktifitas kelompok. - Merencanakan, mengontrol, dan mengatur jalannya therapy. - Menyampaikan materi sesuai tujuan TAK. - Memimpin diskusi kelompok. b. Co. Leader Tugas:

- Membuka acara. - Mendampingi Leader. - Mengambil alih posisi leader jika leader bloking. - Menyerahkan kembali posisi kepada leader. - Menutup acara diskusi. c. Fasilitator Tugas: - Ikut serta dalam kegiatan kelompok. - Memberikan stimulus dan motivator pada anggota kelompok untuk aktif mengikuti jalannya therapy. d. Observer Tugas: - Mencatat serta mengamati respon klien (dicatat pada format yang tersedia). - Mengawasi jalannya aktifitas kelompok dari mulai persiapan, proses, hingga penutupan. E. KRITERIA DAN INDIKASI Terapi aktivitas kelompok (TAK): sosialisasi (TAKS) adalah upaya memfasilitasi kemampuan sosialisasi sejumlah klien dengan masalah hubungan sosial. 1. Tujuan Tujuan umum TAKS yaitu klien dapat meningkatkan hubungan sosial dalam kelompok secara bertahap. Sementara tujuan khususnya adalah: - Klien mampu memperkenalkan diri - Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok - Klien mampu bercakap-cakap dengan anggota kelompok - Klien mampu menyampaikan dan membicarakan topik percakapan

- Klien mampu menyampaikan dan membicarkan masalah pribadi pada orang lain - Klien mampu bekerja sama dalam permainan sosialisasi kelompok - Klien mampu menyampaikan pendapat tentang manfaat kegiatan TAKS yang telah dilakukan 2. Aktivitas dan Indikasi Aktivitas TAKS dilakukan 7 sesi yang melatih kemampuan sosialisasi klien. Klien yang mempunyai indikasi TAKS adalah klien dengan gangguan hubungan sosial berikut: - Klien menarik diri yang telah mulai melakukan interaksi interpersonal - Klien kerusakan komunikasi verbal yang telah berespon sesuai dengan stimulus. F. SETTING L K K

Co

K F

Keterangan :

- L - F - O - K

: Leader : Fasilitator : Observer : Klien

- Co : Co leader

Petunjuk Klien duduk melingkar bersama perawat.

BAB 2

APLIKASI TAK SOSIALISASI : MENARIK DIRI SESI 1 A. TUJUAN Klien mampu memperkenalkan diri dengan menyebutkan : nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi B. SETTING 1. Klien dan terapis duduk bersama dalam satu lingkaran 2. Ruangan nyaman dan tenang C. ALAT 1. Tape recorder 2. Kaset lagu/ musik yang lain 3. Bola tenis 4. Buku catatan dan pulpen 5. Jadwal kegiatan klien D. METODE 1. Dinamika kelompok 2. Diskusi dan tanya jawab 3. Bermain peran atau simulasi E. LANGKAH KEGIATAN 1. Persiapan a. Memilih klien sesuai dengan indikasi, yaitu isolasi sosial: menarik diri b. Membuat kontrak dengan klien c. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan

2. Orientasi Pada tahap ini terapis melakukan :

a. Memberi salam terapeutik: salam dari terapis b. Evaluasi/validasi : menanyakan perasaan klien saat ini c. Kontrak : - Menjelaskan tujuan kegiatan yaitu memperkenalkan diri - Menjelaskan aturan main yaitu sebagai berikut: - Jika ada klien yang akan meninggalkan kelompok harus meminta izin kepada terapis - Lama kegiatan 45 menit - Setiap kien mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. 3. Tahap kerja a. Jelaskan kegiatan yaitu kaset pada tape recorder atau musik akan dihidupkan serta bola diedarkan berlawanan arah jarum jam. Dan pada saat tape dimatikan, maka anggota kelompok yang memegang bola memperkenakan diri b. Hidupkan kaset pada tape recorder atau musik dan edarkan bola tenis berlawanan jarum jam c. Pada saat tape/musik dimatikan, anggota kelompok yag memegang bola mendapat gilran untuk menyebutkan: salam, nama lengkap, nama panggilan, hobi, dan asa dimulai dari terapis sebagai contoh d. Tulis nama panggilan pada kertas atau papan nama dan tempel atau pakai. e. Ulangi b, c, dan d sampai semua anggota kelompok mendapat giliran f. Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi tepuk tangan 4. Tahap terminasi a. Evaluasi Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK Memberi pujian atas keberhasilan kelompok b. Rencana tindak lanjut

10

Menganjurkan tiap anggota kelompok melatih memperkenalkan diri kepada orang lain di kehidupan sehari-hari Masukkan kegiatan memperkenalkan diri pada jadwal kegiatan harian klien c. Kontrak yang akan datang Menyepakati kegiatan berikut yaitu berkenalan dengan anggota kelompok Menyepakati waktu dan tempat

11

F. EVALUASI DAN DOKUMENTASI SESI I I. EVALUASI SESI I : TAKS Kemampuan Memperkenalkan Diri a. Kemampuan Verbal No. 1. 2. 3. 4. Aspek yang dinilai Menyebutkan nama lengkap Menyebutkan nama panggilan Manyebutkan asal Menyebutkan hobi Jumlah Nama Klien

b. Kemampuan Non Verbal No. 1. 2. 3. 4. Aspek yang dinilai Kontak mata Duduk tegak Menggunakan bahasa tubuh yang sesuai Mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir Jumlah Nama Klien

12

Petunjuk : 1. Di bawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK 2. Untuk tiap klien, semua aspek dinilai dengan memberi tanda cek list () jika ditemukan kemampuan pada klien ,atau tanda (x) jika tidak ditemukan. 3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan, jika nilai 3 atau 4 klien mampu, dan jika nilain 0,1 atau 2 klien belum mampu.

I.

DOKUMENTASI Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien ketika TAK pada catatan proses keperawatan tiap klien. Misalnya, klien mengikuti sesi 1 TAKS, klien mampu memperkenalkan diri secara verbal dan nonverbal, dianjurkan klien memperkenalkan diri pada klien lain di ruang rawat (buat jadwal).

SESI II A. TUJUAN Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok: 13

a. b.

Memperkenalkan diri sendiri: nama lengkar, nama penggilan, asal dan hobi Menanyakan data diri anggota kelompk lain: nama lengkap, nama panggilan, asal, dan hobi

B. SETTING 1. Klien dan terapis duduk bersama dalam satu lingkaran 2. Ruangan nyaman dan tenang C. ALAT 1. Tape recorder 2. Kaset lagu/ musik yang lain 3. Bola tenis 4. Buku catatan dan pulpen 5. Jadwal kegiatan klien D. METODE 1. Dinamika kelompok 2. Diskusi dan tanya jawab 3. Bermain peran atau simulasi E. LANGKAH KEGIATAN 1. Persiapan a. Mengingatkan kontrak dengan anggota kelmpok pada sesi I TAKS b. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan

2. Orientasi Pada tahap ini terapis melakukan : a. Memberi salam terapeutik

14

1. 2.

salam dari tearapis peserta dan terapis memakai papan nama b. Evaluasi dan validasi 1. Menayakan perasaan klien saat ini 2. Menanyakan apakah telah mencoba memperkenalkan diri pada orang lain c. Kontrak : - Menjelaskan tujuan kegiatan yaitu berkenalan dengan anggota kelompok - Menjelaskan aturan main yaitu sebagai berikut: - Jika ada klien yang akan meninggalkan kelompok harus meminta izin kepada terapis Lama kegiatan 45 menit Stiap kien mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.

3. Tahap kerja a. b. Jelaskan kegiatan yaitu kaset pada tape recorder atau musik akan dihidupkan serta bola diedarkan berlawanan arah jarum jam. Pada saat tape dimatikan, maka anggota kelompok yang memegang bola mendapat giliran untuk berkenalan dengan anggota kelompok yang ada di sebelah kanan dengan cara: 1. 2. 3. 4. Memberi salam Menyebutkan nama lengkap, nama panggilan, asal, dan hobi Menanyakan nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi lawan bicara Dimulai oleh terapis sebagai contoh c. Ulangi a dan b sampai semua anggota kelompok mendapat giliran d. Hidupkan kembali kaset pada tape recorder dan edarkan bola. Pada saat tape dimatikan, minta pada anggota kelompok yang memegang bola untuk memperkenalkan anggota kelompok asal, dan hobi.dimulai oleh terapis sebagai contoh. yang di sebelah kanannya kepada kelompok, yaitu: nama lengkap, nama panggilan,

15

e. Ulangi d sampai semua anggota mendapat giiran f. Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi tepuk tangan 4. Tahap terminasi a. Evaluasi Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK Memberi pujian atas keberhasilan kelompok b. Rencana tindak lanjut Menganjurkan tiap anggota kelompok latihan berkenalan Memasukkan kegiatan berkenalan pada jadwal harian kegiatan klien c. Kontrak yang akan datang Menyepakati kegiatan berikut yaitu bercakap-cakap entang kehidupan pribadi Menyepakati waktu dan tempat

16

F. EVALUASI DAN DOKUMENTASI SESI II I. EVALUASI Evaluasi dilakukan ketika proses TAK berlangsung, khususnya pada tahap kerja . aspek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK untuk TAKS sesi 2, dievaluasi kemampuan klien dalam berkenalan secara verbal dan non verbal dengan menggunakan formulir evaluasi sebagai berikut: SESI II : TAKS Kemampuan Berkenalan a. Kemampuan Verbal No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Aspek yang dinilai Menyebutkan nama lengkap Menyebutkan nama panggilan Manyebutkan asal Menyebutkan hobi Menanyakan nama lengkap Menanyakan nama panggilan Menanyakan asal Menanyakan hobi Jumlah Nama Klien

b. Kemampuan Non Verbal No. Aspek yang dinilai 1. Kontak mata 2. Duduk tegak Nama Klien

17

3. 4.

Menggunakan bahasa tubuh yang sesuai Mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir Jumlah

18

Petunjuk : 1. Di bawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAKS 2. Untuk tiap klien, semua aspek dinilai dengan memberi tanda cek list () jika ditemukan kemampuan pada klien ,atau tanda (x) jika tidak ditemukan. 3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan: - Kemampuan verbal, disebut mampu jika mendapa nilai 6, disebut belum mampu jika mendapat nilai 5 - Kemampuan nonverbal, disebut mampu jikamendapat nilai 3 atau 4, disebut belum mampu jka mendapat nilai 2.

II. DOKUMENTASI Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien ketika TAK pada catatan proses keperawatan tiap klien. Misalnya, jika nilai klien 7 untuk verbal dan 3 untuk nonverbal, catatan keperawatan adalah: klien mengikuti TAKS sesi 2, klien mampu berkenalan secara verbal dan nonverbal, anjurkan klien berkenalan dengan klien lain, buat jadwal.

19

DAFTAR PUSTAKA Keliat, Budi Anna (2005) Keperawatan Jiwa : Terapi Aktifitas Kelompok. Jakarta : EGC Stuart dan Sundeen (1998) Buku Saku Keperawatan Jiwa Edisi 3. Jakarta : EGC Azizah, Lilik Marifatul (2010) Buku Panduan Praktek Keperawatan Jiwa. Stikes Bina Sehat PPNI Kabupaten Mojokerto. Mahnum (2007) http://www.taksosialisasi-menarikdiri.web.com.

20