Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL

TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK SOSIALISASI SESI 2

DI RUANG SRIKANDI RS Dr.H.MARZOEKI MAHDI BOGOR

A. Latar Belakang

Setiap manusia membutuhkan aktifitas, karena aktifitas merupakan sarana


untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, selain itu aktifitas juga dapat digunakan
sebagai terapi untuk mengubah perilaku pasien jiwa dengan perilaku mal adaptif dapat
dirubah dengan mengajak beraktifitas.

Didalam perawatan jiwa kita kenal dengan terapi aktifitas kelompok yaitu
aktifitas yang dilakukan yang bermakna terapi bagi anggota kelompok yang
bersangkutan, Terapi aktifitas kelompok mempunyai banyak manfaat sehingga perlu
sekali untuk dilaksanakan.

B. Landasan Teori

Isolasi sosial merupakan keadaan ketika seorang individu mengalami


penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain
disekitarnya (Keliat BA, 2009). Klien mungkin merasa ditolak atau diterima, kesepian
dan tidak mampu membina hubungan yang berarti dengan orang lain.

Terapi aktifitas kelompok adalah kegiatan yang diberikan pada sekelompok


klien dengan maksud memberikan fungsi terapi bagi anggotanya. Dimana klien
berkesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan respon sosial
(Keliat BA, 2009).

Salah satu gangguan yang dialami oleh klien gangguan jiwa adalah isolasi
sosial, dimana klien mengalami ketidakmampuan berinteraksi dengan orang lain.
Keuntungan yang dapat diperoleh melalui terapi aktivitas kelompok adalah dukungan

1
atau support, pendidikan, meningkatkan kemampuan dalam pemecahan masalah,
meningkatkan hubungan interpersonal dan meningkatkan uji realitas, sehingga terapi
aktifitas kelompok dapat dilakukan pada berbagai karakteristik gangguan.

C. Kriteria Anggota

Kriteria klien yang mempunyai indikasi anggota terapi aktifitas kelompok


adalah klien dengan gangguan isolasi sosial, sebagai berikut :

1. Klien menarik diri yang telah mulai melakukan interaksi interpersonal.

2. Klien kerusakan komunikasi verbal yang telah berespon sesuai dengan stimulus.

D. Proses Seleksi

Proses seleksi dilakukan oleh terapis selama 7 hari perawatan dengan cara
mengobservasi klien yang dirawat di Ruang Srikandi kemudian didiskusikan dan dipilih
berdasarkan kriteria yang ditetapkan.

Berdasarkan proses seleksi pasien yang ada di Ruang Srikandi ditetapkan 7


orang mengikuti kegiatan TAK. Setelah ditetapkan kemudian diberikan penjelasan
tentang rencana kegiatan, dinyatakan kesediaannya dan dilakukan kontrak

E. Sarana

1. Metode : Dinamika kelompok

2. Media : Laptop, kertas dan spidol

3. Lingkungan : TAK dilakukan di teras belakang dengan lingkungan yang


nyaman, tenang dan bersih.

F. Tujuan

1. Tujuan Umum

2
Klien dapat berinteraksi secara bertahap ( berkenalan dengan orang lain )

2. Tujuan Khusus

Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok ;

a. Memperkenalkan diri sendiri : nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi.

b. Menanyakan diri anggota kelompok lain : nama lengkap, nama panggilan, asal
dan hobi.

G. Pengorganisasian

1. Hari/Tanggal : Senin, 11 Oktober 2010

Alokasi Waktu : 10.00 – 10.30 WIB

- Perkenalan dan pengarahan : 5 menit

- Kegiatan : 25 menit

- Penutup : 5 menit

Tempat : Ruang Srikandi ( teras belakang )

Kegiatan : TAK Sosialisasi Sesi 2 : Kemampuan berkenalan.

(mengajarkan pasien berinteraksi secara bertahap)

Jumlah anggota : 7 Orang

- Ny S

- Nn A

3
- Ny F

- Tn F

- Tn J

- Tn R

- Tn A

2. Tim Terapis

Melaksanakan kegiatan TAK agar berjalan dengan baik, maka tim petugas yang akan
melaksanakannya harus terdiri dari leader, co leader, fasilitator dan observer. Adapun
pembagian tugas untuk melaksanakan TAK terdiri dari :

a. Leader : Indah Rosiyatun

Tugas : a) Memperkenalkan diri

b) Memperkenalkan tujuan kegiatan

c) Menjelaskan tujuan kegiatan

d) Menetapkan dan menjelaskan aturan permainan

e) Mengatur jalannya acara

b. Co leader : Lia Yuliana

Tugas : a) Menyampaikan informasi kepada leader

b) Mengingatkan leader bila diskusi atau TAK menyimpang

c) Mengingatkan lamanya waktu pelaksanaan

d) Bersama leader membuat contoh bentuk kerja

c. Observer : Ratna Komala Sari

Tugas : a) Mengevaluasi kemampuan klien dalam TAK

4
b) Mengamati proses kegiatan

c) Mencatat prilaku verbal dan non verbal dari klien

d) Mengobservasi peran leader, co leader dan fasilitator

d. Fasilitator : Cecep Sudrajat dan Dedeh Dewi Kurniasih

Tugas : a) Mempersiapkan peserta yang kurang aktif

b) Menjadi contoh bagi klien selama kegiatan

c) Memberi respon yang sesuai dengan prilaku

3. Proses Pelaksanaan

a. Persiapan

1) Mengingatkan kontrak dengan klien yang telah mengikuti TAK sebelumnya.

2) Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan

b. Orientasi

1) Salam terapeutik

a) Salam terapis kepada klien

b) Berdoa bersama-sama sebelum melakukan kegiatan TAK

2) Evaluasi/validasi

Menanyakan perasaan klien saat ini.

3) Kontrak

a) Terapis menjelaskan tujuan kegiatan yaitu dengan latihan satu cara


berkenalan dengan anggota kelompok.

b) Terapis menjelaskan aturan main :

• Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus minta ijin
kepada terapis.

5
• Lamanya kegiatan 30 menit

• Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai

4) Kerja

a). Nyalakan laptop (diiringi musik) dan edarkan bola berlawanan dengan arah

jarum jam

b). Pada saat musik dimatikan, anggota kelompok yang memegang bola

mendapat giliran untuk berkenalan dengan anggota kelompok yang ada


disebelah kanan dengan cara :

• Memberi salam

• Menyebutkan nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi

• Menyebutkan nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi lawan

bicara

• Dimulai oleh terapis sebagai contoh

c). Ulangi a dan b sampai semua anggota kelompok mendapat giliran

d). Nyalakan kembali musik dan edarkan bola. Pada saat musik dimatikan minta
pada anggota kelompok yang memegang bola untuk memperkenalkan
anggota kerlompok yang disebelah kanannya kepada kelompok, yaitu nama
lengkap, nama panggilan, asal dan hobi. Dimulai oleh terapis sebagai
contoh.

e). Ulangi sampai semua anggota mendapat giliran

f). Beri pujian untuk setiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi
tepuk tangan

5. Terminasi

a. Evaluasi

6
1) Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK

2) Memberi pujian atas keberhasilan kelompok

b. Rencana tindak lanjut

1) Menganjurkan tiap anggota kelompok latihan perkenalan

2) Memasukkan kegiatan berkenalan pada jadwal kegiatan harian klien

c. Kontrak yang akan datang

1) Menyepakati kegiatan berikut, yaitu dengan bercakap-cakap tentang


kehidupan pribadi

2) Menyepakati waktu dan tempat

H. Evaluasi dan Dokumentasi

1. Evaluasi

Evaluasi dilakukan ketika proses TAK berlangsung, khususnya pada tahap kerja.
Aspek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK. Untuk
TAK sesi 2 di evaluasi kemampuan klien dalam berkenalan secara verbal dan non
verbal dengan menggunakan formulir evaluasi.

2. Dokumentasi

Dokumentasikan kemampuan yang klien miliki ketika TAK pada catatan proses
keperawatan tiap klien, anjurkan klien berkenalan dengan klien lain dan buat jadual.

7
LEMBAR PENILAIAN
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK HALUSINASI
SESI 3 : KEMAMPUAN MENCEGAH HALUSINASI
DENGAN MELAKUKAN KEGIATAN

A. Kemampuan Verbal

Nama Klien
NO Aspek yang dinilai

1 Menyebutkan kegiatan yg biasa dilakukan


2 Memperagakan kegiatan yg biasa
dilakukan
3 Menyusun jadwal kegiatan harian
4 Menyebutkan 2 cara mengontrol
halusinasi
5 Menanyakan nama lengkap
8
Jumlah

Petunjuk :
1. Tulis nama panggilan klien yang ikut TAK pada kolom nama klien
2. Untuk setiap klien,beri penilaian atas kemampuan menyebutkan kegiatan harian yg biasa di
lakukan.,memperagakan salah satu kegiatan,menyusun jadwal kegiatan dan menyebutkan dua
cara mencegah halusinasi.beri tanda √