Anda di halaman 1dari 11

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PENGGUNAAN

PENGENDALI KERING : SETTLER DAN


CYCLONE

Disusun oleh :
Junda Fridho Sandy P

(21080113120037)

PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG

2015
BAB I
ISI

2.1 Settling Chamber atau Gravity Settler


2.1.1 Pengertian
Settling chamber atau gravity settler

adalah alat PPU yang paling

sederhana, berbentuk ruang segi empat tempat dilalukannya udara yang


tercemar oleh partikulat dengan kecepatan sangat rendah untuk memberi
kesempatan terendapkannya partikulat oleh gravitasi.
Settling Chamber adalah alat pengendali debu pertama yang sering dipakai
untuk menurunkan emisi debu tetapi pada saat ini sudah jarang sekali
digunakan.

Karena

efisiensi

pengumpulnya

yang

rendah, settling

chamber tidak dapat digunakan untuk memenuhi standar emisi yang ada
(peraturan pemerintah yang ada). Tetapi settling chamber masih dapat
digunakan sebagai penangkap debu awal (pre-collection) untuk alat
pengendali partikulat yang lain seperti electrostatic precipitator atau fabric
filteruntuk menghilangkan (menangkap) partikel dengan ukuran besar.
Gambar

menunjukkan typical

settling

chamber.

Bentuk settling

chamber dapat berupa sebuah kotak yang panjang dan horisontal yang
dilengkapi dengan inlet, kamar pengendapan (chamber), outlet serta hopper.

Gambar 1. Settling chamber

2.1.2 Mekanisme Kerja


Mekanisme utamanya ada dua yaitu gaya grafitasi dan gaya inersia.
Berbeda dengan gaya grafitasi, gaya inersia ini disebabkan karena perubahan
arah aliran yang menyebabkan partikel terlempar.
Kecepatan aliran gas yang mengandung partikel akan berkurang di
dalam chamber. Semua partikulat di dalam aliran gas akan dipengaruhi oleh
gaya grafitasi bumi . Dengan kecepatan aliran gas yang berkurang (rendah) di
dalam chamber, partikel dengan ukuran diameter besar (>40 m) akan turun
ke bawah dan jatuh ke dalam hopper.

2.1.3 Jenis Gravity Settler


Ada dua jenis gravity settler yang umum dipakai:
a. Settling Chamber sederhana, yang terdiri dari kotak panjang yang
dilengkapi dengan inlet dan outlet. Gas yang mengandung debu masuk
melalui inlet, partikel dengan ukuran yang besar akan mulai mengendap
secara alami karena adanya gaya grafitasi.
b. Jenis lain adalah Howard Settling Chamber. Terdiri dari
beberapa plate tipis yang dipasang secara horisontal untuk mengurangi
volume yang berlebihan untuk pengendapan partikel.

2.1.4 Parameter Desain


Parameter desain dalam pembuatan Gravity Settler diantaranya adalah :
Parameter
1. Panjang
2. Lebar
3. Tinggi
4. Volume

Keterangan
Biasanya di desain dalam industri untuk
menyisihkan semua partikel yang lebih
besar dari diameter spesifik dp*
(Melibatkan parameter 1,2 dan 3) didesain

agar diperoleh resident time yang cukup


untuk laju volume gas yang diolah agar
dapat menangkap semua partikel desain
yang telah ditentukan
5. Through put velocity rule of thumb dibawah kecepatan 10 ft/s (0,3048
m/s)

2.1.5 Kelebihan dan Kekurangan Gravity Settler


Kelebihan dari Gravity Settler adalah:

Desain alat sederhana, mudah untuk dibuat konstruksinya


Pemeliharaan yang mudah dan biaya pemeliharaan sangat rendah
Dapat dipakai untuk industri-industri yang mengemisikan udara yang

sangat terpolusi partikulat (misal industri peleburan logam)


Dapat dioperasikan pada temperatur tinggi

Kekurangan dari Gravity Settler adalah:

Ukurannya Besar, Memerlukan Lahan Yang Luas


Harus Dibersihkan Secara Manual Dalam Interval Waktu Tertentu
Hanya Dapat Menyisihkan Partikel Berukuran Besar (10-50mm)
Efisiensi penyisihan (h) tinggi hanya pada partikel dengan diameter > 100
mm = (h >99%), namun untuk partikel berukuran < 100 mm nilai h sangat
rendah sehingga tidak cocok untuk sebagian besar industri yang
mengemisikan partikulat ke udara

2.2 Cyclone
2.2.1 Pengertian

Siklon merupakan peralatan penangkap debu yang bekerja berdasarkan


gaya centrifugal dimana udara yang masuk secara tangensial, menyebabkan
material digerakkan ke arah luar dari kerucut dan dikeluarkan melalui hopper,
sedangkan udara bersih akan dikeluarkan melalui bagian atas dari siklon.
Kadang-kadang siklon dipasang untuk pengendalian awal debu pada boiler
penyimpan panas dan boiler limbah kayu untuk mengurangi beban ke
Precipitator. Rata-rata efisiensi siklon 65% untuk diameter partikel 40 micron.
Cyclone adalah salah satu dari jenis dust separator yang paling sederhana dan
juga murah.

2.2.2 Mekanisme Kerja


Cara kerjanya seperti terlihat pada gambar di bawah ini : Gerakan pusaran
(cyclonic) dari aliran udara akan menyebabkan terjadinya gaya sentrifugal
pada partikel debu, akibatnya partikel debu akan terkumpul pada dinding
cyclone dan selanjutnya jatuh melalui lubang bawah, sedangkan udara yang
bersih akan keluar melalui cerobong.
Penyisihan partikel dilakukan dengan membuat aliran udara di dalam unit
membentuk pola melingkar (spiral) sehingga timbul pengaruh gaya sentrifugal
yang menyebabkan partikulat terlempar dari aliran udara pembawa dan
partikulat itu membentur dinding cyclone.

Gambar 2. Cyclone
2.2.3 Jenis Cyclone
2.2.3.1 Hydrocyclone
Hydrocyclone adalah suatu alat yang berfungsi untuk memisahkan padatan
atau gas dari cairan berdasarkan perbedaan gravitasi setiap komponen.
Hydrocyclone bekerja dengan cara memutar zat yang dimasukan di dalam
ruang dalam yang berkontur. Material yang lebih berat dialirkan ke bawah
melalui jalur spiral di sepanjang dinding ruangan, sementara material yang
lebih ringan diarahkan ke ruang penampungan di bagian atas.
Keunggulan hydrocyclone :

Biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah


Tidak memerlukan sumber energi yang terpisah
Biaya perawatan yang murah
Mudah diterapkan dalam berbagai dunia industri
Pemasangan yang cepat
Kemungkinan kesalahan dalam pemasangan relatif kecil.

Gambar 3. Hydrocyclone dalam industry

2.2.3.2 Multicyclone
Ketika harus menangani volume gas dalam jumlah besar dan efisiensi
tinggi maka digunakan beberapa cyclone dengan diameter kecil yang biasanya
dipasang bersama membentuk multicyclone.

Gambar 4. Multicyclone di industry

2.2.3.2 Turbin ventilator cyclone


Cyclone Turbine Ventilator Otomatis akan berputar hanya dengan
hembusan angin yang lemah sekalipun, tetapi juga mampu menahan angin
berkecepatan tinggi. Berputarnya Cyclone Turbine Ventilator Otomatis juga
disebabkan karena adanya perbedaan tekanan udara didalam dan diluar
ruangan, dimana secara alamiah udara panas didalam dan diluar ruangan akan
mengalir dan menekan keluar melalui sirip sirip turbine dan membuat
Cyclone Turbine Ventilator Otomatis berputar. Dengan demikian ada atau
tidak ada angin Cyclone Turbine Ventilator akan selalu berputar menghisap
udara panas dalam ruangan.
Telah terbukti mampu mengatasi masalah udara panas, pengap, dan kotor
dari dalam ruangan, mengurangi kelembaban. bebas biaya listrik ( operational
free ) bebas biaya perawatan ( maintenance free ) kuat dan ringan, tidak
berkarat, tidak berisik membuat ruangan kerja lebih nyaman ( sirkulasi udara
normal / layak ) sehingga dapat meningkatkan produktivitas karyawan.
cocok untuk berbagai aplikasi jenis atap.

Gambar 5. Turbin Ventilator Cyclone

2.2.4 Kelebihan dan Kekurangan Cyclone


Kelebihan dari cyclone adalah:

Biaya instalasi rendah

Dapat dioperasikan pada temperatur tinggi

Sedikit memerlukan pemeliharaan;

Kekurangan dari cyclone adalah :

Efisiensi penyisihan (h) tinggi hanya pada partikel berukuran besar

Tingginya biaya operasional akibat kehilangan tekanan (pressure


drop) yang relatif besar. Oleh karena itu, sering dipakai sebagai
unit pengolahan pendahuluan, dan multicyclones digunakan untuk
meningkatkan nilai h.

BAB II
PENUTUP
Kesimpulan
Kelebihan dari Gravity Settler adalah:

Desain alat sederhana, mudah untuk dibuat konstruksinya


Pemeliharaan yang mudah dan biaya pemeliharaan sangat rendah
Dapat dipakai untuk industri-industri yang mengemisikan udara yang

sangat terpolusi partikulat (misal industri peleburan logam)


Dapat dioperasikan pada temperatur tinggi

Kekurangan dari Gravity Settler adalah:

Ukurannya Besar, Memerlukan Lahan Yang Luas


Harus Dibersihkan Secara Manual Dalam Interval Waktu Tertentu
Hanya Dapat Menyisihkan Partikel Berukuran Besar (10-50mm)
Efisiensi penyisihan (h) tinggi hanya pada partikel dengan diameter >
100 mm = (h >99%), namun untuk partikel berukuran < 100 mm nilai
h sangat rendah sehingga tidak cocok untuk sebagian besar industri
yang mengemisikan partikulat ke udara

Kelebihan dari cyclone adalah:

Biaya instalasi rendah

Dapat dioperasikan pada temperatur tinggi

Sedikit memerlukan pemeliharaan;

Kekurangan dari cyclone adalah :

Efisiensi penyisihan (h) tinggi hanya pada partikel berukuran besar

Tingginya biaya operasional akibat kehilangan tekanan (pressure drop)


yang relatif besar.
pengolahan

Oleh karena itu, sering dipakai sebagai unit

pendahuluan,

meningkatkan nilai h.

dan

multicyclones

digunakan

untuk

DAFTAR PUSTAKA
Cahyono A, Razif M, Mursid M, Pengaruh Katalis Oksida Tembaga +
Krom Terhadap Putaran Mesin kendaran Bermotor ( jurnal ), Teknik
Lingkungan &Teknik Mesin ITS
Darsono, Valentino, 1995, Pengantar Ilmu Lingkungan, Edisi revisi,
Penerbit UniversitasAirlangga, Yogyakarta.
http://putracenter.net/2009/01/07/pencemaranudaradampakdansolusinya/