Anda di halaman 1dari 2

NOMOR SPO

NOMOR
REVISI
TGL TERBIT
TGL EFEKTIF
HALAMAN

SPO
PEMERINTAH KABUPATEN
PINRANG
PUSKESMAS LAMPA
A. PENGERTIAN
B. TUJUAN
C. KEBIJAKAN/DASAR HUKUM

D. REFERENSI
E. PERLENGKAPAN / ALAT DAN
BAHAN

PENATALAKSANAAN INSISI ABSES


:
/SPO/
: 01
: 01/08/2015
:
: 1/2

Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Lampa
dr. H. RAMLI YUNUS
Nip:19761231 200801 1
092

Memberikan tindakan incise abses untuk mencegah infeksi lanjutan


Sebagai acuan penatalaksanaan drainase / incisi abses untuk menghindari infeksi lanjutanan
1. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
2. PERMENKES Nomor 128 Tahun 2004 Tentang kebijakan Dasar pusat Kesehatan Masyarakat.
3. PERMENKES Nomor 741 Tahun 2008 Tentang Sistem dan Pelayanan Minimal.
4. PERMENPAN DAN RB Nomor 35 Tahun 2012 tentang standar operasional prosedur administrasi
pemerintahan.
5. SK Kepala Puskesmas No.
1. Dirjen Bina Upaya Kesehatan. ( 2014). Pedoman Penyusunan Dokumen Akreditasi FKTP. Jakarta.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Sebuah pisau bedah atau mata pisau berukuran 10


Duk steril
Hanscoen
Pinset bergigi
Gunting maya bulat
Kasa gulung 1 inchi, kapas
Larutan plovin,/ netadin , elastoplasts
Alat tulis
Form Informed consent
10. Buku bantu catatan pasien / Family folder

F. Prosedur

PERSIAPAN PERALATAN (Terlampir)


PENATALAKSANAAN :
1. Menyiapkan alat kedekat pasien dan menjelasakan kepasien atau keluarga pasien (informed concern)
2. Memakai handscoen
3. Memposisiskan pasien dalam posisi yang memungkinkan terlihatnya daerah terinfeksi dengan maksimal
dengan teknik Operasi
4. Melakukan asepsis / antisepsis daerah abses dan sekitarnya
5. Pasang duk steril
6. Lakukan anastesi local setelah menyiapkan dan menutupi daerah abses, buatlah sebuah sayatan
berbentuk silang sebuah
usapan aseptic bakteri harus dilakukan dari pus segera setelah insisi
7. Jepit tepi sayatan silang dengan pinset bergigi dan gunting dengan menggunakan gunting mayo, tindakan
ini akan
mengubah bentuk incisi dari bintang menjadi sebuah lubang dan akan mencegah penutupan luka yang
lebih awal dalam
masa pasca operasi dini
8. Hancurkan lokulasi didalam rongga abses dengan jari telunjuk anda, pastikan tidak ada bagian yang
paling didrainase tertinggal
9. Rendam kasa gulung dengan proflavin / betadine dan masukan ke dalam luka, mulai dari bagian yang
paling dalam dan
berlanjut keatas
10. Letakkan pembalut ringan diatas luka dan fiksasi dengan elastoplas
11. Konseling pada pasien (anjuran untuk menjaga sterilitas didaerah luka)
12. Bereskan kembali peralatan
13. Cuci tangan
14. Catat hasil kegiatan di buku bantu catatan pasien / Family folder

G. UNIT TERKAIT

POLI UMUM, UGD