Anda di halaman 1dari 16

TEKNIK

PENGOPERASI
AN PADA ALAT
TANGKAP
PURSE SEINE
TEKNOLOGI ALAT PENANGKAPAN IKAN 2016
1
FAPERIK/
PSP
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG

LATAR BELAKANG

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan


alam yang luar biasa banyaknya. Luas laut
Indonesia yaitu dua pertiga dari daratannya.
Total luas laut Indonesia adalah 3,544 juta
km2 (Perikanan dan kelautan dalam angka,
2010). Indonesia juga memiliki garis pantai
terpanjang kedua didunia setelah Kanada
dengan panjang 104 ribu km (Bakokorsunal,
2006). Selain garis pantai yang panjang,
Indonesia memiliki jumlah pulau terbanyak
yaitu 17.504 pulau yang tersebar dari sabang
sampai merauke (kemendagri, 2008) dimana
di dalamnya banyak mengandung sumbersumber alam yang sangat melimpah.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

Sumber daya perikanan pelagis kecil diduga


merupakan salah satu sumber daya perikanan
yang paling melimpah di Indonesia (Widodo,
2000). Sumberdaya ini adalah merupakan
sumberdaya neritik, terutama penyebarannnya
adalah di perairan yang paling utama yaitu
perairan dekat pantai. Didaerah dimana terjadi
proses penaikan massa air atau berubahnya air
dari satu tempat rendah ke tempat yang tinggi
yang disebut (Upwelling).

Purse seine adalah alat (gear) yang efektif


digunakan untuk menangkap ikan pelagis yang
membentuk gerombolan. Purse Seine disebut
juga Pukat Cincin karena alat tangkap ini
dilengkapi dengan cincin untuk mana Tali
cincin atau Tali kerut di lalukan di
dalamnya. Fungsi cincin dan tali kerut / tali
kolor ini penting terutama pada waktu
pengoperasian jaring. Sebab dengan adanya
tali kerut tersebut jaring yang tadinya tidak
berkantong akan terbentuk pada tiap akhir
penangkapan.

TUJUAN DAN MANFAAT PENULISAN

Adapun penulisan makalah ini memiliki tujuan, diantaranya yaitu:

Mengetahui deskripsi alat tangkap purse seine;

Mengetahui dimensi alat tangkap purse seine;

Mengetahui metoda penangkapan (setting dan howling) pada alat


tangkap purse seine;

Mengetahui hasil tangkapan dan ikan target dari penggunaan alat


tangkap purse seine;

Mengetahui alat bantu dan kelengkapan pada alat tangkap purse


seine;

Sebagai bahan acuan untuk presentasi.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

DESKRIPSI UNIT PENANGKAPAN


Menurut Andrew (1960) purse seine atau
pukat cincin adalah jenis alat tangkap yang
seine yaitu alat tangkap yang aktif untuk
menangkap ikan-ikan pelagis yang hidup
umumnya membentuk kawanan atau
bergerombol dalam suatu kelompok besar.
Purse seine dapat digolongkan dalam jaring
lingkar karena dalam pengoperasiannya
jaring akan membentuk pagar dinding
melingkar yang mengelilingi kawanan ikan
yang akan ditangkap. Setelah jaring
mengurung (mengelilingi) kawanan ikan,
maka pada tahap akhir penyelesaian
penangkapan bagian bawahnya tertutup
seolah membentuk suatu kantong besar.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

Factor factor yang berpengaruh


terhadap ukuran dan bentuk suatu alat
tangkap Purseseine :

Cara operasi penangkapannya, berdasarkan


atas gerombolan ikan/ kawanan ikan yang
bergerak/ diam, seperti pada purse seine
untuk menangkap ikan Pelagis besar
maupun kecil, maka diperlukan jaring
yang lebih panjang;

Ukuran dan kekuatan kapal penangkap,


semakin besar ukuran dan kekuatan kapal
penangkap, semakin besar pula ukuran
purse seine yang digunakan;

Tipe purse seine yang sangat bergantung pada


sistim penangkapannya yaitu dengan satu
kapal atau dua kapal;

Harga dan kemungkinan bahan yang dapat


dipergunakan sangat tergantung kepada
kemampuan biaya tersedianya bahan
bakar.

KONSTRUKSI PURSE SEINE

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

BAGIAN- BAGIAN DARI PURSE SEINE


250
meter

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Kantong (bag, bunt)


Badan jarring
Sayap
Pelampung (float)
Tali pelampung (float
line)
Tepi Jaring
Pemberat (sinker, lead)
Tali penarik (purse line)
Tali cincin (purs ring)
Selvage

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

Sayap

Perut

Kantong

Sayap

Perut

Jenis- Jenis Purse Seine


Berdasarkan bentuknya, purse seine
diklasifikasikan menjadi 3 (tiga), yaitu
sebagai berikut :

Berbentuk persegi panjang yang


dioperasikan dengan satu kapal;

Berbentuk satu lengkungan (trapesium


terbalik) yang dioperasikan dengan
satu kapal;

Berbentuk dua lengkungan simetris


yang dioperasikan dengan dua kapal.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

Armada Penangkapan

Untuk ukuran kapal yang digunakan dalam pengopersian purse


seine adalah ukuran kapal yang Gross Tonage ( GT )nya
berkisar antara 5 10 GT untuk ukuran jaringnya yang
berkisar panjang dari 250 sampai dengan 450 meter,
sedangkan kapal yang Gross tonnage nya di atas 10 GT
panjang jaringnya berkisar 500 sampai dengan 750 meter.
Kapal purse seine yang dioperasikan berukuran besar (30-50
GT dan 100-130 GT), dengan kekuatan mesin sebesar 120 360 HP. Operasi penangkapan dilakukan dengan jumlah hari,
yaitu 10 40 hari per trip. Sedang Kapal purse seine yang
dioperasikan berukuran (50 - 100 GT), dengan kekuatan
mesin sebesar 300 - 360 HP. Operasi penangkapan dilakukan
dengan jumlah hari 10 40 hari per trip.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

Alat Bantu
Penangkapan
1. Lampu
2. Rumpon
3. Echosounder

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

Teknik
Pengoperasian
1.

Penurunan jaring
(setting).

2.

Penarikan Alat Tangkap


(Hauling).

3.

Pengangkatan Hasil
Tangkapan

10

Daerah Penangkapan
Syarat syarat Fishing Ground yang dianggap layak dan baik untuk alat tangkap
Purseseine adalah sebagai berikut:

Perairan yang terdapat ikan hidup yang bergerombol / kawanan besar

Jenis ikan ikan tersebut dapat dikumpulkan dengan alat pengumpul seperti lampu
dan rumpon ( Jenis Ikan Fototaxis Positif )

Daerah Perairan lebih dalam dari pada alat yang dipergunakan.

Cara mencari gerombolan ikan yang baik antara lain :

Perubahan warna air laut

Lompatan ikan ikan diatas permukaan air

Adanya buih buih di permukaan air

Burung burung yang menukik di permukaan air laut.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

11

HASIL
PENANGKAPAN
Ikan yang menjadi tujuan
penangkapan dari purse seine
adalah ikan-ikan pelagic shoaling
species yang berarti ikan-ikan
tersebut haruslah membentuk
shoal (gerombolan), berada dekat
dengan permukaan air (sea
surface) dan sangatlah diharapkan
pula densitas shoal tersebut tinggi,
yang berarti jarak ikan dengan ikan
lainnya haruslah sedekat mungkin
(Sudirman, 2004).

12

PEMASARAN
Hal ini para awak kapal sudah bekerja sama dengan Tempat
Pelelangan Ikan/TPI atau para pengumpul ikan agar ikan hasil
tangkapan langsung dibeli oleh para pengumpul tersebut dengan
demikian proses rantai dingin dapat berjalan sesuai dengan
standar yang ada. Adapun untuk nelayan kecil ikan hasil
tangkapan dapat dijual sendiri tanpa perantara orang lain.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

13

PERMASALAHAN & UPAYA


PENGEMBANGAN
Sering permasalahan terjadi pada setiap penangkapan
pada tiap daerah masing masing dan hal yang sering
terjadi antara lain:

Kurangnya sumber daya manusia yang terampil

Jumlah armada yang kurang

Bobot kapal masih minim/ kecil rata rata nelayan


hanya mempunyai kapal ukuran 5 sampai
dengan 10 Gt

Sedangkan upaya pengembangannya harus


sejalan dengan jumlah armada dan
produksi hasil tangkapan diantaranya :

Perlu adanya sosialisasi tentang aturan


dan cara kerja alat tangkap tersebut

Menambah jumlah armada

Perlu dukungan Dinas/stekholder


Teknis yang terkait didalamnya

SDM yang cakap dalam pengelolaan

Manejemen yang baik dan pemasaran


yang menguntungkan nelayan.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

14

Jangkauan Daerah penangkapan masih sekitar


teluk atau hanya berkisar 3 mil

Ukuran jarring masih terlalu kecil 250 m

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2012. Alat Tangkap Purse Seine. fiqrin.wordpress.com/artikeltentang-ikan/purse-seine/. Diakses : 10 Oktober 2014

Anonim. 2012. Alat Tangkap Purse Seine. rizarahman.staff.


umm.ac.id/files/2010/03/M_7_Purse-Seine.pdf. Diakses : 10 Oktober
2014

Nugroho, Prasetyo. 2002. Pengaruh Perbedaan Ukuran Mata Pancing Terhadap


hasil Tangkapan Pancing Tonda di Perairan Pelabuhan Ratu, Sukabumi,
Jawa Barat.Skripsi.Bogor : Institut Petanian Bogor, Fakultas Perikanan
dan Ilmu Kelautan, Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya
Perikanan.Handriana Jualina, 2007. Skripsi:pengoperasian pancing tonda
pada rumpon di selatan perairan teluk palabuhanratu, Sukabumi, Jawa
Barat. Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Institut Pertanian Bogor.

http://fiqrin.wordpress.com/artikel-tentang-ikan/purse-seine/ (Diakses
pada 17 Oktober 2014 pukul 13.15 WIB) (Diakses pada 17 Oktober 2014
pukul 13.25 WIB)

Lymer, David. 2009. The Fishing Fleet In Aceh Province, Indonesia. FAO
Regional Office forAsia and The Pacific. Bangkok. Thailand. RAP
Publication 2009/09, 39 pp.

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

15

TAYANGAN TEKNIK PENGOPERASIAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE

KELOMPOK 1. ALAT TANGKAP PURSE SEINE

16