Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN

LAPORAN PRAKTIKUM
PEMBUATAN BETON FC 19 MPA
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Ilmu dan Teknologi Bahan

Disusun oleh :
Ratih Oktaviani PN(5113415021)

JURUSAN TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2015

PEMBUATAN BETON FC 19 MPA


Bahan material yang digunakan menggunakan perlakuan khusus.Agregat halus dan
kasar dicuci dan kemudian di jemur untuk mendapatkan agregat yang dalam kondisi SSD.
Mix desain beton juga disesuaikan dengan bahan material yang ada.
1. Data material yang digunakan
2. Alat dan Bahan
- Sekop
- Ember
- Timbangan
- Gelas ukur
- Material penyususun beton normal ( Air, Semen, Pasir dan Kerikil )
- Cetakan beton untuk sampel, 3 Silinder 15cm x 30cm
- Nampan untuk mencampur
- Besi panjang
- Alat uji slum
- Mistar
- Kamera
3. MIX Desain Beton (lampiran B)
4. Cara kerja
Timbang material sesuai dengan mix desain yang telah dibuat.
*ayak agregat untuk menentukan berapa ukuran agregat yang diperlukan.
Taruh pasir dan kerikil yang sedah ditimbang diatas nampan kemudian aduk
menggunakan sekop
Tambahkan semen yang sudah ditimbang kemudian aduk kembali
Lalu tambahkan air. Tambahkan air sebanyak 3x. Jadi air yang sudah ditimbang
tadi dituangkan persepertiga bagian. Sambil tetap diaduk menggunakan sekop.
Setelah 10 menit atau lebih mengaduk dan adonan sudah tercampur rata lakukan
uji slum. (lampiran A)
Masukan beton segar kedalam Silinder. (Lampiran A)
Cuci alat-alat yang digunakan kemudian dirapikan kembali ketempanya.
5. Hasil Pengujian
Uji slump
Uji Kuat tekan beton

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

No
1
2
3
4
5
6
7
8

No
1
2
3
4
5

Perkiraan Mix Desain Beton


SNI 7576 - 2012
Teknik Sipil UNNES 2015
Data-data
Kuat tekan beton pada umur 28 hari
semen yang digunakan
berat jenis semen
berat kering oven agregat kasar
modulus kehalusan agregat halus
modulus kehalusan agregat kasar
berat jenis SSD agregat halus
berat jenis SSD agregat kasar
absorpsi agregat halus
absorpsi agregat kasar
kadar air agregat halus
kadar air agregat kasar

Tahapan
Slump
Ukuran maksimum agregat kasar
perkiraan kebutuhan air pencampur
(tabel 2)
rasio air semen (tabel 3)
kadar semen
volume agregat kasar kering oven (tabel
5)
jumlah agregat kasar
berat jenis beton basah (tabel 6)
jumlah agregat halus

Material
Semen
air
agregat halus
agregat kasar
jumlah

Koreksi terhadap kadar air


kadar air agregat kasar
kadar air agregat halus

Nilai

Satuan
19 mpa
portland 1
3,15
1600 Kg/m3
2,83
7,75
2,39
2,7
5,03
0,81
6 %
2 %

Nilai
Satuan
75-100 mm
20 mm
190 kg/m3
0,65
292,31 kg/m3
0,623
996,8 kg/m3
2277,5 kg/m3
798,39 kg/m3

per m3
292,31
190
798,39
996,8
2277,50

Satuan
kg/m3
kg/m3
kg/m3
kg/m3
kg/m3

2 %
6 %

1
2

agregat kasar (basah)


agregat halus (basah)

1016,74 kg/m3
846,30 kg/m3

absorpsi agregat kasar


absorpsi agregat halus
perkiraan kebutuhan air yang
ditambahkan

0,81
5,03
170,39 kg

Perkiraan
campuran
beton
menjadi :
No
1
2
3
4

Berat per
m3
292,31
170,39
1016,74

Material
semen
air
agregat kasar
agregat halus
Jumlah

Satuan
kg/m3
kg/m3
kg/m3

846,30 kg/m3
2325,73 kg/m3

PEMISALAN UNTUK UJI COBA BETON SILINDER


MIX DESAIN BETON
Vol. Silinder 0,0053
Benda uji silinder
Jumlah
Benda Rencana Pembuatan
Uji
Beton
Ag.
Ag.
Halus
Kasar
m
kg/m kg
kg
kg
kg
1 2275 170
292
846
1017
1
0,0053
0,90
1,55
4,49
5,39
11%
0,0059
1,00
1,72
4,98
5,98
Tabel yang kuning diatas ini yang kami gunakan untuk membuat beton.
Volume

Berat

Air

Berat
Silinder

Semen

0
12,33
13,68

Uji kuat tekan beton.


No
Benda
Berat
Uji
Benda Uji
1 12 kg
2 11,89 kg

UMUR BETON
Stress max load kuat tekan satuan F'C
satuan umur
9 hari
109 19200.9
144,87 kg/cm2 12,07 MPa
125

22135,9

156,58 kg/cm2 13,05 MPa

3 11,91 kg

kg/cm2

Uji slump.
Slump
75-100
mm

Nilai Slump yang diperoleh


(8+6+5)/3 = 6,3 CM

9 HARI

11 HARI

Struk 4b.

11
hari
28
hari

slump
75-100 cm
75-100 cm
75-100 cm

Lampiran. Foto-foto pembuatan beton

Gbr. Foto persiapan material pembuatan beton.

Gbr. Proses pengadukan beton

Gbr. Pengukuran slump

Gbr. Memasukan beton segar ke silinder

Gbr. Uji kuat tekan beton