Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH PLTMH

PPLH SELOLIMAN
Dosen Pembimbing :
Ir. Joke Prastilastiarso, M.T.
Prima Dewi P, S.ST.
Teguh Hady A, S.T., M.T.
Setyo Nugroho, S.T., M.T.
Erik Tridianto, S.T., M.T.
Fifi Hesty S, S.T.
Arrad Ghani S, S.T.
Radina Anggun N, S. Pd, M. Pd

Disusun oleh : Kurnia Devi Ariswanda (3210141029)

JURUSAN D4 SISTEM PEMBANGKITAN ENERGI


DEPARTEMEN MEKATRONIKA DAN ENERGI
POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA
SURABAYA

KATA PENGANTAR
Dengan kerandahan hati, puji syukur atas kehadiran Allah SWT karena atas hidayah,
ridha serta segala limpahan rahmatNya dapat menyelesaikan penulisan makalah ini.
Makalah ini berjudul PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) yang dapat
digunakan untuk semua kalangan untuk memperdalam ilmu pembangkitan.
Makalah ini membahas secara singkat dan praktis mengenai apa yang dimaksud
dengan PLTMH, komponen dari PLTMH, cara kerja PLTMH, dan pemanfaatan
PLTMH di wilayah masyarakat.
Terima kasih kepada rekan-rekan dan dosen pembimbing yang telah membantu dalam
penyelesaian makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Segala saran dan masukan dari pembaca sangat diharapkan.

Surabaya, November
2014

Penulis

DAFTAR ISI
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan
Manfaat
Bab II Pembahasan
Pembahasan Mengenai Sejarah PLTMH PPLH Seloliman
Pembahasan Mengenai PLTMH
Pembahasan Mengenai Komponen PLTMH PPLH Seloliman
Pembahasan Mengenai Cara Kerja PLTMH PPLH Seloliman
Pembahasan Mengenai Pengaruh PLTMH PPLH Seloliman
Bab III
Kesimpulan
Kritik dan Saran
Daftar Pustaka

1
2
3
4
4
4
4
5
6
7
10
11
13
14
15

BAB I
3

PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
PLTMH atau yang biasa disebut Pembangkit Listrik Tenaga mikro hidro
merupakan suatu media untuk membangkitkan listrik dengan skala kecil yakni
dengan cara memanfaatkan sumber daya air di daerah pedesaan. Sesuai dengan
nama Sistem Pembangkitan Energi, yakni yang dipelajari dan dipahami adalah
sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan energi. PPLH Seloliman
adalah suatu yayasan pegabdian masyarakat upaya untuk mempermudah
mempelajari tentang bentuk dan sistem pembangkit salah satunya adalah mikro
hidro. Pembelajaran yang didapat mengenai komponen dari PLTMH, cara kerja
dari PLTMH, dan pemanfaatan PLTMH bagi masyarakat sekitar.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah dari PLTMH adalah
1. Apa saja komponen dari PLTMH Seloliman ?
2. Bagaimana cara kerja dari PLTMH Seloliman ?
3. Bagaimana pengaruh pemanfaataan PLTMH bagi masyarakat sekitar
Seloliman ?
1.3 TUJUAN
1. Menjelaskan komponen dari PLTMH Seloliman
2. Menjelaskan cara kerja PLTMH Seloliman
3. Menjelaskan pengaruh pemanfaatan PLTMH Seloliman bagi masyarakat
sekitar
1.4 MANFAAT
Adapun manfaat dari makalah ini agar dapat memahami mengenai PLTMH
Seloliman

BAB II

PEMBAHASAN
2.1 PEMBAHASAN MENGENAI SEJARAH DARI PLTMH PPLH
SELOLIMAN
Awalnya di daerah Seloliman khususnya desa Janjing belum terdapat listrik
dikarenakan selain PLN tidak dapat menjangkau daerah tersebut, warga setempat
yang menempati daerah tersebut juga sedikit. Dari permasalahan tersebut, adanya
usulan untuk membuat pembangkit menggunakan energi air yang dapat
meyalurkan listrik untuk dusun Janjing. Pada tahun 1992, pembangunan diawali
dengan survey lokasi di daerah tersebut. Setelah memenuhi standart, baik dari
aliran air yang tidak dipengaruhi musim dan ketinggian lokasi, maka PPLH
Seloliman mengajukan proposal untuk kedutaan Jerman. Proposal tersebut
disetujui dan akan segera dilaksanakan pembangunan PLTMH pada tahun 1994.
Model awal turbin yang digunakan di PLTMH Seloliman adalah T-12 hingga
tahun 1997. Besaran daya yang dihasilkan oleh PLTMH Seloliman adalah 15 KW.
Pada tahun 2001, PLTMH Seloliman diserahkan kepada masyarakat setempat
dengan wadah organisasi bernama Paguyuban Kalimaron. Pada tahun 2002,
pemugaran dilakukan untuk PLTMH Seloliman dengan mengganti model turbin
yang semula T-12 menjadi T-14. Fungsi dari penggantian model turbin untuk
menghasilkan listrik yang lebih besar dari semula sebesar 15 KW menjadi 25 KW.
Dengan adanya PLTMH di Seloliman, masyarakat dapat menikmati listrik dan
membuat masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.
Gb. Aliran Sungai Kalimaron

2.2 PEMBAHASAN MENGENAI


TENAGA MIKRO HIDRO)

PLTMH

(PEMBANGKIT

LISTRIK

Mikro hidro atau yang biasa dikenal dengan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga
Mikro Hidro) adalah suatu alat yang digunakan untuk instalasi instalasi
pembangkitan listrik dengan pemanfaatan energi air. Mikro hidro adalah
pembangkit yang mempunyai skala kecil dengan kisaran < 1 MW. Kondisi air
yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkitan listrik yakni memiliki debit air yang
tinggi serta ketinggian aliran sungai yang tinggi. Semakin besar debit air dan
semakin tinggi aliran sungai menuju ke bawah, maka semakin besar energi yang
dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.
Komponen utama dari PLTMH adalah air, pipa pesat, turbin, dan generator.
Adapun komponen yang dapat membantu kerja dari komponen utama adalah
saluran pembawa, bendungan, bak penyaring, dan bak penenang. Apabila pada
komponen tambahan tidak ada salah satunya, proses dari pembangkitan listrik
akan tetap berjalan namun hasil dari pembangkit tersebut kurang maksimal.
Selain itu, apabila salah satu komponen tambahan tidak ada, proses pembangkitan
akan tetap berjalan asalkan air yang dialirkan ke pipa pesat adalah air jernih atau
air murni.
Cara kerja dari PLTMH adalah air masuk ke dalam turbin melalui pipa pesat
dengan kemiringan 35 derajat. Fungsi air dalam PLTMH adalah untuk
menggerakkan turbin. Setelah turbin bergerak, secara bersamaan akan
menggerakkan generator. Dari generator tersebut kemudian menghasilkan listrik
yang dapat disalurkan ke masyarakat.
Potensi daya mikrohidro dapat dihitung dengan persamaan :
Daya ( P ) = 9,8 x Q x Hn x h ;

Dimana :
P
= Daya (watt)
Q
= Debit (m3/s)
Hn
= Head net/tinggi air jatuh (m)
9,8
= konstanta gravitasi bumi
h
= efisiensi keseluruhan
Adapun skematis mengenai PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro
Hidro)

Gb. Skema Kerja PLTMH


2.3 PEMBAHASAN MENGENAI KOMPONEN PLTMH PPLH SELOLIMAN
Adapun komponen-komponen yang terdapat di PLTMH PPLH Seloliman adalah :
1. Bendungan
Bendungan berfungsi untuk mengalirkan air ke tempat pipa yang akan
teralirkan ke pemutaran turbin

Gb. Bendungan PLTMH


2. Saluran Pembawa
Saluran penyalur berfungsi untuk menyalurkan air menuju penyaring baik
untuk penyaringan pasir, maupun penyaringan sisa-sisa daun atau sampah

Gb. Penyaring
3. Saluran Penyaring
Saluran penyaring adalah tempat untuk menyaring dedaunan, pasir-pasir
maupun pasir halus agar tidak terbawa ke turbin
4. Bak Penampung
Bak penampung berfungsi untuk menampung air hasil saringan yang akan
disalurkan menuju bak pernapasan
5. Bak Pernapasan
Bak pernapasan berfungsi untuk menghilangkan gelembung udara agar debit
air dan tekanan ketika air dialirkan tetap konstan

Gb. Bak Pernapasan


6. Bak Penenang
Bak penenang berfungsi untuk menenangkan air serta mengendapkan kembali
sisa-sisa pasir agar pada saat dialirkan hanya air yang masuk ke dalam turbin.

Gb. Bak Penenang


7. Pipa Pesat
Pipa pesat berfungsi untuk mengalirkan air menuju ke turbin. Pipa pesat disini
mempunyai kemiringan 35o. Semakin miring pipa pesat maka kecepata yang
dialirkan juga semakin cepat dan berpengaruh pada kecepatan turbin. Saat air
dialirkan tetapi disini dibuat kemiringan 35 derajat karena lahan tidak bisa
memadai untuk kemiringan diatas 35 derajat, energi yang terjadi adalah energi
potensial karena berhubungan dengan ketinggian pipa pesat

Gb. Pipa Pesat


8. Turbin
Air yang dialirkan dari pipa pesat, berfungsi untuk menggerakkan turbin.
Turbin disini berfungsi untuk menggerakkan generator. Di turbin juga terdapat
perubahan energi dari energi potensial menjadi energi mekanik.

Gb. Turbin Crossflow


9. Generator
Generator berfungsi untuk menghasilkan listrik. Di dalam generator juga
terjadi perubahan energi yakni dari energi mekanik diubah menjadi energi
listrik yang kemudian dapat dialirkan ke masyarakat sekitar.

Gb. Generator
2.4 PEMBAHASAN MENGENAI CARA KERJA PLTMH PPLH SELOLIMAN
Cara kerja dari PLTMH Seloliman adalah awal mulanya air mengalir dari sungai
Kalimaron. Aliran sungai tersebut masuk ke dalam saluran pembawa yang akan
dibawa ke bendungan. Setelah sampai di bendungan, air di bendung dalam
kapasitas tertentu. Di bendungan, terdapat kran pembuka, dan kran tersebut
berfungsi untuk mengatur banyaknya volume air yang mengalir pada nantinya.

10

Dari bendungan, air menuju penyaring melalui saluran penyalur. Fungsi air masuk
ke dalam penyaring adalah agar air yang digunakan untuk pembangkitan adalah
air yang jernih. Setelah air disaring, masuk ke dalam bak penampung untuk
menampung volume air yang kemudian akan dialirkan menuju bak pernapasan.
Di PLTMH Seloliman, menggunakan komponen yakni bak pernapasan. Bak
pernapasan sendiri merupakan komponen tambahan agar air yang mengalir ke
dalam turbin tidak mengandung gelembung udara yang akan mempengaruhi debit
air dan tekanan air.
Dari bak pernapasan akan dialirkan menuju bak penenang untuk diendapkan lagi
sisa-sisa material. Dan air akan dialirkan menuju turbin melalui pipa pesat. Pipa
pesat yang berada di Seloliman mempunyai ketinggian 15m dengan kemiringan
35o. Air yang melalui pipa pesat akan masuk ke turbin.
Turbin yang digunakan di PLTMH PPLH Seloliman menggunakan turbin
crossflow yang mampu menerima debit air sebanyak 2ltr/s dengan kecepatan 200
rpm. Turbin crossflow akan tetap bekerja jika diberi debit air lebih dari 2ltr/s,
namun tetap mempunyai batas maksimal turbin crossflow dapat menerima debit
air yang lebih tinggi dari 2ltr/s.
Turbin bergerak, secara bersamaan generator akan bergerak. Dari generator,
tercipta energi listrik yang akan dialirkan kepada masyarakat sekitar dengan
kapasitas listrik yang dihasilkan sebesar 25 KW.
Pemilihan generator yang digunakan di PPLH Seloliman merupakan jenis
generator asinkron dengan sistem AC.
Dari generator tersebut, terdapat sisa energi tersebut diubah dalam bentuk panas.
Maka keluaran dari sisa energi PLTMH PPLH Seloliman dalam bentuk energi
panas. Dan sistem ini dinamakan dengan sistem balance.
Air sisa yang digunakan untuk menggerakkan turbin akan mengalir menuju
saluran irigasi untuk mengairi sawah masyarakat sekitar.
2.5 PEMBAHASAN MENGENAI PENGARUH PLTMH PPLH SELOLIMAN
Pembangunan PLTMH PPLH Seloliman tentunya mempunyai pengaruh yang
besar terhadap lingkungan sekitar. Dimana masyarakat sudah dapat menikmati
listrik dan membuat masayarakat daerah tersebut menjadi masyarakat yang kreatif
dan dapat menghidupi desanya sendiri. Listrik hasil dari pembangkitan tersebut
tidak digunakan sepenuhnya, maka sisa dari energi listrik tersebut akan disalurkan
ke PLN secara langsung. Dan pada saat itu, PLN membeli hasil pembangkitan
listrik dan keuntungan dari penyaluran dari listrik tersebut adalah masyarakat
mendapat keuntungan untuk menjaga PLTMH secara baik dan benar.
Adapun kelebihan dan kelemahan yang dimiliki oleh PLTMH adalah
1. Kelebihan
11

PLTMH menggunakan energi terbarukan dan salah satu metode yang efektif
untuk konversi energi mekanik menjadi energi lisrik. Dalam proses
pembangkitan, tidak menimbulkan sisa gas emisi yang dapat menimbulkan
efek rumah kaca.
2. Kelemahan
Dalam perencanaan PLTMH, diperlukan kondisi lingkungan yang
mendukung. Selain itu, dapat mengganggu ekosistem makhluk hidup di
sekitar PLTMH. Dan PLTMH juga bergantung dengan musim berkaitan
dengan ketersediaan air.

BAB III
PENUTUP
12

3.1 KESIMPULAN
PLTMH adalah sistem pembangkitan listrik dengan pemanfaatan sumber energi air dalam
skala kecil. PLTMH atau mikrohidro mempunyai komponen utama yakni air sebagai
sumber energy, pipa pesat, turbin, dan generator. Dengan beberapa komponen tambahan
seperti saluran pembawa, bendungan, saluran penyalur, penyaring, bak penampung, bak
penapasan, dan bak penenang. Sistem kerja dari PLTMH adalah air masuk ke dalam pipa
pesat untuk menggerakkan turbin, ketika turbin bergerak, maka generator bergerak. Dari
generator tersebut, menghasilkan listrik yang akan disalurkan kepada masyarakat sekitar.
Pemanfaatan PLTMH adalah membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan listrik
dan membantu mengairi sawah dari air yang digunakan untuk membangkitkan listrik.

PLTMH adalah pembangkit listrik dengan memanfaatkan energi air dalam skala kecil.
Pembangkit ini mempunyai beberapa komponen utama yakni air, pipa pesat, turbin dan
generator.

3.2 KRITIK DAN SARAN

13

3.3 DAFTAR PUSTAKA


Pembelajaran, Modul. PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO. 2014

14

www.wikipedia/mikrohidro.com
www.subsricbd-pltmh1.com
http://cara/kerja/mikrohidro.com

15