Anda di halaman 1dari 2

SYARAT SISTEM PENGAPIAN SEPEDA MOTOR

11.44.00 PM Sistem Pengapian No comments

Syarat mutlak mesin motor adalah adanya


pengapian untuk menyalakan campuran bahan bakar dan udara yang di hisap oleh torak/piston ke
dalam ruang bakar. Karena jika tidak ada penyalaanpengapian di dalam ruang bakar , mesin tidak

akan hidup (bekerja). Ada 3 syarat penting agar mesin motor dapat bekerja secara optimal:

1. Tekanan kompresi mesin yang sesuai.


2. Waktu pengapian yang tepat dan percikan bunga apinya besar.
3. Perbandingan udara dan bahan bakar yang tepat.

Tetapi kali ini saya akan membahas pengapian saja. Syarat apa saja agar pengapian motor menjadi
optimal...??????

A. Pengapian harus kuat


Pada saat campuran udara dan bahan bakar dikompresi di dalam ruang bakar, akan terjadi
penambahan tahanan listrik pada busi. Sehingga diperlukan tegangan listrik yang tinggi untuk
meloncatkan bunga api pada elektroda busi.
Terjadinya percikan bunga api yang kuat antara lain dipengaruhi oleh pembentukan tegangan
induksi yang dihasilkan oleh sistem pengapian. Semakin tinggi tegangan yang dihasilkan, maka
bunga api yang dihasilkan bisa semakin kuat.
Namun secara garis besar agar diperoleh tegangan induksi yang baik dan kuat maka pengapian
motor dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini:
a. Pemakaian koil pengapian yang sesuai

b. Pemakaian kondensor yang tepat


c. Penyetelan saat pengapian yang sesuai
d. Penyetelan celah busi yang tepat
e. Pemakaian tingkat panas busi yang tepat
f. Pemakaian kabel tegangan yang tepat

B. Waktu Pengapian harus tepat.


Untuk mencapai energi maksimum, percikan bunga api dari busi di buat sebelum TMA (Titik Mati
Atas) pada langkah kompresi, setelah campuran bahan bakar dibakar oleh bunga api, maka
diperlukan waktu tertentu bagi api untuk merambat di dalam ruangan bakar. Oleh sebab itu akan
terjadi sedikit keterlambatan antara awal pembakaran dengan pencapaian tekanan pembakaran
maksimum. Dengan demikian, agar diperoleh output maksimum pada engine dengan tekanan
pembakaran mencapai titik tertinggi (sekitar 100 setelah TMA), periode perambatan api harus
diperhitungkan pada saat menentukan saat pengapian (ignition timing).
Agar saat pengapian dapat disesuaikan dengan kecepatan, beban mesin dan lainnya diperlukan
peralatan untuk merubah (memajukan atau memundurkan)saat pengapian. >>Untuk pembahasan
alatnya kita bahas pada artikel lain<<

C. Pengapian harus Tahan.


Sistem pengapian harus tahan terhadap perubahan yang terjadi setiap saat pada mesin atau
perubahan kondisi operasional kendaraan contohnya: harus tahan terhadap getaran, panas, atau
tahan terhadap tegangan tinggi yang dibangkitkan oleh sistem pengapian itu sendiri.
Komponen-komponen sistem pengapian seperti koil pengapian, kondensor, kabel busi (kabel
tegangan tinggi) dan busi harus dibuat sedemikan rupa sehingga tahan pada berbagai kondisi.
Misalnya dengan meningkatnya suhu mesin, tidak mengakibatkan berubahnya kinerja dari
komponen tersebut.

Sumber : http://www.laskar-suzuki.com

Anda mungkin juga menyukai