Anda di halaman 1dari 1

Perawatan konveyor dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan atau

memperbaiki komponen yang rusak pada konveyor agar konveyor dapat bekerja
sesuai dengan yang diharapkan. Perawatan yang dilakukan pada konveyor dibagi
menjadi dua yaitu preventive maintenance, dan corrective maintenance.
1. Preventive maintenance
Perawatan ini merupakan perawatan yang dilakukan sebelum terjadinya
kerusakan pada komponen conveyor. Bentuk perawatan ini terdiri kegiatankegiatan seperti dibawaha ini:
a. Pengecekan fungsi secara rutin sebelum dan sesudah pengoperasian
conveyor
b. Penggantian oli setiap empat bulan
c. Pengecekan keausan pada belt conveyor, blade belt conveyor, sistem
penggerak, dan rubber lagging
d. Pengecekan suhu motor atau gearbox dan suhu bearing
e. Pengecekan pulley, hopper/chute dan roller dari tumpahan material
f. Pengecekan kelurusan belt conveyor
g. Pengecekan kondisi sambungan belt
h. Pengecekan tension belt conveyor dan tension belt cleaner
i. Pengecekan posisi roller terhadap sumbu belt conveyor
j. Pengecekan center line frame conveyor
k. Pengecekan center line pada drive pulley terhadap roller
l. Pengecekan fungsi metal detektor dan magnetic detector
m. Penggantian komponen yang masa pakainya telah habis
2. Corrective maintenance
Perawatan ini merupakan perawatan yang dilakukan setelah terjadinya
kerusakan, atau hal-hal yang dapat mengganggu fungsi dari konveyor. Bentuk
perawatan ini terdiri dari beberapa kegiatan seperti dibawah ini:
a. Penggantian belt conveyor apabila terjadi keausan atau sobek
b. Pembersihan pulley, hopper/chute dan roller dari material yang menempel
c. Penggantian blade belt conveyor, sistem penggerak atau rubber lagging
apabila telah terjadi keausan
d. Penggantian roller apabila roller sudah tidak beruptar atau putarannya
terlalu berat