Anda di halaman 1dari 6

Tim KKU, Pemberdayaan Pengrajin Gerabah

PEMBERDAYAAN PENGRAJIN GERABAH KELURAHAN


PENANGGUNGAN KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG

Tim KKU Universitas Muhammadiyah Malang


Ringkasan
Dalam era otonomi daerah yang memberikan peran sebesar-besarnya bagi daerah untuk
mengembangkan potensi yang tersimpan, pemerintah telah mengeluarkan berbagai
kebijakan yang membawa dampak pada pemberdayaan masyarakat di pedesaan.
Pemberdayaan sumberdaya manusia di daerah merupakan tanggung jawab bersama
antara masyarakat dan Pemerintah untuk mewujuckannya. Salah satu kegiatan untuk
mengaplikasikan berbagai keilmuan yang dimiliki oleh mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Malang adalah melalui Kuliah Kerja Usaha (KKU). Suatu kegiatan
yang menerjunkan mahasiswa ke berbagai sentra usaha kecil yang sangat membutuhkan
sentuhan-sentuhan pemikiran maju. Dengan KKU mahasiswa dituntut membantu sentra
usaha kecil mitra untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihapainya,
sehingga peserta KKU dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di kampus.
Disamping hal tersebut dengan KKU dapat merangsang mahasiswa untuk memunculkan
jiwa wira usaha, sehingga jika mereka telah menyelesaikan studi di kampus munculah
jiwa wirausahanya dengan mendapatkan lapangan kerja baru. Pelaksanaan program
kerja KKU yang dilaksanakan di Kelurahan
Penanggungan Kecamatan Klojen Kota Malang menitik beratkan pada pembinaan
pengrajin gerabah dengan menekankan pada manajemen usaha dan perbaikan pemasaran
dengan membuatkan katalog dalam bentuk VCD. Berdasarkan acuan program kerja
KKU yang telah disepakati dan disetujui bersama, mahasiswa peserta KKU
,melaksanakan agenda pelaksanaan kegiatan untuk memberi motivasi, strategi usaha
(meningkatkan SDM pengrajin) dan bantuan papan manajemen yang telah diberikan
peserta KKU serta dokumentasi proses dan promosi gerabah dalam bentuk VCD oleh
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang.
Ada beberapa hal yang dapat direkomendasikan berkaitan dengan berakhirnya program
KKU ini : 1) hendaknya peserta KKU mendatang dapat mencarikan bapak asuh baik
dalam bentuk perorangan, instansi pemerintah maupun swasta untuk pengrajin gerabah,
2) meningkatkan peran paguyuban yangdapat menjangkau seluruh pengrajin, sehingga
kesulitan memperoleh modal dan pembinaan dapat teratasi, 3) memperluas jaringan
pemasaran dengan cara memperbanyak mengikuti kegiatan pameran, baik untuk kegiatan
yang berskala regional, nasional bahkan mungkin untuk tingkat intemasional sehingga
omset penjualan semakin meningkat

7 1 7 1
Junal DEDIKASI Volume 3 Nopember 2005 Tim KKU, Pemberdayaan Pengrajin Gerabah

A. PENDAHULUAN Universitas Muhammadiyah Malang KKU dapat merangsang mahasiswa untuk dalam memajukan industri gerabah.
Dalam era otonomi daerah yang dengan 8 fakuttas program S-1, dengan jumlah memunculkan jiwa wirausaha, sehingga jika d. Memperbaiki manajemen paguyuban,
memberikan peran sebesar-besarnya bagi mahasiswa tebih dari 22 ribu merupakan mereka telah menyelesaikan studi di kampus sehingga fungsi dan kegunaan
daerah untuk mengembangkan potensi yang sumber daya yang dapat dimanfaaton dan munculah jiwa wirausahanya dengan paguyuban dapat lebih menuju pada
tersimpan, pemerintah telah mengeluarkan dikembangkan untuk memberdayakan menciptakan lapangan kerja baru. Tujuan sasaran yang seharusnya.
berbagai kebijakan yang membawa dampak masyarakat disekitarnya. kegiatan KKU secara urnum mengidentifikasi Keberhasilan dari suatu program dengan
pada pemberdayaan masyarakat dipedesaan. Mulai tahun 2003 UMM bekerja sama segala potensi pengrajin gerabah di Kelurahan sendirinya diperlukan indikator keberhasilan-
Pemberdayaan sumberdaya manusia di daerah dengan Yayasan Damandiri telah Penanggungan Kecamatan Klojen Kota nya. Untuk itu dalam kegiatan KKU ini
merupakan tanggung jawab bersama antara merealisasikan Kredit Pundi kencana atas kerja Malang, dan secara khusus adalah: indikator keberhasilannya dapat dikemukakan
masyarakat dan Pemerintah untuk sama Yayasan Damandiri , UMM dan Bank a. Untuk memberikan wawasan dan sebagai berikut :
mewujudkannya. Jatim telah menyalurkan kredit bagi UKM kemungkinan mengembangkan usaha a. Pengrajin dapat memanfaatkan papan
Memperhatikan betapa besar tanggung lingkar kampuis UMM dengan bunga 8%. Dan baru bagi mahasiswa peserta KKU manajemen sederhana untuk mencatat
jawab masyarakat untuk ikut serta sebagai salah satu bentuk bekal yang dapat b. Pemberdayaan pengrajin gerabah , yaitu pemesanan dan selesainya barang
memberdayakan diri dan lingkungannya maka diberikan kepada mahasiswa adalah berusaha mengajak pengrajin dalam pesanan, hal ini setelah dilakukan kegiatan
peran Lembaga Pengabdian kepada pemberiaan wawasan wirausaha, dimana mengembangkan kreatifitas hasil KKU oleh mahasiswa .
Masyarakat sangat dibutuhkan untuk beberapa program telah dilaksanakan di kerajinannya untuk mengadakan b. Adanya pemahaman bahwa sesungguh-
mewujudkannya, terutama pemberdayaan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat, diversifikasi produk. nya dengan membuat kerajinan gerabah
masyarakat yang mendiami pedesaan, karena antara lain Program Pembentukan Tenaga c. Menumbuh kembangkan kebersamaan dapat menopang perekonomian keluarga,
sebagian besar masyarakat Indonesia tinggal Kerja Muda Mandiri Profesional Perguruan dalam kelompok. Sebagian besar kondisi yang hasilnya tidak hanya untuk makan
di pedesaan. Sebagian besar diantara mereka Tinggi (TKPMFT) bekerja sama dengan pengrajin kecil belum ada kebersamaan sehari-hari , narnun juga untuk investasi
merupakan pengusaha kedl bawah yang Kanwil Depnakerjawa Timur. Program tersebut mengoptimalkan fungsi paguyuban. bagi keluarga mereka.
sangat membutuhkan uluran tangan untuk dilaksanakan dengan memanfaatkan tenaga Sebagai upaya untuk mendukung c. Pengrajin dapat menggunakan buku kas
memberdayakan, baik masalah keterampilan pengajar di beberapa Fakultas yang ada di pengrajin pada sektor permodalan, secara tepat dan benar sehingga alur kas
manajemen apalagi masalah dana. Univeratas Muhammadiyah Malang, yang pembinaan dan pemasaran perlu pembukuan usaha dapat diketahui
Menurut data di Departemen Koperasi semuanya telah berpendidikan S-2, S-3 dan dioptimalkan fungsi paguyuban sebagai perkembangannya serta mempermudah
sebagian sudah gum besar. Selain itu nara lembaga pembina pengrajin anyaman pengembangan pemasaran.
(ChttD://www.deDkoD.ao.id) bahwa 38 juta
sumber yang ikut serta memberikan tikar. d. Berkembangnya fungsi paguyuban ,
usaha di Indonesia sebanyak 98% didominasi
pembekalan adalah para praktisi dibidangnya. Sedangkan target luaran yang diharapkan ditandai dengan bertambahnya unit yang
oleh usaha kecil dan menengah yang
mempekerjakan 58 juta pekerja. Dalam dunia Salah satu kegiatan untuk mengaplikasikan dengan kegiatan KKU ini adalah sebagai ada dan fungsinya untuk pembinaan
industri ternyata didominasi oleh industri kecil berbagai keitmuan yang dimilikinya adalah berikut: pengrajin mendong.
dan menengah tangga sekitar 2,7 juta industri melalui Kuliah Kerja Usaha (KKU). Suatu a. Mengembangkan manajemen usaha dan e. Pemasaran hasil yang semakin meluas
dengan lebih dari 6 juta pekerja, sedangkan kegiatan yang menerjunkan mahasiswa ke manajemen keuangan bagipengrajin. dengan mengikuti pameran dan
industri menengah hanya sekitar 23.000 berbagai sentra usaha kecil yang sangat b. Membantu permasalahan berkaitan dibuatkannya VCD jenis barang produk
dengan mempekerjakan sekitar 4 juta pekerja. membutuhkan sentuhan-sentuhan pemikiran dengan pemasaran yang seringkali pengrajin.
Untuk itu salah satu upaya untuk mewujudkan maju. Dengan KKU mahasiswa dituntut menjadi permasalahan dalam bentuk
tercapainya tujuan otonomi daerah adalah membantu sentra usaha kecil mitra untuk mengikutkan pengusaha dalam pameran B . PELAKSANAAN KEGIATAN
memberdayakan masyarakat dengan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dan juga dibuatkan katalog jenis barang 1. Kondisi pelaksana dan mitra
menumbuh kembangkan usaha yang telah dihadapinya, sehingga peserta KKU dapat berbentuk VCD. Peserta Kuliah Kerja Usaha (KKU)
mereka tekuni. mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh c. Membantu melakukan analisis usaha sebagian besar memiliki latar betaking ilmu
di kampus. Disamping hal tersebut dengan supaya memiliki semangat lebih tinggi yang relatif homogen, narnun masing-masing

7 2 7 3
Junal DEDIKASI Volume 3 Nopember 2005 Tim KKU, Pemberdayaan Pengrajin Gerabah

mempunyai interest yang beriainan, hal ini a. Letak geografis gerabah (besar, sedang dan kecil) biaya penyelesaian masalah, dapat dipilah menjadi
dikarenakan mereka dalam menempuh Kelurahan Penanggungan termasuk pembuatannya adalah Rp. 2,232,000,00 dua kategori, pertama dari paguyuban dan
perkuliahan telah memperoleh mata kuliah wilayah Kecamatan Klojen Kota Malang sedangkan harga jualnya sebesar Rp. kedua dari sisi pengrajin. Dilihat dari kondisi
kewirausahaan dan juga telah menempuh mata dengan ketinggian 650M dari permukaan air 4,800,000,00. Proses tersebut dikerjakan paguyuban maka dapat dikatakan bahwa
kuliah magang di berbagai sentra usaha kedl. laut dan berjarak lebih kurang 3 km dari lbukota selama 1 bulan sehingga keuntungan yang fungsi paguyuban belum dapat maksimal
Melalui pelaksanaan kegiatan Kuliah Kecamatan. Didaerah ini merupakan satu- diperoleh sebesar Rp. 2,232,000,00 - Rp. dalam melayani anggotanya, karena
Kerja Usaha mahasiswa dapat melihat satunya sentra kerajinan gerabah yang ada 4,800,000,00 = Rp. 2,568,000,00. Kondisi ini komunikasi antar anggota masing kurang
persoalan nyata yang dihadapi oleh kalangan di Kecamatan Klojen. Luas wilayah kelurahan sangat memungkinkan untuk dikembangkan intensif sehingga pemasaran usaha kurang
industri kecil khususnya industri gerabah. Penanggungan adalah 78,25 Ha dengan batas- untuk itu berbagai kegitan KKU berupaya dapat dilakukan secara maksimal.
Sebagai upaya untuk ikut serta membantu batas sebelah utara berbatasan dengan untuk membantu agar proses kerajinan Untuk itu diperlukan pembinaan kepada
adanya perkembangan teknologi dan kelurahan Jatimulyo, sebelah selatan tersebut dapat berlangsung, karena para pengrajin untuk dapat memanfaatkan
komunikasi di dunia usaha, mahasiswa pertu berbatasan dengan Kelurahan Sumbersari, pembuatan gerabah tersebut tidak dapat paguyuban demikian juga kepada para
membantu menata manajemen usaha sebetah timur berbatasan dengan Keturahan dilakukan secara kontinyu karena pasar yang pengurus paguyuban dimohon untuk
dikalangan pengrajin gerabah, pengembang- Oro-oro dowo dan sebelah Barat berbatasan tidak stabil. memberikan penyuluhan kepada para
an dan modifikasi desain gerabah sesuai dengan Ketawanggede. Topografi daerah pengrajin sehingga dengan adanya
dengan permintaan pasar serta meningkatkan termasuk daerah tinggi dengan suhu rata-rata d. Keadaan sosial, pemerintahan dan paguyuban benar-benar dapat memberikan
jiwa wirausaha para mahasiswa setelah 24,42 sehingga daerah ini sangat nyaman kelembagaan manfaat bagi perkembangan kerajinan.
menyelesaikan studinya. untuk permukiman. Kondisi penduduk berkaitan dengan Sedangkan bagi pengrajin dapat dikemukakan
pendidikan yang telah ditempuh dapat beberapa hal terkait dengan modal
Selain itu dari 19 peserta KKU sebelum
b. Kondisi Demografis dikatakan bahwa sebagian besar penduduk ,sumberdaya dan pemasaran.
terjun kelapangan memperoleh pembekalan
Jumlah penduduk Kelurahan telah mengenyam pendidikan sampai tingkat
dari dosen dan juga pengrajin yakni 1).
Penanggungan sebanyak 10.520 dan sebagian akademi, hal ini menunjukkan bahwa kondisi 1. Modal
pengenalan tentang Kuliah Kerja Usaha
besar penduduk yang berada di kelurahan Kelurahan Penanggungan sebagai daerah Masalah umum yang menimpa usaha kecil
tentang berbagai kegiatan yang hendaknya
Penanggungan ada pada usia produktif, untuk yang tingkat pendidikannya relatif tinggi. adalah pemodalan, demikian juga yang terjadi
dilaksanakan oleh peserta, serta tujuan dan
itulah melalui Kuliah Kerja Usaha dapat Sebagaimana kondisi daerah yang dekat pada pengrajin gerabah di Kelurahan
harapan setelah mengikuti program kegiatan
dijadikan sarana untuk memberdayakan dengan sentra pendidikan, biasanya tiada Penanggungan, narnun melalui pembinaan
oleh Drs. Ahsanul In'am, MM, 2) pendekatan
masyarakat. sedikit dari mereka yang tiada bias yang dilakukan oleh Universitas
sosial sebagai strategi mencapai tujuan oleh
Ors. Rohmad Widodo, M.Si, 3) manajemen mengenyam pendidikan. Salah satu perguruan Muhammadiyah Malang hal tersebut
c. Potensi ekonomi tinggi yang berada di Kelurahan sebagian dapat teratasi yaitu dengan mediator
produksi oleh Ors. M Mahfud Efendi, MM, 4)
Sebagian besar penduduk yang berada di Penanggungan adaiah Universitas.Brawijaya, PEMASEKA (pemberdayaan ekonomi
pemasaran hasil usaha disanpaiakn oleh Ors.
Kelurahan Penanggungan bekerja pada sektor narnun tiada banyak penduduk daerah ini masyarakat sekitar kampus) yang bekerja sama
M Syaifudin, MM, 5) perencanaan usaha
perdagangan dan salah satunya adaiah yang dapat mengenyam pendidikan di dengan Bank jatim sebagai penyalur kredit
disampaikan oleh Prof Dr Sujono dan 6)
pedagang gerabah, selain itu juga terdapat UNIBRAW yang dikarenakan berbagai faktor Meski demikian ada kendala yang secara
pengalaman berusaha dibidang gerabah yang
pengrajin gerabah. Namun tidak semua dan salah satunya adalah faktor kemampuan, umum dihadapi oleh pengusaha kecil, yakni
disampaikan oleh Bapak Ngadiono sebagai
penduduk mempunyai usaha yang baik kemampuan akademik maupun tiada jaminan yang dapat diagunkan untuk
ketua paguyuban pengrajin gerabah. Berbagai
berhubungan dengan kerajinan gerabah, kemampuan finansial. memperoleh pinjaman. Karena PEMASEKA
persiapan yang dilakukan oleh mahasiswa
mereka bergerak pada kegiatan pembuatan dapat menjadi mediator dan penjamin calon
tersebut dapat menjadi bekal dalam
gerabah. sedangkan jumlah pengrajin gerabah 2. Kerangka Berpikir dan Metode kreditur, akan tetapi agunan harus tetap ada
melaksanakan kegiatan di lapangan. Adapun
ada 30 orang. Adapun perhitungan ekonomis misalkan sertifikat tanah atau Bukti
kondisi mitra dalam pemberdayaan ini dapat Penyelesaian Masalah
biaya pembuatan dan penjualan dapat Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).
dikemukakan sebagai berikut: Dalam membahas kerangka berpikir dan
dikatakan bahwa untuk ketiga macam ukuran

7 4 7 5
Junal DEDIKASI Volume 3 Nopember 2005 Tim KKU, Pemberdayaan Pengrajin Gerabah

2. Sumberdaya Manusia pengrajin tidak mengetahui berapa jalinan paguyuban. Untuk itu diperlukan mempunyai kemampuan untuk berusaha
Keahlian yang dimiliki para pengrajin pemasukan atau pun pengeluaran selama pembinaan untuk memperkuat kondisi dengan sendirinya juga mengangkat nama
sebagian besar adalah membuat gerabah mereka menjalani usaha, serta paguyuban agar dapat bertahan dari Lembaga. Namun demikian follow up dari
secara turun temurun dan keahlian tersebut ketidakjelasan jumlah pendapatan mereka berbagai terpaan yang mungkin muncul, program ini yang dirasa masih kurang.
diperoleh secara teriatih. Sebagai upaya dan hasilnya tidak jelas anggaran dana selain itu jika paguyuban semakin kuat
untuk meningkatkan kemampuan pengrajin yang dibutuhkan secara pasti untuk biaya akan mempermudah untuk memperoleh 2. Pembahasan Luaran Program
perlu dilakukan pembinaan secara produksi seperti bahan baku, proses dana bergulir yang menjadi program dari dan Perwujudan indikator pencapai-
bertelanjutan sehingga produk yang pembuatan dan finishing. Kondisi yang pemerintah dan juga meminimalkan an tujuan program
dihasilkan mempunyai nilai inovasi. demikian jelas akan mempengaruhi persaingan yang tidak sehat antar Dengan adanya program KKU ini
kelangsungan produksi gerabah jika tidak pengrajin. diharapkan pengrajin akan mempunyai image
3. Pemasaran dicari solusinya. dan motivasi untuk mengembangkan usaha
Permasalahan berikutnya adalah terkait b. Pemasaran hasil produksi juga menjadi 2) Evaluasi dari Sisi Mahasiswa mercka dengan mengadopsi atau
dengan pemasaran, mereka selama ini hanya permasalahan tersendiri. Pemasaran hasil Peserta Progam menggunakan manajemen usaha yang lebih
mengandalkan retasi yang sudah terbentuk, produksi sempat mengalami kemajuan Meskipun mahasiswa mempunyai latar baik. Disamping pengrajin dapat memperoleh
masih kesulitan untuk memperluas pasar. yang pesat bahkan sempat kewalahan belakang yang sangat bervariasi, dan telah pelajaran betapa pentingnya manajemen
Untuk itu dengan adanya KKU peserta dalam menyediakan pesanan. Namun memperoleh bekal untuk terjun ke lapangan usaha. Inovasi produk serta pembukaan
membuatkan katalog berupa VCD yang dapat setelah terjadi kasus bom bali, pesanan untukmembantu masyarakat industri gerabah, pasar baru, sehingga mereka bisa terus
digunakan untuk sarana promosi demikian barang sangat berkurang dan hal ini namun masih ada beberapa kelemahan yang mengembangkannya dimasa mendatang
juga dengan mengikuti berbagai pameran pada sangat berpengaruh pada pendapatan belum bisa dilaksanakan oleh mahasiswa, hal mereka bisa menjadi pengrajin yang maju dan
even yang ada di Malang seperti acara wisuda pengrajin. Demikian juga setelah ini terkait dengan melemahnya fungsi berhasil, dan salah satu jalan yang dapat
di Universitas Muhammadiyah Malang. terjadinya kebakaran yang menimpa pasar paguyuban, merek kurang bisa memberikan dilakukan adalah dengan memperkuat
besar malang juga sangat berpengaruh semangat dan dorongan untuk paguyuban yang telah terbentuk.
C. EVALUASI DAN PEMBAHAS- terhadap pesanan di daerah malang. mernfungsikan kembali paguyuban sebagai Bagi mahasiswa peserta KKU hal ini
AN PELAKSANAAN PROGRAM Selain dua kondisi tersebutjuga gencarnya upaya untuk memperkuat jaringan usaha.
pemasaran hasil gerabah dari daerah lain merupakan pelajaran yang berarti bahwa
1. Evaluasi Namun demikian mahasiswa sudah mampu
yang memasuki malang, hal ini disebabkan sesungguhnya banyak bidang usaha
Pada pelaksanaan Kuliah Kerja Usaha di memberikan semangat kepada para pengrajin
kualitas barang hasil produksi pengrajin potensial yang dapat digarap yang selama ini
Kelurahan Penanggungan Kecamatan Klojen untuk melakukan manajemen usaha yang
Kelurahan Penanggungan memang banyak yang belum dimanfaatkan secara
Kota Malang terdapat 3 (tiga) hal yang perlu sederhana sebagai upaya untuk mengetahui
mempunyai kualitas lebih rendah jika maksimal, sehingga jika mahasiswa nanti telah
dipaparkan evaluasinya. perkembangan usaha yang dilakukan
dibandingan dari daerah yogyakarta, hal menyelesaikan pendidikan dibangku
pengrajin. Selain itu mahasiswa juga dapat
inilah yang menjadi salah satu focus kuliahnya tidak berobsesi untuk mencari kerja,
1) Evaluasi dari sisi Industri Kecil membantu memasarkan hasil produksi
pembinaan untuk memperbaiki kualitas namun sebaliknya dapat menciptakan
Mitra (IKM) gerabah baik dengan pameran maupun
barang. lapangan kerja baru yang dengan sendirinya
individual.
Beberapa hal yang dapat dikemukakan c. Permasalahan internal pengrajin yang dapat menolong diri sendiri dan juga
terkait dengan industri kecil mitra adalah sebelumnya para pengrajin membentuk menolong lingkungannya
3) Evaluasi dari Sisi Perguruan Tinggi
sebagai berikut : paguyuban bersama dengan diketuai oleh Dengan adanya pelaksanaan KKU ini
salah satu pengrajin. Namun dengan 3. Kelanjutan Program
a. Adanya permasalahan dari segi mahasiswa diuntungkan karena mereka dapat
lesunya pasar setelah terjadinya bom bali Mengenai kelanjutan program KKU untuk
manajemen usaha, dimana pengrajin memperoleh pelajaran yang berarti dalam
dan kebakaran pasar besar malang tahun tahun mendatang, para pengrajin dan
kurang memahami dan menguasai tentang dunia usaha. Hal ini berimplikasi pada
menjadi berkurang untuk meningkatkan peserta berharap agar program yang telah
manajemen usaha. Oleh karena itu para Lembaga, karena jika mahasiswanya
dilaksanakan dapat dilakukan secara

7 6 7 7