Anda di halaman 1dari 9

PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

No. Dokumen : No. revisi : Halaman :


16
Rumah Sakit
Surya Asih
Ditetapkan
Direktur
Tanggal terbit :
SPO 29 September 2016
dr. Hetti frawati BR. Simamora
NIK : 01.43052013
PENGERTIAN Alat Pelindung Diri (APD) adalah alat yang digunakan untuk
melindungi kulit dan selaput lendir petugas dari pajanan
darah, semua jenis cairan tubuh, sekret, eksreta, kulit yang
tidak utuh dan selaput lendir pasien.
Alat Pelindung Diri (APD) digunakan selama melakukan
tindakan yang memungkinkan risiko perpindahan
mikroorganisme dari pasien ke petugas kesehatan dan
sebaliknya.
TUJUAN Sebagaiacuanpenerapanlangkah-langkahbagi petugas dalam
menggunakan alat pelindung diri (APD) untuk melindungi diri
dari penularan penyakit dari pasien melalui alat atau
lingkungan yang tercemar agar tercapainya upaya pencegahan
infeksi silang dan tersedianya acuan penerapan langkah-
langkah pengelolaan alat pelindung diri.
KEBIJAKAN SK Direktur RS tentang Penerapan Kewaspadaan isolasi di
Rumah Sakit No : Tanggal :
PROSEDUR A. Peraturan
1. Setiap karyawan yang bekerja di unit/ tempat
beresiko harus memakai alat pelindung diri (APD)
yang tersedia di unit/tempat tersebut.
2. Alat pelindung diri yang tersedia berupa topi,
kacamata, masker, sarung tangan, sepatu boot,
pakaian kerja, apron, dll.
3. Segera lepaskan APD setelah selesai bekerja.
4. Bersihkan/ cuci APD yang dapat di re-use setiap
selesai digunakan.
Apabila alat pelindung diri di unit/tempat kerja beresiko tidak
memadai segera melapor ke Direktur atau langsung
mengusulkan ke bagian pengadaan/bidang pelayanan.
PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

No. Dokumen : No. revisi : Halaman :


16
Rumah Sakit
Surya Asih
A. Jenis dan tempat pemakaian APD
Kontak erat Memasuki Kontak erat
<1 m dengan ruang isolasi <1 m
pasien yang flu burung dengan
menderita dengan pasien yang
infeksi kontak erat terinfeksi
saluran dengan flu burung
pernafasan pasien di dalam
yang akut dan diluar
ruang isolasi
Kebersihan Ya Ya Ya
tangan
Sarung Tidak Rutin Penilaian Ya
tangan Resiko

Prosedur Celemek Tidak Rutin Penilaian Tidak Rutin


Resiko (a)
Jam Operasi Tidak Rutin Penilaian Ya (a)
Resiko
Penutup Tidak Rutin Tidak Rutin Tidak Rutin
Kepala
Masker Ya Tidak rutin Tidak Rutin
Bedah (b) (b)
(Petugas
Kesehatan)
Masker Tidak rutin Ya Ya
Respirator
Kaca Mata Penilaian Penilaian Ya
Pelindung Resiko Resiko
Masker Ya Tidak Tidak Rutin
Bedah
(pasien)

Keterangan :
a. Gunakan celemek plastik bila jas operasi tahan air
tidak ada.
PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

No. Dokumen : No. revisi : Halaman :


16
Rumah Sakit
Surya Asih
b. Jika masker respirator tidak ada, gunakan masker
bedah yang ketat

B. Bagan Alur Pemilihan Jenis Sarung Tangan.

Apakah kontak dengan TANPA SARUNG


Tidak
cairan darah atau TANGAN
cairan tubuh ?
Ya

Apakah kontak dengan TANPA SARUNG TANGAN


Tidak
pasien ?
RUMAH TANGGA atau

SARUNG TANGAN BERSIH


Ya
Prosedur
Apakah kontak dengan Tidak SARUNG TANGAN
jaringan dibawah kulit
BERSIH atau SARUNG
?
TANGAN DTT
Ya

SARUNG TANGAN STERIL atau


SARUNG TANGAN DTT

a. Area Pemakaian APD


Ruang rawat inap /Rawat jalan
1. Sarung tangan bersih (tindakan non medis)
2. Sarung tangan steril (tindakan medis)
3. Masker bedah
4. Masker N95

Ruang Intensive
1. Sarung tangan bersih (tindakan non medis)
2. Sarung tangan steril(tindakan medis)
3. Gaun/baju tindakan
4. Celemek
5. Masker bedah
6. Masker N95
7. Google

PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

No. Dokumen : No. revisi : Halaman :


16
Rumah Sakit
Surya Asih
Ruang VK
1. Sarung tangan bersih (tindakan non medis)
2. Sarung tangan steril (tindakan medis)

Prosedur 3. Gaun/baju tindakan


4. Celemek
5. Masker bedah
6. Masker N95
7. Google
8. Pelindung kaki

Ruang Isolasi
1. Sarung tangan bersih (tindakan nonmedis)
2. Sarung tangan steril (tindakan medis)
3. Gaun/baju tindakan
4. Celemek
5. Penutup kepala
6. Masker Bedah
7. Masker N95

Unit Sterilisasi/Laundry
1. Sarung tangan bersih
2. Sarung tangan rumah tangga panjang
3. Gaun/baju tindakan
4. Celemek
5. Masker Bedah
6. Pelindung kaki

Ruangbedah
1. Sarung tangan rumah tangga panjang
2. Sarung tangan bersih
3. Sarung tangan steril
4. Gaun/baju tindakan
5. Celemek
6. Masker
7. Pelindung kaki (sepatu boot)
PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

No. Dokumen : No. revisi : Halaman :


16
Rumah Sakit
Surya Asih
Prosedur b. Prosedur Pemakaian dan Pelepasan APD
1. Gaunpe lindung
a. Petugas menutupi badan sepenuhnyadari leher hingga lutut,
lengan hingga bagian pergelangan tangan dan selubungkan
kebelakang punggung.
b. Petugas mengikat di bagian belakang leher dan pinggang.
c. Setelah digunakan petugas melepastali dengan cara
menarik tali dari leher dan bahu dengan memegang bagian
dalam gaun pelindung saja.
d. Petugas membalik gaun pelindung. Dikarenakan gaun
pelindung bagian depan sudah terkontaminasi
e. Kemudian Petugas melipat atau gulung menjadi gulungan
dan letakkan di wadah yang telah disediakan untuk
diproses ulang atau buang di tempat sampah infeksius.

2. Masker
a. Petugas mengeratkan tali atau karet elastic pada bagian
tengah kepala dan leher.
b. Petugas mengepaskan klip hidung dari logam fleksibel
pada batang
c. Petugas lalu membuang masker ketempat sampah
infeksius.

3. Kacamata atau pelindung wajah


a. Petugas memasang kacamata pada wajah dan mata dan
sesuaikan agar pas. Ingatlah bahwa bagian luar kacamata
atau pelindung wajah telah terkontaminasi.
b. Untuk melepasnya, Petugas memegang karet atau gagang
kacamata.
c. Kemudian Petugas meletakkan di wadah yang telah
disediakan untuk diproses ulang atau dalam tempat sampah
infeksius.
PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

No. Dokumen : No. revisi : Halaman :


16
Rumah Sakit
Surya Asih
4. Sarungtangan
a. Petugas menarik sarung tangan hingga menutupi bagian
pergelangan tangan gaun isolasi. Ingatlah bahwa bagian
luar sarung tangan telah terkontaminasi.
b. Petugas memegang bagian luar sarung tangan dengan
sarung tangan lainnya, lalu dilepaskan.
c. Petugas memegang sarung tangan yang telah dilepas
dengan menggunakan tangan yang masih memakai sarung
Prosedur tangan.
d. Kemudian Petugas menyelipkan jari tangan yang sudah
tidak memakai sarung tangan di bawah sarung tangan yang
belum dilepas di pergelangan tangan.
e. Petugas lalu melepaskan sarung tangan di atas sarung
tangan pertama.
f. Petugas membuang sarung tangan di tempat sampah
infeksius.

1. Unit Rawat Inap


2. Unit Rawat Jalan/Poliklinik
3. Unit Gawat Darurat
4. Unit HCU
5. Unit Laboratorium
6. Unit Radiologi
Unit Terkait
7. Unit Gizi
8. Unit Farmasi
9. Unit Laundry
10. UnitBedah
11. Unit Cleaning servis