Anda di halaman 1dari 16

Urain Tugas

Kepala ruangan di ruang murai RSUD Dr.H.abdul moelok

Nama jabatan : Kepala Ruangan

Pengertian : Kepala ruangan adalah perawat profesional yang diberikan


wewenang dan tangguh jawab menggelola kegiatan pelayanan
keperawatan disuatu ruang rawat.

Tugas pokok kepala ruangan adalah mengawasi dan mengendalikan


kegiatan pelyanan keperawatan diruang rawat yang berada dibawah tanggung
jawab.

Urain tugas

1.Melaksanakan fungsi perencanaan(fungsi perencanaan +ketenagaan )

Meliputi :

a. Menunjuk ketua tim


b. Mengikuti searah terima pasien
c. Mengidentifikasi tingakat ketergantungan pasien
d. Mengidentifikasi jumlah perawat yang dibutuhkan berdasarkan aktifitas
dan kebutuhan pasien.
e. Melaksanakan strategi pelaksana keperawatan
f. Merencanakan logistik ruangan/fasilitas ruangan
g. Melakukan pendokumentasian

2. melaksanakan fungsi pengorganisasian meliputi :

a. Merumuskan sistem penugasan


b. Menjelaskan tugas ketua tim
c. Menjelaskan tentang kendali diruang rawat
d. Mengatur dan mengendalikan situasi lahan praktik
e. Mendelegasikan tugas kepada ketua tim
f. Melakukan pelaporan dan pendokumentasian

3. Melaksanakan fungsi pengarahan kepada ketua tim

a. Memberikan motivas dalam meningjkat pengetahua,keterampilan dan


sikap anggota tim
b. Memberikan pengarahan kepada ketua tim
c. Membimbing bawahan
d. Meningkatkan kolaborasi dengan anggota tim
Laporan Kerja Harian

Tanggal : 4 april 2017

Peran sebagai : kepala ruangan

Nama anggota : Septi anggraini katim 1

Nurfami yusuf katim 2

1. Identifikasi masalah
a. Identifikasi jumlah pasien,tingkat ketergantungan jumlah perawat yang
dibutuhkan
- Tim 1: 12 pasien dengan tingkat ketergantungan parcial care dibutuhkan
perawat 12x0,27= 3,24
- Tim 11: 16 pasien dengan tingkat ketergantungan parcial care, dibutuhkan
perawat : 16x0,27= 4,32
- Ruang 11 A sebanyak 2 pasien ,111 A sebanyak 3 pasien
- Ruang 111 B sebanyak 4 pasien, dan isolasi sebnyak 3 pasien
- Ruang 111 c sebanyak c sebamyak 5 pasien, ruang 111 d sebanyak 5 dan
kurang ruang 111 c sebnyak 7pasien.
b. Methode
Metode yang akan digunakan pada hari adalah. Metode tim dimana ada 2
pasien tim dikepalai oleh satu ketua tim akan dibantuk oleh perwat pelaksana

c. Material
Dalam melaksanakan implementasi keperawatan dibutuhkan sarana / alat
yang dibutuhkan dalam penunjang tindakan keperawatan yang digunakan
pada pada pasien diruang murai

d. Man
Dalam melaksanakan tugas keperawatan tenanga perawat yang dibutuhkan
dalam setiap sift adalah
Tingkat Jumlah pasien Jumlah tenaga perawat yang
ketergantungan pasien dibutuhkan

Pagi Sore Malam


Minimal care X 0,17 X 0,14 X 0,07
Parcial care X 0,27 X 0,10 X 0,10
Total care X 0,36 X 0,30 X 0,22
e. Menchine
Dalam melaksankan asuhan keperawatan dan tindakan keperawatan
menggunakan alat/penunjang kegiatan baik operasional maupun non
operasional.

f. Money
2. Perencanaa penyelesain masalah pembagian tugas
Kelas II A, III A, III B dan iso : katim 1: Septi anggraini

Pp : Wika martia ningsih

Kelas III C,III D III E : katim 11 : Nurfahmi yusuf

Pp : Baeti

3. Implemantasi kendala dan penyelesain


a. Kendala : kurangnya optimal fungsi peran dari masing-masing
perawat
Penyelesain : menyelesaikan kepada katim tentang tugas dari oleh
perannya seperti merencankan askep kepada pasien askep kepada
pasien,sedangkan pp melaksanakan rencana yang telah dibuat katim
b. Mengatur dan mengendalikan tenaga perawat diruang serta
mengendalikan situasi lahan praktik
c. Menyelesaikan kepada katim untuk melaksanakan askep kepadan semua
pasien dengan rencana yang dibuat
d. Memberikan pengerahan kepada tim dalam pelasanaa askep
e. Mensuvervisi hasil kerja katim dan pp dalam pemberian askep
f. Mengingatkan katim untuk melkasnakan pre dan post confrence
g. Pendokumentasian
4. Evaluasi
a. Pemberian jumlah perawat untuk dinas pagi dan sore sudah sesuai
dengan kebutuhan berdasarkan tingkat ketergantungan pasien
b. Perawat ruang murai sudah mengetahui jelas tentang metode tim dalam
manajemen ruangan masing-masing berperan dalam tugasnya
c. Asuhan keperawatan dilaksanakan dengan baik sesuai tanggung jawab
masing-masing
d. Pelaksanaa pre dan confrence berjalan cukup baik
e. Kerja sama berjalan dengan cukup baik
5. Pembahasan
Dalam menyelesaikan masalah yang ada dalam melaksanakan fungsi
managemen berdasarkan teori ke pemimpinan behavioral theory yaitu
demokrasi melibatkan bawahan orientasi pada tugas mengutamakan kerja tim
dan produktivasnya tinggi sudah berjalan cukup baik sehingga tujuan yang telah
direncanakan dapat tercapai dengan efektif dan efesien melalui komunikasi yang
baik seperti melakukan koordinasi dan penyelesain wewenang kepeda katim
beserta pp sehingga diharapakan masalah dapat teratasi

Laporan tugas

Ketua tim di ruang murai RSUD DR.H. ABDUL MOELOEK

1. Nama jabatan : Ketua tim


2. Pengertiaan : Ketua tim adalah seorang perawat yang akan bertugas
memimpin sekelompok tenaga keperawatan dalam melaksanakan asuhan
keperawatan dan bertanggung jawab langsung kepada kepala ruangan
3. Tanggung jawab ketua tim :
a. Mengakaji klien dan besok menerapkan timdakan keperawatan yang
tepat dan dapat melakukan serah terima tugas .
b. Mengkoordinasi rencana keperawatan yang tepat waktu membimbing
tim untuk mencatat tindakan keperawatan yang telah dilaksanakan
4. Kemampuan ketua tim
a. Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan semua kegiatan tim
b. Menjaga kesesuain dalam asuhan keperawatan
c. Melakukan pengkajian dan menentukan kebutuhan pasien
d. Menyusun rncana keperawatan untuk semua pasien
e. Melakukan observasi baik terhadap perkembangan pasien maupun kerja
dan anggota tim
f. Menjadi role model
g. Melaksanakan evaluasi secara baik maupun objektif

5. Urain tugas
a. Bertugas pada setia shif jaga
b. Bersama anggota tim menerima operan tugas jaga dari ketua tim yang
jaga sebelumnya
c. Bersama anggota tim melakukan doa bersama sesuai awal dan akhir
tugas dilakukan setelah operan jaga sebelumnya
d. Melakukan pre confrence dengan semua anggota tim yang lain yang ada
dalam timnya setiap awal dinas
e. Membagi tugas asuhan pasien kepada anggota tim sesuia dengan
kemapuan dan beban kerja
f. Mendelegasikan tugas kepada anggota tim pada setiap shif jaga pagi
g. Melakukan pengkajian, menerapkan masalah dan diagnosa dan
perencanaan keperawatan pada semua pasien yang menjadi tanggung
jawab dan ada bukti dengan keperawatan
h. Membantu tugas anggota tim untuk kelancaran pelaksana asuhan pasien
i. Mengoreksi,merevisi dan melengkapi catatan asuhan keperawatan yang
dilakukan oleh anggota tim yang ada dibawah tanggung jawabnya
j. Melakukan evaluasi hasil kepada setiap pasien sesuai dengan yang ada
didalam perencananaan askep dan ada bukti dalam tahap keperawatan
k. Melakukan post conference pada setiap akhir dinas dan menerima setiap
laporan akhir tugas

Laporan kerja harian

( ketua Tim)

Nama :
Hari/tgl :
Jam datang :
Jam pulang :

Peran sebagai ketua tim diruang murai :

a. Peran individu dalam project hari ini :


1. Kegiatan yang dilakukan
a. mengikuti operan dari dinas mlam ke dinas pagi bersama karu, katim, pp malam,
pj malam dan pp pagi
b. mengikuti pre dan post conference
c. membagi tugas kepada perawat pelaksana
d. memotivasi perawat pelaksana untuk melaksanakan tugas
e. melakukan supervisi tindakan keperawatan yang dilakukan oleh perawat
pelaksana
f. mendokumentasikan askep
melakukan overan dari dinas pagi ke dinas sore yang dipimpin oleh masing
masing katim

2. hasil dan evaluasi


a. perawat pelaksana telah melakukan tugas dengan rencana yang telah ditetapkan
semaksimal mungkin

b. perawat pelaksana melakukan tugas dengan baik

a. Peran dalam pengelolaan ruangan


Tanggal :
Peran :
Anggota :

Identifikasi masalah
1. Mengkaji kondisi klien secara umum

No Nama px dan dx Rencana keperawatan Hasil asuhan


kep keperawatan
1 Haryono (56 tahun) - Kaji keadaan - k/u lemah
Dx medis : chf umum pasien - tampak sesak
Dx kep : - Monitor ttv kesadaran cm
ketidakefektifan - Atur posisi tidur - TD : 130/80
pola nafas semi fowler mmHg, N :
- Kolaborasi 84x/menit, RR :
pemberian o2 28x/menit
- Therapy : - inf RL
10tpm
- Inj : ceftriaxone
2gr / 12 jam
- Lasik / 8 jam
- Salbutamol 3x1
2 Narno (45 tahun) - Monitor ttv - k/u lemah,
Dx medis : celulitis - Kaji skala nyeri kooperatif
Dx kep : gangguan - Berikaan posisi - klien tampak
rasa nyaman nyeri nyaman menahan nyeri
- Ajarkan tehnik - terdapat lika dijari
relaksasi kaki sebelah kiri
- kesadaran cm
- Gb perhari
- TD : 130/80
- N : 80x/menit
- Suhu : 37,8
- RR : 28x/menit
- Therapy :
- Inf RL 15tpm
- Inj :
- Inf RL drip
keterolac 1 amp
- Ceftriaxone
2gr/12 jam
- Omz / 12 jam
- Metronidazole / 8
jam
- Pct 3x1

3 Risyanto (43 - Monitor ttv - k/u lemah


tahun) - Kontrol Hb - klien tampak
Dx medis : anemia - Hindari pucat
Dx kep : pengambilan - konjungtiva
ketidakefektifan spesimen yang anemis
perfusi jaringan tidak perlu - kesadaran cm
perifer - Kolaborasi - TD :
pemberian 100/80mmHg
therapy - N : 78x/menit
komponen darah - RR : 26x/menit
sesuai indikasi - Suhu : 36,8
- Therapy :
- - ceftriaxone 2gr/
12jam
- Ranitidine /
12jam
- R/ tranfusi 800cc
- R/ Ro thorax
4 Ahmad (46 tahun) - Kaji keadaan - k/u lemah
Dx medis : umum klien - kaki tampak
hematemisis - Monitor ttv odema
melena + ckd - Atur posisi semi - terpasang o2
Dx kep : fowler - bab darah
ketidakefektifan - Kolaborasi - kesadaran cm
pola nafas pemberian o2 - TD : 130/80
sesuai indikasi - RR : 28x/menit
- Kaji pendarahan - N ; 89x/menit
- Suhu : 37
- Therapy :
- Inf RL 10TPM
- Inj :
- Ceftriaxone, omz
/12 jam
- Kalnex / 8jam
- As.folat, bicnat,
- sucralfat 3x1
- R/ co orthopedi
2. Kegiatan harian
Nama mahasiswa :
Jabatan ;

Waktu Kegiatan Keterangan


07.30 - bersama karu mengadakan serah - Pasien 14 orang
terima - Katim 2 :
Dan melaporkan jumlah pasien
serta melakukan perhitungan
tenaga keperawatan
07.45 - bersama karu mengadakan Kelas III B :
pembagian tugas Kelas III C :
08.00 - membagi pasien kepada pp pagi Kelas III D :
08.30 - membuat rencana tugas anggota
tim dalam askep
09.00 - mengawasi pekerjaan pp dalam - melaksanakan renpra
memberikan askep kepada klien - pendokumentasian
- ttv dan pemberian therapy
11.00 - mensupervisi pp mengenai askep
- melakukan pelaporan
pendokumentasian tindakan kep
12.30 Memberikan bimbingan kepada
anggota tim mengenai
pendokumentasian kep
12.50 - mengecek kembali kelengkapan
13.00 - melakukan operan ke dinas sore
13.30 - melakukan post conference
dengan karu, katim, pp pagi dan
sore
14.30 - pulang

3. Pembahasan
a. Perawat pelaksana melakukan rencana keperawatan dengan maksimal
rencana keperawatan sudah di lakukan semua sesuai rencana
b. Masalah klien teratasi sebagian
c. Perawat pelaksana mampu melakukan tugas yang diterima oleh katim baik
dari rencana keperawatan maupun pendokumentasian
4. Evaluasi diri
a. Negatif : katim belum maksimal dalam menghandle anggotanya sehingga
masih ada perawat pelaksana yang tidak melakukan pendokumentasian
b. Positif : semua pp menjalankan tanggung jawab dengan baik
- Katim mengikuti pre dan post conference
- Secara keseluruhan asuhan keperawatan pagi ini berjalan dengan baik.

Uraian tugas

Perawat pelaksana di ruang murai RSUD Dr. H. Abdul moeloek

1. Nama jabatan : Perawat pelaksana


2. Pengertian : Seorang perawat yang diberi tanggung jawab dan
wewenang untuk melakukan asuhan keperawatan di Ruang Murai
3. Persyaratan :
a. Pendidikan
b. Kursus / pelatihan
c. Pengalaman kerja
d. Kondisi fisik

4. Tanggung jawab

Dalam pelaksanaan tugasnya perawat pelaksana bertanggung jawab pada


penanggung jawab, kepada ruangan/kepala instalasi tersebut, antara lain
sbg berikut :

a. Kebenaran dan ketepatan dalam memberikan asuhan keperawatan


sesuai standar
b. Kebenaran dan ketepatan dalam mendokumentasikan pelaksaaan
keperawatan / kegiatan yang dilakukan

5. Wewenang
Dalam melaksanakan tugasnya perawat pelaksana mempunyai
wewenang sbg berikut :
a. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
b. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien ( keluarga pasien
sesuai kemampuan dan batas kewenangan ).

6. Uraian tugas
a. Meminta kebersihan ruang rawat dan lingkungannya
b. Menerima pasien baru sesuai prosedur dan ketentuan berlaku
c. Memelihara peralatan keperawatan dan medis agar selalu dalam
keadaan siap pakai
d. Melakukan pengkajian keperawatan dan medis agar selalu dala
keadaan siap pakai
e. Melakukan pengkajian keperawatan dan menentukan diagnosa
keperawatan sesuai batas kewenangan
f. Menyususn rencana keperawatan sesuai dengan kemampuan
g. Melakukan tindakan keperawatan kepada pasien sesuai kebutuhan
batas kemampuannya anatara lain :
- Melaksnakan pengobatan sesuai program pengobatan
- Memberikan penyuluhan kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien
mengenai penyakit
h. Melakukan /membantu pasien untuk melakukan latihan gerak
i. Mealakukan tindakan darurat kepada pasien, antara lain : panas
tinggi, kolaps, pendaharan , keracunan, henti nafas, dan jantung
sesuai protap yang berlaku ,selanjutnya segera melaporkan
tindakan yang telah dialkukan kepada dokter ruang rawat /dokter
jaga
j. Melaksanakan evaluasi tindakan keperawatan sesuai batas
kemapuannya
k. Mengobservasi kondisi pasien, selanjutnya melakukan tindakan
yang tepat berdasarakan hasil observasi tersebut sesuai
kemapuannya
l. Berperan seerta dalam membahas dan upaya meningkatkan mutu
askep dengan anggota tim kesehatan lain.
m. Melaksanakan tugas pgi,sore malam dan hari libur secara bergilir
sesuai jadwal dinas
n. Mengikuti pertemuan berkala yang diadakan oleh kepala ruang
rawat inap
o. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dibidang
keperawatan anatara lain melalui pertemuan ilmiah dan pelatihan
atas izin persetujuan atasan
p. Meningkatkan sistem penatalaksanakan dan pelaporan askep yang
tepat dan sesuia standar askep
q. Melaksanakan serah terima tugas kepada petugas pengganti secara
lisan /tertulis pada saat pengganti dinas
r. Memberika pankes kepada psien dan keluarga sesuai dengan
keadaaan pasien dan kebutuhan meliputi
- Program diit
- Pengobatan pemeriksaan ulang dirumah sakit, puskesmas atau institusi
kesehatan lain
- Cara hidup sehat seperti pengaturan istiraha, puskesmas atau istitusi
kesehatan lain.
- Cara hidup sehat seperti pengaturan istirahat ,makanan yang bergizi
s. Melatih psien denga alat bantu yang dibutuhkan ,seperti rold bd
tingakt penyangga dan prostesa
t. Melatih pasien untuk melakukan tindakan rencana keperawatan
dirumah seperti merawat luka dan melatih anggota gerak
u. Menyiapkan pasien yang akan pulang meliputi menyediakan
formulir ubntuk menyelesaikan administrasi, seperti :
- Surat izin pualng
- Surat keterangan istirahat sakit
- Resep obat untuk dirumah jika diperlukan
- Surat rujukan /pemeriksaan ulang/kontrol .dll

Laporaran kerja harian

( perawat pelaksana )

Nama :

Tanggal :

Jam datang :

Jam pulang :

A.peran individu dalam project hari ini

1. Kegiatan yang dialakukan :


a. Mengikuti pre dan ppost compre
b. Membersihkan dan merapihkan tempat tidur serta lingkungan
c. Melakukan rencana asuhan keperawatan yang telah direncanakan
oleh katim sesuai instruksi dokter
d. Memberikan terapi sesuai advise dokter
e. Memonitot ttv ,kondisi klien ,status neurologis serta keluha
f. Melakukan pelaporan dan pendokumentasian tindakan
keperawatan
2. Hasil kegiatan yang telah dilakukan
a. Pre dan post confrence berjalan dengan baik dan lancar
b. Tempat tidur serta lingkungan klien bersih dan rapihsehingga klien
beserta keluarga nyaman dan terhindar dri resiko infeksi
nasokomial
c. Asuhan keperawatan telah dilakukan sesuai rencana
d. Therapi bentuk oral maupun infeksi telah diberikan sesuai dengan
6 benar obat
e. Ttv ,kondisi,status neurologis serta keluhan klien telah teratasi
f. Pendokumentasi dan pelaporan telah dilakukan
3. Evaluasi
Pada dines pagi jumlah pasien

B. Peran dalam pengelohan ruangan


Tanggal :
Peran :

dentifikasi masalah
pada dinas pagi tanggung jawab pasien dengan kondisi sebagai berikut :
1.
S :Tn haryono (56tahun)
Dengan dx medis CHF
Dengan dx keperawatan
Masalah : penurunan curah jantung b.d suplai o2 tidak ade
kuat
: intoleran aktifitas
B: klien mengatakan sesak nafas ,klien mengatak sesak seperti
tertimpa benda berat ,kesadaran cm, klien terpasang o2 dan
terpasang infus Rl
A: kesadaran cm ,ttv 130/80 mmhg ,n 89x/m , s.37.0c, rr 28x/m
klien tampak sesak, hasil ro blm dibaca
R : monitor ttv
Posisikan pasien semi fowler
Kaji tingkat sesak nafas
Kolaborasi pemberian 02 sesuai kebutuhan pasien

2.
S: Tn narno (40)
Dengan dx medis: celulitis
Dengan dx keperawatan
Masalah gangguan rasan nyaman nyreri
Resiko penyebaran infeksi
B: Klien mengatakan ada luka pada jari kaki dan susah untuk
sembuh,
Klien mengatakan nyeri , dan susah untuk tidur kesadaran cm,
perawatan luka 1hari sekali setiap pagi
A: Kesadaran cm ,ttv Td 120/80 mmhg ,N 89xm, S. 38,6 c , Rr
20x/m ,terdapat luka pada jari kaki
R: monitor ttv
Berikan posisi yang nyaman
Ajarkan teknik relaksasi nafas dalam
Jaga aseptik dan antiseptik setiap melakukan prosedur

2) Rencana keperawatan

No Dx keperawatan Intervensi Rasional


1. Penurunan curah - Monitor ttv - Untuk mengetahui
jantung b.d suplai - Kaji tingkat sesak keadaan umum
o2 tidak ade kuat - Atur posisi tidur klien
semi fowler - Untuk mengetahui
- Kolaborasi sesak
pemberian - Untuk
02sesuai mengurangi sesak
kebutuhan pasien nafas
- Meringakan sesak
nafas
2 Gangguan rasa - Monitor ttv dan - Untuk mengetahui
nyaman nyeri kaji skla nyeri keadaan umum
- Berikan posisi klien
yang nyaman - Meningkatkan
- ajarkan teknik kenyamanan klien
relaksasi nafas dalam - Sebagia
pengelahin saat
nyeri
3 Resiko penyebaran - Monitor ttv - Untuk mengetahui
infeksi - Kaji tanda-tanda keadaan umum
infeksi klien
- Kolaborasi dalam - Mengetahui
pemberian terapi tanda-tanda
sesuai indikasi infeksi
- Mencegah lebih
lanjut infeksi

4 Intoleran aktivitas - Monitor ttv - Mengetahui


- Berikan keadaan
lingkungan yang - Meningkatkan
aman dan kenyamanan klien
nyaman - Meningkatkan
- Bantu klien klien gerakan klien
dalam melakukan
aktivitas

3. Implementasi dan evaluasi

1 Tanggal Implementasi Evaluasi


5-4-2017 - Monitor ttv S: klien mengatakan sesak
Tn. Haryono - Mengkaji tingkat nafas ,
Dx medis CHF sesak nafas - klien mengatakan
Dx keperawatan - Mengatur tidur semi tidak BAB
Penurunan fowler - klien mengatakan
curah jantung - Kolaborasi sesak bertambah
pemberian 02 sesuai saat beraktifitas
kebutuhan O : - klien tampak sesak
Klien tampak bedrest
- abdomen terasa
keras
- kesadaran cm
- terpasang 02
- ttv, Td 130/80 , N
89x/m , Rr 28x/m
A : Masalah belum tertasi
P : Lanjutkan intervensi
- monitor ttv
- mengkaji tingkat
sesak nafas
- mengatur posisi
tidur semi folwer
- kolaborasi
pemberian 02
RTL
- dulcolak 1x1
- furosemid/ h
Tn Haryono - Monitor ttv S: Klien mengatakan saat
Dx medis CHF - Memberikan beraktifitas sesaknya
Dx keperawatan lingkungan yang bertambah
Intoleran aman dan nyaman O: Klien tampak sesak
aktifitas - Membantu klien - Klien saat
dalam melakukan beraktifitas seperti
aktifitas berbicara dan
- Kolaborasi dengan kekamar
keluarga untuk mandi,sesaknya
aktifitas sehari -hari bertambahn
- Ttv, Td
130/80mmhg N.
89x/m Rr28x/m
- Terpasang 02
A: Masalah belum teratasi
P: lanjutkan intervensi
- kolaborasi dengan
keluarga untuk
memebuhi
kebutuhan klien
- anjurkan klien
untuk tidak bnyak
beraktifitas
RTL
- Pasang kateter
jika keadaan perlu
-
2 Tn .Narno - Memonitor ttv dan S : Klien mengtakan ada
Dx medis kaji skala nyeri luka pada jari kaki
celulitis - Memberikan posisi - klien mengatakan
Dx keperawatan yang nyaman nyeri dan tidak
Gangguan rasa - Mengajarakan bisa tdr
nyaman nyeri teknik relaksasi O : Terdapat luka pada jari
nafas dalam kaki
- Jaga aseptik dan - ttv 120/80mmhg N
antiseptik setiap , 89x/m ,S 38,c Rr
melakukan prosedur 20x/m
- skla nyeri 7
- tampak ada push
diluka
- kaki tampak
bengkak
A : Masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
- monitor ttv
- berikan posisi
nyaman
- mengajarkan
relaksasi nafas
dalam
- jaga aseptik dan
antisepti
RTL
- ganti balutan
- kultur pus
- ranitidin ijeksi
- pct 3x1
- beri analgetik
untuk mengurangi
nyeri
Tn :Tn narno - Memonitor ttv S : Klien mengatakan
Dx medis : - Mengkaji tanda- lukanya menyebar
celulitis tanda infeksi - Klien mengatakan
Dx keperawatan - Kolaborasi dalam kaki bengkak
Resiko pemberian terapi O : Luka tampak
penyebaran sesuai indikasi menyebar
infeksi - Kaki tampak
bengkak
- Luka terdapat pus
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
- Ganti balutan
perhari
- Kaji tanda tanda
infeksi
- Kolaborasi
pemberian terapi