Anda di halaman 1dari 10

APLIKASI INTEGRAL MATEMATIKA di BIDANG PETERNAKAN

Disusun untuk memenuhi mata kuliah matematika

SYAHRUL FAUZAAN
200110150292

FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
JATINANGOR
2015
BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dalam materi kalkulus yang dipelajari dalam mata kuliah matematika, diperlukan pemahaman
tentang integral karena integral merupakan bagian dari materi kalkulus. Tidak terkecuali bagi
mata kuliah matematika jurusan ilmu peternakan, karena mata kuliah matematika di fakultas
peternakan pun akan mempelajari materi tentang kalkulus. Oleh karena itu, diperlukan
pemahaman tentang integral terlebih dahulu sebelum nantinya akan mempelajari lebih jauh
tentang kalkulus.
BAB II LITERATUR REVIEW

1.1 Pengertian Integral


Turunan merupakan pengukuran terhadap bagaimana fungsi berubah seiring perubahan nilai
input. Secara umum, turunan menyatakan bagaimana suatu besaran berubah akibat perubahan
besaran lainnya sedangkan integral merupakan kebalikan dari turunan atau biasa disebut anti
turunan (Firmansyah, 2007).
Integral adalah kabalikan dari differensial yaitu jika suatu fungsi dideferensialkan
(diturunkan) dan kemudian hasil diferensial tersebut diintegralkan, maka hasilnya merupakan
fungsi asalnya.

1.2 Macam-macam Integral


A. Integral Tak Tentu

Proses menemukan suatu fungsi yang turunannya diketahui disebut integrasi dan fungsi yang
diperlukan disebut integral. Jika f(x) adalah suatu integral dengan penekanan terhadap x. f(x)+C
adalah integral tak tentu dimana C adalah sembarang konstanta. Jika f(x) adalah integral dari f(x)
dengan penekanan terhadap x.

d
f ( x) c df ( x) dc
dx dx dx
df ( x)
0
dx
f ( x)

Kaidah kaidah integral tak tentu

Kaidah formula pangkat

1 n1
x dx x C
n
n 1

Kaidah formula Logaritma

1
dx ln x C
x

Kaidah formula Exponen

= +

= + ; = ()

Kaidah formula Penjumlahan

[() ()] = () ()
= () () +

Kaidah formula Perkalian

du
nb( x) dx b(u )du f (u ) C

Kaidah formula perkalian konstanta biasa

() = (); 0

B. Integral Tentu
Integral tertentu adalah integral dari suatu fungsi yang nilai nilai variabel bebasnya
memiliki batas batas tertentu. Penggunaan integral tentu dapat digunakan untuk menghitung
luas bidang datar antara lain :

LUAS DAERAH DIATAS SUMBU X


Y
y=b(x) Jika y = b(x) terletak di atas sumbu x, maka luas daerah di
bawah kurva y=b(x) dan dibatasi olehg sumbu x, garis x=a dan x=b.

b
A LA b( x)dx
a

a x
b

LUAS DAERAH DIBAWAH SUMBU X


Y
Jika kurva y=b(x) terletak dibawah sumbu x, maka luas
daerah yang terletak diatas kurva y=b(x), dibawah sumbu x dan
a b
X dibatasi oeh garis x=a dan x=b adalah

La
b
L A b( x)dx
a
Selain untuk menghitung luas daerah, integral tentu
juga dapat digunakan untuk menghitung volume benda putar, yaitu :

1) Perputaran pada sumbu x


Jika daerah yang dibatasi oleh kurva y = f(x), garis x
= a, garis x = b dan sumbu x diputar mengelilingi sumbu x sejauh 360, maka volume yang akan
terjadi :

2) Perputaran pada sumbu y

Jika daerah yang dibatasi oleh kurva x = f(y), garis x = a, garis x =


b dan sumbu y diputar mengelilingi sumbu y sejauh 360, maka volume yang akan terjadi

3) Volume Benda Putar Hasil Perputaran Bidang Datar Antara Dua Kurva Mengelilingi
Sumbu

Jika suatu bidang datar yang dibatasi oleh kurva y = f(x), kurva
y = g(x) garis x = a dan x = b diputar mengelilingi sumbu x, maka volume benda putar yang

terjadi adalah :
4) Volume Benda Putar Hasil Perputaran Bidang Datar Antara Dua Kurva Mengelilingi
Sumbu

Rumus :
BAB III APLIKASI di BIDANG PETERNAKAN
1) Digunakan untuk menghitung laju pertumbuhan populasi ternak

Dalam suatu kondisi tertentu laju pertumbuhan populasi sapi perah di suatu daerah tertentu sebanding
dengan jumlah sapi perah yang ada. Jika ada 1000 ekor sapi pada saat ini, untuk menjadi 2000 ekor
perlu waktu 4 tahun. Dalam berapa tahun sapi perah tersebut menjadi 5000 ekor ?

Penyelesaian :

Misal t = waktu saat ini

A = Jumlah populasi pada saat t

dA dA
kA k dt
dt A
dA
A k dt ln A kt c
A e kt c e kt . e c
A c' e kt , dim ana c' e c

Untuk t = 0 A = 1000

1000 = c ek (0) 1000 = c e0

c = 1000

Untuk t = 4, A = 2000

2000 = 1000 ek.4 2000 = 1000 e4k

e4k = 2 4k = ln 2

k = ln 2/4 = 0,1733

A = 5000 5000 = 1000 e0,1733 t

E0,1733 t = 5 0,1733 t = ln 5

= 9,29

Sapi perah populasinya menjadi 5000 ekor dalam waktu 9,29 tahun

2) Digunakan untuk mehitung panjang kawat agar luas kandang maksimum

Seorang petani mempunyai 80 meter kawat berduri untuk membuat tiga kandang persegi dan di
satu sisi terdapat tembok sepanjang 100 meter. Maksimumlan kawat berduri tersebut sehingga luas
maksimum.

Jawab:
Sketsakan gambar tesebut, hingga didapat:

4x+y = 80

y = 80 - 4x

luas total A = x.y

maka, A = 80x 4x

0<>

Maka yang dimaksimumkan adalah x [0,20].

dA/dx = 80 8x

x = 80/8 = 10 meter

dan y = 80 4(10) = 40 meter

3) Untuk menentukan luas suatu bidang


BAB IV KESIMPULAN

Integral terbagi menjadi dua, yaitu integral tentu dan integral tak tentu. Integral tentu dapat
digunakan untuk menghitung luas daerah/bidang dan menghitung volume benda putar. Aplikasi
integral di bidang peternakan yaitu diantaranya untuk menghitung laju pertumbuhan populasi
pada ternak, Untuk menentukan luas suatu bidang, dan lain sebagainya. Jadi, integral ini selain
karena ada dalam materi tentang kalkulus, juga sangat bermanfaat bagi bidang peternakan.
DAFTAR PUSTAKA

http://pakistan-kamlay.wordpress..com/2009/aplikasi-integral/

http:// beni95h.wordpress.com/2010/volume-benda-putar-integral/

http://www.academia.edu/8316078/TEORI_DAN_KONSEP_INTEGRAL

http://www.academia.edu/9478075/JURNAL_MATEMATIKA_INTEGRAL

Ayres, Frank, JR.,Ph.D. and Schmidt, Philip A.,Ph.D. College Mathematics,


Terj. Drs. A.Bondan, M.Kom. Penerbit Erlangga. 2004 Suwarno, Nono.