0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
329 tayangan19 halaman

Pengantar Bisnis

Nokia mengalami berbagai permasalahan dalam aspek pemasaran, kinerja keuangan, SDM, dan produksi yang menyebabkan perusahaan mundur dari persaingan. Faktor utama penyebabnya adalah kurangnya inovasi produk baru, fokus pada software tapi malah mengabaikan hardware, serta kesalahan strategi dalam menghadapi perubahan pasar dan teknologi. Untuk ke depannya, Nokia perlu meningkatkan inovasi, fokus pada keung

Diunggah oleh

Nizar Putra Anugrah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
329 tayangan19 halaman

Pengantar Bisnis

Nokia mengalami berbagai permasalahan dalam aspek pemasaran, kinerja keuangan, SDM, dan produksi yang menyebabkan perusahaan mundur dari persaingan. Faktor utama penyebabnya adalah kurangnya inovasi produk baru, fokus pada software tapi malah mengabaikan hardware, serta kesalahan strategi dalam menghadapi perubahan pasar dan teknologi. Untuk ke depannya, Nokia perlu meningkatkan inovasi, fokus pada keung

Diunggah oleh

Nizar Putra Anugrah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERMASALAHAN PERUSAHAAN NOKIA

Tugas ini diajukan untuk memenuhi mata kuliah Pengantar Bisnis

Disusun oleh :

Nizar Putra Anugrah 0115101441

Dhea Perwitasari 0115101432

Fahmi Hidayatullah 0115101426

Isti Novrianti 0115101412

Firmansyah 0115101416

Paurencius Manullang 0115101443

Jurusan : Akuntansi S1

Fakultas : Ekonomi

UNIVERSITAS WIDYATAMA
BANDUNG
2015
Kata Pengantar

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
karunia-Nya sehingga kita dapat menyelsaikat pembuatan makalah Pengantar Bisnis yang
berjudul Permasalahan Pada Perusahaan Nokia.

Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Bisnis dari dosen pengampu
bapak Dwinto Martri Aji Buana,S.E.,M.Si. Semoga makalah ini dapat di pergunakan sebagai
salah satu acuan atau petunjuk maupun pedoman bagi yang membaca makalah ini.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini banyak terdapat kekurangan
dan kesalahan. Saran dan kritik yang membangun akan kami terima dengan hati terbuka agar
dapat meningkatkan kualitas makalah ini.Demikian yang dapan kami sampaikan. Atas
perhatian dankerja samanya kami ucapkan terima kasih.

Bandung November 2015

Penyusun

i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.i
DAFTAR ISI...ii
BAB I PENDAHULUAN.......1
1.1 Latar Belakang.....1
1.2 Perumusan Masalah.1
1.3 Maksud dan Tujuan Penulisan.2
BAB II PEMBAHASAN.3
2.1 Permasalahan..3
2.2 Analisis Kinerja Keuangan.3
2.3 Pemasaran ..4
2.4 SDM....7
2.5 Produksi..8
BAB III SIMPULAN DAN SARAN11
3.1 Simpulan..11
3.2 Saran.11
DAFTAR PUSTAKA....12

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan perekonomian di dunia nampaknya terus berkembang tanpa batas yang


kita ketahui, inovasi terbaru terbentuk di tiap detiknya di seluruh belahan dunia. Tak
terkecuali dengan persaingan perusahaan yang menghasilkan produk telepon genggam, selalu
ada inovasi terbaru yang makin lama dengan kurun wanktu yang kian singkat.
Inovasi teknologi yang tak terkendali, demikian juga dengan hukum alam yang satu
ini, bahwa roda terus berputar, setelah diatas pastia akn berputar ke bawah, atau sebaliknya,
dari bawah akan berputas hingga sampai di atas. Nampaknya demikianlah yang sedang
dihadapi oleh perusahaan Nokia.
Perjalanan panjang Nokia sangat dramatis, Nokia yang dulunya sangat terkenal
dengan semboyan," ponsel sejuta umat," akhirnya harus merelakan mundur dari pertarungan
pasar setelah Samsung Electronics Co Ltd akan menjadi pembuat ponsel pintar terbesar pada
kuartal ini.Nokia tercatat masih memegang tampuk pimpinan dalam hal penjualan ponsel
secara global. Namun, posisi Nokia tersebut ditengarai belum aman, mengingat vendor
mapan lain seperti Apple, RIM, dan Google lewat Android-nya diketahui getol mengeluarkan
jurus baru untuk memikat konsumen.
Nampaknya, penerus CEO Nokia Stephen Elop melakukan kegagalan yang sama.
Dalam kurun delapan bulan kepemimpinan Elop, saham Nokia merosot 42%.
Perusahaan Finlandia itu memaparkan penjualan dan perkiraan margin yang mereka dapat
dari produk maupun unit layanan tahun ini. Nokia melaporkan rangkaian kegagalan
substansial di kuartal ini. Saham Nokia merosot 18% ke level terendah selama 13 tahun,
melampaui penurunan saham 14% pada Februari 2011 saat Elop mengumumkan kesepakatan
untuk mengadopsi sistem operasi dari Microsoft Corp.
Nokia mengalami penurunan pangsa pasar smartphone dari 50,8% di kuartal kedua
2007 menjadi 25,5% pada kuartal pertama 2011, berdasarkan keterangan Gartner Inc. Di
kuartal pertama ini pula, pendapatan Nokia naik 6,4% menjadi 7,09 euro. Jumlah yang relatif
rendah jika dibandingkan iPhone yang mencapai US$ 12,3 miliar. Konsumen AS juga
mengalami penurunan kecintaan terhadap Nokia, berdasarkan survei Enders Analysis. Sekitar
16% koresponden memilih gunakan perangkat Nokia di 2011, berbanding dengan 27%
koresponden menyukai Nokia di 2010.
Bahkan di pasar negara berkembang Cina yang membutuhkan ponsel berharga murah
bagi penduduk di pedesaan, Nokia juga tidak mampu bersaing dengan pemasok lokal yang
menawarkan harga lebih rendah, ujar pihak Nokia kepada Bloomberg. Di kuartal kedua 2011,
margin operasional unit juga diperkirakan jatuh 6% sampai 9%.
Pada bagan berikut kita bisa lihat bahwa penjualan nokia menurun di semua negara pada
tahun 2011

1.2 Perumusan Masalah

1. Bagaimana cara mengatasi permasalahan dalam aspek pemasaran di PT. Nokia


agar dapat bersaing kembali dengan perusahaan lain?
2. Apakah faktor yang mempegaruhi kemunduran PT. Nokia?
3. Apakah upaya yang harus ditempuh agar PT. Nokia tetap meluncurkan produk
baru dengan prospek di masa depan?

1.3 Maksud dan Tujuan Penulisan

1. Untuk mengetahui permasalahan mengenai pemasaran dalam perusahaan PT.


Nokia.
2. Untuk mengetahui faktor permasalahan kemunduran yang dialami PT. Nokia.
3. Untuk mengetahui langkah apa yang harus ditempuh PT. Nokia dalam prospek
di masa depan.

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PERMASALAHAN

Nokia adalah perusahaan besar yang sudah berjalan sejak lama. Akan tetapi, masih
terdapat berbagai masalah yang terjadi. Berikut masalah masalah yang yang terdapat di
perusahaan Nokia :

1. Absennya produk yang popular terlalu lama, sehingga menurunkan pamor Nokia
dan tergantikan oleh pesaingnya.
2. Nokia tidak fokus pada pengembangan hardware (phone) saja, usaha Nokia untuk
mengambangkan software (Symbian, Megoo) malah membuat Nokia tidak fokus.
3. Nokia seringkali menjadi pelopor dalam meluncurkan produk terbaru namun
tanpa prospek masa depan yang lebih baik. Nokia gagal mengantisipasi,
memahami atau mengatur diri untuk menghadapi perubahan zaman. Bahkan bisa
dibilang ponsel Nokia terbaru adalah fitur yang siap, namun tidak siap di masa
depan.

2.1 ANALISIS KINERJA KEUANGAN

Memasuki tahun 2011 Nokia mengalami penurunan penjualan, yang semula Nokia mampu
menjual 108 juta unit telepon genggam kini hanya 71 juta unit. Pada kuartal pertama tahun
2012, Nokia mengalami kerugian bersih US$1,2 milyar atau sekitar Rp 11 triliun. Ini berawal
sejak munculnya produk-produk baru dari kompetitor utama seperti Apple, Blackberry, dan
Samsung yang lebih mampu memenuhi keinginan konsumen, dengan servis dan fasilitas jauh
lebih memuaskan seperti dengan OS Android, Windows, atau iOS, dibandingkan Nokia yang
tetap fokus dan yakin pada Symbian sebagai Operating System di handset Nokia, sehingga
pamor Nokia sebagai perusahaan telepon genggam paling mendominasi mulai terkalahkan.

(http://katakabar.com/kabar-ekonomi/99-kabar-ekonomi-/3192-nokia-akui-persaingan-kian-
berat-)

Selama lima tahun terakhir harga saham Nokia dinyatakan jatuh hampir 90%, para investor
juga memotong $17 milyar dari nilai pasarnya, serta menghapus prestasi Nokia yang
kompetitif di masa lalu dengan memberi nilai nol. Hal ini semakin menambah kesulitan
finansial dan mengurangi kepercayaan perusahaan Nokia.
(http://tabloidpulsa.co.id/.../3793-dirundung-masalah-keuangan-nokia-bakal-dibantu-
microsoft)

Nokia Corp gagal mengeluarkan produk baru bernama Lumia 900 dengan fasilitas windows 8,
karena banyak keluhan dari konsumen mengenai masalah pada koneksi data. Produk Lumia
900 juga terlambat diluncurkan (Februari 2012) dibandingkan Iphone 4S (Oktober 2011),
karena CEO lamban dalam mengambil keputusan akibat terlalu banyak analisa dan
persamaan persepsi dari berbagai pihak. Nokia kembali mengulangi kesalahan ini pada Nokia
Lumia 920 (September 2012), sementara pesaing lain sudah memasuki teknologi Quad Core
lebih awal.

(http://katakabar.com/kabar-ekonomi/99-kabar-ekonomi-/3192-nokia-akui-persaingan-kian-
berat-)

Sebagian besar perusahaan Nokia di seluruh dunia ditutup termasuk perusahaan utamanya di
Finlandia, serta penutupan riset dan pusat pengembangannya, sekalipun ada yang masih
bertahan, perusahaan itu sudah berhenti beroperasi dalam memproduksi ponsel.

(http://tekno.liputan6.com/read/425356/nokia-tutup-pabrik-terakhir-di-finlandia)

Nokia memangkas 3.700 karyawan dan menghentikan 10.000 karyawan secara global hingga
akhir tahun 2013.

(http://www.portalberitanews.blogspot.com/2012/08/pabrik-nokia-bangkrut-akan-di-
tutup.html)

Teknologi Nokia dijiplak oleh HTC, RIM, dan Viewsonic yang dinyatakan terkait
pelanggaran 45 paten di Amerika Serikat dan Jerman.

(http://www.manajementelekomunikasi.org/2012/10/studi-kasus-2-nokia-kelompok-3.html)

Di tengah-tengah terjadinya krisis, beberapa pimpinan penting Nokia Corp seperti Olli Pekka
Kallasvuo (CEO Nokia), Anssi Vanjoki (Manajer Smartphone Nokia), dan Ilari Nurmi
(Wakil Presiden pemasaran produk Nokia) tiba-tiba mengundurkan diri dari perusahaan.

(http://www.inilah.com/read/detail/819731/nokia-alami-masalah-serius/)

2.3 PEMASARAN
1. Analisis SWOT Sebagai Alat Formulasi Strategi Pemasaran

Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai factor secara sistematis untuk merumuskan
strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan
(Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan
kelemahan (Weakness) dan ancaman (Threats).Proses pengambilan keputusan strategis selalu
berkaitan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi, dan kebijakan perusahaan. Dengan
demikian perencanaan strategis harus menganalisis factor factor strategis perusahaan
(kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) dalam kondisi yang ada saat ini.Analisis ini
berkaitan dengan bagaimana sebuah perusahaan dapat memenangkan persaingan atau paling
tidak mempertahankan eksistensi perusahaan dalam dunia bisnis.

1. Analisis SWOT Pemasaran PT. Nokia

Berikut adalah analisis terhadap SWOT Nokia :


Strenght
Nokia memiliki jaringan terbesar distribusi dan penjualan dibandingkan denganlain perusahaan
ponsel di dunia. Hal ini didukung dengan tinggikualitas dan profesional tim di Dept SDM Aspek
keuangansangat kuat dalam kasus dari Nokia seperti yang telah banyak bisnis yang lebih
menguntungkan.Pengguna produk yang ramah dan memiliki semua aksesoris yang inginitulah
sebabnya sangat diminati sehingga No ponsel-1 jual didunia. Wide berbagai produk untuk kelas
semua. Nilai kembali menjualPonsel Nokia yang tinggi dibandingkan dengan produk perusahaan
lain.

Weakness
Nokia memiliki banyak kekuatan dan kelemahan beberapa. Beberapakelemahan meliputi harga
produk yang ditawarkan oleh perusahaan.Beberapa produk yang tidak user friendly. Tidak
kekhawatiran tentang yang lebih rendahkelas f orang-orang masyarakat. Tidak menargetkan
promosi ke arah mereka. Theharga produk adalah masalah utama. Layanan pusat di Indiasangat
sedikit dan menakut-nakuti. Jadi layanan purna jual yang tidak baik.

Opportunities

Nokia telah banyak peluang untuk memperluas bisnisnya. Dengancakupan luas dalam produk,
fitur dan rentang harga yang berbeda untuk berbagaiorang, ia memiliki keuntungan atas pesaing
sekitar. Dengankesempatan seperti Telecom penetrasi di India yang pada saat puncak,Nokia
memiliki peluang untuk meningkatkan penjualan serta pasar saham. Sebagai standar hidup di
India telah meningkat membelikekuatan rakyat yang meningkat juga, sehingga Nokia harus tepat
sasaranpelanggan pada waktu yang tepat untuk mendapatkan hasil maksimal dari situasi.
Threat
Nokia telah banyak untuk mengatasi ancaman untuk mempertahankan posisinya sebagai
pasar pemimpin. Ancaman seperti muncul dari perusahaan ponsel lainnya dalampasar.
Perusahaan-perusahaan seperti Motorola, Sony Eriksson, Cingular (US)dll perusahaan-
perusahaan ini telah sampai pada berdiri persaingan ketat denganNokia di bidang Mobile
Phones. Ancaman bisa seperti menyediakanponsel murah, fitur baru, gaya baru dan jenis, baik
layanan purna jual maupun yang lain Jadi, Nokia harus diingat kompetisi tumbuh di sekitar.Nokia
telah membuat strategi untuk mengatasi masalah di masa sekarang danwaktu dekat.
Meningkatnya permintaan jaringan WLL dapat menyebabkan penurunanpenjualan untuk Nokia,
karena Nokia menyediakan banyak kurang ponsel CDMA kepelanggan.

2.4 SDM

A. PEMBERDAYAAN KARYAWAN

Keberhasilan Nokia tersebut tentu disebabkan oleh banyak hal. Dari sisi produk,
Nokia memiliki ragam ponsel yang sangat luas untuk berbagai segmen pasar dari low-
end hingga high-end. Produk-produk tersebut sangat handal dengan fitur-fitur paling maju di
setiap segmen. Strategi pemasaran Nokia juga hebat. Kemampuan mengidentifikasi dan
menciptakan segmen pasar yang amat beragam dibarengi dengan program promosi dan
pemasaran yang jitu.
Di balik keberhasilan Nokia itu, kunci dari semua kehebatan Nokia justru terletak
pada kualitas Human Research (HR) mereka. Nokia bisa sukses karena kekuatan
manusianya. Orang-orang Nokia, sangat kompeten sehingga di era desentralisasi dan
kompetisi yang amat ketat saat ini, Nokia bisa mengambil keputusan yang tepat dengan
cepat. Kecepatan pengambilan keputusan sangat diperlukan dalam bisnis ponsel karena
begitu dinamisnya persaingan dan perkembangan di pasar.
Proses rekrutmen menjadi awal dari upaya Nokia mendapatkan SDM berkualitas.
Proses seleksi staf atau manajer Nokia Mobile Phones Indonesia diserahkan kepada konsultan
rekrutmen khusus. Biasanya kandidat diwawancarai oleh konsultan rekrutmen dan
dilanjutkan dengan wawancara oleh pimpinan Nokia Mobile Phones Indonesia. Untuk posisi
manajer, bahkan kandidat yang telah diwawancarai di Indonesia harus diwawancarai lagi oleh
pimpinan Nokia Asia Pasifik. Tak jarang, jumlah kandidat yang harus diwawancarai di
Singapura lebih dari satu orang.
Karena setiap kandidat pimpinan harus diwawancarai di Singapura, maka pihak HR
juga sangat ketat menyeleksi kandidat untuk dikirim ke Singapura. Hal ini dimaksudkan agar
tidak memalukan. Biasanya, jumlah kandidat yang diwawancarai untuk setiap posisi cukup
banyak. Bahkan ada yang sampai 10 kandidat. Selanjutnya, karyawan atau manajer itu
dikembangkan melalui serangkaian program training dan pengembangan, terutama
disediakan oleh Nokia Global. Nokia memang sangat banyak memberikan program pelatihan
kepada karyawannya sejalan dengan prinsip Nokia is investing in people. Training untuk
setiap staf bisa 2-3 kali setahun. Beberapa staf dikirim pula untuk on the job training dengan
tujuan membiasakan mereka mengambil keputusan di lapangan. Di samping itu, staf bisa juga
mengikuti seminar terkait.
Dalam pengembangan SDM, Nokia menganut sejumlah prinsip yang tercermin
dengan kata-kata berikut: continous learning, freedom to develop yourself, support each
others growth, learn from your world class colleagues. Semuanya ini menunjukkan bahwa
pengembangan kualitas SDM menjadi prioritas utama Nokia, baik melalui training maupun
dengan belajar dari kolega-kolega terbaik dari berbagai negara. Pentingnya kepemimpinan
mendorong Nokia untuk mengutamakan training di bidang management andleadership skill.
Kebutuhan training untuk subjek ini semakin meningkat sejalan dengan globalisasi bisnis
Nokia dan tingginya kompetesi. Rangkaian training Nokia terutama ditujukan untuk
menanamkan nilai-nilai yang dianut perusahaan dari Finlandia itu, yaitucustomer satisfaction,
respect, achievement, dan renewal. Setiap orang di Nokia harus menempatkan nilai-nilai itu
sebagai panutan dalam bekerja.
Yang menarik, Nokia termasuk satu dari sedikit perusahaan kelas dunia yang bersifat
terbuka, tidak birokratis, dan memberi peluang karyawan di berbagai negara untuk maju dan
berkontribusi. Misalnya disebutkan, manajer atau atasan selalu bisa ditemui untuk
berdiskusi. Karyawan juga diperbolehkan memberikan tantangan kepada mereka tidak
selamanya hanya atasan yang memberikan tantangan kepada bawahan. Para karyawan di
seluruh dunia diminta pula untuk berbagi ide tanpa mengenal batas negara atau jabatan.
Jangan khawatir, pendapat karyawan pasti didengar. Bahkan, pendapat tersebut bisa
diwujudkan langsung berupa aksi selama hal itu memang baik dan diperlukan
perusahaan. Your opinions result in action, begitu janji manajemen Nokia.
Qrganisasi Nokia di Indonesia terdiri dari Nokia Mobile Phones Indonesia dan Nokia
Networks Indonesia. Keduanya berkantor di gedung yang sama di Jakarta. Nokia Networks
bergerak dalam penyediaan jaringan dan sistem telekomunikasi. Karyawan kedua unit bisnis
ini berbeda, namun berdasarkan kebutuhan bisa saja beberapa staf Nokia Mobile Phones
Indonesia diperbantukan di Nokia Networks. Uniknya, kedua unit ini hanya memiliki seorang
manajer HR yang berkantor di Nokia Networks. Hal ini tidak menjadi hambatan dalam
pengelolaan SDM Nokia Indonesia karena organisasi yang tidak terlalu besar dan sistem yang
mapan. Organisasi Nokia Mobile Phones Indonesia hanya terdiri dari 25 orang, sebagian
merupakan jajaran pimpinan (setingkat manajer ke atas). Dengan komposisi personil seperti
itu, maka struktur organisasi Nokia Mobile phones Indonesia berbentuk horizontal (flat) dan
matriks.

B. PERBAIKAN TERUS MENERUS


Selama 15 tahun Nokia elektronik mengalami masa percobaan dari beragam
kesalahan. Akan tetapi, dari semua kesalahan dan percobaan itu, secara bertahap justru
terbangun keterampilan substansial dari sekumpulan ahli yang berbakat. Tahun 1970-an
Nokia dan pabrik pembuat televisi Salora bergabung untuk mengembangkan telepon
genggam (telepon seluler). Dan tahun 1980-an seluruh Salora terintegrasi menjadi Nokia.
Pada saat yang sama Nokia memperoleh operasi jaringan telepon dari Perusahaan
Telekomunikasi Pemerintah Televa. Namun, tidak semua usaha yang dilakukan Nokia
menjadi produsen telepon seluler terkemuka di dunia berjalan sukses. Tahun 1980-an
perusahaan ini membeli pabrik televisi Jerman, SEL, tetapi terpaksa meninggalkannya karena
tidak berjalan mulus.
Pada awal 1981, Nokia berhasil meluncurkan produk bernama Nordic Mobile
Telephony (NMT). NMT merupakan jaringan selular multinasional pertama di dunia. Karena
itu, sepanjang dekade 1980-an NMT diperkenalkan ke sejumlah negara dan mendapat
sambutan yang luar biasa.
Pada awal 1990-an Nokia sempat krisis, tetapi CEO yang baru, Jorma Ollila,
memutuskan untuk memfokuskan pada telepon seluler dan jaringan telepon. Hasilnya,
telepon GSM pertama kali di dunia muncul di Finlandia tahun 1991. Kemudian pasar telepon
seluler global mulai berkembang sangat cepat pada pertengahan 1990-an dan Nokia menjadi
nomor satu.
Kini sebanyak 2.100 seri ponsel Nokia mendulang sukses. Target penjualan sebanyak
500 ribu unit berhasil diraih pada 1994. Dengan tenaga kerja sebanyak 54 ribu orang, produk
Nokia terjual di 130 negara. Sekarang mungkin setiap orang tau telepon seluler yang mudah
dalam pengoperasiannya adalah NOKIA, karena itulah moto NOKIA.
Inovasi produk-produk Nokia mempunyai perjalanan yang panjang. Raksasa ponsel
asal Finlandia itu telah 17 tahun malang melintang di dunia ponsel sejak 1982. Berikut
sejarah desain Nokia dari tahun ke tahun
1982 Mobira Senator. Ponsel pertama Nokia dengan menggunakan jaringan NMT. Ponsel
ini hanya dapat digunakan di dalam mobil.
1987 Mobira Cityman 900. Telepon genggam portabel Nokia masih dengan jaringan NMT.
1992 Nokia 101. Penggunaan handset pertama kali berbentuk "candy bar". Nokia 1011.
Ponsel portabel digital dengan jaringan GSM.
1994 Nokia 2100. Ponsel pertama yang dudukung layanan data, faks dan SMS.
1996 Nokia 9000 Communicator. Ponsel pertama lengkap dengan faks, kalender, email
dan internet.
1996 Nokia 8110. Disebut juga Nokia pisang. Ini adalah ponsel pertama Nokia yang
berbentuk slide.
1997 Nokia 3810. Ponsel pertama yang didisain khusus untuk konsumen Asia.
1998 Nokia 5100. Ponsel pertama dimana pengguna dapat mengubah-ubah chasing HP.
Nokia 6110. Ponsel seri 6xxx pertama yang ditargetkan untuk kalangan bisnis. Ini juga model
Nokia pertama dengan game di dalamnya, yakni Snake. Nokia 5110. Ponsel pertama dimana
pengguna dapat memilih game. Ponsel ini terkenal dengan sebutan 'HP sejuta umat' karena
lebih mudah dan lebih terjangkau oleh masyarakat.
1999 Nokia 8210. Ponsel fashion pertama Nokia yang diluncurkan bekerjasama dengan
Kenzo. Nokia 3210. Ponsel pertama dengan antena internal.
2001 Nokia 6310. Ponsel yang tahan banting dan simpel. Ini juga ponsel Nokia pertama
yang memakai konektivitas bluetooth. Nokia 7650. Ponsel GSM dengan kamera yang
terintegrasi dan seri 60 smartphone.
2002 Nokia 3650. Ini adalah ponsel pertama yang dilengkapi peralatan untuk mengambil
video.
2003 Nokia 7200. Ponsel lipat (flip) pertama Nokia. Nokia 6108. Ponsel layar sentuh
(touch screen) pertama Nokia.
2004 Nokia 7610. Ponsel berkamera pertama dengan piksel berukuran mega.
2005
Nokia meluncurkan ponsel L'Amour Collection, yakni Nokia 7360, Nokia 7370, dan Nokia
7380, bagi kalangan 'fashionista'. Disain produk ini memenangi penghargaan disain terbaik
dari para Desainer Industri di Amerika tahun 2006.
Nokia 8800. Disain Nokia pertama yang menggunakan stainless steel dan kaca.
Nokia meluncurkan ponsel N Series, ponsel multimedia tingkat tinggi. N90. Ponsel berkamera
pertama di dunia yang dilengkapi dengan optik Carl Zeiss dan engsel menikung layaknya
handycam. Nokia N 92. Ponsel pertama yang dilengkapi dengan DVB-H untuk melihat dan
merekam tayangan televisi.
Nokia meluncurkan produk E Series, yang dikhususkan untuk para pebisnis.
2006
Nokia N 80. Merupakan handset pertama yang memiliki teknologi UPnP (Universal Plug and
Play) yang memungkinkan pengguna dapat menggunakan UPnP sebagai remote control
untuk swap konten via Wi-Fi di antara PC, perlengkapan audio dan TV.
Nokia N95. Ini adalah telepon pertama Nokia dengan kemampuan GPS di dalamnya. Disain
ponsel ini menerima penghargaan Red Dot pada tahun 2007.
2007
Nokia E65. Ponsel Nokia penuh gaya dan ramping dengan fitur-fitur untuk bisnis.
Nokia 1208. Ponsel ini didisain khusus untuk masyarakat yang tinggal di pedesaan dan
terpencil. Ponsel ini terkenal dengan keawetannya.
Nokia 7900 Prism. Ponsel pertama yang mengadopsi layar organik LED.
Nokia N82. Ponsel yang dilengkapi dengan Xenon Flash. Dapat dipakai untuk mengambil
gambar dalam kondisi sedikit cahaya.
Nokia 3110 Evolve. Model ini menggunakan bio-cover yang 50 persen lebih materinya dari
bahan yang dapat diperbaharui.
2008
Nokia membuat konsep ulang. Membuat ponsel berbahan daur ulang aluminium dari kaleng,
chasing dari plastik botol minuman, dan karet keypad dari ban bekas.
Nokia 5800 XpressMusic. Ponsel Nokia yang jago untuk soal musik dengan layar sentuh.
Nokia E71. Ponsel Nokia teramping di dunia dengan keypad qwerty.
2009 N 97. Ponsel yang terhubung dengan internet setiap saat.
Berbagai inovasi yang dilakukan Nokia dari tahun ke tahun ini membuktikan Nokia
selalu berusaha membuat produknya sesuai dengan keinginan konsumen dan perkembangan
teknologi.
Benchmarking

C. BENCHMARKING
Benchmarking adalah suatu proses yang biasa digunakan dalam manajemen atau
umumnya manajemen strategis, dimana suatu unit/bagian/organisasi mengukur dan
membandingkan kinerjanya terhadap aktivitas atau kegiatan serupa unit/bagian/organisasi
lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal. Dari hasil benchmarking, suatu
organisasi dapat memperoleh gambaran dalam (insight) mengenai kondisi kinerja organisasi
sehingga dapat mengadopsi best practice untuk meraih sasaran yang diinginkan. Kegiatan
benchmarking tidaklah harus peristiwa yang dilakukan satu kali waktu, namun bisa juga
merupakan kegiatan berkesinambungan sehingga organisasi dapat memperoleh manfaat
dalam meraih praktek aktifitas organisasi yang terbaik untuk mereka.
Dalam perusahaan Nokia benchmarking ini dilakukan guna meningkatkan kualitas
pada produk baru yang ditinjau dari kualitas produk sebelumnya serta pendapat konsumen
mengenai produk tersebut. Dengan adanya benchmark Nokia dapat membuat produk baru
dengan berbagai fitur yang yang lebih menarik dari pada produk sebelumnya.
Contohnya adalah diluncurkannya ponsel E75 yang merupakan benchmark dari E90
communicator. Keunggulan kedua ponsel ini adalah memberikan kemudahan bagi konsumen
untuk membaca dan menerima e-mail. Perusahaan Nokia menciptakan ponsel yang memiliki
kegunaan sama namun memiliki fitur yang lebih baik. Hal ini dimaksudkan untuk
meningkatkan kualitas produk.
Contoh lainnya adalah munculnya Nokia 6120 Classic yang menyaingi N73 dan
N70. Nokia 6120 classic merupakan produk baru yang berada di segmen harga yang nyaris
sama dengan Nokia N70 yang telah ada semenjak 3 tahun yang lalu. Oleh karena itu secara
teknologi Nokia 6120c tentu jauh lebih unggul. Bahkan Nokia N73 yang muncul setelah N70
juga masih kalah canggih dibanding 6120c, padahal harga N73 hingga saat ini masih jauh
lebih mahal dibanding 6120c. 4 keunggulan utama yang dimiliki Nokia 6120c yang bahkan
tidak dimiliki oleh Nokia N73 yang harganya lebih mahal adalah Koneksi internet HSDPA
(3.5G), Prosesor yang lebih cepat, Versi operating sistem yang baru, Design slim dan ringan.
D. KONSEP TAGUCHI
Metode ini merupakan metodologi baru dalam bidang teknik yang bertujuan untuk
memperbaiki kualitas produk dan proses serta dalam dapat menekan biaya
dan resources seminimal mungkin. Sasaran metode Taguchi adalah menjadikan
produk robust terhadapnoise, karena itu sering disebut sebagai Robust Design. Definisi
kualitas menurut Taguchi adalah kerugian yang diterima oleh masyarakat sejak produk
tersebut dikirimkan. Filosofi Taguchi terhadap kualitas terdiri dari tiga buah konsep, yaitu:
1. Kualitas harus didesain ke dalam produk dan bukan sekedar memeriksanya.
2. Kualitas terbaik dicapai dengan meminimumkan deviasi dari target.
3. Produk harus didesain sehingga robust terhadap faktor lingkungan yang tidak dapat
dikontrol.
4. Biaya kualitas harus diukur sebagai fungsi deviasi dari standar tertentu dan kerugian harus
diukur pada seluruh sistem.
Metode Taguchi merupakan off-line quality control artinya pengendalian kualitas
yang preventif, sebagai desain produk atau proses sebelum sampai pada produksi di
tingkat shop floor. Off-line quality control dilakukan dilakukan pada saat awal dalam life
cycle product yaitu perbaikan pada awal untuk menghasilkan produk (to get right first time).
Kontribusi Taguchi pada kualitas salah satunya adalah Loss Function. Merupakan fungsi
kerugian yang ditanggung oleh masyarakat (produsen dan konsumen) akibat kualitas yang
dihasilkan. Bagi produsen yaitu dengan timbulnya biaya kualitas sedangkan bagi konsumen
adalah adanya ketidakpuasan atau kecewa atas produk yang dibeli atau dikonsumsi karena
kualitas yang jelek.
Nokia pernah mengalami loss function. Contohnya pada kasus penarikan sekitar 46
juta baterai oleh Nokia. Saat diisi ulang, baterai seri BL-5C yang diproduksi oleh Matsushita
baterai industrial Co. Ltd mulai periode desember 2005 sampai november 2006 beresiko
mengalami hubungan pendek. Akibatnya masyarakat merasa kecewa dan tidak puas atas
barang yang dibelinya sehingga menimbulkan berkurangnya kepercayaan terhadap produk
Nokia. Selain itu konsumen harus meluangkan lebih banyak waktu dan biaya lain-lain untuk
penggantian produk tersebut, sehingga konsumen jelas lebih dirugikan.
Nokia dapat mengatasi kerugian yang diakibatkan masalah tersebut. Setelah pihak
asuransi mendapatkan claim dari NOKIA, mereka (pihak asuransi) akan memberikan
penggantian uang atas total penggantian produk baterai BL-5C ini. Dengan demikian
perusahaan NOKIA terbebas dari kerugian yang menimpa dirinya.
Sedangkan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, Nokia melakukan hal-hal
berikut,
1. Memberikan garansi kepada produk tersebut.
2. Mengadakan evaluasi dan perbaikan terus menerus
3. Menjaga relasi antara pemasok dan pelanggan, seperti Perusahaan harus mengerti apa yang
diinginkan konsumen.
Proses desain dan proses produksi
1. SURVEY
Biasanya tim vendor akan melihat pasar dan melakukan survey. Mereka tidak segan untuk
beli handphone pesaing dan kemudian dibongkar untuk diliat isinya serta teknologinya.
Apalagi kalo pesaing mengeluarkan handset baru yang teknologinya canggih. Nah, setelah
mendapat masukan dari tim marketing maka tim desain akan menyesuaikan dengan
kebutuhan dan trend yang ada.
2. IDE
Setelah tim desain menemukan ide dan konsep, maka mereka segera merancang bentuk
handset atau handphone serta pembalut/kulit lapisan handphone dan fitur pengiring. Selain itu
mereka juga menentukan tebal tipis yang sesuai dan ikon atau trade ponsel yang mau dibuat.
3. SKETSA
Segera setelah sketsa gambar selesai dibuat maka dibuatlah ponsel-ponselan alias dummy
alias mainan tapi ukuran sudah sesuai dengan aslinya.
4. PRESENTASI
Hasil dummy tadi dipresentasikan kepada tim manajemen dan diuji tingkat ergonomisnya
serta kesesuaian dengan pasar atau trend.Setelah itu jenis material/bahan pembuatan baru
ditentukan, begitu juga dengan warna yang sesuai akan ditentukan.
5. PRODUKSI
Lolos dari uji ergonomis maka proses produksi dimulai. Nah proses produksi ini yang
menarik. Vendor ponsel seperti Nokia, Motorola dan SE tidak membuat penuh semua
material atau bahan pembuatnya, jadi hanya chip-chip tertentu atau motherboard ponsel yang
mereka buat. Sebagian bahan ada yang dibuat di luar negeri untuk menghemat biaya, antara
lain Cina atau India. Mereka memesan produk bahan tertentu sesuai dengan syarat yang
mereka ajukan ke pabrik, istilahnya ODM (Original Design Manufacturer).
6. SPAREPART
Nah, untuk bagian yang sangat umum seperti baterai atau terkadang LCD mereka pesan
secara borongan dari pabrikan OEM (Original Equipment Manufacture).
7. ROBOT OTOMATIS
Proses produksi yang dilakukan sendiri oleh pabrik vendor dilakukan oleh robot. Hasilnya
pasti lebih rapi dan cepat. Hanya kalau sudah jadi ponsel baru merakitnya menggunakan
tenaga manusia, memasang segel dan casing plus packing atau memasukkan ke dus beserta
batre, handsfree, buku, CD dan kabel data atau fitur yang lain tergantung vendornya.
8. DISTRIBUSI
Setelah selesai maka bagian pemasaran akan menjual ke berbagai Negara alias diekspor
melalui distributor yang telah ditunjuk di masing-masing Negara.

8
2.5 PRODUKSI

Pada awal 1981, Nokia berhasil meluncurkan produk bernama Nordic Mobile Telephony
(NMT). NMT merupakan jaringan selular multinasional pertama di dunia. Karena itu,
sepanjang dekade 1980-an NMT diperkenalkan ke sejumlah negara dan mendapat sambutan
yang luar biasa.

Kemudian pada awal tahun 1990-an, Nokia sempat mengalami krisis, tetapi CEO yang baru,
Jorma Ollila, memutuskan untuk memfokuskan pada telepon seluler dan jaringan telepon.
Hasilnya, telepon GSM pertama kali di dunia muncul di Finlandia tahun 1991. Kemudian
pasar telepon seluler global mulai berkembang sangat cepat pada pertengahan 1990-an dan
produk Nokia menjadi yang nomor satu. Nokia memproduksi telepon genggam untuk seluruh
pasar dan protokol utama termasuk GSM, CDMA, and W-CDMA (UMTS).

Setiap produk Nokia memiliki standar kualitas yang tinggi dan telah teruji di laboratorium
mereka. Mungkin sobat akan merasa ngeri jika melihat bagaimana Nokia memperlakukan
produknya yaitu telepon sellular yang akan mereka jual. Nokia menghajar produknya di
laboratorium test mereka menggunakan sebuah mesin robot yang sangat canggih yang tidak
melakukan apa-apa selain menusuk ponsel Nokia untuk menguji ketahanan mereka. Nokia
menyebut mesin robot itu dengan Poking Machine. Lebih digunakan untuk menguji
ponsel terbaru sehingga diketahui sejauh mana kualitas produk mereka.

Salah satu kegiatan produksi Nokia Corporation yaitu:

Test pengujian kekuatan body handhone (test tekuk)

9
Test ketahanan keypad

Test ketahanan terhadap kelembapan, cairan dan gel

Test terhadap goresan pecahan kaca dan plastik

10
BAB III

SIMPULAN DAN SARAN

3.1 Simpulan

Mc Donalds merupakan salah satu franchise terbesar di dunia. Namun pada


kenyataannya sistem pengoperasian di Mc Donald`s masih bermasalah. Salah satunya
adalah komunikasi antara chef dengan kasir yang belum efisien karena belum
diterapkannya sistem komunikasi yang jika di Negara lain sudah berjalan.
Sehingga,kasir harus berteriaik kepada chef untuk memesan makanan. Ini sungguh
tidak efektif karena chef belum tentu langsung mendengar karena suasana yang
berisik. Maka, kasir pun harus mengatakan berkali-kali` Sungguh menghabiskan
waktu. Disamping itu, layanan drive thru bisa menimbulkan kemacetan dan beberapa
mobil tidak bisa masuk karena ukurannya yang tidak sesuai standar.

3.2 Saran

1. Membuat card member Nokia untuk menarik konsumen

2. Membuat alat pemesanan yang dilakukan oleh pembeli secara langsung dan
pesanan pembeli akan muncul di layar di bagian timur

3. Membuat no telepon di tiap store agar lebih efesien.Para pembeli dapat mengetahui
no Nokia Corporation dengan melihat di website Nokia Corporation nya

4. Pesanan via online diberikan berbagai macam pilihan yaitu bisa pesan lalu diambil
secara drive thruw atau pesan dan dimakkan di tempat tersebut

5.Beralih ke pemasok lokal sehingga mempunyai biaya transportasi yang


rendah,Menggunakan software untuk mengontrol dan memonitor inventory
sehingga dapat menurunkan biaya persediaan,sehingga perusahaan akan mampu
dalam memperbaiki atau meningkatkan keuntungan dengan harga yang rendah

11
DAFTAR PUSTAKA

Sholahuddin, muhammad. Analisis Informasi Keuangan. 2005.FE UMS. Surakarta

Muqorobin,Agus. Analisis Keuangan.2007.Surakarta.

http://id.wikipedia.org/wiki/Nokia

Stock Analysis on Net (www.stock-analysis-on.net)

https://8dananghyden8.wordpress.com/2011/07/11/analisis-swot-2/

http://iim-mulyani.blogspot.co.id/

http://fansuri6.blogspot.co.id/2011/03/total-quality-management-
nokia.html?m=1https://www.blogger.com/profile/12417709560033

12

Anda mungkin juga menyukai