Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN BENGKEL LISTRIK SEMESTER IV

PERENCANAAN RANGKAIAN DAN PANEL KONTROL PLANT


PENGGILINGAN YANG DISUPLAI DARI DUA SUMBER
( PLN DAN GENSET )

Oleh :
Kelompok 5
EKO BUDIANTO (05/2C)
HANI DWI A (09/2C)
PH.PRUMUDITA (16/2C)
SEFITA WULANDARI (20/2C)

PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI
MALANG
2004
I. Tujuan
Tujuan dari latihan ini akan dapat :

1.1 Merencanakan rangkaian control dan daya plant penggilingan sesuai dengan diskripsi
kerja.
1.2 Membuat sket dan merakit kerangka panel control berdasarkan komponen/ peralatan
control.
1.3 Menyusun komponen pada kerangka panel dan memasang pengawatan
rangkaiansesuai dengan gambar rencana.
1.4 Mengecek/meneliti rangkaian control dan instalasi daya pada panel dan panel
peralatan.

II. Diskripsi Kerja


2.1. Sumber daya
Sumber daya utama dari instalasi ini adalah dari PLN dan genset hanya sebagai
sumber cadangan apabila sumber dari PLN mati. Maka mesin dapat dioperasikan dengan
menghidupkan genset sebagai sumber cadangan. Jika sumber dari PLN hidup kembali,
maka mesin langsung OFF dan hubungan dengan cadangan terputus. Untuk
mengoperasikan kembali dapat menekan tombol on setelah motor terakhir mati, maka
sambungan dari PLN dapat dihubungkan.
2.2. Posisi normal
Plan penggilingan ini terdiri adri dua buah motor induksi 3 , motor M1 sebagai
peniup dan motor M2 sebagai penggerak penggiling. Instalasi ini tidak bekerja secara
otomatis, maka untuk mengoperasikannya harus dikendalikan oleh seorang operator daru
ruang control dengan menekan tombol tekan motor M1 langsung ON (DOL) dan M2 ON
dengan starter bintabg-segitiga. Setelah M1 dan M2 beroperasi penuh, maka katub Y1
membuka dan penggilingan dimulai. Setelah proses penggilingan selesai, maka mesin
dapatdimatikan dengan sebuah tombol tekan (OFF) dan katub langsung OFF (menutup)
dan setelah 5 detik manu M2/penggiling OFF dan 3 detik berikutnya M1 OFF
2.3. Posisi Perawatan
Pad posisi ini, masing-masing komponen dapat dioperasikan sendiri-sendiri dan
untuk sumberdaya tetap paad posisi interlock.
3. Daftar Peralatan

Kontaktor utama 6 buah (3 kantak utama NO + 1 kantak bantu NC)


Kantaktor bantu 3 buah (2 kantak bantu NO + 2 kontak bantu NC)
Kotak bantu 6 buah (2 kantak bantu NO + 2 kontak bantu NC)
Push button 4 buah NO + 4 buah NC
Selektor putar 1 buah
Lampu tanda 4 buah
MCB 3 fasa 4 buah
MCB 1 fasa 1 buah
Timer ON Delay 1 buah
Timer OFF Delay 2 buah
Lampu tanda 4 buah
Line up terminal 30 buah
Terminal block 5 buah
Motor 380/660 V 1 buah
Motor 220/380 V 1 buah
Kotak panel 1 buah
Kabel secukupnya
4. Langkah Kerja
4.1 Gambar rangkaian sirkit daya dan sirkit control perencanaan rangkaian dan panel
control plant penggilingan yang disuplai dari dua sember (PLN dan Genset). Sirkit
tersebut mendapatkan 2 sumber yaitu PLN dan Genset.
4.2 Siapkan aperalatan (komponen-komponen) yang akan digunakan dan pasang
Komponen-komponen tersebut pada panel.
4.3 Kerjakan pengawatan sesuai dengan diagram sirkit. Pilih kabel penghubung yang
panjangnya sesduai untuk menghasilkan susunan rangkaian yang rapi
4.4 Apabila pemasangan sudah benar, hubungkan rangkaian control kesumber tegangan 1
fasa 220/380 V untuk pengujian.
4.5 Apabila sudah dinyatakan sudah benar sesuai dengan diskripsi kerja, maka
hubungkan rangkaian dengan sumber 3 fasa 220/380 V

5. Cara Kerja Rangkaian


5.1 Tekan tombol S1 untuk mengerjakan kontaktor K8 yang menghubungkan sumber dari
PLN dengan rangkaian daya dan rangkaian kontrol yang mengoperasikan rangkaian
daya untuk mengerjakan motor penggiling dan untuk mematikan tekan tombol S2
yang menyebabkan kontaktor K8 terbuka, tetapi selama motor terakhir belum mati
yaitu motor pada kondisi DOL maka tombol S2 tidak dapat mematikan rangkaian dan
Selama sumber dari Genset masih mengalirkan arus kontaktor K8 tidak dapat
dioperasikan.
5.2 Tekan tombol S3 untuk mengerjakan kontaktor K11 yang menghubungkan sumber
dari Genset dengan rangkaian daya dan rangkaian control yang mengoperasikan
rangkaian daya untuk mengerjakan motor penggiling pada saat PLN mati dan untuk
mematikan tekan S4 yang menyebakan kontaktor K11 terbuka, tetapi selama motor
terakhir belum mati yaitu notor DOL maka tombol S4 tidak dapat mematikan
rangkaian dan selama sumber PLN masih mengalirkan arus kontaktor kontaktor K11
tidak dapat dioperasikan.
5.3 Untuk meilih kondisi normal dan repair yaitu dengan memutar selector putar
5.4 Tekan S4 untuk mengoperasikan rangkaian control dari motor penggiling yaitu motor
yang dioperasikan DOL dan STAR DELTA. Untuk kerja motor pada saat normal
kerja motor bersamaan antara DOL dan STAR DELTA dan katub pembuka akan
bekerja setelah motor STAR DELTA bekerja pada kondisi delta. Untuk mematikan
motor dengan menekan tombol S5, sebelum motor mati yang nutup duluan adalah
katub setelah katub menutub 3 menit kemudian motor STAR DELTA mati dan 5
berikutnya motor DOL.
5.5 Untuk keadaan repair pengoperasian dapat dilakukan secara sendiri-sendiri baik
untuk motor DOL maupun STAR DELTA, jadi tidak secara bersamaan.
5.6 Untuk lampu tanda kerjsnys sebagai berikut :
H1 menyala pada saat motor DOL
H2 menyala pada saat motor STAR SELTA
H3 menyala pada saat katub membuka
H4 menyala pada saat terjadi over load
5.7 Trip thermal overload relay dilakukan F3 secara manual untuk menguji kerja dari
overload dan untuk mereset relay beban thermal F3.