Anda di halaman 1dari 94

ANALISIS CACAT-CACAT

PADA LOGAM

ROCHIM SURATMAN

FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA ITB


MEI 2012

ROCHIM 1
ANALISIS CACAT PADA SUATU PRODUK DALAM
KAITANNYA DENGAN MASALAH KOROSI ADALAH
MEMPELAJARI ASPEK-ASPEK APA SAJA YANG
TURUT MEMPERCEPAT PROSES KOROSI ATAU
PROSES KERUSAKAN SECARA UMUM KETIKA
PRODUK TERSEBUT DIOPERASIKAN.

DARI DEFINISI KOROSI DIKETAHUI BAHWA KOROSI


MERUPAKAN PERISTIWA INTERAKSI LOGAM (BACA:
PRODUK) DENGAN LINGKUNGANNYA. DENGAN
DEMIKIAN; SEMAKIN LUAS PERMUKAAN LOGAM
(PRODUK) SEMAKIN INTENSIF INTERAKSINYA. JADI
KEBERADAAN CACAT DI PERMUKAAN AKAN LEBIH
MENAMBAH INTENSIF PROSES INTERAKSI DENGAN
LINGKUNGAN. NAMUN DALAM PRAKTEK; KEBERADAAN
CACAT TIDAK HANYA ADA DI PERMUKAAN
ROCHIM 2
KEBERADAAN CACAT (DEFECTS, FLAWS,
DISCONTINUITIES ATAU IMPERFECTIONS) PADA
LOGAM; DAPAT DISEBABKAN OLEH:

PROSES PEMBUATAN LOGAM; LAZIM DISEBUT


SEBAGAI INHERENT DEFECTS; D.P.L: CACAT
YANG ADA PADA BAHAN BAKU
PROSES PENGERJAAN; LAZIM DISEBUT
SEBAGAI MANUFACTURING DEFECTS; D.P.L
CACAT YANG TERJADI KETIKA PRODUK
DIBUAT.
PROSES PENGGUNAAN; LAZIM DISEBUT
SEBAGAI APPLICATION DEFECTS; D.P.L
CACAT YANG TERBENTUK KETIKA PRODUK
DIOPERASIKAN (DIGUNAKAN)

ROCHIM 3
KEBERADAAN CACAT AKAN MENIMBULKAN ADANYA
PERUBAHAN PADA::
PENAMPILAN (PERFORMANCE)
BENTUK DAN UKURAN
SIFAT MEKANIK
PENAMPILAN HASIL HASIL PROSES PERLAKUAN
PERMUKAAN (SURFACE TREATMENT)

BERDASARKAN HAL-HAL TERSEBUT DIATAS; MAKA


JENIS-JENIS CACAT YANG ADA PADA LOGAM
DIKELOMPOKKAN MENJADI:
SURFACE DEFECTS
DIMENSIONAL DEFECTS
STRUCTURAL DISCONTINUITIES
DEFECTIVES PROPERTIES OF MECHANICAL AND
CHEMICAL.
ROCHIM 4
CONTOH:

DIMENSIONAL DEFECTS:
- UKURAN DILUAR TOLERANSI YANG TELAH
DITENTUKAN
- BENTUK YANG TIDAK SESUAI DENGAN
KETENTUAN.

STRUCTURAL DISCONTINUITIES:
- CACAT YANG TERJADI DISEBABKAN OLEH
PROSES PENGEROLAN ATAU PENEMPAAN
- CACAT YANG TERJADI DISEBABKAN OLEH
PROSES PENUANGAN LOGAM
- CACAT YANG TERJADI DISEBABKAN OLEH
PROSES PENGELASAN

ROCHIM 5
DEFECTIVE PROPERTIES OF MECHANICAL AND
CHEMICAL; ADALAH SBB:

- KUAT TARIK, BATAS MULUR, REGANGAN DAN


KETANGGUHAN LEBIH RENDAH DARI
SPESIFIKASI MINIMUM MATERIAL.
- KOMPOSISI KIMIA DARI SUATU MATERIAL
LEBIH RENDAH DARI SPESIFIKASI MINIMUM

SURFACE DEFECTS MISALNYA SEPERTI:

- RETAK
- POROSITAS DI PERMUKAAN
- SCUBBING (PEMBENGKAKAN)
- INTRUSI LOGAM LAIN (MIS: CIPRATAN LOGAM
LAS)
ROCHIM 6
UNTUK MENGANALISIS KEBERADAAN CACAT PADA LOGAM; PERLU
DILIHAT JENIS2 METODA MANUFAKTUR SBB:
PROSES PENGECORAN (CASTING) DAN
METALURGI SERBUK PROSES PRIMER
(CONSOLIDATION PROCESSES)
PROSES PEMESINAN (MACHINING)
PROSES SEKUNDER
(MASS REDUCING PROCESSES)
PROSES PEMBENTUKAN (FORMING)
(MASS CONSERVING PROCESSES)
PROSES PENYAMBUNGAN (JOINING)
PROSES TERSIER
PROSES PENGUBAHAN SIFAT (HEAT AND
SURFACE TREATMENT); NON SHAPING
PROCESSES

ROCHIM 7
DENGAN DEMIKIAN; TIPE PROSES PRODUKSI ADA 2
KELOMPOK:

KELOMPOK PERTAMA: SHAPING PROCESSES


MASS CONSERVING PROCESSES
MASS REDUCING PROCESSES
JOINING PROCESSES
KELOMPOK KEDUA: NON SHAPING PROCESSES

JENIS BENDA KERJA YANG DIPROSES:


PADAT
CAIR
SERBUK
UAP LOGAM

ROCHIM 8
BENTUK ENERGI YANG DIGUNAKAN DALAM
MEMPROSES BENDA KERJA:

MEKANIKAL (DEFORMASI PLASTIK, FLOW


ATAU FRACTURE)
THERMAL (HEATING, MELTING ATAU
EVAPORATION)
CHEMICAL (SOLUTION, DISSOLUTION)

SEDANGKAN TAHAPAN PROSES; TERBAGI ATAS:

PENYIAPAN BENDA KERJA DAN PERALATAN


SHAPING
STABILISASI

ROCHIM 9
YANG PERLU DIPERHATIKAN DARI SETIAP PROSES
YANG DIPILIH ADALAH:

CAPAIAN PROSES TERHADAP: BENTUK YANG


DIINGINKAN, JUMLAH PRODUK (KECEPATAN
PEMBUATAN), UKURAN, TOLERANSI
EFEK PROSES YANG DITERAPKAN TERHADAP
SIFAT MATERIAL; TERMASUK KEMUNGKINAN
CACAT PADA BENDAKERJA AKIBAT PROSES YG
DITERAPKAN
JENIS STABILIZATION PROCESS YANG DIPERLUKAN
PRODUCE ABILITY
KETERGANTUNGAN TERHADAP KEAHLIAN OPERATOR
PERALATAN

ROCHIM 10
PROSES PENGECORAN:
PROSES PEMBUATAN PRODUK DENGAN CARA
MENCAIRKAN LOGAM DAN MEMASUKKANNYA
KEDALAM CETAKAN (MOULD ATAU DIES) DAN
MEMBIARKANNYA MEMBEKU

ROCHIM 11
PADA PROSES PENGECORAN; CARA MEMASUKKAN
LOGAM CAIR KE DALAM CETAKAN; JUGA DAPAT
MENJADI SALAH SATU PENYEBAB MUNCULNYA CACAT
PADA PRODUK COR.

BEBERAPA CARA MEMASUKKAN LOGAM CAIR KE


DALAM CETAKAN:

- CARA PENUANGAN (POURING METHOD ATAU


GRAVITY CASTING)
- CARA DITEKAN (DIE CASTING)
- CARA CENTRIFUGAL (CENTRIFUGAL CASTING)

KEBERADAAN CACAT PADA PRODUK COR DAPAT JUGA


DISEBABKAN OLEH JENIS CETAKAN (MOULD ATAU
DIES) YANG DIGUNAKAN.
ROCHIM 12
CONTOH PRODUK HASIL COR

DALAM PRAKTEK; BENTUK DAN


UKURAN PRODUK COR DAPAT DIBUAT SE-BESAR2NYA
ATAU SE-RUMIT2NYA; SEPANJANG MODELNYA DAPAT
DIBUAT. ROCHIM 13
CONTOH STRUKTUR MIKRO
BESI COR:
JENIS LOGAM YANG
LAZIM DI COR
ADALAH BESI COR
(CAST IRON)

BCK

BCN
ROCHIM 14
CONTOH PENERAPAN PROSES
PENGECORAN PADA PEMBUATAN PIPA

CENTRIFUGAL CASTING;
TERMASUK KE DALAM
JENIS SEAMLESS PIPE

ROCHIM 15
CONTOH PENERAPAN PROSES
COR TEKAN (DIE CASTING)

ROCHIM 16
PENGECORAN PADA INDUSTRI BAJA

ROCHIM 17
ROCHIM 18
BEBERAPA JENIS PERALATAN PENCAIR
LOGAM PADA INDUSTRI BAJA

ROCHIM 19
PROSES REDUKSI LANGSUNG DI
PT KRAKATAU STEEL

ROCHIM 20
JENIS CACAT YANG DIPEROLEH DARI PROSES STEEL
MAKING DAN PENGECORAN ADALAH:

-TERPERANGKAPNYA INKLUSI KE DALAM BAJA.


KARAKTERISTIK INKLUSI DALAM BAJA MENENTU-
KAN KUALITAS BAJA (RUJUKAN: ASTM E 44/45)
- SHRINKAGE CAVITY DAN PIPE
-CACAT COR:
VOID
AIRLOCK
PINHOLE POROSITY
RONGGA GAS KARENA CIL
BLOWHOLE
CRACK (RETAK)
RETAK KARENA PENYUSUTAN
RETAK KARENA TEGANGAN SISA; BAIK DALAM
KEADAAN PANAS MAUPUN DINGIN
ROCHIM 21
SEGREGASI:
SEGREGASI UMUM (CORING)
SEGREGASI SETEMPAT (BLOCK SEGREGATION)
SEGREGASI PITA (BANDED SEGREGATION)

BURNING (PENETRASI LOGAM DAN PASIR


LELEH) DAN EROSI
DEFORMASI
GESER
CIL
SALAH ALIR (MISRUN).

KEBERADAAN CACAT-CACAT TERSEBUT PADA PRODUK


COR; DAPAT TERJADI DI PERMUKAAN MAUPUN DI
BAGIAN DALAM.

ROCHIM 22
PROSES PEMBUATAN KOMPONEN
DENGAN METODA METALURGI SERBUK

ROCHIM 23
CARA MEMBUAT SERBUK LOGAM

ROCHIM 24
CONTOH PROSES KOMPAKSI

ROCHIM 25
PROSES SINTER DAN BEBERAPA
CONTOH PRODUK P/M

ROCHIM 26
STRUKTUR PRODUK P/M
JENIS CACAT
LAZIMNYA BERUPA
POROSITAS

JENIS CACAT
TERSEBUT DIATASI
DENGAN CARA
IMPREGNASI
ROCHIM 27
PROSES PEMESINAN: PRINSIP
DAN BEBERAPA CONTOH MESIN PERKAKAS

ROCHIM 28
MESIN PERKAKAS KONVENSIONAL

ROCHIM 29
PRINSIP PEMESINAN
KONVENSIONAL:

- REDUCING (CHIPS)
- SEPARATING (SHEAR)

JENIS CACAT LAZIMNYA


BERUPA: SCRATCH
(GORESAN); SURFACE
ROUGHNESS;
DEFORMASI

ROCHIM 30
MESIN PERKAKAS
NON-KONVENSIONAL
PRINSIP PROSES:
-PELARUTAN
-EROSI OLEH
BUSUR LISTRIK

BENTUK CACAT
BIASANYA BERBENTUK
PITTING ROCHIM 31
PROSES- PROSES PEMBENTUKAN
(FORMING PROCESSES)

PRINSIP PROSES PEMBENTUKAN ADALAH: GESER;


SEDANGKAN JENIS PROSESNYA TERDIRI DARI:
PROSES PEMBENTUKAN PANAS
(HOT WORKING)
PROSES PEMBENTUKAN DINGIN
(COLD WORKING)

PENGERTIAN PANAS DAN DINGIN


DIBEDAKAN DARI: APAKAH DIATAS ATAU
DIBAWAH: TEMPERATUR REKRISTALISASI
YAITU: TITIK CAIR (DLM DERAJAT KELVIN)
DIBAGI DUA.
ROCHIM 32
DITINJAU DARI POSISI T-REK; MAKA
UNTUK TIMAH (Sn):
T-cair = 2250C atau 5000K
T-rek = 2500K atau -230C
JADI, JIKA TIMAH DIPROSES PADA T-KAMAR
BERARTI: PROSES PENGERJAAN PANAS.

UNTUK BAJA; MESKIPUN DIPROSES PADA


T = 5000C MASIH TERMASUK PROSES
PENGERJAAN DINGIN KARENA T-REK BAJA
SEKITAR 7000C

ROCHIM 33
JENIS-JENIS PROSES PEMBENTUKAN

ROCHIM 34
BEBERAPA CONTOH PROSES
PENGEROLAN

ROCHIM 35
PROSES PENGEROLAN PELAT

ROCHIM 36
PROSES PENGEROLAN PROFIL

ROCHIM 37
PROSES TEMPA

ROCHIM 38
CONTOH PRODUK TEMPA
UNTUK KOMPONEN OTOMOTIF

ROCHIM 39
CACAT TEMPA:

1. KETIDAK SEMPURNAAN LOGAM DASAR (INGOT):


- SEGREGASI
- CENTERLINE SHRINKAGE
- KANDUNGAN HIDROGEN
- INKLUSI NON LOGAM

2. CACAT HASIL TEMPA:


- LAPS
- SEAMS
- HOT TEARS
- BURST
- THERMAL CRACK

ROCHIM 40
PROSES PEMBUATAN BAUT
DAN PEMBERIAN ULIR

ROCHIM 41
PROSES PEMBUATAN PIPA DENGAN
SAMBUNGAN SEJAJAR SUMBU (SEAM PIPE)

ROCHIM 42
BERBAGAI CARA MENGELAS
PIPA DENGAN SAMBUNGAN
SEJAJAR SUMBU

ROCHIM 43
PROSES PEMBUATAN PIPA DENGAN
SAMBUNGAN (SEAM PIPE)

ROCHIM 44
PEMBUATAN PIPA
DENGAN
SAMBUNGAN
SPIRAL

ROCHIM 45
PROSES PENYAMBUNGAN PIPA

ROCHIM 46
PROSES PEMBUATAN PIPA
TANPA SAMBUNGAN (SEAMLESS PIPE)

ROCHIM 47
PROSES PIERCING
SEBAGAI AWAL PEMBUATAN PIPA
SEAMLESS

ROCHIM 48
TABUNG SEAMLESS

ROCHIM 49
Cara membuat botol baja

ROCHIM 50
ROCHIM 51
CARA LAIN MEMBUAT TABUNG
SEAMLESS

ROCHIM 52
PROSES EKSTRUSI

ROCHIM 53
BEBERAPA CONTOH PRODUK HASIL
PROSES EKSTRUSI

ROCHIM 54
PROSES PEMBUATAN DAN
PEMBUNGKUSAN KAWAT

ROCHIM 55
PROSES PEMBUATAN DAN
PENGGULUNGAN KAWAT

ROCHIM 56
PROSES PRESSFORMING

ROCHIM 57
CONTOH PROSES PRESS FORMING

ROCHIM 58
PRINSIP KERJA MESIN PRESS FORMING

ROCHIM 59
PROSES SPINNING

ROCHIM 60
PROSES BLANKING DAN PUNCHING

ROCHIM 61
PROSES PENYAMBUNGAN
(JOINING PROCESSES):
SAMBUNGAN MEKANIK:
- KELING,
- BAUT DAN MUR
- SAMBUNGAN KERUT (SHRINK FIT)
- STITCHING (LIHAT FILM)
SAMBUNGAN METALURGI:
- LAS (WELDING)
- SOLDERING DAN BRAZING
- DIFFUSION BONDING
SAMBUNGAN DENGAN BAHAN ADHESIVE
ROCHIM 62
PROSES PENYAMBUNGAN MEKANIK
DENGAN PAKU KELING

ROCHIM 63
PROSES PENYAMBUNGAN DENGAN BAUT DAN MUR

ROCHIM 64
JENIS-JENIS PROSES PENGELASAN:

ROCHIM 65
ROCHIM 66
ROCHIM 67
JENIS-JENIS CACAT LAS:

-RETAK (CRACK):

ROCHIM 68
ROCHIM 69
CARA MENDETEKSI DAN MELOKALISISR CACAT:

LAZIMNYA MENERAPKAN CARA UJI TIDAK MERUSAK


(NON DESTRUCTIVE INSPECTION/TEST) YANG
DIDASARKAN PADA PENERAPAN BENTUK ENERGI
PADA BENDA KERJA YANG AKAN DIPERIKSA

AKIBAT ADANYA INTERAKSI DENGAN CACAT YANG


ADA PADA BENDAKERJA ; MAKA KONFIGUARSI
CACAT AKAN DIPEROLEH DALAM BENTUK GRAFIS
ATAU GAMBAR

MEODA NDT/NDI; RELATIF BANYAK; SEHINGGA


DIPERLUKAN PENGALAMAN (ENGINEERING) DALAM
PROSES PEMILIHAN METODANYA YANG LAZIMNYA
TERGANTUNG PADA:
ROCHIM 70
- JENIS MATERIAL YANG AKAN DIPERIKSA
- KEADAAN DARI BENTUK CACAT YANG MUNGKIN
- MUDAH/TIDAKNYA MENERAPKAN CARA PEMERIK-
SAAN YANG DIPILIH PADA BENDAKERJA YANG
AKAN DIPERIKSA.

UNTUK MEMBATASI JUMLAH PEMERIKSAAN


DENGAN METODA NDT; LAZIMNYA ADA DUA
PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB YAITU:
- SEBERAPA KECIL SUATU CACAT DAPAT DIDETEKSI
OLEH SUATU METODE NDT TERTENTU
- SEBERAPA BESAR SUATU CACAT DAPAT DITOLERIR
OLEH SI PERENCANA.

JADI UNTUK SUATU METODA NDT; YANG PENTING


ADALAH: KEMAMPUAN MEMUNCULKAN CACAT
ROCHIM 71
ROCHIM 72
PENGAMATAN VISUAL:

MENGAMATI SUATU BENDA KERJA TERMASUK KE


DALAM TEKNIK PTM. HAL-HAL YANG DIAMATI ANTARA
LAIN ADALAH:

- CACAT YANG TERDAPAT DI PERMUKAAN SPT:


RETAK ATAU ADANYA PERUBAHAN BENTUK
AKIBAT PEMBEBANAN BERLEBIH, BLISTERING
ATAU AKIBAT KESALAHAN DALAM PROSES
PEMBUATAN
- PERUBAHAN WARNA SEBAGAI AKIBAT EFEK
PEMANASAN ATAU TELAH TERJADI KOROSI
ATAU ADA KESALAHAN DALAM PROSES
PENGECATAN.
ROCHIM 73
SYARAT UNTUK PENGAMATAN VISUAL; HARUS
DIPENUHI:
KARAKTERISTIK ILUMINASI (GLARE)
KEBERSIHAN PERMUKAAN
ASSESIBILITAS (TERBUKA). JIKA TERTUTUP (SULIT
UNTUK DILIHAT LANGSUNG) ATAU DETAIL YANG DI
PERIKSA KURANG JELAS MAKA DIGUNAKAN ALAT
BANTU (VISUAL AIDS)

PARAMETER PENGAMATAN VISUAL:


PEMERIKSA
OBJEK YANG DIPERIKSA DAN CARA PEMBERSIHAN
PERALATAN YANG DIGUNAKAN
ILUMINASI
METODA PENCATATAN

ROCHIM 74
UNTUK PEMERIKSAAN VISUAL DIPERLUKAN BEBERAPA
ALA BANTU SEPERTI:

- LAMPU PENERANGAN
- BORESCOPE (ENDOSCOPE):
FIBER OPTIC
RIGID BORESCOPE

ROCHIM 75
-MAGNIFIERS:
CONVENTIONAL
SURFACE COMPARATOR
MEASURING MAGNIFIERS (LOUPE)
ILLUMINATED MAGNIFIERS
MICROSCOPIC: STEREO; METALLURGICAL MIC.

-MACHINE VISION TECHNOLOGY:


OPTICAL HOLOGRAPHIC METHOD
ESPI (ELECTRONIC SPECLE PATTERN INTERFERO
METRI)
DYNAMIC INSPECTION

-TEMPERATURE INDICATING MATERIALS


TEMPILSTICK

ROCHIM 76
SAAT INI, PEMERIKSAAN VISUAL, MENCAKUP PULA
PENGGUNAAN MIKROSKOP; SEHINGGA CACAT DALAM
BENTUK STRUKTUR MIKRO DAN DISTRIBUSI INKLUSI
DAPAT DIANALISA.

KEUNTUNGAN LAIN
DARI PEMERIKSAAN
THD STRUKTUR
MIKRO DAPAT
DIKETAHUI JENIS
PERLAKUAN APA YG
PERNAH DIALAMI
OLEH SUATU BENDA
KERJA

ROCHIM 77
PERALATAN LAIN YANG LAZIM DIGUNAKAN DALAM
PEMERIKSAAN VISUAL ADALAH:

- COMPARATOR

- CRAWLER

ROCHIM 78
PEMERIKSAAN MAGNETIK:

PRINSIP:
BENDA KERJA DI MAGNETISASI DENGAN CARA
MENGALIRKAN ARUS LISTRIK (AC ATAU DC). PADA
BENDA KERJA YANG TIDAK MENGANDUNG CACAT;
MEDAN MAKNIT YANG TERJADI TIDAK MENGALAMI
DISTORSI:

ROCHIM 79
NAMUN PADA BENDA KERJA
YANG MENGANDUNG CACAT
BAIK DI PERMUKAAN
MAUPUN DI BAWAH
PERMUKAAN; MAKA MEDAN
MAKNIT YANG TERJADI,
AKAN MENGALAMI DISTORSI
PADA DAERAH DISEKITAR
CACAT

DISTORSI AKAN MENJADI


JELAS JIKA DITABURI
SERBUK BESI. SEHINGGA
KADANG-KADANG; JENIS
PEMERIKSAAN INI DISEBUT:
MAGNETIC PARTICLE TEST (MPT).
ROCHIM 80
DARI SKETSA PRINSIP PEMERIKSAAN; POSISI
CACAT YANG DAPAT DENGAN JELAS DIDETEKSI
DENGAN METODA INI ADALAH JIKA POSISI CACAT
TEGAK LURUS TERHADAP MEDAN MAKNIT.
DISEMPING ITU. PERMUKAAN YANG AKAN
DIPERIKSA HARUS BERSIH; KERING DAN BEBAS
DARI TERAK ATAU KARAT.

UNTUK MEMBERSIHKAN PERMUKAAN; DAPAT


DIGUNAKAN:
- BRUSHING
- SAND BLASTING
- MACHINING ATAU GRINDING (KHUSUS UNTUK
PERMUKAAN YANG SANGAT KASAR)

ROCHIM 81
JENIS-JENIS CACAT YANG DAPAT DIDETEKSI:
- GRINDING CRACKS; YANG LAZIM TERJADI PADA
PERMUKAAN YANG KERAS SEHINGGA MENIMBULKAN
OVERHEATING. PENAMPILANNYA MIRIP RETAK AKIBAT
THERMAL CRACKS. MUNCUL BERKELOMPOK DAN
RETAKANNYA SEJAJAR SATU SAMA LAIN
- FORGING LAPS ATAU FOLDS
- TEARS DAN SCRTACHES
- MACHINING CRACS DAN TOOL MARKS
- QUENCHING CRACS
- SEAM ATAU LONGITUDINAL STREAKS
- FATGUE CRACKS
- SUBSURFACE FLAWS (NEAR SURFACE) SEPERTI:
HAIRLINE, LAMINASI
PIPE
INKLUSI
ROCHIM 82
PENABURAN PARTIKEL BESI; DAPAT DILAKUKAN
DALAM KEADAAN KERING (DRY METHOD) ATAU DALAM
KEADAAN BASAH (WET METHOD). PEMERIKSAAN
DALAM KEADAAN BASAH; KADANG-KADANG PARTIKEL
BESINYA DISELAPUTI OLEH LAPISAN PEMENDAR
(FLUORESCENCE); SEHINGGA CACAT YANG HALUS
DAPAT DITAMPILKAN DENGAN BAIK.

MEMAGNETISASI BENDAKERJA:

1. DENGAN MAKNIT PERMANEN:

ROCHIM 83
2. DENGAN CARA MENGALIRKAN ARUS KE BENDA
KERJA (METODA LANGSUNG)

ROCHIM 84
3. CARA TIDAK LANGSUNG:
A. MENGALIRKAN ARUS MELALUI KUMPARAN:

B . MENGALIRKAN ARUS MELALUI BATANG


PENGHANTAR: ROCHIM 85
UNTUK MEMERIKSA CACAT-CACAT PADA PIPA
DISTRIBUSI BAIK BERUPA RETAK MAUPUN BERUPA
METALL LOSS; DIGUNAKAN PROBE INSPECTION
GAUGE (PIG); DIMANA SALAH SATU PRINSIPNYA:

METODA PEMERIKSAAN CARA INI LAZIM DISEBUT


SEBAGAI: MAGNETIC FLUX LEAKAGE (MFL); BUKAN
MPT
ROCHIM 86
STANDAR YANG LAZIM UNTUK MPT/MFL: ASTM E109

TIP UNTUK PEMILIHAN ARUS:

AC COCOK UNTUK MEMERIKSA BENDAKERJA YANG


MEMILIKI BENTUK RUMIT (ATAU PERBEDAAN
KETEBALAN YANG EKSTRIM)
DC COCOK UNTUK MEMERIKSA CACAT YANG
TERLETAK DI SUBSURFACE; KARENA DC MEMILIKI
KEMAMPUAN MEMERIKSA CACAT YANG RELATIF
LEBIH DALAM

PERSYARATAN UNTUK SERBUK LOGAM (GRIT) YANG


DITABURKAN SELAMA PROSES PEMERIKSAAN
MAGNETIK:

ROCHIM 87
MEMILIKI KARAKTERISTIK MAGNETIK YANG BAIK
MEMILIKI UKURAN YANG MEMADAI. TERLALU BESAR
MOBILITASNYA KURANG BAIK DAN TIDAK MAMPU
MENDETEKSI CACAT YANG HALUS. BILA TERLALU
HALUS; SULIT UNTUK DIBERSIHKAN PADA SAAT
MAGNETIKNYA DIHILANGKAN.
MEMILIKI BENTUK PARTIKEL YANG COCOK.
BIASANYA BERBENTUK SILINDRIS AGAR MEMILIKI
DAYA LEKAT YANG BAIK PADA SAAT BENDA KERJA
DIMAGNETISASI.

PADA BEBERAPA METODA; UNTUK MENINGKATKAN


KEKONTRASAN; PARTIKEL LOGAM DI BERI ZAT
PEWARNA SEPERTI: MERAH, HITAM, KUNING ATAU
PUTIH; TAPI SERINGNYA DIBERI ZAT PEMENDAR.
ROCHIM 88
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN METODA KERING:

KELEBIHAN:
- COCOK UNTUK MEMERIKSA CACAT YANG DEKAT
KEPERMUKAAN. DIGUNAKAN UNTUK MEMERIKSA
CACAT PADA BENDAKERJA YANG DIGALVANIS ATAU
DICAT.
- MEMUNGKINKAN UNTUK MEMERIKSA BENDA KERJA
YANG BERTEMPERATUR SAMPAI 2500C. GRIT YANG
DIGUNAKAN JANGAN YANG DILAPISI ZAT PEMENDAR
KARENA ZAT PEMENDAR AKAN MENGUAP.
- SERBUK LOGAM MUDAH DIBERSIHKAN SETELAH
PROSES PEMERIKSAAN
- COCOK DIGUNAKAN PADA BENDAKERJA YANG BESAR
- COCOK DIGUNAKAN PADA BENDA KERJA YANG
MEMILIKI SURFACE RAOUGHNESS YANG KASAR
ROCHIM 89
KEKURANGAN:
- KURANGSENSITIF UNTUK MEMERIKSA RETAKAN
YANG HALUS
- LAJU PEMERIKSAAN TIDAK CEPAT
- SULIT MENABURKAN SERBUK PADA BENDAKERJA
YANG BENTUKNYA RUMIT
- PROSESNYA SULIT DI MEKNISASI

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN METODA BASAH:

KELEBIHAN:
- COCOK UNTUK MEMERIKSA RETAKAN YANG HALUS
DI PERMUKAAN
- SERBUK DENGAN MUDAH MENUTUPI PERMUKAAN
BENDAKERJA DENGAN CARA DICELUPKAN
- METODA BASAH MUDAH DI MEKANISASI
ROCHIM 90
KEKURANGAN:
- KURANG COCOK UNTUK MENDETEKSI CACAT YANG
BERADA DIBAWAH PERMUKAAN.
- RELATIF SULIT DIBERSIHKAN
- DIPERLUKAN ISOLASI LISTRIK; TERUTAMA JIKA
LARUTAN YANG DIGUNAKAN AIR.
- LARUTAN YANG LAIN DAPAT MENGIRITASI KULIT.

SEBELUM PEMERIKSAAN MAGNETIK DILAKUKAN:


PERMUKAAN BENDA KERJA SELAIN BERSIH, HARUS
LICIN, KERING, BEBAS DARI LEMAK, KARAT DAN
PENGOTOR LAINNYA.

JENIS INDIKASI:
- ADANYA CACAT DI PERMUKAAN
- ADANYA CACAT DI BAWAH PERMUKAAN
- INDIKASI TIDAK RELEVAN.
ROCHIM 91
INDIKASI TIDAK RELEVAN:
DISEBABKAN:
BENDAKERJA TERLALU KUAT DIMAGNETISASI
EFEK GEOMETRI

PERMEABILITAS YANG TIDAK HOMOGEN PADA


BENDAKERJA.
ROCHIM 92
MEMFILE INDIKASI:
- TEKNIK FOTOGRAFI
- TEKNIK REPLIKA

PROSES DEMAGNETISASI:

BENDAKERJA YANG TELAH MENGALAMI PEMERIKSAAN


MAGNETIK HARUS DIMAGNETISASI DENGAN CARA
DICELUPKAN KEDALAM MEDAN MAKNIT YANG
BERUBAH-UBAH; DIMANA BESARNYA MEDAN MAKNIT
SECARA PERLAHAN-LAHAN DITURUNKAN

ROCHIM 93
ROCHIM 94