Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH

ENTREPRENEURSHIP

“SOSOK SUKSES ENTREPRENEUR”


CHAIRUL TANJUNG

Oleh :
Wahyu Hutria 16138157

Dosen Pembimbing :
Prof. Ganefri, Ph.D
Dra. Asmar Yulastri, MPd. PhD.

PROGRAM MAGISTER PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN


KEJURUAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
PADANG
2017

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat, hidayah serta inayah-Nya kepada kami sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Makalahini disusun untuk
memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan, dengan judul “Sosok Sukses
Entrepreneur Chairul Tanjung”.
Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para mahasiswa untuk
mengetahui tentang bagaimana peluang usaha dalam berwirausaha. Kami
menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu
kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan
demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata kami sampaikan terimakasih pada semua pihak yang telah
berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga
Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita.

Padang, November 2107

Penyusun

2
DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR.................................................................................... i
DAFTAR ISI................................................................................................... ii
BAB I. PENDAHULUAN......................................................................... 4
A. Latar Belakang.......................................................................... 4
B. Rumusan Masalah..................................................................... 5
C. Tujuan....................................................................................... 5
D. Manfaat..................................................................................... 5
BAB II. PEMBAHASAN............................................................................ 7
A. Biografi Chairul Tanjung.......................................................... 7
B. Chairul Tanjung dan Kewirausahaan........................................ 10
1. Wirausahawan ................................................................... 10
2. Peranan Seorang Wirausahawan ...................................... 11
3. Ciri-Ciri Keberhasilan Seorang Wirausahawan ............... 11
4. Ciri dan Watak Wirausahawan ......................................... 12
5. Awal Munculnya Ide Wirausaha Chairul Tanjung .......... 14
6. Awal Mula Usaha Chairul Tanjung .................................. 15
BAB III PENUTUP ................................................................................... 17
A. Kesimpulan .............................................................................. 17
B. Kata Inspiratif.......................................................................... 17
Daftar Pustaka .............................................................................................. 18

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Di dalam berwirausaha ada beberapa aspek yang menentukan berhasil
tidaknya suatu usaha yang dijalankan. Diantaranya aspek modal, pengelolan
maupun pemasaran. Modal bisa didapat dari berbagai cara misalnya dengan
modal yang kita punya sendiri ataupun dengan pinjaman. Oleh karena itu
sangat dibutuhkan suatu kemitraan atau hubungan sosial yang baik dalam
berwirausaha. Karena terkadang dalam berwirausaha kita tidak dapat
memulainya sendiri baik karena kekurangan uang, sumber daya, maupun
kreatifitas. Oleh karena itu kemitraan sangat dibutuhkan dan merupakan salah
satu aspek yang penting dalam berwirausaha. Sedangkan mengenai
pengelolaan atau manajemen dan pemasaran akan lebih baik bila kita
menguasainya lebih jauh sebagai seorang wirausahawan, karena aspek
pengelolaan dan pemasaran merupakan aspek yang memegang peranan
penting. Karena itulah penulis menguraikan pembahasan ini dalam bentuk
makalah mengenai bagaimana mengelola sendiri usaha yang dijalani atau
mendatangi konsumen sendiri.
Menjadi seorang wirausahawan tidaklah mudah. Dibutuhkan
banyak skill , modal, dan mamajemen yang baik. Tentunya kiat-kiat
keberhasilan wirausaha dari para pakarnya akan sangat membantu bagi
mereka yang ingin memulai suatu usaha. Dimulai dengan
pengenalan siapakah wirausahawan itu, apa karakteristik-karakteristik
seorang wirausahawan yang sukses, dan juga apa rahasia dibalik kesuksesan
wirausahawan.
Dalam bab pembahasan, penulis mencoba untuk menguraikan
mengenai beberapa tokoh baik dari dalam maupun luar negeri yang sukses
menjadi wirausahawan.

4
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah
diuraikan diatas, maka dapat dirumuskan masalah-masalah sebagai berikut
ini:
1. Bagaimana kisah perjalanan membangun usaha seorang Chairul
Tanjung?
2. Apa karakteristik-karakteristik seorang wirausahawan yang sukses ?
3. Apa rahasia di balik kesuksesan seorang wirausahawan ?
C. Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui karakteristik-karakteristik seorang wirausahawan yang
sukses.
2. Agar kita menjadi tertarik untuk menjadi seorang wirausaha dan memulai
menanamkan sikap kewirausahaan di dalam diri kita masing-masing
sejak dini.
3. Agar sosok seorang Chairul Tanjung dapat kita jadikan sebagai motivator
kita dalam membangun dan mengembangkan kewirausahaan.
D. Manfaat
1. Menumbuhkan motivasi berwirausaha di kalangan mahasisw
2. Membangun sikap mental wirausaha yakni percaya diri, sadar akan jati
dirinya, bermotivasi untuk meraih suatu cita-cita, pantang menyerah,
mampu bekerja keras, kreatif, inovatif, berani mengambil risiko dengan
perhitungan, berperilaku pemimpin dan memiliki visi ke depan, tanggap
terhadap saran dan kritik, memiliki kemampuan empati dan keterampilan
sosial.
3. Meningkatkan kecakapan dan ketrampilan para mahasiswa khususnya
sense of business.
4. Menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan
tinggi

5
5. Menciptakan unit bisnis baru yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi
dan seni.
6. Membangun jejaring bisnis antarpelaku bisnis, khususnya antara
wirausaha pemula dan pengusaha yang sudah mapan.

6
BAB II
PEMBAHASAN

A. BIOGRAFI CHAIRUL TANJUNG


Siapa Chairul Tanjung? Barangkali publik Indonesia kebanyakan
masih awam dengannya. Padahal, siapa sangka dia adalah salah seorang
terkaya di negeri ini yang membangun usahanya dari nol. Tentunya kita
kenal dengan Trans TV dan Trans 7 yang menjadi channel bisnis
medianya.Biografi Chairul Tanjung yang diawali dengan kisah bagaimana
di tengah keterbatasan kondisi ekonomi keluarga, Chairul Tanjung mampu
melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Chairul tanjung lahir di Jakarta, 16 Juni1962dari pasangan Abdul
Ghafar Tanjung dan Halimah. Ayahnya adalah seorang wartawan pada orde
lama yang menerbitkan surat kabar beroplah kecil. Sedangkan ibunya
merupakan seorang ibu rumah tangga. Ayah Chairul berasal dari Sibolga,
Sumatera Utara, sedangkan ibunya dari Cibadak, Jawa Barat. Pernah
bersekolah di SD Van Lith, SMP Van Lith, SMA Boedi Oetomo, dan
Universitas Indonesia jurusan Kedokteran gigi. Ia memulai usahanya
dengan sangat sederhana, yaitu percetakan fotokopi.
Kedua orangtua sangat tegas dalam mendidik anak-anaknya, termasuk
Chairul Tanjung. Orangtuanya mempunyai prinsip, “Agar bisa keluar dari
jerat kemiskinan, pendidikan merupakan langkah yang harus ditempuh
dengan segala daya dan upaya.” Apa pun akan mereka upayakan agar anak-
anak mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi sebagai bekal utama
kehidupan masa depan. Sang ibunda, Halimah, mengatakan bahwa uang
kuliah Chairul Tanjung pertama yang diberikan kepadanya, diperoleh
ibunda dari menggadaikan kain halus miliknya.
Lika-liku perjalanan bisnisnya yang penuh onak-duri. Bagaimana
Chairul Tanjung atau yang lebih akrab dipanggil CT yang berlatar belakang
keluarga tak mampu, bisa tetap melanjutkan pendidikan dan memiliki
semangat berjuang memulai dan mengembangkan rintisan usaha kecil-

7
kecilan.Setelah usaha fotokopi ia mulai berjualan alat-alat kedokteran
karena kasihan melihat teman-temannya harus membeli alat-alat kedokteran
dengan harga yang sangat mahal.
Motivasi awal CT menjadi entrepreneur demi ibundanya. Setamat
SMA tahun 1981 ia melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi
Universitas Indonesia. Namun ia terkendala biaya, untuk itu sang ibu rela
menggadaikan kain batik sutera halusnya guna membayar uang kuliah
pertama CT. Suatu ketika ia mendengar kisah ibunya, Halimah, sontak CT
terenyuh dan bersumpah tak akan meminta dari orang tuanya.
Ada benang merah yang mengikat datangnya kesuksesan dari sekian
tokoh termasuk CT, yakni semangat berpendidikan dan keikhlasan dalam
menjalani hidup. Tak ayal bila perjalanan entrepreneurship itu bukan
diturunkan melainkan dilahirkan dengan semangat, komitmen, etos kerja
tinggi, didahului dengan niat dan ketulusan hati.
Diceritakan CT memulai usahanya dari menjual perlengkapan kuliah
sambil melayangkan jasa penjilidan tugas makalah. Dari usaha kecil ini,
mata bisnis CT terbuka, ia kemudian memiliki inisiatif membuka toko
fotocopy dengan tarif murah di kampusnya.Usahanya ini pun terbilang
sukses, tak pelak CT mampu menumpuk modal dan bahkan membeli mobil
saat masih menjadi mahasiswa.
Seusai kuliah, CT tak berhenti melebarkan sayap bisnisnya, dia pernah
menjadi kontraktor pabrik sandal di Citeurup. Pun saat CT mengambil
keputusan berani mengakuisisi Bank Tugu yang tengah sakit dirundung
krisis pada tahun 1996. Keputusannya ternyata tepat, Bank Mega kini
masuk jajaran 12 Bank besar di Indonesia dengan aset Rp.62 triliun.
Perjalanan bisnis CT tak melulu lancar dan berbuah laba, kadang ia
juga terpelanting kedalam kerugian dan kesusahan.Selanjutnya, ada kisah
percintaan dan kehidupan rumah tangga bersama sang istri Anita Ratnasari
yang turut menemani dan mendukung pencapaian CT.
Chairul Tanjung telah berjuang dengan keras membangkitkan Bank
Mega yang dulunya sebelum dibeli oleh Chairul Tanjung adalah bank kecil

8
dengan sakit yang luar biasa parah dan lebih dari 90 persen kredit macet
semua. Dulu sebelum dibangkitkan oleh Chairul Tanjung operasional Bank
Mega benar-benar tanpa teknologi, semuanya mengandalkan buku-buku
besar, komputer hanya ada dua, satu di sekretaris direksi di Kebon Sirih,
Jakarta, dan satu lagi di Surabaya, dan lebih parahnya lagi saldo merahnya
di BI mencapai lebih dari Rp 90 miliar.
Chairul Tanjung membeli 40 persen saham Carrefour dan sedikit demi
sedikit Carrefour kini dimiliki oleh Orang Indonesia yaitu Chairul Tanjung.
Chairul Tanjung bekerja tanpa henti dan tak kenal lelah, bahkan karena
perjuangan nya ia diangkat menjadi Wakil Ketua Dewan Penasihat Majelis
Ulama Indonesia yang ke-8 pada bulan Juli 2010. Chairul Tanjung pernah
menyampaikan Visi Indonesia 2030 tahun 2007 melalui Yayasan Indonesia
Forum (YIF).
Chairul Tanjung mengelola Trans 7, bekerja sama dengan Kompas
Gramedia. Chairul Tanjung membuat sebuah grup yang bernama Para Grup.
Para Grup kemudian berkembang dengan sangat pesat dan kemudian diganti
namanya oleh Chairul Tanjung menjadi CT Corp. di perusahaan CT Corp
juga terdapat dua stasiun televisi, Trans TV dan Trans 7, portal berita Detik,
serta perusahaan ritel Carrefour.
Wajar saja, kini di usia ke-50, CT mampu mengembangkan Para
Group (diganti CT Corp) yang memiliki tiga perusahaan inti; yaitu Mega
Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources. Mega Corp menjadi
perusahaan induk untuk jasa keuangan sektor perbankan, asuransi,
pembiayaan, dan pasar modal.
Trans Corp adalah perusahaan induk yang bergerak di bisnis media,
gaya hidup, dan hiburan. Di dalamnya ada Trans TV dan Trans 7, portal
berita Detik.com, dan perusahaan ritel Carrefour.
Selain itu juga ada perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan
minuman, hotel, biro perjalanan, dan sejumlah department store.

9
Sedangkan CT Global Resources adalah perusahaan induk yang fokus
pada bisnis perkebunan. Dari ketiga perusahaan ini CT menyediakan
lapangan kerja bagi sekitar 75.000 karyawan.
Pada tahun 2010, majalah ternama Forbes menempatkan Chairul
sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Ia berada di urutan ke-937 dengan
total kekayaan mencapai USD 1 miliar. Satu tahun kemudian, menurut
Forbes, kekayaan Chairul telah meningkat lebih dari dua kali lipat, yakni
dengan total kekayaan USD 2,1 miliar. Tahun 2014, Chairul memiliki
kekayaan sebesar USD 4 miliar dan termasuk orang terkaya nomor 375
dunia.

B. Chairul Tanjung dan Kewirausahaan


Membaca bab-bab dalam biografi Chairul Tanjung memang
membukakan ikhtiar dan spirit baru bahwa dunia itu luas bila ada kerja keras.
Bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih kesuksesan. Di sini,
penulis mengajak kita untuk mempelajari “tangan emas” CT menerjang
segala badai rintangan dalam karir entrepreneurship-nya. CT adalah figur
berhasil yang patut dicontoh siapapun.
1. Wirausahawan
Wirausahawan merupakan individu yang sangat spesifik dalam
perilakunya. Ada tiga peranan yang menonjol dari seorang wirausahawan,
yakni; pertama, wirausahawan sebagai innovator, di mana seorang
wirausahawan selalu mencari kombinasi sumberdaya dalam menjalankan
usahanya, kedua, wirausahawan sebagai individu yang mencari peluang yang
menguntungkan, ketiga, wirausahawan menyukai risiko. Dalam hal ini, jika
seorang wirausahawan memulai usaha baru dengan produk baru, maka ia
dapat dikatakan memiliki ketiga peranan tersebut, yaitu peranan sebagai
inovator, sebagai pencari peluang, dan suka akan risiko.
Berkaitan dengan bakat dan karakteristik yang khas dari kalangan
wirausahawan, proses menjadi wirausahawan sangat dipengaruhi oleh faktor-
faktor manusia dan intuisinya, masyarakat, dan budaya di mana

10
wirausahawan tersebut berasal. Semangat wirausaha berasal dari semangat
individu itu sendiri yang tercermin dengan jelas dalam menghadapi
ketidakpastian dan persaingan.
2. Peranan seorang wirausahaan
Ada sejumlah peristiwa penting yang dialami oleh Chairul Tanjung
tentang masa-masa Chairul Tanjung berjuang dengan keras untuk melewati
masa-masa kemiskinan yang sedang di alami oleh keluarganya sampai ia
menjadi pengusaha sukses.
Wirausahawan merupakan individu yang sangat spesifik dalam
perilakunya. Schumpeter, Kirzner dan Knight dalam Latani (2008)
mengemukakan bahwa ada tiga peranan yang menonjol dari seorang
wirausahawan, yakni :
a. Wirausahawan sebagai innovator, di mana seorang wirausahawan selalu
mencari kombinasi sumberdaya dalam menjalankan usahanya.
b. Wirausahawan sebagai individu yang mencari peluang yang
menguntungkan.
c. Wirausahawan menyukai risiko.
Dari pengalaman peristiwa penting yang dialaminya, tiga peranan
tersebut sudah menonjol dari sosok CT.
3. Ciri-ciri keberhasilan Seorang Wirausahawan
Adapun ciri-ciri pokok yang sangat menentukan keberhasilan seorang
wirausahawan adalah:
a. Memiliki kemampuan mengidentifikasi suatu pencapaian sasaran (goal)
atau visi dalam usaha.
b. Kemampuan untuk mengambil resiko keuangan dan waktu.
c. Memiliki kemampuan di bidang perencanaan, pengorganisasian dan
pelaksanaannya.
d. Bekerja keras dan melakukan sesuatu yang diperlukan dan mampu
mencapai keberhasilan.
e. Mampu menjalin hubungan baik dengan para pelanggan,
karyawan,pemasok, banker, dll.

11
Sedangkan Abrahamso dalam Latani (2008), menyatakan ada 5 ciri-ciri
wirausahawan yang berhasil yaitu :

a. Drive yang kuat (motivasi untuk maju), yaitu orang yang memiliki
sifatbertanggung jawab, giat, inisiatif, tekun dan ambisi untuk maju.
b. Mental Ability (kemampuan mental) meliputi: IQ, berpikir kreatif
danberpikir analitis.
c. Human Relation Ability (kemampuan menjalin hubungan antar
manusia)meliputi: pengendalian diri, kemampuan menjalin hubungan
dan kemampuan bergaul.
d. Communication Ability (kemampuan berkomunikasi).
e. Technical Knowledge (pengetahuan teknis).
Berdasarkan beberapa pendapat para ahli tersebut dapat
disimpulkanbahwa seorang wirausahawan yang berhasil memiliki motivasi
untuk maju, mental yang kuat, kreatif dan inovator, kemampuan menjalin
hubungan antar manusia, memiliki kemampuan berkomunikasi dan memiliki
pengetahuan teknis yang baik dalam menciptakan nilai tambah dari peluang
usaha yang ada. Melihat dari teori yang dikemukakan sosok CT mempuanyai
lima ciri seorang wirausahawan yang berhasil karena punya mempunyai
keinginan untuk maju dari dalam dirinya, mempunyai komunikasi yang
bagus dalam menjalin relasi serta pengembangan pengetahuannya dalam
berbisnis.
4. Ciri dan Watak Wirausahawan
Wirausahawan adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan
melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-
sumber daya yang dibutuhkan guna mendapatkan keuntungan daripadanya
dan mengambil tindakan yang tepat guna memastikan kesuksesan. Para
wirausahawan juga disebut sebagai individu-individu yang berorientasi
kepada tindakan, bermotivasi tinggi dan berani mengambil risiko dalam

12
mengejar tujuannya. Meredith (1988) merinci ciri dan watak seorang
wirausahawan sebagai berikut : Tabel 1.1. Daftar Ciri dan Watak Wirausaha

Ciri -Ciri Watak


Keyakinan, tidaktergantungan, individualitas,
Percaya Diri optimisme
Kebutuhan persepsi, berorientasi laba, ketekunan
Berorientasi Tugas dan
ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai
& Hasil dorongan
(motivasi) kuat, energitik, dan inisiatif
Pengambil Risiko Kemampuan mengambil risiko, suka pada tantangan
Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul
Kepemimpinan dengan
orang lain, menanggapi saran dan kritik
Inovatif dan kreatif, punya banyak sumber, serba
Keorisinilan bisa, dan
mengetahui banyak hal
Berorientasi ke Pandangan ke depan, dan perspektif
Masa Depan
Sumber : Meredith ; The Practice of Entrepreneurship (1998).

CT memberikan beberapa tips untuk mereka yang benar-benar ingin


membangun jiwa enterpreneurship (jiwa kewirausahaan). Ia menyarankan
agar orang tidak belajar jiwa wirausaha di dalam kelas, atau dari mereka yang
tidak pernah menggeluti langsung dunia usaha.Sebab biasanya yang diberikan
adalah semua saran yang didasari oleh ketakutan sehingga segalanya
dipermudah dengan ide-ide logis padahal usaha adalah sering tidak mengikuti
urutan dan sistematika berpikir biasa, factor-faktor yang kelihatannya
terkontrol padahal sangat sulit menerka gerak dan dinamika pasar, saran-

13
saran yang berlawanan dengan hukum pasar yang cenderung liar,
mengabaikan unsur lain yang justru sangat penting yaitu naluri pengusaha,
dsb.
Selain itu CT merupakan sosok yang penuh motivasi, religius, dan jiwa
enterpreuner yang ada pada sosok CT menbuat buku ini lebih menarik untuk
dibaca. Dari setiap kalimat yang ada saya atau anda yang membaca bahwa
melalui bukunya, CT ingin mengajak setiap orang untuk kurang lebih
mengikuti jejaknya sebagai pengusaha, karena setidaknya ada tujuan yang
jelas ingin ia sampaikan terkait dengan jiwa wirausaha di Indonesia yang
sedang berkembang pesat ini.
5. Asal Munculnya Ide Wirausaha Chairul Tanjung

Suryana (2001, 34) berpendapat perilaku kewirausahaan dipengaruhi


oleh faktor internal dan eksternal. Faktor-faktor yang dapat memunculkan
ide usaha adalah sebagai berikut :

 Faktor internal
Faktor internal menjadi alat untuk menciptakan sebuah inspirasi
atas objek yang dihadapinya dengan kemampuan kreativitasnya.
Faktor internal ialah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang
sebagai subjek, antara lain:

a) Pengetahuan yang dimiliki,


b) Pengalaman dari individu itu sendiri,
c) Pengalaman saat ia melihat orang lain menyelesaikan masalah,
d) Intuisi yang merupakan pemikiran yang muncul dari individu itu
sendiri.

 Faktor eksternal
Faktor eksternal ialah hal – hal yang dihadapi seseorang dan
merupakan objek untuk mendapatkan sebuah inspirasi bisnis.
faktor eksternal antara lain :

14
a) Masalah yang dihadapi dan belum terpecahkan
b) Kesulitan yang dihadapi sehari–hari,
c) Kebutuhan yang belum terpenuhi baik untuk dirinya dan orang
lain.
d) Pemikiran yang besar untuk menciptakan sesuatu yang baru.

Motivasi awal CT menjadi entrepreneur demi ibundanya. Setamat


SMA tahun 1981 ia melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi
Universitas Indonesia. Namun ia terkendala biaya, untuk itu sang ibu rela
menggadaikan kain batik sutera halusnya guna membayar uang kuliah
pertama CT. Suatu ketika ia mendengar kisah ibunya, Halimah, sontak CT
terenyuh dan bersumpah tak akan meminta dari orang tuanya.
Jika dikaitkan dengan teori dari sosok CT , ide wirausaha timbul dari
faktor eksternal yaitu dari kesulitan perekonomian keluarga sehari-hari
yang di alaminya, kebutuhan yang belum terpenuhi baik untuk dirinya dan
orang lain, serta pemikiran yang besar untuk menciptakan sesuatu yang
baru.

6. Awal Mula Usaha Chairul Tanjung

Bagaimana Chairul Tanjung atau yang lebih akrab dipanggil CT


yang berlatar belakang keluarga tak mampu, bisa tetap melanjutkan
pendidikan dan memiliki semangat berjuang memulai dan
mengembangkan rintisan usaha kecil-kecilan. Setelah usaha fotokopi ia
mulai berjualan alat-alat kedokteran karena kasihan melihat teman-
temannya harus membeli alat-alat kedokteran dengan harga yang sangat
mahal.

Salah satu filosofi/ideologi yang menjadi kebanggannya yaitu "Menjadi


Pengusaha Bukan Karena Bakat Atau Keturunan Tetapi Karena Kemauan
Dan Kemampuan Yang Terus Dilatih"

15
Dari sosok ini kita dapat mempelajari arti sebuah perjuangan hidup dan
kerja keras untuk mengubah kehidupan serta mewujudkan. Tidak ada sukses
yang bisa dicapai seperti membalikkan telapak tangan dan tidak ada prestasi
tanpa perjuangan dan kerja keras.

Kegiatan Lain
- Anggota Komite Penasihat Prakarsa Jakarta (Restrukturisasi Perusahaan)
- Delegasi Indonesia untuk Asia-Europe Business Forum
- Anggota Pacific Basin Economic Council
- Pengurus Yayasan Kesenian Jakarta
- Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia
- Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia
- Ketua Yayasan Indonesia Forum

16
BAB III

PENUTUP
A. Kesimpulan
Secara tidak langsung mengajarkan bagaimana cara berkomunikasi,
menjalin hubungan dengan orang-orang yang berpengaruh terhadap
kehidupannya serta bagaimana kerasnya perjuangan beliau untuk mencapai
posisi yang sekarang sudah diraihnya dengan awal kehidupan dari nol hingga
akhirnya menjadi seorang yang sukses dibidangnya.

B. Kata-kata Inspiratif Chairul Tanjung:

“Agar bisa keluar dari jerat kemiskinan, pendidikan merupakan langkah yang
harus ditempuh dengan segala daya dan upaya.”

CT mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan salah satunya adalah Ibu “bagi


saya ibu adalah segalanya’. CT percaya bahwa surga ada di telapak kaki
Ibu “Bila kita benar-benar berbakti kepada Ibu sepenuh hati dan ikhlas, maka
surga akan kita gapai di dunia”

“Mencapai kesuksesan memang memerlukan perjuangan yang sangat keras,


doa, tawakal dan sungguh-sungguh dalam menjalaninya. Keridho’n dari
orang tua akan mengantarkan kita pada kesuksesan yang luar biasa”

“Kesempatantidak hanya dicari, tapi juga diciptakan”

"Menjadi Pengusaha Bukan Karena Bakat Atau Keturunan Tetapi Karena


Kemauan Dan Kemampuan Yang Terus Dilatih" .

17
DAFTAR PUSTAKA

Gede Sandiasa. 2009. Buku Ajara Kewirausahaan. Universitas Panji Sakti: Bali
La Hatani. 2008. Bahan Ajar Kewirausahaan . Universitas Haluoleo: Kendari
Thahja Gunawan. 2012. Chairul Tanjung Si Anak Singkong. Jakarta: Kompas.

http://www.biografipedia.com/2015/08/biografi-chairul-tanjung-si-anak-
singkong.html (diakses tanggal 22 September2017)

http://info-biografi.blogspot.co.id/2010/05/biografi-chairul-tanjung.html(diakses
tanggal 22 September2017)

18