0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
256 tayangan57 halaman

Jaringan Internet

Teks tersebut memberikan penjelasan mengenai jaringan komputer dan berbagai jenis jaringan komputer beserta topologinya. Ringkasannya adalah: Teks tersebut menjelaskan pengertian jaringan komputer, manfaatnya, dan membedakan berbagai jenis jaringan komputer berdasarkan luas areanya seperti PAN, LAN, MAN, dan WAN. Selanjutnya menjelaskan berbagai topologi jaringan komputer beserta kelebi

Diunggah oleh

KhoTieb's
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
256 tayangan57 halaman

Jaringan Internet

Teks tersebut memberikan penjelasan mengenai jaringan komputer dan berbagai jenis jaringan komputer beserta topologinya. Ringkasannya adalah: Teks tersebut menjelaskan pengertian jaringan komputer, manfaatnya, dan membedakan berbagai jenis jaringan komputer berdasarkan luas areanya seperti PAN, LAN, MAN, dan WAN. Selanjutnya menjelaskan berbagai topologi jaringan komputer beserta kelebi

Diunggah oleh

KhoTieb's
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JARINGAN INTERNET

Mengenal Jaringan Komputer


Saat ini hampir setiap komputer yang kita temui merupakan bagian dari sebuah
jaringan komputer yang kompleks. Misalkan saja ketika sebuah laptop atau komputer
yang tadinya berdiri sendiri (stand alone) kemudian kita tambahkan sebuah USB
Modem sehingga terhubung ke internet, maka komputer kita telah terhubung dan
merupakan bagian dari sebuah jaringan yang sangat luas yaitu WAN (Wide Area
Network).
Dalam artikel berikut ini kita akan mencoba mengenal pengertian dari jaringan
komputer, manfaat dan resiko dari jaringan komputer dan pembagian jaringan
komputer berdasarkan luas areanya yaitu PAN, LAN, MAN dan WAN.

Apa itu Jaringan Komputer?


Secara sederhana pengertian dari jaringan komputer adalah hubungan antara dua
atau lebih sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi
data satu dengan yang lainnya.

Manfaat Jaringan Komputer:


Manfaat utama yang dapat kita rasakan dari terbentuknya jaringan komputer adalah
kemampuan untuk saling berbagi sumber daya (resource sharing) yang kita miliki
seperti pemakaian printer, hardisk, CD ROM dan peripherial lain secara bersama-
sama, saling bertukar data (file sharing) dan berkomunikasi satu sama lain (email,
chating sampai video conference).

Kerugian Jaringan Komputer:


Sebenarnya istilah tepatnya mungkin bukan kerugian tetapi konsekuensi dari
terhubungnya sistem komputer kita ke jaringan komputer ini diantaranya adalah
masalah keamanan (security) baik pada pengaksesan berbagai sumberdaya dari
pihak-pihak yang tidak berwenang maupun masalah keamanan (ancaman virus)
pada data yang dipertukarkan.
Terlepas dari berbagai resiko yang harus kita hadapi, rasanya untuk komputer saat
ini terhubung atau merupakan bagian dari jaringan komputer merupakan hal yang
tidak bisa dihindari.

Jenis-Jenis Jaringan Komputer


Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan cakupan areanya dapat dibedakan
menjadi beberapa jenis yaitu PAN, LAN, MAN dan WAN.

1. PAN (Personal Area Network)

Pada saat kita saling menghubungkan komputer atau perangkat lain seperti
handphone, PDA, keyboard, mouse , headset wireless, camera dan peralatan lain
yang jaraknya cukup dekat (4-6 meter) maka kita telah membentuk suatu Personal
Area Network. Hal yang paling penting bahwa dalam PAN ini kita sendiri yang
mengendalikan (authoritas) pada semua peralatan tersebut. Selain dihubungkn
langsung ke komputer lewat port USB atau FireWire, PAN juga sering dibentuk
dengan teknology wireless seperti bluetooth, Infrared atau WIFI.
2. LAN (Local Area Network)

Inilah jaringan komputer yang sangat populer. LAN (Local Area Network) adalah
jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus,
gedung, kantor, dalam rumah dan sekolah.

3. MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan Area Network (MAN) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan
transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi seperti
kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah
gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini berkisar antara 10 hingga 50
km.

4. WAN (Wide Area Network)

WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang
besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan
negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan
router dan saluran komunikasi publik. Internet merupakan contoh dari jaringan WAN
ini.
Topologi Jaringan Komputer Lengkap dengan Gambar
Pada saat kita ingin melakukan instalasi jaringan komputer, terlebih dahulu kita harus
memperhatikan bentuk/ struktur topologi yang dipakai.
Nah, artikel kali ini membahas tentang topologi jaringan pada komputer secara
lengkap dan komplit.
Topologi jaringan sendiri merupakan suatu bentuk/ struktur jaringan yang
menghubungkan antar komputer satu dengan yang lain dengan menggunakan media
kabel maupun nirkabel.
Dalam instalasi jaringan, kita harus benar-benar memperhatikan jenis, kelebihan dan
kekurangan masing-masing topologi jaringan yang akan kita gunakan. Berikut jenis-
jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya :

1. Topologi Bus

Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang
lainnya. Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic,
kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.
Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node
client dan pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T
konektor sebagai kabel end to end .

Kelebihan Topologi Bus :

1. Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan
sedikit kabel.
2. Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
3. Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan

Kekurangan Topologi Bus :

1. Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal
tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
2. Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien,
biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
3. Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.

2. Topologi Star
Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang
biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client
yang lain.

Kelebihan Topologi Star

1. Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap
berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
2. Bersifat fleksibel
3. Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
4. Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.

Kekurangan Topologi Star

1. Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka
seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
2. Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang
cukup mahal.
3. Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

3. Topologi Ring

Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang
menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian
melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card
untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.

Kelebihan Topologi Ring :

1. Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.


2. Mudah diimplementasikan.
3. Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
4. Biaya instalasi cukup murah

Kekurangan Topologi Ring :

1. Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau
node.
2. Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
3. Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
4. Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).
4. Topologi Mesh

Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan
rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain
mengalami masalah.

Kelebihan Topologi Mesh :

1. Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir
akan adanya tabrakan data (collision).
2. Besar bandwidth yang cukup lebar.
3. Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.

Kekurangan Topologi Mesh :

1. Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.


2. Membutuhkan banyak kabel.
3. Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak
kabel.

5. Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan


hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung. Pada topologi ini
biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk
proses pertukaran data.

Kelebihan Topologi Peer to Peer

1. Biaya yang dibutuhkan sangat murah.


2. Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
3. Instalasi jaringan yang cukup mudah.

Kekurangan Topologi Peer to Peer

1. Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.


2. Sulit dikembangkan.
3. Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
4. Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.

6. Topologi Linier
Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya
menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada
setiap komputer.

Kelebihan Topologi Linier

1. Mudah dikembangkan.
2. Membutuhkan sedikit kabel.
3. Tidak memperlukan kendali pusat.
4. Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.

Kekurangan Topologi Linier

1. Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.


2. Keamanan data kurang baik.

7. Topologi Tree

Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan
juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar
sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree

1. Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data
lebih baik dan mudah.
2. Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.

Kekurangan Topologi Tree

1. Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka


komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
2. Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
3. Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat
dari teknologi ini.

8. Topologi Hybrid
Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang
berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain,
disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid

1. Freksibel
2. Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.

Kekurangan Topologi Hybrid

1. Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.


2. Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
3. Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit,
karena terdapat topologi yang berbeda-beda.

Macam Macam Perangkat Jaringan Dan Fungsinya


Perangkat Jaringan Adalah perangkat yang digunakan sebagai pemecah jaringan,
Berikut Contoh Perangkat Jaringan :

1.Hub
Hub Adalah Perangkat yang menggandakan frame data yang berasal dari salah satu
komputer ke semua port sehingga semua komputer yang terhubung dengan port
akan menerima data juga

Gambar Hub

2.Repeater
Repeater adalah Perangkat yang dapat menerima sinyal kemudian memperkuat
sinyal dan mengirim kembali sinyal ke tempat lain yang menjangkau area lebih jauh

Gambar Repeater

3.Bridge
Bridge adalah peralatan yang dapat menghubungkan beberapa segmen dalam
sebuah jaringan, bridge dapat mengenali mac adress
Gambar Bridge

4.Switch
Switch, cara kerja switch sama seperti Hub, tetapi switch memiliki sejumlah port
sehingga switch disebut multi port bridge, namun switch mempunyai collision domain
yang sangat mempercepat pengiriman data pada jaringan

Gambar Switch

5.Router
Router adalah Peralatan jaringan yang menghubungkan satu jaringan ke jaringan
lain, Router Lebih cerdas dibandingkan Bridge, Karna Router bisa memutuskan rute
terbaik yang akan ditempuh oleh paket data

Gambar Router

6.Modem
Modem adalah dengan kata lain Modulator & Demodulator.
Fungsi Modulator adalah Bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal
pembawa untuk dikirim Fungsi Demodulator adalah Bagian yang memisahkan sinyal
informasi
Gambar Modem

7.NIC (Network Interface Card)


NIC adalah Peralatan jaringan yang langsung terhubung dengan komputer dan
didesain agar komputer dalam jaringan dapat berkomunikasi, NIC menghasilkan BIT-
BIT yang sebenarnya

Gambar NIC

8.Wireless Adapter
Wireless Adapter adalah merupakan interface end user ke jaringan wireless biasa
disebut PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association)

Gambar Wireless Adapter

1. KOMPUTER SERVER

– Pengertian Komputer Server


Yang pertama kali akan kita bahas dalam artikel berjudul “macam-macam perangkat
keras jaringan komputer” ini adalah komputer server. Adapun pengertian komputer
serveryakni sebuah sistem yang menyediakan berbagai jenis layanan, serta dapat
diakses oleh komputer client yang sedang terhubung pada sebuah jaringan, baik itu
jaringan internet ataupun intranet. Sederhananya, komputer server adalah pihak
yang menyediakan sumber daya secara maksimal untuk digunakan oleh komputer
client, tetapi komputer server sendiri tidak menggunakan sumber daya dari komputer
lain.
Mengingat tugasnya yang cukup besar dan umumnya harus sanggup beroperasi
selama 24 jam penuh, maka komputer server harus didukung dengan spesifikasi
yang mumpuni dan cenderung berbeda dibanding spesifikasi pada komputer-
komputer biasa. Selain itu komputer server juga harus memiliki sistem operasi
khusus atau umumnya disebut dengan istilah Sistem Operasi Jaringan.

Komputer server terbagi dalam beberapa jenis, diantaranya yaitu :

 Server Web
 Server Applikasi
 Server Database
 – Fungsi Komputer Server

– Fungsi Komputer Server


Komputer server berfungsi sebagai unit yang menyimpan berbagai macam bentuk
informasi, sekaligus bertugas sebagai pengelola suatu jaringan komputer. Komputer
server lah yang melayani seluruh client atau workstation yang terhubung ke
jaringannya. Mengingat posisi komputer server yang menaungi banyak komputer
client sekaligus, karena itulah perangkat keras jaringan komputer yang satu ini kerap
dijuluki sebagai Komputer Induk.

2. KOMPUTER CLIENT

– Pengertian Komputer Client

Komputer Client adalah seperangkat komputer yang digunakan untuk melakukan


pengolahan data yang diambil dari komputer server. Sederhananya, komputer client
adalah pihak yang mendapat layanan dari komputer server, dimana peran komputer
client ini terbatas hanya sebagai pengguna semata dan tidak menyediakan sumber
daya. Jika komputer server kerap disebut-sebut sebagai komputer induk, maka
komputer client justru lebih sering disebut dengan istilah Workstation atau Node.

– Fungsi Komputer Client

Dalam sebuah jaringan, fungsi komputer client yakni memungkinkan pengguna untuk
mengakses servis atau layanan dari komputer server. Mengingat segala sistem yang
terjadi dalam sebuah jaringan hanya dilakukan oleh satu komputer yang bertugas
sebagai server, maka komputer client mampu memberikan akses yang cukup cepat
bagi pengguna (manusia) karena tidak akan di bebani dengan pengolahan ataupun
tugas-tugas lainnya.
3. NIC (NETWORK INTERFACE CARD)

– Pengertian NIC (Network Interface Card)

Dalam bahasa Indonesia, NIC atau Network Interface Card dapat diartikan sebagai
Kartu Jaringan, namun istilah yang lebih populer untuk menyebut NIC adalah
Ethernet Card atau LAN Card.

NIC (Network Interface Card) merupakan salah satu perangkat keras jaringan
komputer yang menyediakan media untuk menghubungkan satu komputer dengan
komputer lainnya.

Saat ini ada beberapa jenis pengaplikasian yang dilakukan untuk menanamkan NIC
ke dalam sebuah komputer. Ada yang sudah terintegrasi dengan motherboard,
kemudian ada juga yang berupa kartu dan ditancapkan ke slot ekspansi
motherboard, lalu yang paling canggih adalah NIC yang berupa USB. Meskipun tren
jaringan komputer yang memanfaatkan NIC sudah mulai tergeser dengan adanya
WIFI yang lebih praktis dan efisien, namun NIC masih umum digunakan sampai saat
ini.

Jenis NIC atau kartu jaringan yang umum ditemui saat ini biasanya terdiri dari 2 jenis
yaitu :

1. NIC yang Bersifat Fisik


NIC yang bersifat fisik adalah kartu jaringan yang berwujud fisik seperti ethernet
dan tokenring.
2. NIC yang Bersifat Logis.
NIC yang bersifat logis yaitu loopback adapter dan Dial-up Adapter.

Pada setiap NIC akan memiliki nomor alamat yang disebut sebagai MAC address
yang dapat bersifat statis ataupun dinamis.Pada kartu jaringan tersebut terdapat
sebuah port untuk kabel jaringan, disinilah tempat RJ45 dari kabel utp dicolokkan
agar bisa terhubung ke sebuah jaringan komputer. NIC yang sedang bekerja akan
dapat terlihat dari lampu indikator yang menyala di kartu jaringan tersebut.

– Fungsi NIC (Network Interface Card)

Pada dasarnya agar dapat dijalankan dalam suatu jaringan, NIC harus terpasang di
dalam komputer client dan komputer server. Fungsi perangkat keras jaringan
komputer yang satu ini terbagi menjadi 2, yaitu :

 Sebagai piranti yang menyambungkan kabel jaringan dengan komputer.


 Sebagai piranti yang menyediakan pengalamatan secara fisik. Yang mana hal ini
sekaligus menegaskan bahwa NIC memiliki kode tertentu yang unik.

4. KABEL JARINGAN

– Pengertian Kabel Jaringan

Alat berikutnya yang menjadi bagian dari macam-macam perangkat keras jaringan
komputer adalah kabel jaringan. Adapun pengertian kabel jaringan yakni kabel yang
dirancang khusus sebagai penghubung dalam suatu jaringan komputer, yang mana
sifatnya masuk dalam kategori sebagai media transmisi terarah (guided/wireline).

Jika diurai lagi, umumnya ada 3 macam tipe kabel yang masuk dalam kategori kabel
jaringan yaitu kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), kabel Coaxial dan kabel Fiber
Optic. Diantara ketiga kabel jaringan tersebut, kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
adalah yang paling sering digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer,
karena dianggap lebih mudah dipasang, ukurannya lebih kecil dan harga serta biaya
instalasinya lebih murah dibandingkan dua kabel lainnya.

Tak berbeda jauh dengan NIC (Network Interface Card) yang keberadaannya sudah
mulai ditinggalkan semenjak tren WiFi mulai mengambil alih dunia jaringan komputer,
begitu pula yang terjadi dengan kabel jaringan yang keberadaannya kian hari kian
berkurang lantaran tidak sepraktis WiFi yang punya kelebihan sebagai teknologi
tanpa kabel (wireless) atau nirkabel. Pun demikian bukan berarti kabel jaringan serta-
merta ditinggalkan begitu saja. Beberapa kalangan masih banyak yang
menggunakan kabel jaringan karena dinilai sanggup memberi konektivitas yang
cenderung lebih stabil ketimbang WiFi.

– Fungsi Kabel Jaringan

Dalam perannya sebagai salah satu perangkat keras jaringan komputer, kabel
jaringan berfungsi sebagai media transmisi untuk membangun sebuah jaringan
komputer. Lewat kabel jaringan lah transmisi data dalam suatu jaringan komputer
dapat diaruskan dengan baik dan tepat sasaran. Baik antara komputer dengan
komputer, dari server ke switch/hub dan lain lain, atau antara satu user dengan user
lainnya yang berada di dalam satu wilayah lokal.
5. KONEKTOR

– Pengertian Konektor

Perangkat keras untuk jaringan komputer selanjutnya adalah konektor.


Adapun pengertian konektor adalah perangkat keras yang digunakan sebagai
penghubung antara kabel dengan komputer.
Dalam dunia jaringan komputer, tiap-tiap jenis kabel memiliki konektor yang berbeda-
beda pula. Sebagai contoh, kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) seperti Ethernet
kategori 5 biasanya menggunakan konektor jenis RJ-45, kabel coaxial menggunakan
konektor jenis BNC/T, sementara kabel fiber optic menggunakan konektor jenis ST.

– Fungsi Konektor
Dalam penerapannya sebagai perangkat keras jaringan komputer, konektor memiliki
fungsi penting sebagai penghubung antara kabel dengan colokan NIC (Network
Interface Card) yang terletak pada sebuah komputer. Lewat konektor inilah aliran
arus berupa transmisi antara kabel dan komputer dapat terjadi, sekaligus
memantapkan posisi kabel agar dapat tertancap dengan baik di coloan NIC (Network
Interface Card).

6. HUB

– Pengertian Hub
Alat penting lainnya yang masuk dalam kategori macam-macam perangkat keras
jaringan komputer berikutnya adalah Hub. Definisi atau pengertian Hub yaitu
komponen jaringan komputer yang memiliki colokan (port-port), yang umunya
digunakan untuk menyatukan kabel-kabel jaringan dari tiap workstation, server atau
perangkat jaringan lainnya.
Sederhana-nya, hub merupakan media transmisi untuk menghubungkan beberapa
kabel jaringan sekaligus. Atau jika dianalogikan sebagai sebuah jembatan, maka
bisa dikatakan bahwa hub merupakan jalan yang menghubungkan beberapa kota
atau provinsi.
Jumlah port yang terdapat pada sebuah Hub biasanya beragam, ada yang 8, 16, 24,
atau 32 port. Hub juga merupakan perangkat keras jaringan yang populer dipakai
untuk membangun topologi bintang, dimana kabel Twisted Pair yang berasal dari
sebuah workstation masuk ke dalam hub.
Keuntungan mengunakan hub adalah fleksibelitas yang dimiliki, sehingga setiap
client dapat ditambahkan setiap waktu tanpa menganggu jaringan yang sedang
beroperasi. Akan tetapi hub tidak mampu membaca data dan tidak mengetahui
sumber dari tujuan paket-paket yang dilepaskan melalui Hub tersebut.

– Fungsi Hub
Fungsi hub sangat vital sekali terhadap jaringan komputer karena perangkat keras
jaringan komputer yang satu ini merupakan penerima sinyal dari sebuah komputer
dan merupakan titik pusat yang kemudian menyalurkan sinyal atau transmisi ke
seluruh komputer yang berada di sebuah jaringan tertentu.
Hub juga berperan sebagai penguat sinyal kabel UTP, konsentrator dan
penyambung ke perangkat keras komputer lainnya. Saking pentingnya, Hub yang
berpengaruh besar terhadap cepat atau lambatnya proses koneksi di dalam suatu
jaringan tidak boleh mengalami kerusakan karena dapat menyebabkan seluruh
jaringan komputer mengalami gangguan atau bahkan lumpuh.

7. SWITCH

– Pengertian Switch
Berikutnya yang masuk dalam macam-macam perangkat keras jaringan
komputer adalah switch. Ini merupakan perangkat keras komputer yang sejatinya
memilki prinsip tak jauh berbeda dengan Hub. Hanya saja switch memiliki tugas yang
sedikit lebih rumit sekaligus memiliki kecerdasan yang lebih baik ketimbang Hub.
Switch memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.
Jika dibandingkan dengan bridge, cara kerja yang dimilikinya hampir sama namun
switch memiliki jumlah port yang banyak sehingga switch sering dinamakan multi-
port bridge.

– Fungsi Switch
Perangkat keras jaringan komputer yang satu ini berfungsi sebagai media transmisi
komputer untuk membentuk segmen jaringan. Switch bertindak sebagai perangkat
yang mengontrol sinyal listrik, serta di sisi lain juga menganalisa paket data atau
informasi pada lapisan (layer data link) sebelum dikirim ke tujuan. Adapun paket data
atau informasi yang dianalisa switch adalah alamat MAC address dari setiap
perangkat dan komputer yang tersambung dengan dirinya.

8. REPEATER
– Pengertian Repeater
Jenis perangkat keras jaringan komputer selanjutnya adalah repeater.
Sederhananya, repeater adalah alat yang digunakan untuk memperkuat sinyal di
dalam jaringan komputer. Cara kerjanya kira-kira sebagai berikut : sinyal yang
diterima dari satu segmen kabel LAN ke segmen LAN berikutnya akan diproses, lalu
dipancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen
lainnya.

– Fungsi Repeater
Fungsi repeater pada umumnya adalah mengulangi kembali sinyal, dengan tujuan
untuk memperkuat sinyal yang diterima dari suatu segmen jaringan sebelum
kemudian dipancarkan kembali sehingga lebih kuat dan dapat mencapai jarak yang
lebih jauh atau memperluas jangkauan. Dengan adanya repeater, maka jarak antar
workstation dapat dibuat semakin jauh tanpa perlu khawatir akan hilangnya sinyal.

9. BRIDGE

– Pengertian Bridge
Diantara macam-macam perangkat keras jaringan komputer lainnya, bisa
dikatakan bahwa bridge termasuk salah satu alat yang canggih sekaligus
cerdas. Pengertian bridgeadalah perangkat yang menghubungkan beberapa jaringan
untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana kebanyakan bridge dapat
mengetahui masing-masing alamat dari tiap segmen komputer pada jaringan di
sekitarnya.

– Fungsi Bridge
Pada dasarnya fungsi bridge hampir serupa dengan fungsi repeater, hanya saja
bridge lebih cerdas dan fleksibel ketimbang repeater. Adapun salah satu keunggulan
bridge yaitu dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi
yang berbeda, misalnya menghubungkan Ethernet baseband dengan Ethernet
broadband, ataupun menghubungkan tipe topologi yang berbeda.

Jika dianalogikan secara sederhana, cara kerja bridge menyerupai polisi lalu lintas
yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Bridge adalah alat
yang mengatur agar informasi di antara kedua sisi jaringan tetap berjalan dengan
baik dan teratur, menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah (baik jaringan
yang sama maupun berbeda), serta memetakan alamat jaringan dan hanya
memperbolehkan lalu lintas data yang diperlukan saja.

10. ROUTER
– Pengertian Router

Pengertian Router yaitu salah satu perangkat keras dalam jaringan komputer yang
dilengkapi oleh Network Operating System sehingga dapat menghubungkan dua
atau lebih jaringan komputer yang berbeda. Sederhananya, router digunakan untuk
membagi protocol kepada jaringan-jaringan lainnya, dengan begitu maka protocol
bisa di-sharing ke bebrerapa perangkat jaringan lainnya sekaligus.

Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau menfilter data yang lalu lalang di
jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Jika disederhanakan, router
adalah alat yang menentukan jalur mana yang terbaik untuk dilewati paket data agar
data tersebut dapat sampai ke tujuannya. Router akan mencari jalur yang terbaik
untuk mengirimkan sebuah sinyal berdasarkan alamat tujuan dan alamat asal.

Jika dibandingkan dengan bridge yang dapat mengetahui alamat masing-masing


komputer pada masing-masing jaringan sisi jaringan, Router justru dapat mengetahui
keseluruhan jaringan melihat sisi yang paling sibuk dan router juga dapat menarik
data dari sisi yang sibuk tersebut.

– Fungsi Router

Sekilas, fungsi router mirip dengan fungsi perangkat keras jaringan komputer lainnya
seperti hub/switch. Hanya saja jika switch lebih berfungsi sebagai penghubung
beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN), router memiliki
kemampuan yang lebih luas lagi karena berfungsi sebagai penghubung antara
beberapa jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya
seperti jaringan model LAN, MAN, bahkan WAN.

11. GATEWAY

– Pengertian Gateway

Dalam bahasa Indonesia, istilah gateway dapat diartikan sebagai ‘gerbang jaringan‘.
Sementara pengertian dari gateway itu sendiri yakni perangkat berupa hardware
atau software dalam jaringan komputer, yang digunakan untuk menghubungkan satu
jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer lainnya yang
menggunakan protokol komunikasi yang berbeda.

Umumnya penggunaan gateway lebih sering diterapkan pada jaringan komputer


dengan skala yang besar. Alhasil penggunaan gateway jadi jarang ditemukan dan
menimbulkan kesalahan persepsi di kalangan pengguna jaringan komputer yang
kerap menganggap bahwa gateway memiliki definisi dan konsep cara kerja yang
sama seperti router. Padahal jika ditelusuri lebih dalam, sebenarnya gateway dan
router memiliki detail cara kerja yang berbeda dan tidak bisa dikatakan sama begitu
saja.

– Fungsi Gateway

Fungsi gateway yakni untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan


jaringan komputer lainnya meski kedua jaringan tersebut menggunakan protokol
komunikasi yang berbeda. Sederhananya,g ateway adalah yang menjembatani dua
aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga dapat saling bertukar data
antar komputer yang berbeda-beda.

12. ACCESS POINT

– Pengertian Access Point

Berikutnya yang masuk dalam jajaran macam-macam perangkat keras jaringan


komputeradalah access point. Adapun pengertian access point yaitu sebuah alat
yang digunakan sebagai perpanjangan tangan dari alat-alat wireless ke sebuah
jaringan berkabel (wired network), dimana tujuan utama dari penggunaan access
point adalah untuk membuat jaringan WLAN (Wireless Local Area Network).

– Fungsi Access Point

Dalam sebuah jaringan komputer, fungsi access point yakni sebagai Hub/Switch
yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan
wireless/nirkabel. Access point bekerja dengan cara memancarkan sinyal melalui
gelombang radio, sehingga cakupan jaringan yang terbentuk menjadi lebih luas.
Mengingat fungsinya sebagai penerima sekaligus pemancar itulah maka access
point kerap disebut dengan istilah base station.

13. MODEM
– Pengertian Modem

Alat berikutnya yang masuk dalam kategori macam-macam perangkat keras jaringan
komputer adalah modem. Adapun pengertian modem yaitu singkatan dari dua kata
yang terdiri dari : Modulator dan Demodulator. Definisi Modulator yakni alat yang
bertugas untuk mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) agar
dapat dikirim ke pengguna melalui media tertentu. Sedangkan definisi Demodulator
yakni kebalikan dari Modulator itu sendiri, dimana tugasnya yaitu sebagai alat yang
memproses agar bisa mendapatkan kembali sinyal yang dikirim oleh pengirim.
Dalam sistem kerjanya, sinyal akan dipisahkan dari frekuensi tinggi dan sinyal yang
berupa analog akan diubah kembali menjadi sinyal digital agar bisa diterima dengan
baik oleh komputer.

Dari definisi dua kata tersebut maka bisa ditarik kesimpulan bahwa pengertian
modemadalah alat komunikasi dua arah. Dimana biasanya modem menerima
rangkaian pulsa biner dari periferal komputer, kemudian memodulasi karakteristik
sinyal analog agar dapat disalurkan melalui saluran telepon atau cablelines.
Sedangkan pada si penerima, sinyal yang ditumpangi ini oleh rangkaian demodulator
dipisahkan kembali dari sinyal yang menumpanginya sehingga dapat dibaca oleh
komputer dan proses ini di sebut proses demodulasi.

– Fungsi Modem

Sebagai salah satu perangkat keras jaringan komputer yang memiliki peran penting,
modem berfungsi sebagai penghubung jaringan LAN dengan internet. Berkat
modem-lah sinyal digital dari komputer dapat dubah menjadi sinyal analog ketika
melewati medium seperti saluran telepon sehingga dapat dipahami oleh kita
manusia. Proses kebalikannya juga sama, dimana sinyal analog diubah terlebih
dahulu oleh modem menjadi sinyal digital agar dapat dipahami oleh komputer.

Demikian penjelasan tentang Macam-Macam Perangkat Keras Jaringan


Komputer Beserta Fungsinya ala teknodaily.com kali ini. Semoga dapat menjadi
informasi yang bermanfaat bagi Anda semua.

Perangkat lunak jaringan

Pengertian dan Fungsi Sistem Operasi Jaringan Komputer

Sistem operasi dan aplikasi jaringan ataupun layanan jaringan merupakan komponen
perangkat lunak jaringan komputer. Sistem Operasi Jaringan komputer adalah tulang
punggung dari setiap jaringan komputer. Sistem operasi jaringan dibutuhkan untuk
mengelola aliran data antara workstation dan server. Hal ini pula agar workstation
dapat bekerja dengan drive pada perangkat yang terpasang pada jaringan, misalnya
printer yang tidak secara fisik terhubung ke workstation atau komputer client

sistem operasi jaringan komputer

Fungsi Sistem Operasi jaringan Komputer

1. Fungsi sistem operasi jaringan, merupakan fungsi networking basics, dapat


membedakan beberapa bagian pada unit-unitkomputer dalam jaringan.
2. Kontrol sumber daya lokal komputer, meliputi: fungsi proses dan distribusi antar
memori, proses perencanaan dan penjadwalan, prosesor manajemen dalam mesin
multiprosesor, kontrol peripheral, dan proses fungsi manajemen sumber daya lainnya
dari OS lokal.
3. Sistem Operasi pada server harus mampu melakukan Kontrol Sarana sumber daya
jaringan agar dapat digunakan secara bersama, penguncian berkas dan penguncian
record, yang dipakai bersama mereka;Menjaga sumber daya dan direktori jaringan;
pengelolaam permintaan akses remote ke sistem file dan database; manajeme
antrian permintaan(query) bagi pengguna jarak jauh untuk perangkat periferal.
4. Sistem Operasi jaringa melayani permintaan klien untuk mengakses aplikasi dan
sumber daya jaringan Sistem operasi ini mengarahkan permintaan untuk sumber
daya jaringan dari aplikasi remote dan pengguna, dimana permintaan berasal dari
form aplikasi jaringan lokal yang konsisten ditransmisikan ke server. dan pada bagian
klien menerima respon dari server dan mengkonversikannya ke format lokal,
sehingga permohonan permintaan eksekusi lokal dan remote dapat dibedakan.
5. Sistem operasi sebagai sarana komunikasi artinya melayani pertukaran pesan pada
jaringan. Pada sisi server menangani dan menyediakan routing, buffering pesan,
mengirim pesan melalui jaringan, dan keandalan transmisi, dll.

Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan Komputer

Unix OS
UNIX adalah sistem operasi jaringan komputer yang sangat handal, fleksibel dan
dinami, mampu menangani hampir semua tugas yang diusulkan oleh
pengguna. Unix menawarkan berbagai tools yang dapat membantu a memecahkan
sebagian besar masalah yang dihadapi ketika bekerja dengan teknologi
informasi. Sistem operasi UNIX dikenal karena kekuatan, stabilitas dan kehandalan,
otomatisasi secara penuh, serta dukungan beberapa bahasa pemrograman.

Jenis Sistem operasi ini menawarkan solusi optimal untuk Internet, termasuk akses
ke sumber daya, Web, Telnet, FTP, database, dan lain-lain Karena sistem UNIX
dibuat khusus untuk pengolahan data skala besar dan integrasi penuh dari
lingkungan jaringan, hampir selalu melebihi kombinasi lainnya hardware dan
software. Linux adalah versi UNIX, diadaptasi untuk prosesor Intel.

Sistem Operasi Jaringan Komputer NetWare Novell


Novell adalah salah satu perusahaan pertama yang mulai membuat LAN. Sebagai
file server NetWare dapat digunakan dalam PC biasa, sistem operasi jaringan yang
mengontrol pengoperasian LAN. Fungsi kontrol termasuk koordinasi workstation dan
mengelola file sharing dan printer di LAN. semua file workstation tersimpan pada file
hard drive server bukan pada disk workstation.
Sistem operasi jaringan Komputer dari Microsoft

1. Windows NT
Windows NT awalnya ada dalam dua versi: Windows NT Advanced Server diinstal
pada NT server, Windows NT Workstation adalah sistem operasi desktop yang kuat
dengan fungsi jaringan
Versi berikutnya dari Windows NT, digunakan pada server, telah diubah namanya
menjadi Windows NT Server, memiliki kinerja tinggi dan dukungan aplikasi yang lebih
baik, membuatnya salah satu sistem operasi yang paling populer.
Windows NT 4.0 memiliki integrasi yang lebih baik dengan Internet dan jaringan
perusahaan, berkinerja tinggi, sangat baikdan kompatibilitas dengan sistem operasi
Microsoft lainnya.Sistem operasi jaringan Komputer Keluarga Microsoft Windows
2000 Server
2. Keluarga produk perangkat lunak Windows 2000 Server – adalah seri generasi
berikutnya dari sistem operasi Windows NT Server, handal, nyaman untuk layanan
direktori Internet, layanan jaringan dan layanan aplikasi, dikombinasikan dengan
manajemen terpadu yang kuat.
Windows 2000 Server – Server kelompok kerja dan departemen.
Windows 2000 Advanced Server – untuk aplikasi dan server departemen lebih dapat
diandalkan.
Windows 2000 Datacenter Server – untuk sistem pengolahan data yang paling
handal
3. Keluarga produk Windows Server 2003
Keluarga produk perangkat lunak Windows Server 2003 adalah sistem operasi
Windows server generasi berikutnya Windows Server 2003 didasarkan pada
Windows 2000 Server. Ini adalah platform kinerja tinggi mendukung aplikasi jaringan
yang terkait, dan layanan XML Web untuk kelompok kerja, departemen dan bisnis
dari semua ukuran.

Windows Server 2003:

 Windows Server 2003 Standard Edition – adalah sistem operasi jaringan untuk
usaha kecil dan bagian dari organisasi.
 Windows Server 2003 Enterprise Edition dirancang untuk memenuhi kebutuhan IT
umum.
 Windows Server 2003 Datacenter Edition dirancang untuk critical mission, yang
membutuhkan tingkat ketersediaan dan kehandalan yang sangat tinggi.

1. Windows Server 2003 Web Edition – adalah sistem operasi untuk Web-server.
Microsoft Windows Server 2008
Windows Server 2008 – sistem operasi generasi berikutnya. Dasar dari sistem
operasi Windows Server 2008 menempatkan Windows Server 2003. Hal ini
dirancang untuk menyediakan pengguna dengan platform yang paling produktif
untuk memperluas fungsi aplikasi, jaringan, dan layanan Web, dari kelompok kerja
dan untuk pusat data.Ketika digunakan bersama-sama, Windows Vista komputer
client dan server yang menjalankan Windows Server 2008, secara signifikan
meningkatkan kinerja, keandalan jaringan.

Pengertian dan fungsi Network Adapter Card

Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk
mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan
lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk
melakukan komunikasi data.
Sistem Operasi Jaringan

Untuk mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan. Sistem
operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringannnya, yaitu sistem
operasi client-server dan system operasi jaringan peer to peer.

1. Jaringan Client-Server

Pengertian Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-


komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima
atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe
client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server
yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat
berperan sebagai workstation.

Keunggulan

1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan


pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak
dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang
pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi
dan sistem keamanan jaringan.
3. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup
dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di
dalam jaringan.

Kelemahan

1. Biaya operasional relatif lebih mahal.


2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk
ditugaskan sebagai server.
3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami
gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

PENGERTIAN DAN JENIS-JENIS PROTOKOL JARINGAN

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan
terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik
komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau
kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan
koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang
akan dilakukan pada internet.

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam
proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan
Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini
berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang
paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk
perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada
perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an
sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan
jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan
sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme
transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja.
Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut
sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta
komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini
juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-
sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk
jaringan yang heterogen.

UDP ( User Datagram Protokol)

UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan
transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa
koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan
TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC 768.

Domain Name System (DNS)

Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan
untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan
pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana
DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
Point-to-Point Protocol

Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol


enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN).
Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan
dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-
masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya
mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan
pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat,
menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya
intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-
protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.

Serial Line Internet Protocol

Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP
melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi
kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai
penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang
memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
Internet Control Message Protocol (ICMP)

adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan
UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik
pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP
Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer
tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh
komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi
komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai
contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.

POP3 (Post Office Protocol)

POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang
digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena
desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung
email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.
Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari
komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan
internet.

IMAP (Internet Message Access Protocol)

IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk


mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih
pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail
tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik
daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita
mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau
email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer
pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW
(World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan
dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus
dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-
perintah yang ada pada protokol HTTP ini.

Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser maka
web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian
akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang
diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web
browser untuk ditampilkan kepada kita.
HTTPS

HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web.
Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan
autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.
Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi
menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport
Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai
dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port
HTTPS adalah 443.

SSH (Sucure Shell)

SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman
antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari
jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini
mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh,
karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan
begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih
terjamin. SSH memang lebih aman dibandingkan dengan protocol sejenis, tetapi
protocol SSH tatap rentan terhadap beberapa jenis serangan tertentu. Pada
umumnya serangan ini ditunjukan Pada SSH versi pertama (SSH-1) yang memang
memiliki tingkat keamanan yang lebih lemah daripada SSH versi kedua (SSH-2).
Salah satu serangan pada SSH versi pertama adalah serangan MAN IN THE
MIDDLE pada saat pertukaran kunci. Protocol SSH serta algoritma yang digunakan
pada kedua versi SSH, lalu serangan-serangan yang terjadi pada SSH dan
bagaimana SSH mengatasinya. Untuk meningkatkan keamanan pada protocol SSH
dapat dilakukan dengan cara menggunakan kartu Kriptografi untuk autentifkasi.

Telnet (Telecommunication network)

Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area
Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8,
salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang
dianggap sebagai risiko keamanan.

FTP ( File Transfer Protocol )

FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam
lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer
antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission
Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga
diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum
transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni
menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak
terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya
untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia
kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa
direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus
berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode
anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous &
password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP
diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan
menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP
dengan membuka URI tersebut.

LDAP

LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk
memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya,
seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP
membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai
dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan
menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa
mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.

SSL (Secure Socket Layer)

SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan
untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL sigunakan tidak hanya keamanan koneksi web,
tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman.
Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi,
dan kode autentikasi pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet.
SSL tidak mendukung fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL
tidak dapat membantu mengatur data sensitif setelah dan sebelum pengiriman yang
aman.
Protokol SSL terdiri dari dua sub-protokol: SSL record protocol dan SSL handshake
protocol. SSL record protocol mendefinisikan format yang digunakan untuk
mentransmisikan data. Sedangkan SSL handshake protocol melibatkan SSL record
protocol untuk menukarkan serangkaian pesan antara SSL enabled server dan SSL
enable client ketika keduanya pertama kali melakukan koneksi SSL.

Hubungan antara model OSI dengan protokol Internet

Model OSI TCP/IP Protocol TCP/IP

No Lapisan Nama Protokol Kegunaan

DHCP (Dynamic Host Configuration Protokol untuk di


7 Aplikasi Aplikasi
Protocol) jumlah IP yang te
DNS (Domain Name Server) Data base nama d

FTP (File Transfer Protocol) Protokol untuk tra

HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) Protokol untuk tra

MIME (Multipurpose Internet Mail Protokol untuk

Extention) bentuk teks

NNTP (Network News Transfer Protokol untuk

Protocol) newsgroup

POP (Post Office Protocol) Protokol untuk m

Protokol untuk tr
SMB (Server Message Block)
dan Windows

SMTP (Simple Mail Transfer


Protokol untuk pe
Protocol)

6 Presentasi SNMP (Simple Network


Protokol untuk m
Management Protocol)

Telnet Protokol untuk ak


TFTP (Trivial FTP) Protokol untuk tra

NETBIOS (Network Basic Input


BIOS jaringan sta
Output System)

5 Sessi
RPC (Remote Procedure Call) Prosedur pemang

SOCKET Input Output untu

Protokol pertukar
TCP (Transmission Control Protocol)
oriented)

4 Transport Transport

Protokol pertu
UDP (User Datagram Protocol)
(connectionless)

IP (Internet Protocol) Protokol untuk m

RIP (Routing Information Protocol) Protokol untuk m

3 Network Internet Protokol untuk m


ARP (Address Resolution Protocol)
dari nomer IP

Protokol untuk m
RARP (Reverse ARP)
dari hardware
2 Data link LLC Network interface PPP (Point to Point Protocol) Protokol untuk po

Data Link

SLIP (Serial Line Internet Protocol) Protokol dengan m


MAC

1 Fisik Ethernet, FDDI, ISDN, ATM

Pengertian dan Jenis-Jenis IP Address

IP Address merupakan alamat identifikasi unik yang dimiliki oleh setiap komputer
dan perangkat lainnya yang terhubung di dalam jaringan komputer dan memiliki 2
bagian utama yaitu Net Id dan Host Id. Kata unik yang berarti disini adalah bahwa
setiap komputer atau perangkat yang terhubung lainnya tersebut memiliki alamat
yang tidak boleh sama di dalam satu jaringan komputer.
Berdasarkan cakupan penggunaannya dalam jaringan komputer sehari – hari dalam
jaringan lokal maupun jaringan internet public, maka secara garis besarnya IP
Address dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

1. IP Address Public

IP Address Publik adalah IP Address yang dimiliki oleh setiap komputer atau
perangkat yang terhubung lainnya dan digunakan pada jaringan internet (publik).
Kepemilikannya diatur oleh vendor-vendor terkait yang menyediakannya (contoh :
Internet Service Provider).

2. IP Address Private

IP Address private adalah IP Address yang digunakan oleh komputer atau


perangkat yang terhubung lainnya dan umumnya digunakan oleh jaringan berskala
lokal (LAN). IP Address ini memungkinkan penggunaan alamat yang sama dengan
syarat satu dan jaringan lainnya tidak saling terhubung dalam jaringan lokal.

Kemudian, jika dilihat dari bagaimana pengguna melakukan konfigurasi untuk


memperoleh IP Address atau bagaimana IP Address diberikan kepada komputer
atau sebuah perangkat, maka IP Address disini dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu
:

1. IP Address Dinamis (Dynamic IP Address)


IP Address jenis ini adalah pemberian secara otomatis dalam jaringan public maupun
private yang akan diberikan kepada komputer atau perangkat lainnya yang saling
terhubung kedalam jaringan komputer secara otomatis dan akan selalu berubah –
ubah setiap saat (Dinamis). Untuk pemberiannya sendiri diberikan oleh sebuah
perangkat, aplikasi, sekaligus protocol di dalam jaringan komputer yang bernama
DHCP (Dynamic Host Konfiguration Protocol) dan yang bertindak mengaktifkan
DHCP adalah komputer / perangkat yang dijadikan sebagai DHCP Server.

2. IP Address Statis

IP Address jenis ini adalah pemberian IP Address kepada komputer atau perangkat
lainnya yang terhubung kedalam jaringan komputer secara manual. Dimana
pengguna harus mengetahui pengkelasan IP Address, Subnet, Gateway, dan DNS
dalam sebuah jaringan.

Selanjutnya, dilihat dari daya tampung komputer atau perangkat lainnya yang
terhubung kedalam jaringan komputer, sebuah IP Address dibagi kembali menjadi 2
jenis yaitu :

1. IPv4 (IP Address Versi 4)

IP Addres versi 4 atau yang lebih dikenal dengan IPv4 adalah versi yang umum
dipakai pada saat ini, terdiri atas 4 oktet, dimana setiap oktet mampu menangani 255
buah komputer atau perangkat di dalamnya. Sehingga bila dikalkulasikan 255 x 255
x 255 x 255 = 4.228.250.625 buah host.

Angka besar ini untuk teknologi yang maju seperti sekarang sudahlah tidak relevan
untuk menampung pengalamatan semua komputer dan perangkat yang saling
terhubung. Untuk mengatasi keterbatasan ini salah satu caranya adalah
menggunakan NAT (Network Address Translation), yaitu sebuah cara untuk
membagi, mengubah, dan memodifikasi pemetaan dari sebuah IP Address.

Gambar 1.1 Contoh Penggunaan Fungsi NAT

2. IPv6 (IP Address Versi 6)

IPv6 atau IP Address versi 6 adalah pengalamatan versi terbaru dalam jaringan
komputer, yang diciptakan untuk menangani masalah keterbatasan daya tamping
dari versi sebelumnya, yaitu IPv4. Jika dibandingkan dengan IPv4 yang hanya
memiliki 4 oktet dan masing – masing oktet dapat menampung 255 host, maka IPv6
memiliki 16 oktet yang masing – masing oktetnya dapat menampung 255 host. Maka
jika dikalkulasikan secara keseluruhan, IPv6 dapat menampung sekitar 3,4 Trilyun
host.

Pengertian IP Address dan Pembagian IP Address Berdasarkan Kelasnya (A,B,C)

1. Pengertian Ip address
IP address digunakan sebagai alamat dalam hubungan antar host di internet
sehingga merupakan sebuah sistem komunikasi yang universal karena merupakan
metode pengalamatan yang telah diterima di seluruh dunia.

IP address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik setiap 8
bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. Bentuk IP address dapat dituliskan
sebagai berikut xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx Jadi IP address ini mempunyai
range dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai
11111111.11111111.11111111.11111111. Notasi IP address dengan bilangan biner
seperti ini susah untuk digunakan, sehingga sering ditulis dalam 4 bilangan desimal
yang masing-masing dipisahkan oleh 4 buah titik yang lebih dikenal dengan “notasi
desimal bertitik”.

2. Pembagian Kelas IP Address

IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan
kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.

Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :

 Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama
antara 0-127, dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet
mask nya 255.0.0.0

Contoh: 8.254.129.11

 Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, Ip address nya pada bagian
pertama antara 128-191, dan yang merupakan network ID nya yaitu 2 bagian
pertama. Subnet masknya 255.255.0.0

Contoh: 128.255.129.7

 Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, Ip address nya pada bagian
pertama antara 192-223, dan yang merupakan network ID nya yaitu 3 bagian
pertama. Subnet masknya 255.255.255.0

Contoh: 192.168.1.10

 Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan multicasting. IP address nya pada


bagian pertama antara 224-247. Dalam multicasting tidak dikenal network ID dan
host ID.

 Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP address nya pada bagian
pertama antara 248-255.

3. Perbedaan IP Private dan IP Public

 IP private adalah jenis IP yang saat akan menggunakannya tidak perlu diregistrasi
sebab oleh router IP jenis ini tidak akan diteruskan kemana-mana. IP Private sesuai
dengan kelasnya:

1. Kelas A: 10.0.0.0-10.255.255.255
1. Kelas B: 172.16.0.0-172.31.255.255

1. Kelas C: 192.168.1.0-192.168.255.255

Sedangkan IP publik adalah jenis IP yang saat akan menggunakannya harus


diregistrasi (ke badan penyalur IP address tentunya, maksudnya supaya tidak
bentrok) karena IP ini dapat berkeliaran di lalu lintas jaringan internet melewati
router-routernya.

IP address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet
maka jumlah IP address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP address
sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna jaringan internet di seluruh
dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address harus dikelompokan
dalam kelas-kelas.

IP address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E.


Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP address kelas A jaringan. IP
address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP address
Kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan
memiliki anggota yang sedikit. IP address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi
tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan
multicast, dan E untuk Eksperimental.

Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan
Host ID dari suatu IP address Setiap IP address selalu merupakan pasangan
network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas host dalam suatu jaringan).
Masing-masing komputer/router di suatu jaringan host ID-nya harus Unik (harus
berbeda dgn komputer yg lain).

INSTALASI DAN KONFIGURASI LAN PADA SYSTEM OPERASI


WINDOWS

LAN (Local Area Network) merupakan jenis jaringan yang menghubungkan dua atau
lebih workstation dalam satu jaringan local yang tidak terlalu luas, misalnya dalam
satu ruang atau satu gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan LAN
yaitu :
1. Peer to peer

2. Client-Server

Jaringan peer-to-peer merupakan jenis jaringan yang menghubungkan beberapa


workstation dimana setiap workstation mempunyai kedudukan yg sama. Dalam artian
masing-masing WS berbagi sumber daya. Sedangkan, jaringan Client-Server, dapat
dilihat dari namanya, dimana terdapat WS yg berfungsi sebagai server yang
menyediakan sumber daya yg diberikan kepada tiap-tiap client.

1. Instalasi jaringan LAN beberapa hal yg diperlukan dalam


instalasi ini seperti:

– Kabel UTP

– konektor RJ-4

– Tang Crimping

– Lan Tester (optional)


– LAN Card (NIC)

Mengidentifikasi Komputer Dalam Jaringan

Komputer dengan sistem operasi Windows 7 yang terhubung dalam jaringan


harus menggunakan nama yang unik sebagai pengenal untuk menghindari adanya
tumpak tindih dengan komputer lain. Pemberian nama komputer dapat dilakukan
dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

Ø Klik start → Kontrol panel

Ø Klik system dan security → System

Ø Klik advance system setting

Ø Klik tab komputer name, kemudian muncul kotak dialog untuk memasukan
deskripsi komputer dalam jaringan.

Ø Jika kamu ingin mengubah nama komputer yang telah ada, klik tombol
change, kemudian isikan nama baru untuk komputermu pada kotak kamputer
name dan tyentukan nama grup jaringan komputermu pada kotak workgroup.

Ø Klik ok. Kotak dialog konfirmasi akan memintamu merestar komputer agar
pengaturan system yang telah dilakukan.
2.1.2 Menginstal dan Mengkonfigurasi Network Interface Card

Network Interface Card (NIC) harus di pasang di dalam komputer, agar


komputer dapat berinteraksi dengan jaringan. Jika komputer memiliki NIC yang
terintegrasi dengan motherboard, NIC lain tidak perlu di tancapkan pada slot kosong
di motherboard.

Setelah NIC di pasang slot komputer secara benar selanjutnya driver jaringan harus
diinstal driver NIC yang di butuhkan. Status NIC dapat di lihat dengan cara berikut :

Ø Klik star→ Kontrol Panel

Ø Klik system dan security → System

Ø Klik Advance system setting

Ø Klik tab hardware. Kemudian klik tombol Device Manager

Ø Kamu dapat melihat jenis NIC yang terinstal pada item network adapters
dalam jendela device manager.

Ø Kamu dapat memperbaharui driver NIC dengan klik ganda icon NIC→ Klik
tab driver→ klik tombol update driver.
2.1.3 Pengaturan TCP atau IP

Setelah Network Interface Card (NIC) di pasang dalam komputer, jaringan dapat di
atur dalam komputer tersebut. Jika NIC pada komputer belum aktif, kamu dapat
mengaktifkannya dengan cara di bawah ini:

Ø Klik start -> Control Panel -> klik ganda ikon Network Connection -> klik
kanan pada ikon NIC atau ikon Local Area Connection -> klik enable.

Ø klik kanan pada ikon NIC atau ikon Local Area Connection -> klik properties
-> akan muncul jendela LAN Properties -> double klik pada Internet Protocol
(TCP/IP) -> akan muncul form seperti disamping.

Ø Pilih Obtain an IP address Automaticaly -> IP address dan subnet mask


dapat diisi otomatis menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol
(DHCP)

Ø Atau pilih Use The Following IP Address -> kemudian dengan cara manual
menuliskan IP address, subnet mask, Getaway(Alamat Server), DNS seperti
contoh disamping

Ø Ikon di pojok kanan bawah layar akan menandakan jaringan sudah konek
atau belum.
1. IP address Automatically

Alamat IP akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan
alamat IP secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP.
DHCP bekerja dengan relasi client-server dimana DHCP server menyediakan suatu
kelompok alamat IP yang dapat diberikan secara dynamic.

1. Use the Following IP address

Dengan cara ini alamat IP dan subnet mask diisi secara manual.

193. Isikan IP address sesuai dengan keinginanamu, misalnya 193.168.0.70


untuk komputer pertama, 193.168.0.71 untuk komputer ke 2 dan seterusnya.

255. Isikan subnet mask dengan 255.255.255.0

193. Masukan alamat server pada kotak devault gateway berupa 193.168.0.1

Jika di perlukan untuk mengaktifkan Domain Name System (DNS) isikan Preffered
DNS server dan alteernate DNS server. Jika sudah selesai klik ok. Kamu akan
melihat icon komputer pada task bar di pojok kanan bawah desktop. Gambar
tersebut merupalkan indikator pengiriman dan penerimaan data oleh komputer.
2.2 MENGUJI JARINGAN

Setelah proses instalasi dan konfigurasi system jaringan selesai, maka perlu di
lakukan pengujian terhadap jaringan tersebut. Hal ini di maksudkan untuk melihat
apakah instalasi telah dilakukan dengan benar. Untuk melihat TCP/IP, salah satu
caranya dapat dilakukan dengan instruksi ipconfig yang di jalankan pada program
DOS.

Perintah ipconfig digunakan untuk melihat indikasi pada konfigurasi pada IP yang
terpasang pada komputer. Perintah ipconfig dapat dijalankan dengan baik apabila
network card telah terpasang di komputer. Ipconfig menampilkan informasi
berdasarkan network card yang terpasang.

Untuk mendeteksi apakah hubungan komputerdengan jaringan sudah berjalan


dengan baik, utilitas ping dapat digunakan. Utilitas ping dapat digunakan untuk
memeriksa apakah jaringan sudah bisa berfungsi dan terhubung dengan baik.
Jika ping dilakukan untuk IP tidak dikenal, maka akan dikeluarkan pesan Destination
Host Unreachable yang berarti alamat IP tidak di kenal atau tidak terjangkau dalam
jaringan tersebut.

Jika Mendapatkan respons berarti jaringan belum bekerja dengan benar. Kesalahan
dapat saja terjadi di system pengkabelan, kartu jaringan atau setup network.

Misalkan kamu telah menstup sebuah jaringan lain dengan alamat 193.168.0.87.
Kamu dapat melakukan pengujian jaringan dengan perintah ping di mode dengan
DOS dengan mengetik ping “193.168.0.87” dari terminal dengan alamat IP
193.160.93.

Status koneksi di atas menunjukan bahwa komputer telah terhubung dengan


komputer yang memiliki alamat IP 193.168.0.87. Dengan demikian, pemasangan
jaringan yang sudah kamu lakukan sudah benar.

Catatan: TTL adalah Time To Live yaitu batasan waktu agar paket data tersebut tidak
mengambang di jaringan.

IPCONFIG
◦ Klik start -> Accessories -> Command Prompt -> ketik perintah ipconfig /all
pada layar hitam -> tekan enter -> akan tampil hasil seperti gambar dibawah.

◦ Ipconfig digunakan untuk melihat indikasi konfigurasi IP yang terpasang


padakomputer.

PING

◦ Perintah ping digunakan untuk menguji koneksi komputer dengan jaringan

◦ Klik start -> Accessories -> Command Prompt -> ketik perintah ping <spasi>
no ip address pada layar hitam (contoh : ping 192.168.1.1)-> tekan enter -> akan
tampil hasil seperti gambar dibawah:

◦ Jawaban “Reply from” berarti Koneksi berjalan baik

◦ Jawabab “Request Time Out” bberartialamat ip tidak dikenal dalam


jaringan .
PENGERTIAN DAN MANFAAT SHARING DEVICE

Sharing Devices adalah proses pemakaian bersama perangkat komputer dalam


suatu jaringan. Contoh yang paling umum adalah sharing printer, yaitu satu printer
dapat digunakan semua komputer yang tergabung dalam suatu jaringan. Sebuah file
atau folder juga bisa dishare agar dapat diakses oleh seluruh anggota lain pada
jaringan, begitu juga disk drive atau cd room.

Fasilitas sharing atau pemakaian bersama ini dapat emnghemat waktu, tenaga,
biaya, dan sumber daya. Kamu tidak perlu repot untuk pindah ke komputer, kamu
dapat mencetak dokumen langsung dari komputermu, walaupun printer terpasang
pada komputer lain.

Kamu juga tak perlu mengcopy file ke disket atau cd roo untuk memindahkan file ke
komputer lain. Melalui fasilitas sharing folder, file di suatu komputer dapat di copy
langsung ke komputer yang lain dalam suatu jaringan. Hal ini dapat emnghemat
waktu dan biaya operasional.

} Sharing Device adalah proses pemakaian bersama perangkat komputer dalam


suatu jaringan.
} Contoh : Sharing printer, Sharing Folder, Sharing DiskDrive dan sharing CD Rom

} Manfaatnya :

◦ Menghemat tenaga, biaya, waktu, dan sumber daya.

◦ Dapat menggunakan sumber daya komputer lain langsng dari komputer kita.

◦ Dapat mengcopy file pada komputer lain secara langsung dari komputer kita.

1. INSTALASI DAN KONFIGURASI LAN PADA SISTEM OPERASI WINDOWS

1. Mengindentifikasi komputer dalam jaringan

Komputer dengan sistem operasi windows 7 yang terhubung dalam jaringan harus
menggunakan nama yang unik sebagai pengenal untuk menghindari adanya
tumpang tindih dengan komputer lain.

2. Menginstal dan mengkonfigurasi Network Interface Card


Network Interface Card (NIC) harus dipasang didalam komputer, agar
komputer dapat berinteraksi dengan jaringan.

3. Pengaturan TCP/IP

1. MENGUJI JARINGAN

Setelah proses instalasi dan konfigurasi sistem jaringan


(baik hardware maupun software) selesai, maka perlu dilakukan pengujian terhadap
jaringan tersebut. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan
instruksi ipconfig yang dijalankan pada program DOS.

Jika ping dilakukan untuk nomor IP yang tidak dikenal, maka akan dikeluarkan
pesan Destination host unreachable yang berarti alamat IP tidak dikenal atau tidak
terjangkau dalam jaringan tersebut.

Setelah Network Interface Card (NIC) dipasang dalam komputer, jaringan dapat
diatur pada komputer tersebut.

1. PENGERTIAN DAN MANFAAT SHARING DEVICE

Sharing device adalah proses pemakaian bersama perangkat komputer dalam


suatu jaringan. Contoh yang paling umum adalah sharing printer, yaitu
satu printer dapat digunakan oleh semua komputer yang tergabung dalam suatu
jaringan.

Manfaat Sharing device,yaitu:


◦ Menghemat tenaga, biaya, waktu, dan sumber daya.

◦ Dapat menggunakan sumber daya komputer lain langsung dari komputer kita.

◦ Dapat mengcopy file pada komputer lain secara langsung dari komputer kita

Pengertian dan Manfaat Sharing Device

Ø Pengertian Sharing Device

Sharing Device adalah proses pemakaian bersama periperal komputer dalam


sebuah jaringan. Sharing Device juga bisa disebut metode yang memanfaatkan
peralatan pada suatu komputer oleh komputer lain. Jika diartikan secara bahasa,
maka sharing berarti berbagi dan device berarti alat. Sehingga sharing device juga
dapat diartikan sebagai berbagai peralatan (sumber daya) dan data (informasi)
dalam bentuk file, gambar, video, audio, printer dan sebagainya.

Ø Alat yang dapat di Share


Alat yang dapat dibagikan dalam sebuah jaringan yaitu :

1. Printer
2. Hardisk
3. Scanner
4. Floppy disk drive
5. CD ROM Drive
6. File
7. Folder

Ø Untuk Melakukan Sharing ada beberapa hal yang harus diperhatikan


diantaranya:

1. Jaringan sudah tekoneksi dengan baik


2. Protokol sharing file dan printer sudah terinstall
3. Setting Sharing dengan dengan benar.

Ø Manfaat Sharing Device

Sharing device memiliki beberapa manfaat atau keuntungan antara lain :

1. Menghemat waktu
2. Menghemat tenaga
3. Menghemat biaya
4. Dapat mengirim file dari satu computer secara langsung ke komputer lain dalam satu
jaringan
5. Satu device (contoh: printer) dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam satu
jaringan.

PROTOKOL SHARING DEVICE


Sharing Device

Sharing device adalah proses pemakaian bersama periferal komputer dalam sebuah
jaringan. Komputer pada jaringan tempat periferal terpasang secara fisik disebut
server periferal itu, contohnya server printer.

Protokol sharing device

Protol TCP/IP merupakan protokol default yang dipilih oleh Ms.windows. untuk
sharing device juga digunakan protokol TCP/IP dengan setting komponen tertentu.

Komputer yang bertindak sebagai server printer itu sebelumnya harus dilakukan
pengaturan konfigurasi printer yang memungkinkan pengaksesan printer tersebut
oleh anggota jaringan lain. Sebuah file atau folder (hard disk) juga dapat dishare
agar dapat diakses oleh seluruh anggota jaringan,begitu pula drive (disk drive
ataupun CD ROM). Seperti telah diulas sebelumnya, pemakaian bersama periferal ini
dapat menghemat waktu, tenaga, biaya, dan sumber daya. Kita tidak perlu
mendatangi komputer yang tersambung dengan printer untuk mencetak dokumen
dikomputer kita (hemat waktu dan tenaga), pencetakan dapat kita lakukan melalui
komputer kita dengan mengakses printer dikomputer lain tempat printer terpasang.
Kita juga tidak perlu meng-copy file di komputer lain ke dalam disket ataupun CD
untuk di-copy ke komputer kita (hemat biaya), prng-copy-an dapat dilakukan melalui
shared folder. Untuk file-file yang dipakai bersama, tiap anggota jaringan tak perlu
meng-copy ke masing-masing komputer, cukup salah satu anggota jaringan
meletakkannya dalam shared folder (hemat kapasitas hard disk).

Protokol TCP/IP merupakan protokol default yang dipilih oleh MS.Windows. untuk
sharing device juga digunakan protokol TCP/IP dengan setting komponen tertentu.
Jika kita lihat kotak dialog Local Area Conecction Properties seperti pada saat
melakukan setting IP dan DNS server, ada komponen bernama File and Printer
Sharing for Microsoft Network. Kotak disebelah kiri komponen itu harus terseleksi
agar kita dapat sharing file dan printer.

melakukan Sharing File, Printer, Hardisk dan CD-room


CARA SHARING FILE PADA WINDOWS XP

Apabila Komputer sudah terkoneksi dengan jaringan atau sudah bisa berkomunikasi
dengan komputer lain, maka salah satu fasilitas yang bisa digunakan adalah sharing
file. Sharing file berfungsi untuk membagikan file kepada jaringan. Misalnya ada tiga
buah komputer yang terhubung dengan jaringan. Komputer tersebut adalah
komputer A, B, dan C. Komputer A ingin membagikan sebuah file, maka dilakukanlah
share file pada komputer A, maka komputer B dan C bisa menggunakan file yang
telah dishare oleh komputer A. Berikut adalah langkah-langkah sharing file:
1. Klik kanan folder yang akan dibagikan, pilih Sharing and Security

2. Apabila komputer belum melakukan sharing folder, maka ikuti langkah nomor 3 dan
4, apabila komputer pernah melakukan sharing folder, maka lanjutkan ke lagkah
nomor 5

3. Klik link If you understand the security…..

4. Pilih Just enable file sharing, kemudian klik OK

5. Checklist Share this folder on the network, lalu klik OK

6. Jika diinginkan komputer lain boleh mengedit file yang di shared, maka checklist
juga Allow network users to change my files

Untuk melakukan pengecekan terhadap file yang dishared, silahkan menuju ke


komputer lain yang masih terhubung dengan jaringan, kemudian ikuti langkah-
langkah berikut ini:

1. Buka jendela explorer dengan mengklik kanan menu start, pilih explore
2. Klik My Network Places

3. Jika folder yang tersharing belum muncul, maka klik kanan My Network Places,
kemudian pilih search for computers, masukan alamat IP dai komputer yang
membagikan file, kemuduan pilih search.Cara Sharing Printer Pada Windows XP1.
Pastikan driver printer sudah terinstal pada komputer utama
2. Lalu buka Control Panel dan pilih Printer and Faxes (pada komputer utama)
3. Akan muncul gambar printer, lalu klik kanan dan pilih Sharing
4. Klik pada Share this printer, lalu Apply

Sharing printer pada komputer lain di Windows XP


Setelah setting printer pada komputer utama, berikutnya setting printer pada
komputer lain agar terkoneksi dengan komputer utama, caranya :
1. Pindah ke komputer lain yang akan dihubungkan dengan printer pada komputer
utama.
2. Klik tombol Start lalu pilih Printer and Faxes
3. Klik Add a printer

4. Akan tampil gambar Add printer Wizard, lalu klik Next


5. Berikutnya pilih A network printer, or a printer attached to another computer, lalu
klik Next

6. Selanjutnya pilih browse for a printer dan klik Next

7. Maka akan ditampilkan nama printer pada komputer utama, pilih jenis printernya
dan klik Next. Kalau sudah lalu klik tombol Finish.
Cara Sharing Drive Harddisk Win 7

Pada tutorial ini saya akan mencoba mengenalkan kepada teman-teman cara
melakukan setting share drive pc untuk share LAN atau pada jaringan local, na
sebelumnya teman-teman sudah memiliki kabel LAN, dan sudah mengerti setting
LANnya ya. Oke, langsung saja langkah pertama silahkan teman-teman koneksikan
komputer teman-teman dengan LAN pada PC lain.

Langkah1:

Klik kanan drive yang akan kita lakukan share, pada contoh ini drive E yang akan
saya lakukan share. Kemudian Anda klik Properties. Langkah2:
Langkah3:
Na, lakukan setting seperti gambar diatas, kemudian klik Ok, dan Oke saja.

CARA SHARING CD ROM / CARA SHARING DVD DI WINDOWS XP

Kali Ini Saya akan Berbagi/ Sharing Tentang Bagaimana Cara Sharing CD ROM /
DVD RWLEwat Jaringan LAN. Hal Ini sangatlah Mudah, Tapi Bila tidak belajar
Akan Terasa Sulit. Hal Ini Di Gunakan Ketika Ketika Teman Kita Tidak Punya CD
ROM / DVD RW tapi Kita Punya.

Untuk Mengatasi Masalah Tersebut, Dapat Kita Manfaatkan Fasilitas Sharing Di


Windows maupun Linux. Dengan Fasilitas Sharing Tersebut, Kita Bisa Sharing /
Berbagi Apa Saja Dengan Kita Baik File, Musik, Folder, Partisi, Modem, Printer, Dan
Masih Banyak Lagi. Kali Ini Saya Akan Membahas, Cara Sharing / Berbagi CD ROM
/ DVD Dengan Teman.

Okay Ini Langkah-Langkahnya.


1. Klik Tombol Start, Masuk Ke My Computer

2. Klik kanan pada CD-ROM / DVD RW yang akan Kita Bagikan/ di share, Kemudian
Pilih/ klik Share and Security.

3. KlikTombol If you ……..

4. Centang / Beri tanda “Share this folder on the network”. Kemudian kasihkan nama
pada “Share name”
5. Jika Sukses / berhasil, maka akan muncul icon tangan pada icon yang dishare.
Sampai disini proses sharing telah berhasil.

Selanjutnya akan kita bahas tentang bagaimana cara mengaksesnya dari


komputer client.

1. Klik/ pilih My Network Places

2. Klik/ pilih Share


3. Isi IP server ( IP yang Membagikan CD ROM / DVD Nya ) pada kolom atau Kotak
pencarian, lalu klik search
4. Jika IP yang Kita ketikkan benar, maka akan muncul di sebelah kanan seperti
pada gambar dibawah, double click IP itu.
Report this ad
Report this ad
Share this:

 Twitter
 Facebook73
 Google

Post navigation

← Profil SayaPengertian izin usaha dan jenisnya →

One thought on “Materi KKPI XII MM (smk) lengkap”

1. Pingback: Konsep Dasar Jaringan Komputer | My Blog

Leave a Reply

Search for:
Recent Posts

 Pengertian izin usaha dan jenisnya


 Materi KKPI XII MM (smk) lengkap
 Profil Saya
 Hello world!

Recent Comments

Konsep Dasar Jaringa… on Materi KKPI XII

MM (smk) …

Archives

 January 2016
 November 2015
 September 2015
 August 2015

Categories

 Uncategorized

Meta

 Register
 Log in
 Entries RSS
 Comments RSS
 WordPress.com

Report this ad
Search for:
Recent Posts

 Pengertian izin usaha dan jenisnya


 Materi KKPI XII MM (smk) lengkap
 Profil Saya
 Hello world!

Recent Comments

Konsep Dasar

Jaringa… on Materi KKPI

XII MM (smk) …

Archives

 January 2016
 November 2015
 September 2015
 August 2015

Categories

 Uncategorized

Meta

 Register
 Log in
 Entries RSS
 Comments RSS
 WordPress.com

Blog at WordPress.com.
Close and accept
Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this
website, you agree to their use.
To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy
 Follow

Anda mungkin juga menyukai