𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.
id
LAPORAN BISNIS
“𐐙ie𐐙ie”
OLEH:
ALDA LIDYA SANI
8335164848
PROGRAM STUDI AKUNTANSI (S1)
JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2018
1
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
2
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas segala rahmat
dan hidayah-Nya penulis berhasil menyelesaikan proposal bisnis tentang “PiePie ”
dengan baik.
Adapun makalah ini diajukan guna memenuhi tugas pengganti Ujian Akhir
Semester mata kuliah Kewirausahaan. Proposal bisnis ini berisikan tentang rancangan
untuk memulai bisnis kue pie yang memiliki beraneka rasa.
Pada kesempatan kali ini juga, penulis menghanturkan ucapan terima kasih
yang sebesar- besarnya kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu penulis
dalam menyelasaikan proposal bisnis ini.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman, penulis yakin
proposal bisnis ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis sangat
mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca.
Harapan penulis semoga proposal bisnia ini dapat memberikan manfaat untuk
penulis dan para pembaca. Untuk kedepannya, penulis berharap agar memperbaiki
bentuk dan isi proposal bisnis ini menjadi lebih baik lagi.
Jakarta, 29 Desember 2018
Penulis
i
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ....................................................................................................... ..i
DAFTAR ISI...................................................................................................................... ..ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Nama dan Alamat Perusahaan………………………………………………………1
1.2 Nama dan Alamat Pemilik…………………………………………………………..1
1.3 Informasi Tentang Bisnis yang Dilaksanakan……………………………………....2
BAB II RANGKUMAN EKSEKUTIF
2.1 Latar Belakang………………………………………………………………...……3
2.2 Visi dan Misi………………………………………………………………………..3
2.3 Lokasi……………………………………………………………………………….4
2.4 Waktu Operasional………………………………………………………………….4
2.5 Kesan / Counter Style.................................................................................................4
2.6 Konsep Promosi…………………………………………………………………......5
2.7 Target Pelanggan……………………………………………………………………5
BAB III ANALISI INDUSTRI
3.1 Perspektif Masa Depan Industri…………………………………………………….6
3.2 Analisi Persaingan………………………………………………………………….6
3.3 Segmentasi Pasar yang Akan Dimasuki………………………………………...….6
3.4 Ramalan-ramalan tentang produk yang dihasilkan……………………………...…6
BAB IV DESKRIPSI TENTANG USAHA
4.1 Produk yang Dihasilkan…………………………………………………………....8
4.2 Jasa Pelayanan……………………………………………………………………...8
4.3 Ruang Lingkup Bisnis……………………………………………………………...8
4.4 Personalia dan Perlengkapan Kantor……………………………………………….8
ii
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
4.5 Latar Belakang Identitas Pengusaha………………………………………………..9
BAB V RENCANA PRODUKSI
5.1 Proses Produksi……………………………………………………………………10
5.2 Keadaan Gedung dan Perlengkapannya…………………………………………...10
5.3 Keadaan Mesin dan Perlengkapannya……………………………………………..10
5.4 Sumber-sumber Bahan Baku…………………………………………………........10
BAB VI RENCANA PEMASARAN
6.1 Penetapan harga……………………………………………………………………11
6.2 Pelaksanaan Distribusi Promosi yang Akan Dilakukan…………………………...11
6.3 Pengembangan Produk…………………………………………………………….11
BAB VII RESIKO
7.1 Evaluasi Tentang Kelemahan Bisnis………………………………………………12
7.2 Gambaran Teknologi………………………………………………………………12
BAB VIII PERENCANAAN PERMODALAN
8.1 Biaya Tetap…………………………………………………………………….…..13
8.2 Biaya Variabel………………………………………………………………….….13
8.3 Biaya Total……………………………………………………………………...…14
8.4 Harga Jual………………………………………………………………………….14
8.5 Analisis Keuntungan……………………………………………………………….14
BAB IX PENUTUP
9.1 Kesimpulan ............................................................................................................. .15
9.2 Saran ....................................................................................................................... .15
iii
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB I
PENDAHULUAN
Dalam mengembangkan usaha kecil menengah diperlukan studi kelayakan
usaha. Studi kelayakan dapat dilakukan dengan menggunakan proposal rencana usaha
walau dalam skala kecil dan sederhana, hal ini dilakukan untuk menghindari
keterlanjuran penanaman modal yang ternyata tidak menguntungkan. Riset
pemasaran, juga dilakukan agar UKM tersebut dapat berjalan lancar sesuai rencana
untuk mengetahui keinginan, kebutuhan sekaligus kepuasan konsumen.
Usaha kecil menengah merupakan usaha yang dapat dilakukan dengan modal
minimal dan dapat memberikan hasil yang lumayan, tetapi dalam perencanaan dan
pengembangannya memerlukan analisa matang agar usaha kecil menengah dapat
berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan. Beberapa aspek dalam riset
pemasaran antara lain adalah riset harus memperhatikan masalah budaya setempat,
sosial ekonomi, pribadi dan juga aspek psikologis dari konsumen.
1.1 Nama dan Alamat Perusahaan
Usaha yang bergerak dalam bidang makanan manis ini, di desain dengan
menarik agar dapat menarik minat konsumen untuk membeli produk tersebut seperti
dengan memberi nama yang familiar dan mudah diingat oleh konsumen.
Nama Produk : PiePie
Alamat : Jalan Wahab No.26 Utan Kayu Utara, 13120
1.2 Nama dan Alamat Pemilik
Pemilik Usaha Kecil Menengah ini adalah berstatus milik perorangan, karena modal
yang digunakan adalah modal pribadi. Pemilihan penggunaan modal pribadi
1
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
dikarenakan pemakaian modal yang tidak terlalu besar dalam membuka usaha UKM
ini.
Nama : Alda Lidya Sani
Alamat : Jalan Wahab No.26 Utan Kayu Utara, 13120
1.3 Informasi Tentang Bisnis yang Dilaksanakan
PiePie merupakan produk yang diciptakan oleh masyarakat yang menyambut
jenis makanan yang inovatif dan bergizi di era sekarang ini. Produk pie ini memiliki
potensi bisnis yang baik di masa depan, karena melihat bahan pokok utamanya yaitu
tepung terigu yang sangat mudah didapat dan juga tentunya menjadi cemilan yang
bergizi bagi keluarga indonesia.
Tujuan dari usaha ini yaitu baik secara aspek ekonomi dan juga sosial adalah
sebagai berikut. Aspek ekonomi adalah untuk meningkatkan pendapatan bagi yang
terlibat dalam proses produksi pembuatan PiePie, aspek sosial membuka lapangan
pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
2
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB II
RANGKUMAN EKSEKUTIF
2.1 Latar Belakang
Berbagai bidang bisnis memiliki peluang dan prospek kedepan yang baik
karena gaya hidup masyarakat saat ini yang cenderung konsumtif. Bisnis bidang
kuliner merupakan salah satu bidang bisnis yang memiliki prospek atau peluang
untuk berwirausaha. Salah satu jenis makanan bidang kuliner berupa pie merupakan
jenis makanan yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Pie adalah salah satu
makanan tertua di dunia.
Di Indonesia, biasanya pie disajikan untuk makanan penutup juga sebagai
cemilan. Saat ini pie yang biasa dijumpai hanyalah sejenis pie susu atau pie buah,
melihat kondisi ini, agar dapat bertahan dan diterima oleh pasar maka produk pie
yang ditawarkan harus inovatif dan kreatif. Penulis tertarik untuk mendirikan suatu
usaha yang menawarkan pie aneka rasa yang diberi nama PiePie, dimana
menawarkan produk olahan pie yang dibuat dan disajikan dengan rasa yang berbeda
dari biasanya.
2.2 Visi dan Misi
Sebagai upaya untuk memotivasi usaha dan keseriusan dalam menjalankan
bisnis, setiap badan usaha baik yang berskala besar maupun skala kecil harus
mempunyai arah tantangan ke depan. Hal tersebut dituangkan ke dalam visi dan misi
badan usaha.
Visi
Menjadikan PiePie sebagai makanan ringan yang populer dan dikemas menarik di
kalangan masyarakat
3
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
Misi
1. Mengenalkan PiePie kepada masyarakat luas
2. Terus mengembangkan dan melakukan inovasi pada produk
3. Membuka lapangan pekerjaan yang bersifat kreatif dan inovatif
4. Memperluas sistem pemasaran seperti ke toko, mall, dan melalui social media
2.3 Lokasi
Tempat penjualan produk Pie Pie hendaknya dipilih tempat yang benar-benar
strategis, dengan trafic yang padat dan jumlah populasi orang di sekitar tempat
penjualan padat. Usaha kecil menengah yang akan bergerak dalam bidang kuliner ini
untuk memudahkan konsumen mengingat dan memudahkan mencari tempat yang
dituju juga diberi nama yang menarik.
Nama : PiePie
Alamat : Jalan Wahab No.26 Utan Kayu Utara, 13120
2.4 Waktu Operasional
Setiap badan usaha harus menetapkan jam operasional usahanya. Tujuannya
adalah untuk mempersipakan semua aktivitas usaha agar mampu dioperasionalkan
secara professional. Hal lain yang harus diperhatikan adalah bahwa jam operasi untuk
memberikan waktu yang cukup bagi karyawan untuk istirahat, memberikan kepastian
kepada konsumen untuk bisa mendapatkan pelayanan yang memuaskan.
Jam buka : Pkl. 09.00 ~ 21.00 WIB
Hari : Senin - Minggu
2.5 Kesan / Counter Style
4
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
Kemasan yang sederhana dengan rasa yang manis dan gurih inilah yang
menjadi kesan terbaik bagi konsumen terhadap PiePie.
2.6 Konsep Promosi
Perusahaan PiePie dalam proses promosi adalah dengan promosi langsung ke
konsumen, dimana konsumen disuruh untuk mencoba memakannya dengan harapan
mereka akan selalu ingat akan rasa PiePie yang memiliki variasi rasa yang beragam
tersebut dan diharapkan dapat menjadi media untuk mempromosikan kepada orang
lain.
2.7 Target Pelanggan
Target pasar yang ingin dituju oleh PiePie tidak membatasi umur dan
pekerjaan, tetapi difokuskan pada konsumen dengan karakter psikografis menyukai
hal baru, tantangan, dan suka mengkonsumsi makanan kudapan. Dengan atribut
karakteristik tersebut, yang akan difokuskan target pasarnya adalah pelajar dan
mahasiswa dengan kisaran umur 12-24 tahun.
5
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB III
ANALISIS INDUSTRI
3.1. Prespektif Masa Depan Usaha
Untuk melihat apakah penjualan sukses atau gagal hendaknya kita harus
memasang target penjualan. Toleransi untuk mengukur apakah penjualan kita baik
atau tidak dapat dilakukan dengan angka pencapaian dalam prosentase, misalnya saja
apabila penjualan dibawah 40% maka kita anggap gagal. Namun demikian pada tahap
tahap awal kita tidak boleh memasang target terlalu optimis mengingat produk yang
kita jual ini masih relative baru sehingga belum banyak konsumen yang tahu.
3.2. Analisis Persaingan
Seperti telah diketahui bersama ada beberapa jenis makanan ringan khususnya
pie. PiePie yang akan dipasarkan adalah jenis pie dengan variasi rasa, hal ini
dilakukan untuk mendapatkan minat masyarakat. Konsep produk yang kita tawarkan
jelas berbeda dari konsep yang telah ditawarkan oleh mereka yang memasarkan lebih
dulu. Dengan rasa yang khas, manis, dan gurih.
3.3. Segmentasi Pasar yang akan dimasuki
Pasar yang akan kami jadikan sebagai peluang untuk memulai usaha ini
adalah pada pasar lokal, minimarket maupun supermarket, dan semua warung-
warung. Selain itu kami juga akan memanfaatkan media sosial untuk usaha kami ini
sehingga transaksi jual beli menjadi lebih mudah. Kami pun akan menyediakan jasa
delivery pesanan sesuai dengan pesanan yang akan kami terima dan
mengantarkannya.
3.4 Ramalan-ramalan Tentang Produk yang Dihasilkan
6
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
Menurut pendapat kami semua produk yang akan kami hasilkan pastinya akan
bisa menembus pasar dan akan menghasilkan pie yang berkualitas, dan aman untuk
dikonsumsi. Selain itu juga harga yang ditawarkan pastinya bersaing dengan yang
lainnya.
7
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB IV
DESKRIPSI TENTANG USAHA
4.1 Produk yang Dihasilkan
Produk yang kami hasilkan tentunya baik untuk kesehatan dan terbuat dari
bahan bahan yang bergizi. Varian rasa yang kami buat adalah rasa milo dan matcha.
4.2 Jasa Pelayanan
Jasa pelayanan yang akan kami lakukan dalam usaha kami ini adalah
pelayanan secara langsung dan prima kepada para pelanggan-pelanggan kami, dan
kami juga melakukan jasa antar kepada pelanggan yang meminta pesanan untuk
diantar ke alamat pemesan.
4.3 Ruang Lingkup Usaha
Usaha yang akan kami jalani ini masuk dalam ruang lingkup pembuatan pie.
Usaha kami juga tentunya akan dijalankan di tempat yang strategis dan dapat
dijangkau pembeli dan bisa diterima oleh masyarakat banyak.
4.4 Personalia dan Perlengkapan Kantor
Personalia:
Alda Lidya Sani
Perlengkapan Kantor:
1. Kompor gas
2. Tempat/wadah
3. Teflon
4. Pisau
8
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
5. Talenan
6. Kemasan / plastik pembungkus pie
4.5 Latar Belakang Identitas Pengusaha
Pengusaha kami dilatar belakangi dengan kemampuan yang baik dalam
berbisnis dan sudah berpengalaman dan berwirausaha.
9
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB V
RENCANA PRODUKSI
6.1 Proses Produksi
Produksi pie kami masih menggunakan alat-alat tradisional, namun ada
beberapa alat yang cukup bagus. Dalam proses produksi memiliki beberapa tahap
diantaranya pengadaan bahan, pembuatan, pemilihan pie dan pengepakan. Dan dalam
proses produksi ini dilakukan oleh orang-orang yang berkompetensi. Kualitas bahan
juga sangat diperlukan untuk proses pembuatan pie kami, sehingga pelanggan akan
merasa puas dengan hasil produksi kami.
6.2 Keadaan Gedung dan Perlengkapannya
Bentuk awal usaha ini bersifat home industry maka tanah, gedung dan
perlengkapannya berupa rumah tinggal biasa milik pemilik. Untuk tahap berikutnya
pada konsep kedai akan digunakan bangunan ruko dengan karakteristik wilayah
strategis, fasilitas perlengkapan dan infrastruktur yang memadai serta memiliki surat
ijin tempat usaha.
6.3 Keadaan Mesin dan Perlengkapannya
Mesin dan peralatan yang digunakan untuk memproduksi produk PiePie
masih sederhana. Peralatan yang dibutuhkan di antaranya adalah kompor gas, isi gas
tabung, teflon, wadah, pisau, talenan dan kemasan / plastik pembungkus pie.
5.6 Sumber-sumber Bahan Baku
Bahan baku yang kami punya sebagian besar kami membeli secara langsung
di toko langganan kami yang sudah terjamin kualitasnya, namun ada beberapa bahan
yang kami berlangganan seperti tepung terigu, telur,margarine, dan susu.
10
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB VI
RENCANA PEMASARAN
6.1 Penetapan Harga
Produk PiePie ditawarkan dengan harga yang bersaing, harga satuan produk
dijual dengan harga Rp 3000 tiap buahnya dan perpaket dengan harga Rp 18.000. Di
bandingkan dengan pesaing, strategi harga PiePie termasuk harga yang kompetitif.
6.2 Pelaksanaan Distribusi Promosi yang Akan Dilakukan
Pendistribusian produk kami yaitu penjualan produk roti kering akan
dilakukan 3 cara dalam memajukan produk kami yaitu:
1. Penjualan Dengan Sistem Agen
Dalam pendistribusian ini akan diadakan beberapa agen yang mendatangi para
konsumen / toko.
2. Penjualan Dengan Sistem Online
Pendistribusian ini akan dilakukan dengan cara menggunakan layanan internet,
yang akan di program dan dilakukan pelayanan pemesanan secara online.
3. Penjualan Dengan Melayani Pesanan
Untuk retribusi ini akan dilakukan penjualan dengan melayani pesanan dari
para pelanggan.
6.3 Pengembangan Produk
Setelah usaha ini dikenal di masyarakat umum dengan rentang waktu yang
lama, dalam hal ini untuk mengembangkan produk yang ada akan kami lakukan
adalah berinovasi dengan menambahkan berbagai macam rasa, meningkatkan
kualitas produk, memperluas jaringan usaha dengan berbagai agen, dan penyeluruhan
penjualan produk.
11
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB VII
RESIKO
7.1 Evaluasi Tentang Kelemahan Bisnis
Dalam sebuah usaha tentunya tidak selalu terjadi kesuksesan, tetapi ada juga
suatu kegagalan-kegagalan tersebut merupakan sebuah kelemahan dalam
perkembangan perusahaan, maka dari itu pihak perusahaan harus bisa mengevaluasi
dari kelemahan-kelemahan tersebut dan harus menganalisisnya untuk menemukan
cara yang terbaik untuk mengatasi kelemahan itu.
Kelemahan pada usaha kami ini diantaranya adalah jika pie yang dipasarkan
ke warung / toko tidak habis terjual dalam jangka waktu dua hari maka roti tersebut
tidak bisa dijual lagi pada hari esoknya karena pie sudah basi. Apabila dalam
pengiriman / pendistribusian barang terjadi kerusakan maka barang yang di bawa atau
barang yang dikirim akan rusak bentuknya dan menjadi tidak menarik lagi.
7.2 Gambaran Teknologi
Teknologi yang kami jalankan sudah teruji kebersihannya dan bisa dipastikan
aman untuk dipakai.
Teknologi yang kami gunakan antara lain:
1. Teflon
2. Cetakan
3. Kemasan / plastik pembungkus pie
12
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB VIII
PERENCANAAN PERMODALAN
Dalam kegiatan usaha ini kami menggunakan fasilitas yang diperoleh oleh
modal sendiri, yaitu sebagai berikut:
8.1 Biaya Tetap
Peralatan Jumlah Harga
Kompor 1 buah Rp 0,-
Teflon 1 buah Rp 0,-
Tempat / wadah 2 buah Rp 0,-
Pisau 1 buah Rp 0,-
Talenan 1 buah Rp 0,-
Total Rp0,-
8.2 Biaya Variabel
Harga
Nama Barang Jumlah
Pie Milo Pie Matcha
Gas 3 kg 1 buah Rp 10.000,- Rp 10.000,-
Kemasan / plastik 1 pack Rp 1.000,- Rp 1.000,-
Tepung Terigu 500 gr Rp 2.750,- Rp 2.750,-
Telur 1 kg Rp 12.500,- Rp 12.500,-
Margarine 1 buah Rp 3.000,- Rp 3.000,-
Susu kental manis 1 kaleng Rp 5.000,- Rp 5.000,-
Susu milo / chocolatos matcha 3 sachet Rp 6.000,- Rp 7.500,-
Tepung maizena 1 pack Rp 3.000, Rp 3.000,
Total Rp 43.250,- Rp 44.750,-
13
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
8.3 Biaya Total
a. Pie Milo
Biaya Tetap = Rp 0,-
Biaya Variabel = Rp 43.250,-
Jumlah = Rp 43.250,-
b. Pie Matcha
Biaya Tetap = Rp 0,-
Biaya Variabel = Rp 44.750,-
Jumlah = Rp 44.750,-
8.4 Harga Jual
a. Pie Milo
Rp 43.250 x 30% = Rp 56.225,- ≈ Rp 56.500,-
b. Pie Matcha
Rp 44.750 x 30% = Rp 58.175,- ≈ Rp 58.500,-
Total pendapatan Rp 56.500 + Rp 58.500 = Rp 115.000,-
8.5 Analisis Keuntungan
Keuntungan = Pendapatan – HPP
= Rp 115.000 – Rp 88.000,-
= Rp 27.000,-
14
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id
BAB IX
PENUTUP
9.1 Kesimpulan
Bahwa dalam melakukan usaha dituntut untuk selalu inovatif dan kreatif
untuk membukan peluang usaha yang baru, perhatikan sumber daya yang ada
disekitar yang mampu untuk diolah dan memiliki nilai jual lebih jukan dproses
selanjutnya. Kegagalan berusaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang lain
namun berasal dari diri kita sendiri, dengan demikian ketekunan dalam
menjalankannya adalah suatu keharusan. Perhitungan perhitungan yang matang
selayaknya dilakukan di awal awal memulai usaha karena sekali kita salah dalam
perhitungan diawal maka yang terjadi adalah efek berantai dimana kita akan terus
menerus mengalami kesalahan, sementara modal lama kelamaan tersedot habis.
Sudah sewajarnya apabila kita ingin memulai usaha belajar kepada mereka yang lebih
sukses agar kita dapat memilah mana yang pas dan mana yang kurang. Dengan
demikian kita akan terhindar dari resiko yang lebih besar.
9.2 Saran
Untuk lebih memajukan usaha kripik PiePie perlu dilakukan beberapa inovasi
lagi. Inovasi dimaksudkan dalam proses pengolahan untuk mendapatkan pie yang
memiliki banyak aneka rasa.
15