100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan20 halaman

Proposal Bisnis Kwu

Proposal Bisnis Kwu

Diunggah oleh

Alda Lidya
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan20 halaman

Proposal Bisnis Kwu

Proposal Bisnis Kwu

Diunggah oleh

Alda Lidya
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.

id

LAPORAN BISNIS

“𐐙ie𐐙ie”

OLEH:

ALDA LIDYA SANI


8335164848

PROGRAM STUDI AKUNTANSI (S1)


JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2018

1
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

2
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas segala rahmat
dan hidayah-Nya penulis berhasil menyelesaikan proposal bisnis tentang “PiePie ”
dengan baik.

Adapun makalah ini diajukan guna memenuhi tugas pengganti Ujian Akhir
Semester mata kuliah Kewirausahaan. Proposal bisnis ini berisikan tentang rancangan
untuk memulai bisnis kue pie yang memiliki beraneka rasa.

Pada kesempatan kali ini juga, penulis menghanturkan ucapan terima kasih
yang sebesar- besarnya kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu penulis
dalam menyelasaikan proposal bisnis ini.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman, penulis yakin


proposal bisnis ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis sangat
mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca.

Harapan penulis semoga proposal bisnia ini dapat memberikan manfaat untuk
penulis dan para pembaca. Untuk kedepannya, penulis berharap agar memperbaiki
bentuk dan isi proposal bisnis ini menjadi lebih baik lagi.

Jakarta, 29 Desember 2018

Penulis

i
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................................... ..i

DAFTAR ISI...................................................................................................................... ..ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Nama dan Alamat Perusahaan………………………………………………………1
1.2 Nama dan Alamat Pemilik…………………………………………………………..1
1.3 Informasi Tentang Bisnis yang Dilaksanakan……………………………………....2

BAB II RANGKUMAN EKSEKUTIF


2.1 Latar Belakang………………………………………………………………...……3
2.2 Visi dan Misi………………………………………………………………………..3
2.3 Lokasi……………………………………………………………………………….4
2.4 Waktu Operasional………………………………………………………………….4
2.5 Kesan / Counter Style.................................................................................................4
2.6 Konsep Promosi…………………………………………………………………......5
2.7 Target Pelanggan……………………………………………………………………5

BAB III ANALISI INDUSTRI


3.1 Perspektif Masa Depan Industri…………………………………………………….6
3.2 Analisi Persaingan………………………………………………………………….6
3.3 Segmentasi Pasar yang Akan Dimasuki………………………………………...….6
3.4 Ramalan-ramalan tentang produk yang dihasilkan……………………………...…6

BAB IV DESKRIPSI TENTANG USAHA


4.1 Produk yang Dihasilkan…………………………………………………………....8
4.2 Jasa Pelayanan……………………………………………………………………...8
4.3 Ruang Lingkup Bisnis……………………………………………………………...8
4.4 Personalia dan Perlengkapan Kantor……………………………………………….8

ii
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

4.5 Latar Belakang Identitas Pengusaha………………………………………………..9

BAB V RENCANA PRODUKSI


5.1 Proses Produksi……………………………………………………………………10
5.2 Keadaan Gedung dan Perlengkapannya…………………………………………...10
5.3 Keadaan Mesin dan Perlengkapannya……………………………………………..10
5.4 Sumber-sumber Bahan Baku…………………………………………………........10

BAB VI RENCANA PEMASARAN


6.1 Penetapan harga……………………………………………………………………11
6.2 Pelaksanaan Distribusi Promosi yang Akan Dilakukan…………………………...11
6.3 Pengembangan Produk…………………………………………………………….11

BAB VII RESIKO


7.1 Evaluasi Tentang Kelemahan Bisnis………………………………………………12
7.2 Gambaran Teknologi………………………………………………………………12

BAB VIII PERENCANAAN PERMODALAN


8.1 Biaya Tetap…………………………………………………………………….…..13
8.2 Biaya Variabel………………………………………………………………….….13
8.3 Biaya Total……………………………………………………………………...…14
8.4 Harga Jual………………………………………………………………………….14
8.5 Analisis Keuntungan……………………………………………………………….14

BAB IX PENUTUP
9.1 Kesimpulan ............................................................................................................. .15
9.2 Saran ....................................................................................................................... .15

iii
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB I

PENDAHULUAN

Dalam mengembangkan usaha kecil menengah diperlukan studi kelayakan


usaha. Studi kelayakan dapat dilakukan dengan menggunakan proposal rencana usaha
walau dalam skala kecil dan sederhana, hal ini dilakukan untuk menghindari
keterlanjuran penanaman modal yang ternyata tidak menguntungkan. Riset
pemasaran, juga dilakukan agar UKM tersebut dapat berjalan lancar sesuai rencana
untuk mengetahui keinginan, kebutuhan sekaligus kepuasan konsumen.

Usaha kecil menengah merupakan usaha yang dapat dilakukan dengan modal
minimal dan dapat memberikan hasil yang lumayan, tetapi dalam perencanaan dan
pengembangannya memerlukan analisa matang agar usaha kecil menengah dapat
berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan. Beberapa aspek dalam riset
pemasaran antara lain adalah riset harus memperhatikan masalah budaya setempat,
sosial ekonomi, pribadi dan juga aspek psikologis dari konsumen.

1.1 Nama dan Alamat Perusahaan

Usaha yang bergerak dalam bidang makanan manis ini, di desain dengan
menarik agar dapat menarik minat konsumen untuk membeli produk tersebut seperti
dengan memberi nama yang familiar dan mudah diingat oleh konsumen.

Nama Produk : PiePie


Alamat : Jalan Wahab No.26 Utan Kayu Utara, 13120

1.2 Nama dan Alamat Pemilik

Pemilik Usaha Kecil Menengah ini adalah berstatus milik perorangan, karena modal
yang digunakan adalah modal pribadi. Pemilihan penggunaan modal pribadi

1
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

dikarenakan pemakaian modal yang tidak terlalu besar dalam membuka usaha UKM
ini.

Nama : Alda Lidya Sani


Alamat : Jalan Wahab No.26 Utan Kayu Utara, 13120

1.3 Informasi Tentang Bisnis yang Dilaksanakan

PiePie merupakan produk yang diciptakan oleh masyarakat yang menyambut


jenis makanan yang inovatif dan bergizi di era sekarang ini. Produk pie ini memiliki
potensi bisnis yang baik di masa depan, karena melihat bahan pokok utamanya yaitu
tepung terigu yang sangat mudah didapat dan juga tentunya menjadi cemilan yang
bergizi bagi keluarga indonesia.

Tujuan dari usaha ini yaitu baik secara aspek ekonomi dan juga sosial adalah
sebagai berikut. Aspek ekonomi adalah untuk meningkatkan pendapatan bagi yang
terlibat dalam proses produksi pembuatan PiePie, aspek sosial membuka lapangan
pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

2
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB II

RANGKUMAN EKSEKUTIF

2.1 Latar Belakang

Berbagai bidang bisnis memiliki peluang dan prospek kedepan yang baik
karena gaya hidup masyarakat saat ini yang cenderung konsumtif. Bisnis bidang
kuliner merupakan salah satu bidang bisnis yang memiliki prospek atau peluang
untuk berwirausaha. Salah satu jenis makanan bidang kuliner berupa pie merupakan
jenis makanan yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Pie adalah salah satu
makanan tertua di dunia.

Di Indonesia, biasanya pie disajikan untuk makanan penutup juga sebagai


cemilan. Saat ini pie yang biasa dijumpai hanyalah sejenis pie susu atau pie buah,
melihat kondisi ini, agar dapat bertahan dan diterima oleh pasar maka produk pie
yang ditawarkan harus inovatif dan kreatif. Penulis tertarik untuk mendirikan suatu
usaha yang menawarkan pie aneka rasa yang diberi nama PiePie, dimana
menawarkan produk olahan pie yang dibuat dan disajikan dengan rasa yang berbeda
dari biasanya.

2.2 Visi dan Misi

Sebagai upaya untuk memotivasi usaha dan keseriusan dalam menjalankan


bisnis, setiap badan usaha baik yang berskala besar maupun skala kecil harus
mempunyai arah tantangan ke depan. Hal tersebut dituangkan ke dalam visi dan misi
badan usaha.

Visi

Menjadikan PiePie sebagai makanan ringan yang populer dan dikemas menarik di
kalangan masyarakat

3
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

Misi

1. Mengenalkan PiePie kepada masyarakat luas

2. Terus mengembangkan dan melakukan inovasi pada produk

3. Membuka lapangan pekerjaan yang bersifat kreatif dan inovatif

4. Memperluas sistem pemasaran seperti ke toko, mall, dan melalui social media

2.3 Lokasi

Tempat penjualan produk Pie Pie hendaknya dipilih tempat yang benar-benar
strategis, dengan trafic yang padat dan jumlah populasi orang di sekitar tempat
penjualan padat. Usaha kecil menengah yang akan bergerak dalam bidang kuliner ini
untuk memudahkan konsumen mengingat dan memudahkan mencari tempat yang
dituju juga diberi nama yang menarik.

Nama : PiePie
Alamat : Jalan Wahab No.26 Utan Kayu Utara, 13120

2.4 Waktu Operasional

Setiap badan usaha harus menetapkan jam operasional usahanya. Tujuannya


adalah untuk mempersipakan semua aktivitas usaha agar mampu dioperasionalkan
secara professional. Hal lain yang harus diperhatikan adalah bahwa jam operasi untuk
memberikan waktu yang cukup bagi karyawan untuk istirahat, memberikan kepastian
kepada konsumen untuk bisa mendapatkan pelayanan yang memuaskan.

Jam buka : Pkl. 09.00 ~ 21.00 WIB


Hari : Senin - Minggu

2.5 Kesan / Counter Style

4
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

Kemasan yang sederhana dengan rasa yang manis dan gurih inilah yang
menjadi kesan terbaik bagi konsumen terhadap PiePie.

2.6 Konsep Promosi

Perusahaan PiePie dalam proses promosi adalah dengan promosi langsung ke


konsumen, dimana konsumen disuruh untuk mencoba memakannya dengan harapan
mereka akan selalu ingat akan rasa PiePie yang memiliki variasi rasa yang beragam
tersebut dan diharapkan dapat menjadi media untuk mempromosikan kepada orang
lain.

2.7 Target Pelanggan

Target pasar yang ingin dituju oleh PiePie tidak membatasi umur dan
pekerjaan, tetapi difokuskan pada konsumen dengan karakter psikografis menyukai
hal baru, tantangan, dan suka mengkonsumsi makanan kudapan. Dengan atribut
karakteristik tersebut, yang akan difokuskan target pasarnya adalah pelajar dan
mahasiswa dengan kisaran umur 12-24 tahun.

5
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB III

ANALISIS INDUSTRI

3.1. Prespektif Masa Depan Usaha

Untuk melihat apakah penjualan sukses atau gagal hendaknya kita harus
memasang target penjualan. Toleransi untuk mengukur apakah penjualan kita baik
atau tidak dapat dilakukan dengan angka pencapaian dalam prosentase, misalnya saja
apabila penjualan dibawah 40% maka kita anggap gagal. Namun demikian pada tahap
tahap awal kita tidak boleh memasang target terlalu optimis mengingat produk yang
kita jual ini masih relative baru sehingga belum banyak konsumen yang tahu.

3.2. Analisis Persaingan

Seperti telah diketahui bersama ada beberapa jenis makanan ringan khususnya
pie. PiePie yang akan dipasarkan adalah jenis pie dengan variasi rasa, hal ini
dilakukan untuk mendapatkan minat masyarakat. Konsep produk yang kita tawarkan
jelas berbeda dari konsep yang telah ditawarkan oleh mereka yang memasarkan lebih
dulu. Dengan rasa yang khas, manis, dan gurih.

3.3. Segmentasi Pasar yang akan dimasuki

Pasar yang akan kami jadikan sebagai peluang untuk memulai usaha ini
adalah pada pasar lokal, minimarket maupun supermarket, dan semua warung-
warung. Selain itu kami juga akan memanfaatkan media sosial untuk usaha kami ini
sehingga transaksi jual beli menjadi lebih mudah. Kami pun akan menyediakan jasa
delivery pesanan sesuai dengan pesanan yang akan kami terima dan
mengantarkannya.

3.4 Ramalan-ramalan Tentang Produk yang Dihasilkan

6
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

Menurut pendapat kami semua produk yang akan kami hasilkan pastinya akan
bisa menembus pasar dan akan menghasilkan pie yang berkualitas, dan aman untuk
dikonsumsi. Selain itu juga harga yang ditawarkan pastinya bersaing dengan yang
lainnya.

7
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB IV

DESKRIPSI TENTANG USAHA

4.1 Produk yang Dihasilkan

Produk yang kami hasilkan tentunya baik untuk kesehatan dan terbuat dari
bahan bahan yang bergizi. Varian rasa yang kami buat adalah rasa milo dan matcha.

4.2 Jasa Pelayanan

Jasa pelayanan yang akan kami lakukan dalam usaha kami ini adalah
pelayanan secara langsung dan prima kepada para pelanggan-pelanggan kami, dan
kami juga melakukan jasa antar kepada pelanggan yang meminta pesanan untuk
diantar ke alamat pemesan.

4.3 Ruang Lingkup Usaha

Usaha yang akan kami jalani ini masuk dalam ruang lingkup pembuatan pie.
Usaha kami juga tentunya akan dijalankan di tempat yang strategis dan dapat
dijangkau pembeli dan bisa diterima oleh masyarakat banyak.

4.4 Personalia dan Perlengkapan Kantor

Personalia:
Alda Lidya Sani

Perlengkapan Kantor:

1. Kompor gas
2. Tempat/wadah
3. Teflon
4. Pisau

8
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

5. Talenan
6. Kemasan / plastik pembungkus pie

4.5 Latar Belakang Identitas Pengusaha

Pengusaha kami dilatar belakangi dengan kemampuan yang baik dalam


berbisnis dan sudah berpengalaman dan berwirausaha.

9
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB V

RENCANA PRODUKSI

6.1 Proses Produksi

Produksi pie kami masih menggunakan alat-alat tradisional, namun ada


beberapa alat yang cukup bagus. Dalam proses produksi memiliki beberapa tahap
diantaranya pengadaan bahan, pembuatan, pemilihan pie dan pengepakan. Dan dalam
proses produksi ini dilakukan oleh orang-orang yang berkompetensi. Kualitas bahan
juga sangat diperlukan untuk proses pembuatan pie kami, sehingga pelanggan akan
merasa puas dengan hasil produksi kami.

6.2 Keadaan Gedung dan Perlengkapannya

Bentuk awal usaha ini bersifat home industry maka tanah, gedung dan
perlengkapannya berupa rumah tinggal biasa milik pemilik. Untuk tahap berikutnya
pada konsep kedai akan digunakan bangunan ruko dengan karakteristik wilayah
strategis, fasilitas perlengkapan dan infrastruktur yang memadai serta memiliki surat
ijin tempat usaha.

6.3 Keadaan Mesin dan Perlengkapannya

Mesin dan peralatan yang digunakan untuk memproduksi produk PiePie


masih sederhana. Peralatan yang dibutuhkan di antaranya adalah kompor gas, isi gas
tabung, teflon, wadah, pisau, talenan dan kemasan / plastik pembungkus pie.

5.6 Sumber-sumber Bahan Baku

Bahan baku yang kami punya sebagian besar kami membeli secara langsung
di toko langganan kami yang sudah terjamin kualitasnya, namun ada beberapa bahan
yang kami berlangganan seperti tepung terigu, telur,margarine, dan susu.

10
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB VI

RENCANA PEMASARAN

6.1 Penetapan Harga

Produk PiePie ditawarkan dengan harga yang bersaing, harga satuan produk
dijual dengan harga Rp 3000 tiap buahnya dan perpaket dengan harga Rp 18.000. Di
bandingkan dengan pesaing, strategi harga PiePie termasuk harga yang kompetitif.

6.2 Pelaksanaan Distribusi Promosi yang Akan Dilakukan

Pendistribusian produk kami yaitu penjualan produk roti kering akan


dilakukan 3 cara dalam memajukan produk kami yaitu:
1. Penjualan Dengan Sistem Agen
Dalam pendistribusian ini akan diadakan beberapa agen yang mendatangi para
konsumen / toko.
2. Penjualan Dengan Sistem Online
Pendistribusian ini akan dilakukan dengan cara menggunakan layanan internet,
yang akan di program dan dilakukan pelayanan pemesanan secara online.
3. Penjualan Dengan Melayani Pesanan
Untuk retribusi ini akan dilakukan penjualan dengan melayani pesanan dari
para pelanggan.

6.3 Pengembangan Produk

Setelah usaha ini dikenal di masyarakat umum dengan rentang waktu yang
lama, dalam hal ini untuk mengembangkan produk yang ada akan kami lakukan
adalah berinovasi dengan menambahkan berbagai macam rasa, meningkatkan
kualitas produk, memperluas jaringan usaha dengan berbagai agen, dan penyeluruhan
penjualan produk.

11
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB VII

RESIKO

7.1 Evaluasi Tentang Kelemahan Bisnis

Dalam sebuah usaha tentunya tidak selalu terjadi kesuksesan, tetapi ada juga
suatu kegagalan-kegagalan tersebut merupakan sebuah kelemahan dalam
perkembangan perusahaan, maka dari itu pihak perusahaan harus bisa mengevaluasi
dari kelemahan-kelemahan tersebut dan harus menganalisisnya untuk menemukan
cara yang terbaik untuk mengatasi kelemahan itu.

Kelemahan pada usaha kami ini diantaranya adalah jika pie yang dipasarkan
ke warung / toko tidak habis terjual dalam jangka waktu dua hari maka roti tersebut
tidak bisa dijual lagi pada hari esoknya karena pie sudah basi. Apabila dalam
pengiriman / pendistribusian barang terjadi kerusakan maka barang yang di bawa atau
barang yang dikirim akan rusak bentuknya dan menjadi tidak menarik lagi.

7.2 Gambaran Teknologi

Teknologi yang kami jalankan sudah teruji kebersihannya dan bisa dipastikan
aman untuk dipakai.

Teknologi yang kami gunakan antara lain:

1. Teflon
2. Cetakan
3. Kemasan / plastik pembungkus pie

12
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB VIII

PERENCANAAN PERMODALAN

Dalam kegiatan usaha ini kami menggunakan fasilitas yang diperoleh oleh
modal sendiri, yaitu sebagai berikut:

8.1 Biaya Tetap

Peralatan Jumlah Harga


Kompor 1 buah Rp 0,-
Teflon 1 buah Rp 0,-
Tempat / wadah 2 buah Rp 0,-
Pisau 1 buah Rp 0,-
Talenan 1 buah Rp 0,-
Total Rp0,-

8.2 Biaya Variabel

Harga
Nama Barang Jumlah
Pie Milo Pie Matcha
Gas 3 kg 1 buah Rp 10.000,- Rp 10.000,-
Kemasan / plastik 1 pack Rp 1.000,- Rp 1.000,-
Tepung Terigu 500 gr Rp 2.750,- Rp 2.750,-
Telur 1 kg Rp 12.500,- Rp 12.500,-
Margarine 1 buah Rp 3.000,- Rp 3.000,-
Susu kental manis 1 kaleng Rp 5.000,- Rp 5.000,-
Susu milo / chocolatos matcha 3 sachet Rp 6.000,- Rp 7.500,-
Tepung maizena 1 pack Rp 3.000, Rp 3.000,
Total Rp 43.250,- Rp 44.750,-

13
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

8.3 Biaya Total


a. Pie Milo
Biaya Tetap = Rp 0,-
Biaya Variabel = Rp 43.250,-
Jumlah = Rp 43.250,-
b. Pie Matcha
Biaya Tetap = Rp 0,-
Biaya Variabel = Rp 44.750,-
Jumlah = Rp 44.750,-

8.4 Harga Jual


a. Pie Milo
Rp 43.250 x 30% = Rp 56.225,- ≈ Rp 56.500,-
b. Pie Matcha
Rp 44.750 x 30% = Rp 58.175,- ≈ Rp 58.500,-

Total pendapatan Rp 56.500 + Rp 58.500 = Rp 115.000,-

8.5 Analisis Keuntungan


Keuntungan = Pendapatan – HPP
= Rp 115.000 – Rp 88.000,-
= Rp 27.000,-

14
𐐙ie𐐙ie l ©piepie.co.id

BAB IX

PENUTUP

9.1 Kesimpulan

Bahwa dalam melakukan usaha dituntut untuk selalu inovatif dan kreatif
untuk membukan peluang usaha yang baru, perhatikan sumber daya yang ada
disekitar yang mampu untuk diolah dan memiliki nilai jual lebih jukan dproses
selanjutnya. Kegagalan berusaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang lain
namun berasal dari diri kita sendiri, dengan demikian ketekunan dalam
menjalankannya adalah suatu keharusan. Perhitungan perhitungan yang matang
selayaknya dilakukan di awal awal memulai usaha karena sekali kita salah dalam
perhitungan diawal maka yang terjadi adalah efek berantai dimana kita akan terus
menerus mengalami kesalahan, sementara modal lama kelamaan tersedot habis.
Sudah sewajarnya apabila kita ingin memulai usaha belajar kepada mereka yang lebih
sukses agar kita dapat memilah mana yang pas dan mana yang kurang. Dengan
demikian kita akan terhindar dari resiko yang lebih besar.

9.2 Saran

Untuk lebih memajukan usaha kripik PiePie perlu dilakukan beberapa inovasi
lagi. Inovasi dimaksudkan dalam proses pengolahan untuk mendapatkan pie yang
memiliki banyak aneka rasa.

15

Common questions

Didukung oleh AI

PiePie commits to sustainability and ethical practices by engaging local suppliers and creating job opportunities for the community, which supports local economies and reduces environmental impact through minimized transportation distances for raw materials . The focus on using minimal and recyclable packaging further reflects its commitment to sustainability . Moreover, PiePie plans continuous evaluation and adherence to ethical practices in its business processes, ensuring long-term sustainable growth .

PiePie manages operational costs by utilizing a home-industry setup, which minimizes fixed costs related to infrastructure . The business applies competitive pricing strategies while maintaining quality production, using affordable and readily available raw materials such as flour, eggs, and margarine . By focusing on cost-efficient marketing and delivery systems, PiePie aims to sustain profitability even at competitive market prices .

PiePie's operational design, which includes the use of traditional yet adaptable production methods and strategic partnerships with agents and online platforms for distribution, provides flexibility and scalability for growth . By maintaining a lean operational model with lower fixed costs and strategic inventory management, PiePie can quickly adapt to changing market demands and expand into new markets or product lines with reduced risk . This approach facilitates scaling operations efficiently, accommodating business growth trajectories .

To remain competitive in the food industry, PiePie emphasizes product innovation by offering pies with a variety of flavors, such as milo and matcha, to differentiate from traditional offerings . Moreover, the business plans to leverage strategic location selection and expand marketing efforts through offline promotions and online platforms, targeting demographic segments that enjoy novel and challenging snacks . Comprehensive customer service, including delivery and innovative packaging, further complements these efforts .

Market research is crucial for PiePie as it informs strategic decisions regarding product development, customer preferences, and pricing strategies. By understanding cultural, socioeconomic, and psychological factors affecting consumer behavior, PiePie adapts its offerings and marketing strategies to align with market demands . The company uses market insights to create innovative flavors and packaging that cater to their target demographic, allowing for seamless market penetration and expansion .

PiePie's business model incorporates traditional marketing approaches such as in-store promotions and direct consumer engagement to build immediate brand recognition and loyalty . Simultaneously, PiePie embraces modern marketing through online sales platforms and social media to reach a broader audience and facilitate consumer interactions beyond physical locations . This dual approach enables the business to target different consumer segments effectively, enhancing market presence and sales .

Potential challenges for PiePie in sustaining competitive advantage include fluctuating consumer preferences and intense competition in the food industry. PiePie addresses these by maintaining a dynamic product innovation pipeline, introducing diverse flavors, and consistently enhancing its offerings to align with consumer trends . Strategic investments in marketing, both traditional and digital, and fostering strong customer relationships further help mitigate competitive pressures and sustain market positioning .

PiePie's financial strategy involves maintaining minimal fixed expenses by operating from a home-based setup and using owned equipment, keeping overheads low . For variable expenses, PiePie strategically sources ingredients from reliable suppliers to ensure cost-effectiveness without sacrificing quality . The business adopts a cost-plus pricing strategy to ensure profitability by marking up for its costs to cover both fixed and variable expenses adequately .

PiePie ensures high product quality through meticulous selection of ingredients and traditional production methods conducted by skilled personnel . Commitment to quality is further reinforced by a rigorous process involving ingredient procurement from reliable suppliers and maintaining hygiene and safety standards across production . Additionally, PiePie continuously innovates its flavors and improves its delivery and packaging to maintain consumer satisfaction and product integrity .

PiePie identifies perishable inventory as a major risk, planning to mitigate it by maintaining a robust supply chain that ensures fresh and quality inputs, while monitoring product turnover closely . Additionally, packaging improvements and delivery systems are designed to minimize product damage during distribution . The company also emphasizes continuous evaluation and adaptation of its business model and processes to handle weaknesses proactively, ensuring sustainability and resilience .

Anda mungkin juga menyukai