Anda di halaman 1dari 79

Output Sub Output

Penyusunan rencana pola ruang,


penyusunan rencana jaringan
prasarana, penetapan Sub BWP yang
diprioritaskan penanganannya,
penyusunan ketentuan pemanfaatan
ruang, penyusunan peraturan zonas
Tujuan Penataan BWP

Menjaga konsistensi dan keserasian


pengembangan kawasan perkotaan
dengan RTRW

Kawasan Lindung

Rencana Pola Ruang

Kawasan Budi Daya

Lokasi

Penetapan Sub BWP

Tema Penanganan
Penetapan Sub BWP

Tema Penanganan

Ketentuan Pemanfaatan Ruang kebijakan

Zona Perlindungan Setempat

Zona Rawan Bencana

Zona RTH
Zona Perumahan

Zona Perdagangan dan Jasa


Peraturan Zonasi
Zona Perkantoran

Zona Industri

Zona Sarpras Umum


Zona Lainnya

Zona Khusus
MATRIKS KEBUTUHAN DATA

Rincian Sub Output Rencana Analisis

1) Merencanakan kawasan lindung


dan pola ruang di Kecamatan Tulang
Bawang Udik
2) Merencanakan jaringan
telekomunikasi, jaringan
persampahan, jaringan drainase, 1) Analisis tujuan penataan ruang wilayah
jaringan air bersih, jaringan listrik perencanaan
dan jaringan air limbah 2) Analisis kemampuan tumbuh dan
3) Menetapkan lokasi dan tema berkembangnya wilayah perencanaan
penanganan 3) Analisis kedudukan wilayah perencanaan
4) Menetapkan kebijakan dalam keseimbangan perkembangan dengan
pemanfaatan ruang wilayah belakangnya
5) Merencanakan zona perlindungan
setempat, zona rawan bencana, zona
RTH, zona perumahan, zona
perdagangan dan jasa, zona industri,
zona perkantoran, zona sarpras
umum dan lainnya.

1) Kebijakan penataan ruang


2) Prinsip penataan ruang 1) Analisis pengaruh kebijakan sektoral dan
3) Tujuan pengembangan BWP regional

analisis fisik dasar

analisis fisik binaan

Analisis tumbuh dan berkembangnya wilayah


perencanaan

Analisis fisik binaan


Analisis fisik binaan

Analisis kedudukan wilayah perencanaan dalam


keseimbangan perkembangan dengan wilayah
belakangnya
analisis keruangan
analisis keruangan
analisis kebijakan, analisis aspirasi stakeholders
analisis statistik
analisis peramalan
analisis keruangan

analisis kebijakan, analisis aspirasi stakeholders

Analisis Fisik Dasar, Analisis Keterkaitan antara


zona dan kegiatan

Analisis Fisik Dasar

Analisis Fisik Dasar, Analisis Fisik Binanaan


Analisis Sempadan Bangunan dan Tinggi
Bnagunan, Analisis Jarak Bebas Antar Bangunan,
Analisis Ketinggian Bangunan, Analisis Koefisien
Lantai Bnagunan, Analisis Koefisien Dasar
Bangunan, Analisis Intensitas Pemanfaatan
Ruang, Analisis Koefisien Dasar Hijau

Analisis Jraka Bebas Antar Bangunan, Analisis


Sempadan Bangunan dan Tinggi Bnagunan,
Analisis Koefisien Dasar Bangunan, Analisis
Koefisien Lantai Bnagunan
Analisis Jarak Bebas Antar Bangunan, Analisis
Sempadan Bangunan dan Tinggi Bangunan,
Analisis Koefisien Dasar Bangunan, Analisis
Koefisien Lantai Bangunan

Analisis Fisik Dasar, Analisis Fisik Binanaan,


Analisis Keterkaitan antara Zona dan Kegiatan,
Analisis Karakteristik Kegiatan di Wilayah
Perencanaan

Analisis Fisik Binanaan, Analisis Jenis Sarana dan


Prasarana yang Dibutuhkan, Analisis Tingkat
Kebuuhan Sarana dan Prasarana, Analisis Lokasi
Sarana dan Prasarana
Analisis Intensitas Pemanfaatan Ruang, Analisis
Koefisien Dasar Bangunan, Analisis Koefisien
Lantai Bnagunan, Analisis Koefisen Dasar Hijau

Analiis Intensitas Pemanfaatan Ruang, Analisis


Fisik Dasar, Analisis Fisik Binanaan, Analisis
Keterkaitan antara Zona dan Kegiatan, Analisis
Karakteristik Kegiatan di Wilayah Perencanaan
DATA
Pengumpulan Data
Kebutuhan Data Primer
Sekunder
WawancaraObservasiKuisioner

RTRW

RTRW Provinsi Lampung


dan RTRW Kabupaten
Tulang Bawang Barat

RTRW

letak geografis
topografi dan kemiringan o
klimatologi dan hidrologi o
jenih tanah dan standar geologi o
tata guna lahan o
status kepemilikan lahan o
penyebaran pemukiman O
penyebaran fasilitas umum O
Kepadatan penduduk v
Komposisi penduduk v
penyebaran penduduk v
Sosial budaya v
Penyebaran permukiman v

Izin pembangunan
v
Lingkungan terbangun v
Penyebaran fasilitas umum v
Kawasan-kawasan khusus v

Produksi tiap sektor ekonomi dan


penyebarannya
v
rencana pola ruang RTRW Tulang Bawang Barat
jaringan prasarana v RTRW Tulang Bawang Barat

Sumber dana pembangunan APBN, APBD


sumber daya pembangunan
Prioritas pengembangan BWP RTRW Tulang Bawang Barat
zonasi pada BWP v Peta zonasi
v
kebijakan dan kesepakatan

Letak geografis, Topografi dan


kemiringan, Klimatologi dan
hidrologi, Jenis tanah dan standar
geologi, Jenis kegiatan yang ada di
wilayah perencanaan

Letak geografis, Topografi dan


kemiringan, Klimatologi dan
hidrologi, Jenis tanah dan standar
geologi

Letak geografis, Topografi dan


kemiringan, Klimatologi dan
hidrologi, Jenis tanah dan standar
geologi, tata guna lahan, status
pemilikan tanah, penyebaran
permukiman, penyebaran fasilitas
umum
keselamatan, resiko kebakaran,
kesehatan, kenyamanan dan
estetika, resiko kebakaran,
teknologi, estetika dan parasarana,
Jenis peruntukan, Tinggi bangunan,
Tampilan bangunan (optional)
seperti warna bangunan, bahan
bangunan, tekstur bangunan, muka
bangunan, gaya bangunan,
keindahan,dan keserasian
dengan lingkungan sekitar, tingkat
pengisian/peresapan air (KDH
Minimum) kapasitas drainase,
jenis penggunaan lahan, harga
lahan, Ketersediaan dan tingkat
pelayanan prasarana (jalan),
Dampak atau kebutuhan terhadap
prasarana tambahan, Ekonomi dan
pembiayaan

Jenis peruntukan, Tinggi bangunan,


Tampilan bangunan (optional)
seperti warna bangunan, bahan
bangunan, tekstur bangunan, muka
bangunan, gaya bangunan,
keindahan,dan keserasian dengan
lingkungan sekitar, keselamatan,
resiko kebakaran, kesehatan,
kenyamanan dan estetika, resiko
kebakaran, teknologi, estetika dan
parasarana, tingkat
pengisian/peresapan air (KDH
Minimum) kapasitas drainase,
jenis penggunaan lahan, harga
lahan, Ketersediaan dan tingkat
pelayanan prasarana (jalan),
Dampak atau kebutuhan terhadap
prasarana tambahan, Ekonomi dan
pembiayaan
Jenis peruntukan, Tinggi bangunan,
Tampilan bangunan (optional)
seperti warna bangunan, bahan
bangunan, tekstur bangunan, muka
bangunan, gaya bangunan,
keindahan,dan keserasian dengan
lingkungan sekitar, keselamatan,
resiko kebakaran, kesehatan,
kenyamanan dan estetika, resiko
kebakaran, teknologi, estetika dan
parasarana, tingkat
pengisian/peresapan air (KDH
Minimum) kapasitas drainase,
jenis penggunaan lahan, harga
lahan, Ketersediaan dan tingkat
pelayanan prasarana (jalan),
Dampak atau kebutuhan terhadap
prasarana tambahan, Ekonomi dan
pembiayaan

Letak geografis, Topografi dan


kemiringan, Klimatologi dan
hidrologi, Jenis tanah dan standar
geologi, tata guna lahan, status
pemilikan tanah, penyebaran
permukiman, penyebaran fasilitas
umum, Ketentuan kegiatan dan
penggunaan lahan peraturan
zonasi, Jenis kegiatan yang ada di
wilayah perencanaan, Intensitas
kegiatan di wilayah
perencanaan

tata guna lahan, status pemilikan


tanah, penyebaran permukiman,
penyebaran fasilitas umum, Jenis
kegiatan yang ada di wilayah
perencanaan, Intensitas kegiatan di
wilayah perencanaan
tingkat
pengisian/peresapan air
(KDH Minimum)
2. kapasitas drainase
3. jenis penggunaan lahan 4. harga
lahan
5. Ketersediaan dan tingkat
pelayanan prasarana
(jalan)
6. Dampak atau kebutuhan
terhadap prasarana
tambahan
7. Ekonomi dan pembiayaan

tingkat
pengisian/peresapan air
(KDH Minimum, kapasitas drainase,
jenis penggunaan lahan, harga
lahan, Ketersediaan dan tingkat
pelayanan prasarana
(jalan), Dampak atau kebutuhan
terhadap prasarana
tambahan, Ekonomi dan
pembiayaan, Letak geografis,
Topografi dan kemiringan,
Klimatologi dan hidrologi, Jenis
tanah dan standar geologi, tata
guna lahan, status pemilikan tanah,
penyebaran permukiman,
penyebaran fasilitas umum,Jenis
kegiatan yang ada di
wilayah perencanaan, Intensitas
kegiatan di wilayah
perencanaan
Sumber Data
(Sekunder = Ceklist
Instansi)

Bappeda Provinsi
dan Kabupaten dan
BPN ATR

Bappeda
Bappeda
Bappeda
ATR/BPN
ATR/BPN
ATR/BPN
Bappeda, Disperkim
Bappeda, PUPR
BPS
BPS
BPS
BPS
BPS

Dinas Penanaman
Modal dan Perizinan
BPN
PU
BPN / PU

BPS

Bappeda V
Bappeda, PU v

Dispenda
Disdukcapil,
Bappeda v
MAT

Muatan RDTR Sub Output Rencana Rincian Sub Output Rencana Output Analisis

Analisis kondisi
Sistem Pembuangan
sub wilayah kota:
Limbah On Site
(kondisi topografi)

Rencana Jaringan
Air Limbah (jaringan
air limbah sekunder
dan tersier) jaringan
pipanya harus
kemana,alirannya
seperti apa. Harus
dibuat dari output
terlebih dahulu.
Pembangunan
jaringannya mau
dilakukan berapa Evaluasi sistem
tahap buangan limbah:
Analisis proyeksi
pengembangan
Sistem Pembuangan sistem buangan
Limbah Off Site limbah:

Pengembangan
alternatif sistem
jaringan limbah
(perbaiki lagi,lebih
didetailkan)

Analisis kondisi
sub wilayah kota:

Rencana Jaringan
Rencana Jaringan
Persampahan
(penetapan lokasi
TPS,kapasitasnya,
Evaluasi sistem
buangan limbah:

Analisis proyeksi
pengembangan
sistem jaringan
persampahan

Pengembangan
alternatif sistem
jaringan limbah
Analisis Kondisi Su

Rencana Jaringan
Prasarana Drainase

Evaluasi Sistem Jar

Analisis Proyeksi

Pengembangan Alter

Analisis kondisi
sub wilayah kota

Rencana Jaringan
Prasarana

Evaluasi sistem
jaringan kelistrikan

Rencana
pengembangan
jaringan kelistrikan
Rencana
pengembangan
jaringan kelistrikan
Analisis proyeksi
pengembangan
jaringan kelistrikan

Pengembangan
alternatif sistem
jaringan kelistrikan

Analisis Kondisi Su

Evaluasi Sistem Tra

Rencana
pengembangan
jaringan pergerakan
Rencana
pengembangan
jaringan pergerakan

Analisis Proyeksi S

Pengembangan
Alternatif Sistem
Transportasi

Analisis Kondisi
Eksisting Sub
Wilayah Kota

Evaluasi sistem
jaringan
Rencana telekomunikasi
Pengembangan
Jaringan
Telekomunikasi
Rencana
Pengembangan
Jaringan
Telekomunikasi

Analisis Proyeksi
pengembangan
jaringan
telekomunikasi

Pengembangan
alternatif jaringan
telekomunikasi

Analisis kondisi
sub wilayah kota:

Rencana
Pengembangan
Jaringan Air Bersih
Rencana
Pengembangan
Jaringan Air Bersih

Evaluasi sistem
jaringan air
minum:

Analisis proyeksi
sistem air minum:

Pengembangan
alternatif sistem
jaringan air minum
MATRIKS KEBUTUHAN DATA
Pengumpulan Data
Rincian Analisis Kebutuhan Data Primer
Wawancara Observasi

Peta tutupan lahan Tata guna lahan


Observasi
Distribusi
Persebaran kepadatan kepadatan
penduduk. penduduk dan
bangunan Observasi

Sistem
pengelolaan
limbah domestik

Sistem pengelolaan saat ini

Sistem
pengelolaan
limbah non
domestik

Cakupan sistem
pengelolaan
limbah domestik

Cakupan pelayanan

Cakupan sistem
pengelolaan
limbah non
domestik

Data tingkat
kebutuhan
jaringan (limbah
domestik dan
Perbandingan ketersediaan non domestik)
sistem limbah saat ini dengan
tingkat kebutuhan jaringan. Data
ketersediaan
jaringan (limbah
domestik dan
non domestik)
Proyeksi limbah
Limbah domestik domestik yang
dihasilkan

Proyeksi limbah
Limbah non domestik non domestik
yang dihasilkan

Permukiman

Observasi
Kualitas lingkungan:

Penggunaan non
permukiman.

Observasi

Distribusi
TPS/kontainer

Sampah
terangkut dan tak
terangkut.
Jarak, kapasitas
Jangkauan pelayanan TPA serta
sistemnya

Kemampuan
pelayanan saat
ini.

Sistem
Sistem jaringan pelayanan
pelayanan yang
persampahan
ada saat ini
Kapasitas
pelayanan
Besaran kapasitas pelayanan
angkutan
sampah

Data tingkat
kebutuhan
jaringan (sampah
domestik dan
Perbandingan ketersediaan non domestik)
sistem jaringan persampahan
saat ini dengan tingkat
kebutuhan. Data
ketersediaan
jaringan (sampah
domestik dan
non domestik)

Data proyeksi
jumlah penduduk
(non domestik)
Prediksi timbulan sampah
domestik dan non domestik. Data proyeksi
industri, sarana
pelayanan umum
(non domestik)

Permukiman

Observasi
Kualitas lingkungan:

Penggunaan non
permukiman.

Observasi

Dimensi saluran

Observasi

Fungsi jaringan drainase


Kondisi aliran di saluran drainase Observasi

Fungsi jaringan drainase Titik genangan di Kecamatan


Kapasitas saluran drainase saat ini Observasi

Jenis saluran drainase [Terbuka/Tertutup]

Observasi

Sistem jaringan drainase [primer, sekunder


Ketersediaan jaringan drainase Observasi

Peta Jaringan hierarki drainase


Cakupan pelayanan Observasi

Perbandingan kapasitas Kapasitas saluran saat ini


eksisting dengan kapasitas
rencana
Observasi

Kapasitas saluran di rencana


Proyeksi debit banjir 20 tahun Debit banjir sungai yang menjadi jaringan drainase primer

Normalisasi sungai yang rawan ban


Data sungai yang rawan banjir

Peta sistem
jaringan
distribusi
subtransmisi Wawancara Observasi

Peta sistem
Ketersediaan dan Cakupan
jaringan
Jaringan Listrik
distribusi primer
Observasi
Peta sistem
jaringan
distribusi
sekunder Observasi
Data jumlah
Perbandingan ketersediaan dan penduduk Observasi
cakupan sistem jaringan listrik
saat ini dengan tingkat Data kebutuhan
kebutuhan jaringan listrik listrik non-
perumahan
Data proyeksi
jumlah penduduk
Analisis Proyeksi Kebutuhan
Listrik Data proyeksi
kebutuhan listrik
non-perumahan

Peta sistem
jaringan
distribusi
subtransmisi

Peta sistem
Analisis pengembangan jaringan
jaringan
distribusi
distribusi primer

Peta sistem
jaringan
distribusi
sekunder
Kemiringan lahan Topografi
Pola akses dan kendala Wilayah
pengembangan. terbangun

Hirarki fungsi
jaringan jalan
Efektivitas fungsi jaringan.
Konstruksi dan
lebar jalan. Observasi
Terminal/sub
terminal,
pelabuhan,
stasiun

Penilaian tingkat pelayanan Jenis angkutan


sarana dan prasarana. umum

Trayek angkutan
umum
Lahan parkir Observasi

Pergerakan lokal
dan regional
Efektivitas pola pergerakan
Moda
pergerakan
Tingkat
kepadatan dan
lokasi-lokasi
rawan
Perkiraan volume kepadatan kemacetan
dimasa datang. (tingkat
pelayanan jalan)
Observasi
Volume
kepadatan saat
ini Observasi
Volume
kepadatan saat
ini Observasi
Gambaran moda transportasi
dan perkiraan jenis jalan di masa Proyeksi
datang. pertumbuhan
penduduk dan
perkembangan
perkotaan
Alternatif pengembangan
Kebijaksanaan transportasi
jaringan.
Alternatif aliran pergerakan. Rencana tata ruang makro/RTRW kota
Peta tutupan
lahan
Analisis Lokasi pusat
automatisasi sambungan telepon
eksisting Peta persebaran
jumlah penduduk

Peta Penyebaran
lokasi BTS dan
menara
telekomunikasi
Analisi lokasi penyebaran eksisting
menara telekomunikasi dan BTS

Peta persebaran
jumlah penduduk

Kepuasaan
Analisis kepuasan pengguna
pengguna
telekomunikasi
telekomunikasi
Jumlah menara
telekomunikasi
dan BTS
eksisiting

Peta persebaran
Jumlah kebutuhan menara jumlah penduduk
telekomunikasi dan BTS

Proyeksi Jumlah
Penduduk 5
tahun
mendatang
Jumlah stasiun
transmisi
Jumlah Kebutuhan Stasiun
eksisting
Transmisi

Peta Jaringan jalan


Analisis penentuan jaringan serat
optik
Peta tutupan lahan

Analisis Sumber Mata Air :


Data sumber
mata air, peta
jenis tanah,
ketersediaan dan
kondisi
banngunan
1. Analisis Sumber Mata Air penunjang Wawancara Observasi

Data Curah
Hujan Kab. TBB
2. Analisis Curah Hujan
Analisis Sistem Jaringan Air bersih :

Data persebaran
jumlah
penduduk, data
ragam dan
kegiatan, Data
pengguna air
bersih
1. Analisis cakupan pelayanan Wawancara Observasi
Data eksisting
kondisi jaringan
pipa, jenis
2. Analisis kondisi jaringan pipa jaringan pipa
air bersih yang digunakan Wawancara Observasi
Perbandingan
jumlah
ketersediaan
Perbandingan ketersediaan sumber mata air
sumber mata air bersih saat ini dengan
dengan tingkat kebutuhan kebutuhan,
standar
pelayanan air
bersih

Perbandingan
jumlah
ketersediaan
Perbandingan ketersediaan
jaringan air
sistem jaringan air bersih saat ini
bersih dengan
dengan tingkat kebutuhan
kebutuhan,
jaringan.
standar
pelayanan air
bersih

Kebutuhan domestik Jumlah penduduk eksisting dan proyeksi, standar pelayanan air
Kebutuhan non domestik Jumlah dan variansi kegiatan, standar pelObservasi

Kualitas Sumber Mata Air


Rencana pengembangan sumber mata air
ngumpulan Data Sumber Data
r (Sekunder = Ceklist
Sekunder Instansi)
Kuisioner

data sekunder Bappeda TBB

BPS
data sekunder TBB/Dinas
Sosial TBB

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

data sekunder
(Perhitungan)

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB
data sekunder
(Perhitungan)

data sekunder
(Perhitungan)

Dinas Cipta
Karya Tata
data
Ruang dan
sekunder,primer
Kebersihan Ka
bupaten TBB

Dinas Cipta
Karya Tata
data
Ruang dan
sekunder,primer
Kebersihan Ka
bupaten TBB

Dinas
data sekunder Permukiman/Di
nas PU
Dinas
data sekunder Permukiman/Di
nas PU
Dinas
data sekunder Permukiman/Di
nas PU

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB
Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

data sekunder
(Perhitungan)

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

data sekunder
(Perhitungan)

data sekunder
(Perhitungan)

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

Dinas Cipta
Karya Tata
data sekunder Ruang dan
Kebersihan Ka
bupaten TBB

SPAH Tahap I
dalam Buku
Putih Sanitasi
data sekunder
Kabupaten
TBB 2012-
2017
Kuisioner -
data sekunder Bappeda TBB
Kuisioner -
SPAH Tahap I
dalam Buku
Putih Sanitasi
data sekunder
Kabupaten
TBB 2012-
2017

data sekunder Bappeda TBB

Bappeda TBB
Sekunder
SPAH Tahap I
dalam Buku
Putih Sanitasi
data sekunder
Kabupaten
TBB 2012-
2017

data sekunder Bappeda TBB


Dinas Perairan
drainase primer data sekunder
TBB
Dinas Perairan
data sekunder
TBB

data sekunder

PLN
Kabupaten
data sekunder TBB/PLN
Provinsi
Lampung

data sekunder

data sekunder

data sekunder
(Perhitungan)
BPS
TBB/Dinas
Sosial TBB
BPS
data sekunder TBB/Dinas
(Perhitungan) Sosial TBB

data sekunder
(Perhitungan)

data sekunder

PLN
Kabupaten
data sekunder TBB/PLN
Provinsi
Lampung

data sekunder

data sekunder Angkatan


Darat,
data sekunder Direktorat
Jendral
Dinas
data sekunder Perhubungan
TBB

Dinas
data sekunder Perhubungan
TBB

Dinas
data sekunder Perhubungan
TBB
Dinas
data sekunder Perhubungan
TBB

Dinas
data sekunder Perhubungan
TBB
Dinas
data sekunder Perhubungan
TBB
data sekunder

data sekunder Bappeda TBB


data sekunder Bappeda TBB
Badan
data sekunder Pertanahan
Negara

Badan
data sekunder Pertanahan
Negara

Badan
data sekunder Pertanahan
Negara

Badan
data sekunder Pertanahan
Negara

Kuisioner
BPS
data sekunder TBB/Dinas
Sosial TBB

Badan
data sekunder Pertanahan
Negara

BPS
data sekunder TBB/Dinas
Sosial TBB

BPS
data sekunder TBB/Dinas
Sosial TBB
Badan
data sekunder Pertanahan
Negara
Badan
data sekunder Pertanahan
Negara

data sekunder

Kuisioner

BPS
data sekunder
TBB/BMKG

BPS
TBB/Dinas
Sosial TBB,
data sekunder Peta Jaringan
Air bersih,
PDAM,
Masyarakat
Kuisioner
PDAM, Dinas
data sekunder Perairan,
Masyarakat
Kuisioner

BPS TBB,
data sekunder
PDAM, Dinas
(Perhitungan)
Perairan

BPS TBB,
data sekunder
PDAM, Dinas
(Perhitungan)
Perairan

data sekunder
tandar pelayanan air
(Perhitungan)
data sekunder Bappeda TBB, Lapangan

data sekunder Bappeda TBB, Dinas perairaian


Rincian Pengumpulan Data
Sub Primer
Output Sub Output Output Analisis Kebutuhan Data
Rencana Wawanc Observa
ara si
analisis
endapan
tanah peta jenis tanah
zona yang memberikan zona
perlindungan terhadap resapan analisis
zona di bawahnya air kemampu
an
resapan
air
peta resapan air
Analisi
peruntukk
an lahan di
sekitar
sungai

peta peruntukkan
lahan
sempad
an
sungai

Analisis
kegiatan
sekitar
sungai
o
Analisi
peruntukk
an lahan di
Zona Perlindungan sekitar
Setempat zona waduk
sekitar
danau
atau o
waduk Analisis
kegiatan
sekitar keadaan eksisting
waduk lokasi
o
Analisi
peruntukk
an lahan di
sekitar
mata air
zona
Sekitar o
mata air
zona
Sekitar
mata air
Analisis
kegiatan
sekitar
mata air
o
Zona Perumahan Perumah kepadatan data perbandingan
an bangunan jumlah bangunan dan
berkepad diatas 500 luas lahan
atan unit/hekta
sangat r
tinggi

o
Perumah kepadatan peta kawasan
an bangunan terbangun
berkepad 100-500
atan unit/hekta
tinggi r

o
Perumah kepadatan peta peruntukkan
an bangunan lahan
berkepad 40-100
atan unit/hekta
sedang r

Perumah kepadatan
an bangunan
berkepad 10-40
atan unit/hekta
rendah r

Perumah kepdatan
an bangunan
berkepad <10 unit
atan hektar
sangat
rendah
Zona perdagangan dan jasa sub Zona peruntuka
perdagan n lahan
gan untuk
departmen
t store,
pasar
tradisional
dan
pertokoan
+ pasar
induk ikan
+
pergudang
an

peta peruntukkan
sub Zona peruntuka lahan
jasa n lahan
untuk
rekreasi,
penginapa
n, swasta,
bank,
otomotif,
rumah
makan,
healthcare,
sektor
informal

zona pertanian analisis analisis peta persebaran jenis


kebutuha jenis tanah tanah
n tanah
pertania
n

o
analisis kecamatan dalam
persebara angka
n kegiatan
pertanian

analisis peta daerah irigasi


daerah
irigasi
o
Analisis analisis peta kemiringan
rawan potensi lereng, peta
bencana bencana penggunaan lahan,
longsor peta geologi, peta
dan banjir. jenis tanah, peta
Jika lokasi rawan bencana
merupaka longsor dan peta
n lokasi rawan bencana banjir
yang
rawan
bencana
maka
sebaiknya
kerentana
nnya
dikurangi
dengan
cara
meniadaka o
n aktivitas
yang
intensitasn
ya tinggi di
lokasi
terkait.

analisis data kebutuhan jenis


kebutuhan tanaman oleh
jenis masyarakat
tanaman
budidaya
analisis analisis data luas kolam
kebutuha kolam pembenihan dan
n pembenih pembesaran
perikana an dan
n pembesara
n (luas, o
lokasi)

data lokasi kolam


pembenihan dan
pembesaran
o

zona pertambangan Analisis analisis peta persebaran jenis


kebutuha jenis tanah tanah
n
pertamb o
angan

analisis riwayat bencana alam


dampak
lingkungan o

analisis peta persebaran


persebara pertambangan
n kegiatan
pertamban
gan
golongan c

zona pariwisata analisis analisis data kebutuhan


kebutuha kebutuhan wisatawan
n wisatawan
pariwisat
a

analisis data potensi kawasan


jenis wisata
kawasan
wisata
o
analisis data kepadatan
kepadatan fasilitas di kawasan
fasilitas pariwisata
pariwisata
o

zona pertahanan dan analisis analisis peta peruntukan


keamanan kebutuha peruntuka lahan
n n lahan
Hankam pertahana
n dan
keamanan

analisis peta peruntukan


peruntuka lahan
n lahan
sekitar

analisis peta peruntukan


jenis lahan
kegiatan
pertahana
n dan
keamanan

analisis peta struktur ruang


akses
menuju
lahan
pertahana
n dan
keamanan

Zona TPA analisis analisis jumlah produksi


kebutuha produksi sampah perhari
n TPA sampah o
per hari

analisis data luas lahan


daya
tampung o
lahan
analisis peta peruntukan
peruntuka lahan
n wilayah
sekitar
TPA

zona IPAL analisis analisis data jenis limbah


kebutuha jenis
n IPAL limbah di
wilayah o
setempat

analisis peta peruntukan


peruntuka lahan
n lahan

analisis luas wilayah


daya
dukung o
lahan

analisis data kriteria saluran


saluran pembuangan
pembuang
an limbah o

zona perumahan dan analisis analisis data jenis rumah di


perdagangan/jasa kebutuha kegiatan setiap wilayah
n perumaha
perumah n
an dan berkepada o
perdagan tan tinggi
gan jasa

analisis peta eksisting


persebara
n kegiatan
komersial

analisis data keluar masuk


sirkulasi masyarakat terhadap
masyaraka suatu wilayah
t
o
Rencan
a Pola
Ruang
Rencan
a Pola
Ruang
analisis peta struktur ruang
aksesbiliti
as dari
kawasan
campuran
perumaha
n dan
perdagang
an

analisis peta struktur ruang


aksesbiliti
as dari
kawasan
campuran
perumaha
n dan jasa

zona perumahan dan analisis analisis data jenis rumah di


perkantoran kebutuha kegiatan setiap wilayah
n perumaha
perumah n
an dan berkepada o
perkanto tan tinggi
ran

analisis peta eksisting


persebara
n kegiatan
perkantora
n

analisis data keluar masuk


sirkulasi masyarakat terhadap
masyaraka suatu wilayah
t
o
analisis peta struktur ruang
aksesbiliti
as dari
kawasan
campuran
perumaha
n dan
perkantora
n

analisis data kepadatan


persebara fasilitas di kawasan
n fasilitas perkantoran
perkantora
n
o

Zona Perkantoran Analisis Analisis Data jumlah dan


subzona kawasan lokasi kegiatan
pemerint yang pemerintahan tingkat
ah difungsika pusat maupun
n untuk daerah (provinsi,
kegiatan kota, kecamatan &
pemerinta kelurahan)
han dan
hankam
Peta lokasi kegiatan
pemerintahan tingkat
pusat maupun
daerah (provinsi,
kota, kecamatan &
kelurahan)

Data jumlah dan


lokasi kegiatan
hankam

Peta jumlah dan


lokasi kegiatan
hankam
o

Zona Industri Analisis Analisis Data jumlah dan


subzona kawasan lokasi industri kecil
industri yang
kecil diperuntu
kan untuk
kawasan
industri
kecil

Peta lokasi kawasan


industri
o

Peta kepadatan
perumahan skala
rendah hingga tinggi

o
Analisis Analisis Data jumlah dan
subzona kawasan lokasi industri
aneka yang pengolahan pangan
industri diperuntu
kan untuk
kawasan
aneka
industri

Data jumlah dan


lokasi industri
pengolahan sandang

Data jumlah dan


lokasi industri
pengolahan bahan
baku melalui proses
kimia

Data jumlah dan


lokasi industri bahan
bangunan

Peta lokasi kawasan


industri
o

Peta kepadatan
perumahan skala
rendah hingga tinggi

o
Zona sarana pelayanan Analisis Analisis Data jumlah dan
umum subzona kawasan lokasi tempat
pendidik yang pendidikan tinggi,
an diperuntu pendidikan formal
kkan dan informal
untuk
lokasi
sarana
pendidika
n

Peta lokasi tempat


pendidikan tinggi,
pendidikan formal
dan informal

Analisis Analisi Data jumlah dan


subzona kawasan lokasi tempat sarana
transport yang transportasi darat,
asi diperuntu air dan udara
kkan
untuk
lokasi
sarana
transporta
si

Peta lokasi tempat


sarana transportasi
darat, air dan udara

o
Analisis Analisi Data jumlah dan
subzona kawasan lokasi tempat sarana
kesehata yang kesehatan
n diperuntu (puskesmas,
kkan puskesmas
untuk pembantu, dan
lokasi posyandu)
sarana
kesehatan

Peta lokasi tempat


sarana kesehatan

Analisis Analisi Data jumlah dan


subzona kawasan lokasi tempat sarana
olahraga yang olahraga (gedung
diperuntu olahraga, kolam
kkan renang, gelanggang
untuk olahraga, dll)
lokasi
sarana
olahraga

Peta lokasi tempat


sarana olahraga
o
Analisis Analisi Data jumlah dan
subzona kawasan lokasi tempat sarana
sosial yang sosial budaya (balai
budaya diperuntu warga, gedung serba
kkan guna, balai latihan
untuk kerja, panti sosial,
lokasi dll)
sarana
sosial
budaya

Peta lokasi tempat


sarana sosial budaya

peruntuka
n cagar
budaya
digunakan
peruntuk untuk
an cagar mengetah peruntukan cagar
zona cagar budaya ui apakah budaya o
budaya cagar
budaya
digunakan
sesuai
fungsinya

mengetah
lokasi ui letak peta lokasi cagar
cagar cagar budaya o
budaya budaya
Sumber
Pengumpulan Data Data
Primer (Sekund Ceklist
Sekunde er =
Kuisione r Instansi
r )

o Bappeda

o Bappeda

Dinas
Pekerjaa
n Cipta
Karya,
Tata
Ruang
dan
Kebersi
o han
citra
o satelit

Dinas
Pekerjaa
o n Cipta
Karya,
Tata
Ruang
dan
Kebersi
han
Dinas
Pekerjaa
n Cipta
Karya,
o Tata
Ruang
dan
Kebersi
han

BPN,
Dinas
Pekerjaa
n Cipta
Karya,
Tata
Ruang
dan
Kebersi
o han
o Kecamat
an
dalam
angka

BMKG,
o Bappeda

o
Dinas
Kelauta
n dan
Perikan
an

Dinas
Kelauta
n dan
Perikan
an

BPN,Bap
peda

o o
BPBD

BUMN/
BUMD

o Dinas
Pariwisa
ta

Dinas
Pariwisa
ta
SHP
o Kecama
natan

SHP
o Kecama
natan

SHP
o Kecama
natan

SHP
o Kecama
natan

Tubaba
Dalam
Angka
o

Tubaba
Dalam
Angka

o
o

o
o

o
o

Tubaba
Dalam
Angka,

o
o

Tubaba
dalam
angka,

o
o

Dinas
Pendidi
kan

Dinas
Pendidi
kan

o
Dinas
Perhubu
ngan,
Dinas
PU

o
o

Dinas
Kesehat
an,
Tubaba
Dalam
Angka

Dinas
Kesehat
an,
o Dinas
Cipta
Karya

Dinas
Pemuda
dan
Olah
Raga,
o

Dinas
Sosial,
Tenaga
Kerja &
Transmi
grasi

Bapedda
,
OUTPUT SUB OUTPUT ANALISIS KEBUTUHAN DATA WAWANCARA

Kepadatan penduduk

Komposisi penduduk

Analisis tumbuh dan


Lokasi berkembangnya
wilayah perencanaan penyebaran penduduk

Sosial budaya V

Penyebaran permukiman

Izin pembangunan
Penetap
an Sub
BWP
Analisis fisik binaan
Lingkungan terbangun
Penyebaran fasilitas umum

Kawasan-kawasan khusus

Tema
Penanganan
Tema
Penanganan

Analisis kedudukan
wilayah perencanaan Produksi tiap sektor ekonomi
dalam keseimbangan dan penyebarannya
perkembangan dengan
wilayah belakangnya
OBSERVASIKUISIONERSEKUNDER
SUMBER DATACEKLIS

v BPS

v BPS

v BPS

V MASYARAKAT

v BPS

Dinas
Penana
man
v Modal
dan
Perizina
n

v BPN
v PU

v BPN / PU
v BPS
No Muatan RDTR (Output) Sub Output Rencana
Klasifikasi Zona, Sub Jenis Zona, Sub Zona, Kegiatan
1
Zona, dan Kegiatan Kode Kegiatan

Klasifikasi I = pemanfaatan
diperbolehkan/diizinkan

Klasifikasi T = pemanfaatan bersyarat


secara terbatas

Ketentuan Kegiatan dan


2
Penggunaan Lahan
Klasifikasi B = pemanfaatan bersyarat
tertentu

Klasifikasi X = pemanfaatan yang tidak


diperbolehkan

KDB (Koefisien Dasar Bangungan)


Maksimum
KLB (Koefisien Lantai Bangunan)
Ketentuan Intensitas
3 Maksimum
Pemanfaatan Ruang Ketinggian Bangunan Maksimum
KDH (Koefisien Dasar Hijau) Minimal
KTB (Koefisien Tapak Basement)
Maksimum
GSB
Tinggi Bangunan
Ketentuan Tata Massa
4
Bangunan Jarak Bebas Bangunan

Tampilan Bangunan

Prasarana parkir

Aksesibilitas untuk difabel

Jalur pedestrian
Ketentuan Prasarana dan bongkar muat
5
Sarana
dimensi jaringan jalan

Kelengkapan jalan

Kelengkapan prasarana lainnya


Analisis Data
Fungsi dominan, kegiatan
umum, kegiatan khusus

Pola Ruang RDTRK Tulang


Kesesuaian peruntukan ruang
Bawang Barat
Peruntukan ruang
Dampak lingkungan
eksisting
Dampak lalu lintas Waktu beroperasi eksisting
Jangka waktu
pemanfaatan lahan dalam
Dampak pembangunan
pola ruang RDTRK Tulang
Bawang Barat
Dampak terhadap masyarakat dan
Intensitas ruang eksisting
lingkungan sekitar
Jumlah pemanfaatan
Pembatasan waktu beroperasi Jumlah Penduduk eksisting
dan proyeksi

Pembatasan jangka waktu pemanfaatan Persyaratan umum


lahan
Persyaratan Khusus
KDB eksisting

Kesesuaian intensitas pemanfaatan KLB eksisting


Ketinggian bangunan
ruang
eksisting
KDB eksisting

Keseuaian dan keserasian pemanfataan


GSB eksisting
ruang
Tinggi bangunan
Jenis peruntukan sekitar sub zona
eksisting
Jarak bebas bangunan
Analisis buffering
eksisting
Tampilan bangunan
eksisting
Kelengkapan prasarana dan sarana ketersediaan prasarana
kegiatan parkir
Ketersediaan
Dampak lingkungan aksesibilitas untuk
difabel
Ketersediaan jalur
Dampak lalu lintas
pedestrian
Ketersediaan bongkar
Dampak pembangunan
muat
Dampak terhadap masyarakat dan Dimensi jaringan jalan
lingkungan sekitar eksisting
Ketersediaan
kelengkapan jalan
Ketersediaan
kelengkapan prasarana
lainnya
Sumber Metode Pengambilan Data
Pola Ruang RDTR Data Sekunder (DINAS LH)

PETA TEMATIK
Data Sekunder (DINAS LH)
KESESUAIAN LAHAN
Lapangan Observasi
SNI Perumahan 1733-2004 Data Sekunder

Hasil Analisis Ketentuan


Intensitas Pemanfaatan Observasi
Ruang
Dokumen AMDAL, UKL,
UPL Data Sekunder
Dokumen Andalalin
Wawancara

SNI Perumahan 1733-2004


Data Sekunder

Lapangan Observasi

Standar minimal
pelayanan sarana dan Data Sekunder
prasarana kegiatan