Evolusi merupakan proses perubahan makhluk hidup secara lambat dalam waktu yang sangat
lama, sehingga berkembang menjadi berbagai spesies baru yang lebih lengkap struktur
tubuhnya. Perubahan-perubahan baik struktur maupun genetis dalam waktu yang sangat lama,
sehingga bentuknya jauh menyimpang dari struktur aslinya dan akhirnya menghasilkan
berbagai macam spesies yang ada [Link] tumbuhan dan hewan yang ada sekarang
bukanlah makhluk hidup yang pertamakali berada di bumi, tetapi berasal dari makhluk hidup
di masa lampau.
Variasi adalah segala macam perbedaan yang terdapat antar individu dalam satu [Link]
ini dapat terjadi karena pengaruh berbagai faktor seperti suhu, tanah, makanan, dan
[Link] karena itu adanya variasi merupakan bahan dasar terjadinya evolusi yang menuju
ke arah terbentuknya spesies [Link] halnya dengan kucing yang memiliki banyak spesies
yang merupakan bentuk dari variasi.
Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler didunia. Kucing yang garis
keturunannya tercatat secara resmi sebagaikucing trah atau galur murni (pure breed), seperti
persia, siam, manx, [Link] seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan
hewan [Link] kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya
adalahkucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing [Link]
dipercaya sebagai nenek moyang kucing, selain nenek moyanganjing dan [Link]
liar yang memiliki rupa mirip musang ini hiduppada masa Eosen sekitar 50 juta tahun
[Link] mengalami evolusimenjadi berbagai keturunan [Link] perkembangan
evolusi keluargakucing terbagi dalam tiga kelompok, yaitu Panthera, Acinonyx, dan [Link]
adalah sejenis kucing kecil, salah satunya african wild cat (Felissylvestris) yang kemudian
berkembang menjadi kucing [Link] dari itu, makalah ini dibuat guna mengetahui nenek
moyang dari kucing dan bagaimana kedekatannya dengan spesies lainnya dari kucing.
B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah pada malakah ini adalah :
1. Bagaimana organisme yang dianggap nenek moyang dari kucing?
2. Bagaimanana sejarah domestikasi dari kucing?
3. Sebutkan taksonomi hubungan kekerabatan antara spesies kucing?
C. Manfaat
Manfaat penulisan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui bagaimana organisme yang dianggap nenek moyang dari
kucing.
2. Untuk mengetahui sejarah domestikasi kucing.
3. Untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara spesies spesies kucing.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Sejarah Evolusi Kucing
Evolusi adalah proses perubahan makhluk hidup secara perlahan dalam jangka waktu yang
sangat lama. Perubahan itu akan menciptakan spesies baru yang berbeda dari sebelumnya.
Menurut teori evolusi, makhluk hidup yang sekarang berbeda dengan makhluk hidup jaman
dahulu. Nenek moyang makhluk hidup sekarang yang bentuk dan strukturnya (mungkin)
berbeda mengalami perubahan-perubahan baik struktur maupun genetis dalam waktu yang
sangat lama, sehingga bentuknya jauh menyimpang dari struktur aslinya dan akhirnya
menghasilkan berbagai macam spesies yang ada sekarang.
Kucing, dalam bahasa latinnya Felis silvestrisatau Felis catus, adalah sejenis karnivora. Kata
"kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk
kepada "kucing besar" seperti singa, harimau, dan macan. Kucing telah berbaur dengan
kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus.
Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau
hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen.
Gambar 1. Kucing yang dijadikan mumi
Tak seorang pun tahu kapan kucing ini mulai bercokol di [Link], peneliti dunia masa silam
percaya, nenek moyang kucing adalah [Link] liar yang sosoknya mirip musang yang
hidup pada masa Eocene, kirakira 50.000.000 tahun [Link] adalah seekor binatang
Miacid yang mirip dengan [Link] percaya bahwa kucing, anjing dan beruang, dan
banyak keturunan miacis adalah semua keturunan dari [Link] adalah salah satu yang
diketahui paling terbaik [Link] adalah karnivora mamalia awal. Seperti banyak
karnivora awal lainnya, Miacis sangat cepat beradaptasi dan tulang dan sendinya sama dengan
karnivora modern. Miacis mungkin predator lincah yang memburu binatang kecil, seperti
mamalia kecil, reptil, dan burung, dan mungkin memakan dan buah-buahan, membuat Miacis
omnivora. Walaupun Miacis sama sekali punah 63 juta tahun tahun yang lalu, fosil mereka
masih ditemukan di Eropa, dan Amerika Utara (Irsyadam,____)
Gambar 2. Fosil miacidae
Miacis diduga juga nenek moyang racoon. Bercakar lima, dan tentang ukuran seekor musang
weasel. Perlu diperhatikan bahwa Miacid ke keluarga Canidae sekitar 40 juta tahun yang
[Link], rubah, anjing hutan, serigala dan akhirnya anjing berkembang dari keluarga
Canidae. Paling penting sampai asal usul anjing canoid garis, memimpin dari dikirakira oleh
anjing hutan Mesocyon Oligocene (38 sampai 24 juta tahun yang lalu)seperti rubah Leptocyon
dan serigala seperti anjing Tomarctus yang menjelajahi Amerika Utara kirakira 10 juta tahun
yang lalu. Dari masa Tomarctus, karnivora yang seperti anjing sudah menyebar di seluruh
[Link] muncul sekitar 20 juta tahun lalu di bangsa Oligocene dan mirip anjing
[Link] kaki kelimanya menunjukkan tanda kekurangan (tanda perkembangan
dewclaw).Walaupun musang menyerupai seekor kucing lebih dari seekor anjing seharusnya
menjadi kemiripan hidup Cynodictis. Bulan Agustus 2008 tim peneliti kandungan minyak
Venezuela berhasil menemukan fosil kucing raksasa bertaring tajam di wilayah tenggara
Caracas. Ini merupakan temuan paling penting di Amerika Selatan selama kurun waktu 60
tahun, ujar paleontologis dari Institut Sains Venezuela Ascanio Rincon (Irsyadam, _____).
Kucing yang sedang berkelahi menegakkan rambut tubuh dan melengkungkan punggung agar
mereka tampak lebih besar. Serangan biasanya terdiri dari tamparan di bagian wajah dan tubuh
dengan kaki depan yang kadang disertai gigitan. Luka serius pada kucing akibat perkelahian
jarang terjadi karena pihak yang kalah biasanya akan lari setelah mengalami beberapa luka di
wajah. Jantan yang aktif biasanya sering terlibat banyak perkelahian sepanjang hidupnya. Hal
ini tampak pada berbagai luka dibagian wajah, seperti hidung atau telinga. Kucing betina
kadang juga terlibat perkelahian untuk melindungi anak-anaknya bahkan kucing steril pun akan
mempertahankan daerah kecilnya dengan gigih. Melihat dari perilaku kucing yang ada saat ini,
kucing liar yang merupakan nenek moyang kucing peliharaan diperkiraan berevolusi pada
iklim gurun. Kucing senang dengan suasana hangat dan sering tidur di bawah hangatnya sinar
matahari. Kotorannya biasanya kering dan kucing lebih sukamenguburnya di tempat
[Link] dapat mematung, tidak bergerak cukup lama terutama ketika sedang mengintai
mangsa atau bersiap untuk menerkam. Di Afrika Utara masih ditemukan kucing liaryang
mungkin berkerabat dekat dengan nenek moyang kucing peliharaan saat ini. Karena memiliki
kekerabatan yang dekat dengan binatang gurun, ketahanan kucing terhadap panas dan
dinginnya iklim daerah subtropis agak terbatas. Kucing tidak tahan terhadap kabut, hujan, dan
salju, meskipun ada beberapa jenis seperti Norwegian Forest Cat dan Maine Coon yang mampu
bertahan; dan berusaha mempertahankan suhu tubuh normalnya, yaitu 39°C, dalam keadaan
basah. Kebanyakan kucing tidak suka berendam dalam air, kecuali jenis Turkish Van (Yunus,
2012).
Catatan paling awal tentang usaha domestikasi (penjinakan) kucing adalah sekitar tahun 4000
SM di Mesir, ketika kucing digunakan untuk menjaga toko bahan pangan dari serangan
[Link], baru-baru ini dalam sebuah makam di Shillourokambos, Siprus, bertahun 7500
SM, ditemukan kerangka kucing yang dikuburkan bersama [Link] tikus bukanlah
hewan asli Siprus, hal ini menunjukkan bahwa paling tidak pada saat itu, telah terjadi usaha
domestikasi kucing (Haryo, 2013).
Kerangka kucing yang ditemukan di Siprus ini mirip dengan spesies kucing liar yang
merupakan nenek moyang kucing rumahan saat [Link] pertama muncul dari kelompok
hewan yang dikenal sebagai miacoids sekitar 60 sampai 80 juta tahun lalu. Tentang ukuran
kucing domestik, 1 sampai 3 kg (2 sampai 7 lb), miacoids adalah arboreal (penghuni pohon)
dan telah mengembangkan carnassials (pemotongan gigi tajam) yang mereka gunakan untuk
memotong dan menghancurkan. Miacoids adalah nenek moyang harimau tertua yang tercatat
sampai saat ini (Haryo, 2013).
Gambar 2. Ilustrasi dari miacis
Harimau adalah anggota terbesar dari keluarga kucing dan dekat dengan kucing besar lainnya,
seperti leopard dan [Link] ahli berasumsi bahwa hewan inilah nenek moyang kucing
yang ada sekarang. Hal ini diperkuat dengan penelitian Bhak, seorang penemu sekuen gen baru
dari harimau, leopard salju dan singa, terhadap harimau berumur 9 tahun yang ada di Kebun
Binatang di Korea Selatan yang dibandingkan dengang kucing domestik dan ternyata hasil
penelitiannya menunjukkan bahwa kedua hewan tersebut memiliki 95.6% kesamaan gen
(Ghose, Tia dalam Wahyuni 2015).
Sekitar Sembilan juta tahun yang lalu, terbentuk garis Bay cat atau Bornean [Link]
lebih sedang. Kebanyakan berada di hutan [Link] pada sekitar 8.5 juta tahun yang lalu,
diperkirakan terbentuk garis keturunan kucing Caracal yang terdiri atas Kucing emas yang
merupakan hewan asli [Link] ini memiliki kaki dan telinga yang [Link] waktu
perkembangan kucing, pada delapan jutatahun yang lalu, terbentuk garis keturunan Ocelot.
Garis keturunan ini diperkirakan berada di Amerika Tengah dan Amerika Selatan, dimana
Ocelot memiliki 36 kromosom, sementara kucing lainnya memiliki 38 kromosom. Sekitar
tujuh juta tahun yang lalu, terbentuk garis keturunan kucing Lynx di Amerika [Link]
ekornya yang pendek, kucing Lynxmampu menyesuaikan diri dengan suhu di berbagai daerah
di [Link] garis keturunan kucing yang telah terbentuk kemudian menyebar ke daerah
baru. Seiring pertambahan usia dan kematanganseksual, pejantan kucing berpindah ke teritori
baru, seperti, dari Asi ke Afrika, dari ke Amerika kemudian ke Amerika Selatan. Penyebaran
kucing ini menyebabkan perkawinan antar garis keturunan yang berbeda dan menciptakan garis
keturunan [Link] ini ditandai dengan terbentuknya garis keturunan kucing Puma pada sekitar
6.5 juta tahun yang lalu. Kucing yang termasuk garis keturunan Puma adalah puma, citah dan
jaguar. Kemudian terbentuk pula garis keturunan Leopard pada sekitar 6 juta tahun yang
[Link] yang termasuk kelompok garis keturunan leopard adalah fishing cat, kucing
berkepala rata, dan kucing bertotol karat. Akhirnya, sekitar tiga miliar tahun yang lalu, garis
keturunan kucing domestik [Link] dianggap jenis kucing yang menjadi pendahulu
pembentuk garis keturunan ini adalah kucing liar, kucing pasir, kucing berkaki hitam dan
kucing [Link] sepuluh ribu tahun yanglalu, kucing mulai mengalami domestikasi
menjadi kucing yang lebih jinak dan familiar seperti yang ada di sekitar kita (Churc, Glen
dalam Wahyuni, 2015).
Gambar [Link] kekerabatan kucing
Peneliti sebelumnya beranggapan bahwa orang Mesirlah yang pertama memelihara kucing,
yaitu sejak 3.600 tahun yang lalu, dimanakucing dianggap sebagai dewa oleh rakyat [Link]
tahun 2004, Jean dari National Museum of Natural History in Paris melaporkan bahwa,
ditemukan bukti adanya kuburan manusia dan disampingnya terdapat kuburan kucing yang
dibaringkan searah dengannya. Fosil tersebut diperkirakan berumur 9.500 tahun. Hal ini
mengungkapkan bahwa telah ada kedekatan antara manusia dan kucing sejak 10.000 tahun
yang lalu (Driscoll dkk, dalam Wahyuni, 2015).
Menurut Fiona Marshall, seorang profesor Anthropologi di Washington University, bukti
dimulainya hubungan antara kucing dan manusia mulai terlihat jelas ketika agrikultur di China
semakin berkembang. Sekitar 5.560 sampai 5.280 tahun yang lalu, di Sanghai, ibukota China,
agrikultur menjadi hal yang paling diminati. Hasil pertanian cukup melimpah dan berlebih.
Sehingga banyak penduduk yang menyimpan hasil pertaniannya di dalam keramik. Masalah
yang kemudian dihadapi adalah tikus. Tikus memakan gandum dan beras yang disimpan. Hal
ini dapat diketahui melalui fosil dari tikus yang ditemukan oleh arkeolog tersebut. Dimana,
pada fosil gigi tikus, terdapat kandungan gabah, artinya tikus-tikus tersebut telah mengonsumsi
gandum atau padi tersebut. Ditempat yang sama, ditemukan pula 8 fosil gigi kucing.
Berdasarkan hasil pemeriksaan isotop pada gigi kucing diketahui bahwa, kucing tersebut telah
memakan hama petani tersebut. Sejak saat itu diasumsikan hubungan antara manusia dan
kucing semakin dekat (Everding, Gerry dalam Wahyuni 2015).
Banyak ahli Percaya bahwa varietas kucing rumahan yang ada sekarang berasal dari satu jenis
kucing liar, yaitu Felis silvestris. Tapi haltersebut masih diragukan. Sehingga, pada tahun 2000,
Driscoll, mengumpulkan sekitar 979 DNA dari kucing liar dan kucing domestic dari Afrika,
Azerbaijan, Kazakhstan, Mongolia dan Timur Tengah. Karena kucing liar tipe hewan yang
cenderung punya dan mempertahankan daerah territorial,dia memperkirakan bahwa DNA
kucing liar cenderung stabil dari waktu ke waktu. Diperkirakan pula bahwa, semua kucing
domestik yang adamerupakan hasil evolusi dari salah satu populasi kucing liar, sehingga bukti
domestikasi kucing dapat dibangun. Ternyata berdasarkan hasilanalisis genetika, menunjukkan
bahwa DNA dari semua kucing sangat mirip dan ternyata setelah dikelompokkan, kebanyakan
kucing yang berada digrup yang sama, berasal dari daerah yang sama. Berdasarkan penelitian
ini terungkaplah bahwa terdapat lima kelas genetik dari kucing liar, yaitu Felis silvestris
silvestris di Eropa, Felis silvestris bieti di China, Felis silvestris ornate di Asia Tengah dan
Felis silvestris cafra di Asia tenggara. Ditemukan pula subspecies dari kucing liar di Timur
Tengah yaitu Felis silvestris lybica. Diantara semua jenis kucing liar yang telah dikelompokkan
tadi, jenis Felis silveris lybicalah yang paling jinak. Sehingga Driscoll menarik kesimpulan
bahwa jenis Felis silvestris lybica telahlebih dulu mengalami [Link], dapat
ditarik asumsi bahwa jenis Felis silvestris lybica menjadi pendahulu kucing domestik yang ada
sekarang (Driscoll, dalam Wahyuni, 2015).
B. Domestikasi Kucing
Gambar 4. Simbol pada dinding makam yang menandakan orang mezir menghormati kucing,
dan Sebuah topeng perunggu digunakan dalam pemakaman mumi kucing di Mesir kuno.
Catatan paling awal tentang usaha domestikasi kucing adalahsekitar tahun 4000 SM di Mesir,
ketika kucing digunakan untukmenjaga toko bahan pangan dari serangan [Link], baru-
baruini dalam sebuah makam di Shillourokambos, Siprus,bertahun 7500 SM, ditemukan
kerangka kucing yang dikuburkanbersama [Link] tikus bukanlah hewan asli Siprus,
halini menunjukkan bahwa paling tidak pada saat itu, telah terjadiusaha domestikasi
[Link] kucing yang ditemukan di Siprus ini mirip dengan spesies kucing liar yang
merupakan nenek moyang kucing rumahan saat ini.
Pada tahun 1800an ditemukan suatu kuburan atau tepatnya "situs" berisikan 300.000 mumi
kucing dalam keadaan masih utuh, yang menandakan dahulu kucing memang suatu hewanyang
spesial. Orang Mesir kuno menganggap kucing sebagai penjelmaan Dewi Bast, juga dikenal
sebagai Bastet atau Thet. Hukuman untuk membunuh kucing adalah mati, dan jika ada kucing
yang mati kadang dimumikan seperti halnya manusia. Pada abad pertengahan, kucing sering
dianggap berasosiasi dengan penyihirdan sering dibunuh dengan dibakar atau dilempar dari
tempat tinggi. Beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa takhyul seperti inilah
yangmenyebabkan wabah Black Death menyebar dengan [Link] Death diperkirakan
merupakan sebuah wabah penyakit pes di Eropa pada abad [Link] penyebaran wabah
ini menyebabkan banyak orang waktu itu percaya bahwa setanlah yang menyebabkan penyakit
tersebut. Pernyataan Paus menyebutkan bahwa kucing yang berkeliaran dengan bebas telah
bersekutu dengan setan. Karena pernyataan ini, banyak kucing dibunuh di Eropa pada saat itu.
Penurunan jumlah populasi kucing menyebabkan meningkatnya jumlah tikus, hewan pembawa
penyakit pes yang sesungguhnya (Haryo, 2013).
C. Klasifikasi kucing (felidae)
Kemiripan bentuk fisik anggota Felidae menyebabkan pada masa lalu anggota-anggotanya
dikelompokkan pada satu marga (Felis) atau dua marga saja (Felis, kucing kecil, dan Panthera,
kucing besar). Kajian filogeni dengan menggunakan bantuan teknik molekular menunjukkan
bahwa variasi di dalam anggota Felidae cukup besar, sehingga klasifikasi berikut yang
sekarang mulai dianut oleh para peminat zoologi. Ada 37 spesies Felidae yang diketahui di
dunia saat ini. Moyang Felidae diduga berasal dari daratan Asia danmenyebar ke benua lainnya
lewat jembatan darat (Vella, Carolyn
et al. 2002. Robinson's Genetics for Cat Breeders and Veterinarians, 4th ed. Oxford:
Butterworh Heinemann ISBN 0750640693 dalam wikipedia Felidae).
Gambar 5. Pohon filogenetik kucing
Klasifikasi ilmiah
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Class : Mammalia
Ordo : Carnivora
Subordo : Feliformia
Famili : Felidae
Subfamili : Felinae
Genus Felis
Kucing liar, Felis silvestris
Kucing gurun atau Kucing liar Afrika, Felis silvestris lybica
Kucing peliharaan, Felis silvestris catus
Kucing pasir, Felis margarita Kucing hutan, Felis chaus
Kucing berkaki hitam, Felis nigripes Kucing Gunung Cina, Felis bieti
Genus Otocolobus
Kucing Pallas, Otocolobus manul
Genus Catopuma
Kucing emas Asia, Catopuma temminckii
Kucing merah, Catopuma badia (syn. Felis badia)
Genus Profelis
Kucing emas afrika, Profelis aurata
Genus Prionailurus (kucing hutan)
Kucing hutan "meong congkok", Prionailurus bengalensis (syn. Felis bengalensis)
Kucing bakau, Prionailurus viverrinus (syn. Felis viverrinus)
Kucing kepala datar, Prionailurus planiceps
Kucing totol, Prionailurus rubiginosus
Genus Lynx
Eurasian Lynx, Lynx lynx Spanish Lynx, Lynx pardinus
Canadian Lynx, Lynx canadensis Bobcat, Lynx rufus
Genus Caracal
Karakal, Caracal caracal
Genus Leptailurus
Serval, Leptailurus serval
Genus Leopardus
Ocelot, Leopardus pardalis, Margay, Leopardus wiedii
Kucing berpola titik kecil, Leopardus tigrinus
Kucing andes, Leopardus jacobita Colocolo, Leopardus colocolo
Kucing pampa, Leopardus pajeros Kodkod, Leopardus guigna
Geoffroy's Cat, Leopardus geoffroyi
Kucing pantanal Leopardus braccatus
Genus Pardofelis
Kucing batu, Pardofelis marmorata (syn. Felis marmorata)
Genus Puma
Puma, Puma concolor
Jaguarundi, Puma yaguarondi
Subfamilia Pantherinae
Genus Neofelis
Macan dahan, Neofelis nebulosa Macan dahan sunda, Neofelis diardii
Genus Uncia
Macan Tutul Salju, Uncia uncia
Genus Panthera
Singa, Panthera leo Harimau, Panthera tigris
Macan Tutul, Panthera pardus Jaguar, Panthera onca
Subfamily Acinonychinae
Genus Acinonyx
Cheetah, Acinonyx jubatus
Tak hanya itu, dari hasil kawin antara kucing menghasilkan beberapa kucing peliharaan. Sejauh
ini ada beberapa jenis ras kucing di dunia, yaitu; Abyssinian, American Shorthair, American
Wirehair, Angora, Balinese, birman, bombay, British Shorthair, burmese, Colourpoint
(Himalayan), Cymric (Longhaired Manx), Egyptian Mau, Exotic Shorthair, Havana Brown,
Japanese Bobtail, javanese, korat, Maine Coon, manx, Norwegian Forest Cat, Oriental
Shorthair, Peke-faced Persian, Persia (Longhair), ragdoll, rex, russian blue, Scottish Fold,
siamese, Singapura, Snowshoe, somali, Sphynx, Tonkinese, Turkish ( [Link]
/eColls/ eThesisdoc/ Bab2/ 2012 - 2 - 01888- DS % 20 Bab [Link] )
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari makalah ini adalah;
1. Organisme yang dianggap nenek moyang dari kucing adalah miacis yang
memiliki sifat karnifora. Miacis adalah binatang liar yang sosoknya mirip musang yang
hidup pada masa Eocene.
2. Sejarah domestikasi dari kucing diyakini dimulai pada zaman mesir kuno yang
menggunakan kucing sebagai penjaga toko dan hasil panen serta diyakini sebagai
perwujudan dari dewaa.
3. Taksonomi hubungan kekerabatan antara spesies kucing terdiri dari 3 sub
familia yakni pantera, acinomyx serta felis yang memiliki banyak genus.
B. Saran
Disarankan pembaca dan penulis agar bisa mengetahui lagi bagaimana mekanisme evolusi dari
kucing (tubuhnya) dan juga mengenai ras kucing.
Daftar Pustaka
Irsyadam, Muhammad. Sejarah Kucing. https:// irsyadam. [Link] /sejarahkucing/
diakses pada tanggal 11 desember 2015.