Anda di halaman 1dari 2

AMNIOTOMI

No. Dokumen :
No Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPT. PUSKESMAS Rita Rosita Dewi Pamuncak
PONDOK BENDA NIP 196111281983022003
1. Pengertian Amniotomi adalah tindakan mengeluarkan air ketuban dengan cara
memecah kulit ketuban
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melaksanakan tindakan
amniotomi agar mempercepat proses persalinan dan merangsang kontraksi uterus.

3. Kebijakan 1. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Pondok Benda Nomor: 441 /092 –SK-
UKP/2017 tentang Sasaran – sasaran Keselamatan Pasien Puskesmas
Pondok Benda.
2. Amniotomi dilakukan sesuai dengan indikasi atau instruksi SPOG.

4. Referensi Buku Pedoman Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan dasar dan rujukan
2013, Pelatihan APN 2012.
5. Alat dan Bahan 1. 1/2 kocher
2. Kapas DTT
3. Sarung Tangan
4. Bengkok
5. Alas bokong
6. Larutan klorin 0,5%
6. Langkah-langkah 1. Informasikan tentang tindakan yang akan dilakukan.
2. Penolong menggunakan APD
3. Vulva hygiene
4. Lakukan pemeriksaan dalam dan pastikan pembukaaan serta tidak adanya
bagian kecil janin/tali pusat
5. Tangan kiri mendekatkan bengkok kedepan vulva
6. Ambil ½ kocher dan wadah DTT dengan tangan kiri
7. Masukkan ½ kocher yang dipegang tangan kiri dituntun oleh tangan kanan
dengan bagian tajam menghadap ke jari pemeriksa hingga bisa merasakan
atau menyentuh selaput ketuban
8. Saat his berkurang kekuatannya,gerakkan ujung jari tangan kanan menuntut
ujung ½ kocher menggores selaput ketuban 1-2 cm hingga ketuban pecah
9. Keluarkan ½ kocher dari vagina dengan tangan kiri, masukkan ke dalam
larutan klorin 0,5% selama 10 menit
10. Pertahankan jari tangan kanan dalam vagina untuk melebarkan robekan
selaput ketuban, merasakan penurunan kepala janin dan untuk memastikan
tidak teraba bagian kecil janin atau tali pusat menumbung Keluarkan tangan
kanan dan perhatikan warna serta jumlah air ketuban
11. Cuci sarung tangan dan rendam dalam larutan klorin 0,5% dalam keadaan
terbalik
12. Periksa DJJ.

7. Bagan Alir -
8.Hal-hal Yang Perlu Amniotomi dilakukan bila ada indikasi dan sesuai dengan prosedur
Diperhatikan
9.Unit Terkait Ruang Bersalin
10.Dokumen Terkait Resume medis, Buku Persalinan
11.Rekaman Histori Tanggal Mulai
No Yang dirubah Perubahan
Perubahan Diberlakukan