Anda di halaman 1dari 2

Tugas Kelompok ke-4

Week 10

Sumber: Lawrence J. Gitman, Chad J. Zutter (2012) Principles of Managerial Finance. Pearson.
Global Edition. 13th Edition.

Essay:
1. Jelaskan tentang bagaimana mekanisme utang bisa menjadi pengungkit (leverage) dalam
Perusahaan?
2. Jelaskan tentang Multi-National Companies?
3. Jelaskan tentang risiko yang dihadapi oleh Multi-National Companies dan cara mengatasinya?
4. Jelaskan metode untuk inventory management yang biasa digunakan oleh Perusahaan.

Kasus:
1. PT DEF adalah retail perdagangan. Saat ini perusahaan memiliki total modal sebesar Rp 50
miliar. Struktur modal perusahaan saat ini:

 Debt Tn. A (bunga 7.5%) dengan jumlah 17.5 miliar


 Debt Tn. B (bunga 10%) dengan jumlah 20 miliar
 Debt Tn. C (bunga 15%) dengan jumlah 12,5 miliar
Berdasarkan data diatas, hitunglah WACC perusahaan tersebut. Jika bunga pinjaman adalah
sebesar 12%, apakah dana yang dijadikan modal proyek tersebut sudah efisien?

2. Sebuah Perusahaan menjual produknya dengan harga 25 per unit. Variable cost 15 per unit
dan biaya tetap sebesar 500,000.
Hitunglah:
 BEP dalam unit
 BEP dalam harga

Jawaban :

1. -Mahadwartha (2002) melakukan penelitian mengenai Interpedensi antara kebijakan leverage


dengan kebijakan dividen : perspektif teori keagenan. Hasilnya menunjukkan bahwa kebijakan
leverage berhubungan positif dengan kebijakan dividen semakin besar dividen maka akan
semakin besar leverage demikian juga sebaliknya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan empiris pengaruh variabel teori keagenan dalam interdependensi hubungan

FINC6046 - Financial Management


kebijakan leverage dengan kebijakan dividen di negara berkembang khususnya Indonesia dengan
negara maju.
- Penelitian Isnugroho (2004) menganalisis pengaruh pajak terhadap kebijakan leverage
perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan tarif pajak tidak signifikan secara
statisitik untuk menunjukkan perbedaan dampak/pengaruh pajak terhadap kebijakan leverage
perusahaan, jadi terdapat hubungan positif antara pajak dengan leverage. Berkaitan dengan
faktor – faktor lain yang turut diuji, maka faktor pajak secara relatif berpengaruh terhadap
leverage meskipun tidak menentukan.
- Siregar (2005) meneliti tentang hubungan antara dividen, leverage keuangan dan investasi.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dividen berpengaruh positif terhadap leverage
keuangan. Penelitian ini juga menunjukkan secara empiris bahwa terhadap hubungan sebaliknya
yaitu leverage keuangan berpengaruh positif terhadap dividen. Hasil empiris riset ini juga
menunjukkan bahwa leverage keuangan mempengaruhi investasi secara positif dan begitu pula
sebaliknya
SUMBER : http://eprints.uny.ac.id/7989/2/bab%202%20-%2006408141033.pdf

2. Pengertian MNC secara sederhana adalah suatu perusahaan yang beroperasi di dua
negara atau lebih. Dengan kata lain, MNC ini bisa memiliki pusat di satu negara,
sementara cabangnya bisa berada di negara-negara lain di dunia. Perlu digarisbawahi
bahwa MNC harus memiliki usaha/ cabang yang operasinya berlangsung di negara lain.

Suatu perusahaan menjadi perusahaan multinasional tentu karena memiliki tujuan


tertentu. Secara umum, tujuan utama tentu karena pertimbangan adanya potensi
keuntungan yang lebih tinggi dengan mendirikan produksi dan kegiatannya di luar
negeri. Sebab, semakin luas kegiatan dan pasar, potensi keuntungan yang bisa
diperoleh bisa semakin tinggi pula.
SUMBER : https://portal-ilmu.com/multinational-corporation/

KASUS 2 :

BEP Unit = (Biaya Tetap) / (Harga per unit – Biaya Variable per Unit)
= 500.000/ (25- 15) = 50.000

BEP HARGA = Biaya Tetap / (1 – (Biaya variable/harga per unit))


= 500.000 / (1 – (15/25)) = 1.250.000

FINC6046 - Financial Management