Anda di halaman 1dari 2

KELOMPOK EKONOMI

KOPERASI dan PENGELOLAANNYA

Kelompok 1 :

1) Jefry Fernando S. [13]

2) Marcelia Takca S. [17]

3) Micho Decholandany [20]

4) Rahmatullah [28]

5) Siti Mariyam [33]

6) Stiven Ediar [34]

7) Wahyuli Setia N. [35]

1. Sejarah Perkembangan Koperasi


Koperasi pertama kali di Kota Rochdale, Inggris, pada tahun 1844.
Koperasi muncul pada masa perkembangan kapitalisme sebagai akibat
Revolusi Industri. Pada awalnya koperasi Rochdale hanya menyediakan
barang-barang konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari. Pada
perkembangannya modal koperasi ini semakin bertambah sehingga mulai
memproduksi barang sendiri yang akan dijual di koperasi. Tahun 1851,
koperasi Rochdale mendirikan pabrik dan perumahan bagi anggota
koperasi yang tidak memiliki rumah. Tahun 1852 jumlah koperasi di
Inggris berkembang menjadi 100 unit, kemudian berkembang juga di luar
Inggris seperti di Perancis. Perancis mengganti peralatan produksi
dengan mesin-mesin modern. Hal tersebut dilakukan untuk menghadapi
Revolusi Industri di Inggris, akibatnya jumlah pengangguran di Inggris
bertambah. Selain Inggris dan Perancis, koperasi berkembang di Jerman
dan Denmark.

Koperasi di Indonesia berawal di Purwokerto tahun 1896. Pamong


praja bernama R. Aria Wiriaatmadja mendirikan sebuah bank yang
diberikan nama De Poerwokertosche Hulph-En Spear Bank untuk
menolong para priayi atau pegawai pribumi yang terjerat utang rentenir.
Setelah Indonesia merdeka, koperasi di Indonesia berkembang pesat
dengan dukungan dari pemerintah, terutama Drs. Moh. Hatta selaku
Wakil Presiden Republik. Tahun 1946 Jawatan Koperasi mencatat sekitar
2.500 unit koperasi sudah didirikan di seluruh Indonesia. Berkat jasa
tersebut Drs. Moh. Hatta dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

2. Pengertian
Istilah koperasi (cooperative) berasal dari kata co-operation, artinya
kerja sama. Kooperasi berkaitan