Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS SENSITIVITAS PERMINTAAN

(Elastisitas)

Elastisitas = Persentase perubahan variabel “dependent” akibat 1% perubahan


variabel independent.
Bila y =  (x)
Maka elastisitas = dy/dx x x/y
dy/y / dx/x
%y / %x

Elastisitas titik (point elasticity) :


Elastisitas pada titik tertentu pada suatu fungsi.
Contoh :
P

dQ xP
*

dP Q*
P*

0 Q
q*
Elastisitas busur (arc elasticity) :
Elastisitas pada suatu kisaran dari suatu fungsi.

P1

P2

0 Q
q1 q2

 q 1 - q 2  /   q 1  q 2  / 2
Elastisitas =
 P1 - P2  /   P1  P2  / 2

33
q / (q 1  q 2 )
=
P/(P1  P2 )

q 
x P2  P1

=
P q2  q1 

Elastisitas Permintaan terhadap Harga

Perubahan kualitas demand akibat perubahan harga, variabel lain tetap konstan
(tidak berubah).
Contoh :
Q = 6.600 – 5.000 P + 3.500 PV + 40 I + 100 A
Pada PV = 2, I = 3500, A = 20.000, maka :
Q = 35.000 – 5.000 P
Pada saat P = 5 maka q = 10.000
dq x p
ED = dP q

= - 5000 x 5
10.000 = -2,5
Pada saat P = 6 maka q = 5.000
dq x p
ED = dP q

= - 5000 x 5
10.000 = -6

Enterpretasi :
ED = -2,5, artinya 1% kenaikan harga dari harga awal P = 5, membuat permintaan
berkurang 2,5 %
ED = -6, artinya 1% kenaikan harga dari harga awal P = 6 membuat permintaan
berkurang 6%.

Elastisitas Busur

dq (P2  P1 )
E = x q1  q 2 )
dP
(6  5)
= -5.000 x (5.000  10.000)

34
= -3,67
Artinya 1% kenaikan harga pada kisaran P = 5 hingga P = 6, maka permintaan
berkurang 3,67 %

Contoh 2 :
Pengeluaran iklan naik dari $ 20.000 menjadi $ 50.000. Pada pengeluaran iklan
$ 20.000 demand sebesar 10.000 unit. Kenaikan iklan sebesar $ 30.000 ini membuat
demand menjadi 40.000 unit. Berapakah elastisitas busurnya ?

Jawab :
Elastisitas permintaan akibat perubahan iklan (E) :

EA =
(q x (A 1  A 2
A) (Q1  Q 2 )

= 30.000 x 50.000  20.000)


30.000 (40.000  10.000)
= 1,4
Artinya : 1% perubahan pengeluaran iklan pada kisaran $ 20.000 - $ 50.000 membuat
permintaan naik sebesar 1,4 %

Ukuran/Besaran Elastisitas
(1) /E/ > 1,0  Elastis
(2) /E/ = 1,0  Unitary Elastis
(3) /E/ < 1,0  tidak elastis
(4) /E/ = 0  tidak Elastis Sempurna
(5) /E/ = -  Elastis Sempurna

P D

dq = 0
Tidak elastis Sempurna

0 Q

35
P

dP = 0
Elastis Sempurna
D

Hubungan Elastisitas dan Total Penerimaan Dalam Kebijakan Harga

Permintaan
Artinya Jika harga naik Jika harga turun
Elastisitas
ED > 1,0 %Q > %P Revenue Turun Renevue Naik
ED = 1,0 %Q > %P Revenue Tetap Renevue Tetap
ED > 1,0 %Q > %P Revenue Naik Renevue Turun

Elastisitas Silang
Perubahan permintaan barang 1% akibat perubahan harga barang lain P2.

dq 1 x dP2
ED = dP2 q1
Apabila : ED > 0  kedua barang saling substitusi
ED = 0  kedua barang bebas berhubungan (Komplemen)
ED < D  kedua barang saling komplemen.

Elastisitas Pendapatan
Persentase perubahan permintaan akibat 1 % perubahan pendapatan.
dQ x I
EI = dI Q
- Untuk barang interior : permintaannya turun bila pendapatan naik (EI < 0)
- Untuk barang normal/superior; permintaannya naik bila pendapatan naik (EI > 0)
- Untuk barang kountersiklus : permintaannya turun pada saat kenaikan pendapatan
dan naik saat pendapatan turun.
- Untuk barang non-siklus : relatif tidak berubah karena pendapatan.

36
- Untuk barang normal siklus : permintaannya sangat dipengaruhi oleh perubahan
pendapatan.

Pekerjaan Rumah
1. Permintaan komputer PC dapat digambarkan dengan elastisitas berikut : Elastisitas
harga = -5, elastisitas silang terhadap software = -4, elastisitas pendapatan = 2,5.
Bahas dan terangkan pendapat berikut (benar atau salah dan bagaimana / apa
alasannya) :
(a) Jika harga PC turun maka lebih baik permintaan komputer maupun pendapatan
took komputer akan naik.
(b) Elastisitas silang mengindikasikan 5% penurunan harga komputer,
mengakibatkan 20% peningkatan permintaan software.
(c) Permintaan komputer PC elastis terhadap harga dan merupakan barang normal
siklus.
(d) Penurunan harga software akan meningkatkan penjualan toko komputer dan
software.
(e) Kejatuhan harga PC sebesar 2% akan cukup untuk mengkompensasi penurunan
1% pendapatan.
2. Suatu perusahaan dengan fungsi sales (penjualan) adalah sebagai berikut :
Q = 1500 – 200 P
Dimana : Q = Penjualan (sales)
P = Harga
(a) Berapa produk dapat dijual jika P = 4,5 ?
(b) Berapa harga yang harus ditetapkan bila Q yang akan dijual mencapai 900 unit ?
(c) Pada harga berapa, penjualan = 0 ?
(d) Berapa elastisitas titik (point) pada P = 0 ?
3. Perusahaan karpet di Bondongan, Bogor menjual karpet produknya sebanyak 15 juta
unit pada tingkat harga Rp. 700.000 per unit. Perusahaan ini memahami bahwa
permintaan karpetnya sangat tergantung pada pendapatan. Pendapatan perkapita
tahun ini diharapkan meningkat dari Rp. 3 juta menjadi Rp. 5 juta. Tanpa perubahan
harga, perusahaan ini mengharapkan karpetnya dapat terjual 20 juta unit.
(a) Hitunglah berapa seharusnya elastisitas pendapatan.

37
(b) Manajer perusahaan berpendapat bahwa penjualan 15 juta unit dapat
dipertahankan meskipun harga naik menjadi Rp 750.000 per unit. Jika demikian,
berapa elastisitas harganya ?

4. Penjualan perusahaan garment A turun dari 10.000 menjadi 4.800 unit pada harga
Rp. 14.000. pada saat yang sama kompetitornya menawarkan garment yang sama
dengan harga Rp. 5.200, turun dari harga sebelumnya Rp. 13.000,-
(a) Hitung elastisitas silang (busur) untuk produk garment A.
(b) Jika harga garment A oleh perusahaan ini diturunkan dari Rp.14.000 menjadi
Rp. 13.000, hitung elastisitas harganya.

38