Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir BBLR
Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir BBLR
Disusun Oleh:
BATAM
TA. 2020-2021
LAPORAN KASUS
ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR PADA BAYI NY.P
2 JAM PERTAMA DI PMB VERONIKA SINAGA, SST
BATU BESAR, KOTA BATAM
2021
Disusun Oleh:
BATAM
TA. 2020-2021
LEMBAR PERSETUJUAN
Laporan Praktik Klinik Kebidanan I pada Bayi Ny.P P3A0 Usia 2 Jam Pertama di
PMB Veronika Sinaga, SST telah disetujui oleh Pembimbing Institusi dan
Pembimbing Lahan.
Mengetahui,
Ketua Program Studi D-III Kebidanan
STIKes Awal Bros Batam
iii
KATA PENGANTAR
penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan studi kasus praktik klinik
ini dengan judul “Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Pada Bayi Ny.P 2 Jam
Pertama di PMB Veronika Sinaga, SST , Batu Besar” Laporan kasus ini
diajukan untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Praktik Klinik Asuhan
Kebidanan.
hambatan dari awal hingga akhir proses penyusunan ini. Namun, penulis banyak
sekali mendapatkan bantuan bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak, untuk
itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Prof. dr. Fadli Oenzil, PhD, SpGk Selaku Ketua STIkes Awal Bros
Batam
Bros
3. Ibu Indah Mastikana, SST, M.Kes Selaku Ketua Program Studi DIII
kebidanan
iv
6. Kedua Orang tua penulis, yang selalu memberikan dukungan dan doa
pembelajaran.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan kasus ini masih banyak
kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang
membangun dari semua pihak. Akhir kata penulis mohon maaf atas segala
kekurangan dalam laporan kasus ini. Semoga laporan kasus ini bermanfaat bagi
v
DAFTAR ISI
LEMBAR JUDUL......................................................................................... i
LEMBAR PERSETUJUAN.......................................................................... iii
KATA PENGANTAR................................................................................... iv
DAFTAR ISI................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang.............................................................................. 1
1.2. Tujuan........................................................................................... 2
1.3. Manfaat......................................................................................... 3
1.4. Waktu dan tempat penganbilan kasus........................................... 4
BAB II TINJAUAN TEORI
2.1. Definisi.......................................................................................... 5
2.2. Etiologi.......................................................................................... 5
2.3. Patofisiologi.................................................................................. 7
2.4. Tanda dan Gejala.......................................................................... 8
2.5. Diagnosa........................................................................................ 10
2.6. Penatalaksanaan............................................................................ 12
SOAP BBL........................................................................................... 16
BAB IV PENUTUP
4.1. Kesimpulan................................................................................... 22
4.2. Saran............................................................................................. 22
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
vi
vii
BAB I
PENDAHULUAN
yang di ukur melalui angka kematian bayi. Angka kematian bayi juga (AKB)
dan status kesehatan masyarakat. Angka kematian bayi sebagian besar adalah
kematian neonatal yang berkaitan dengan status kesehatan ibu saat hamil,
penyebab kematian bayi adalah BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah). Anemia,
paritas, umur ibu kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun dapat
mortalitas, morbilitas kesakitan dan kematian pada bayi. Bayi Berat Lahir
Rendah (kurang dari 2.500 gram) merupakan salah satu faktor utama yang
yaitu bayi yang lahir cukup bulan tetapi berat badanya kurang (Proverawati &
Ismawati, 2010)
2
kehamilan muda. Ibu hamil yang diduga berisiko, terutama faktor, faktor
janin dalam rahim, tanda-tanda bahaya dan perawatan diri selama kehamilan
agar mereka dapat menjaga kesehatannya dan janin yang dikandung dengan
baik (Pantiawati, 2010). Upaya lain yang dilakukan yaitu melakukan antenatal
care yang baik, segera konsultasi atau merujuk penderita bila terdapat
secara lengkap pada bayi Ny.P di PMB Veronika Sinaga, SST, Batu
Besar.
3
langsung pada Bayi Baru Lahir pada bayi Ny. P dengan usia 2 jam
pertama.
1.4.1. Sasaran
Sasaran asuhan adalah Bayi Ny. P dengan perawatan bayi baru lahir
secara langsung.
TINJAUAN TEORI
bahwa semua bayi baru lahir yang berat badan kurang atau sama dengan 2500
gram di sebut Low Birth Weight Infant (Bayi Berat Badan Lahir Rendah/BBLR),
karena morbiditas dan mortalitas neonatus tidak hanya tergantung pada berat
badannya tetapi juga pada tingkat kematangan (maturitas) bayi tersebut. Definisi
WHO tersebut dapat disimpulkan secara ringkas bahwa berat badan lahir rendah
adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari sama dengan 2500 gram
BBLR adalaha bayi baru lahir yang berat badannya saat lahir kurang dari
2500 gram (sampai dengan 2499) (sarwono 2008: 376). BBLR adalah bayi yang
lahir dengan <2500 gram tanpa memandang masa kehamilan yang di timbang 1
tunggal dijumpai seperti distensi yang berlebihan uterus, ketuban pecah dini,
atau trauma. Banyak kasus persalinan prematur sebagai akibat proses patogenik
kontraksi rahim dan perubahan serviks. Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) dapat
Usia ibu : usia <20 tahun dan usia > 35 tahun, serta multigravidarum
tidak sah.
Sebab lain : ibu yang perokok, ibu peminum alkohol, dan ibu pecandu
narkotika.
2.1.3. Faktor lingkungan : tempat tinggal daratan tinggi, radiasi dan zat-zat
Ketika hamil tubuh membuat lebih banyak darah untuk berbagi dengan
daripada ketika tidak hamil. Ketika tubuh membutuhkan lebih banyak zat besi
anemia ringan. Anemia yang lebih berat dapat meningkatkan reiko tinggi
anemia pada bayi, selain itu jika secara signifikan terjadi anemia dua trimester
pertama, maka berisiko lebih besar untuk memiliki bayi baru lahir
salah satu janin lebih kuat dari yang lainnya, sehingga janin yang mempunyai
terhambat sampai kematian janin dalam rahim. Dengan janin (bayi) yang relatif
nutrisi ke janin dapat terganggu atau berkurang. Oleh karena itu pengaruh
infeksi hati terhadap kehamilan dapat dalam bentuk keguguran atau persalinan
menjadi penyebab penting dari kelahiran mati dan kematian neonatal (Unicef,
2012)
dalam kandungan atau IUGR dan kelahiran mati. Hal ini disebabkan karena
masuk kejanin berkurang dari oksingen yang masuk kejanin berkurang (Dylan
Trotsek, 2017)
Bayi berat badan lahir amat sangat rendah/ekstrim rendah (bayi lahir
Bayi berat badan lahir sangat rendah (bayi lahir berat badan <1500
gram)
Bayi berat lahir cukup rendah (bayi berat badan 1501-2500 gram)
Bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) smail for gestasional age
pertumbuhan intrauterine.
(AGA). Bayi yang lahir sesuai dengan badan sesuai berat badan
Bayi besar masa kehamilan for gestasional age (LGA). Bayi yang
lahir sesuai dengan berat badan lebih besar untuk masa kehamilan
(Pudiastuti, 2011)
10
mengukur berat badan bayi dalam jangka 1 jam setelah lahir, dapat diketahui
(Podungge, 2020)
2.5.1. Anamnesis
Umur ibu
Aktifitas
Berat badan
2.5.3. Tanda bayi cukup bulan atau atau lebih bulan (bila bayi kecil
mata terbuka
2.6. Penatalaksanaan
dengan selimut bayi yang tebal, menidurkan bayi pada incubator dan
infeksi
Observasi KU baik bayi selama 3 hari, apabila tidak ada perubahan rujuk
bayi ke RS.
2.6.1. Puskesmas
Kain yang basah secepatnya diganti dengan kain kering dan hangat.
Beri oksingen
4:1
Antibiotika
meninggal.
pemberian
Apabila bayi belum ada refleks menghisap dan menelan harus dipasang
sonde fooding
Berat lahir 1750-2500 gram: Jika bayi sehat biarkan bayi menyusui
pada ibu semau bayi. Ingat bahwa bayi kecil lebih mudah merasa letih
dan malas minum, anjurkan bayi menyusi lebih sering (setiap 2 jam bila
perlu) dan Pantau pemberian minum dan kenaikan berat badan untuk
pemberian minum
Jika Bayi sakit: Bayi dengan berat 1750-2000 gram atau lebih dengan
apabila bayi minum per oral dan tidak memerlukan cairan IV, berikan
minum seperti pada bayi sehat, apabila bayi memerlukan cairan IV.
Mulai berikan minum peroral pada hari kedua atau segera setelah bayi
stabil. Anjurkan pemberian ASI apabila ibu ada dan bayi menunjukkan
bayi telah mendapat minum 160 ml/kg BB per hari tetapi masih tetap
Berikan bayi menyusui apabila keadaan bayi sudah stabil dan bayi
TINJAUAN KASUS
ASUHAN KEBIDANAN
Pada Bayi Ny “ P ” P 3 A0 Usia 2 Jam/ Hari
Dengan Nonatus Cukup Bulan dan Sehat
Di RS / Puskesmas / BPM Veronika Sinaga
SUBJEKTIF
1. Identitas/ Biodata
Nama Bayi : Bayi Ny. P
Tanggal/ Jam lahir : 07 Januari 2021 pukul 03.55 WIB
Jenis Kelamin :
Ibu Suami
Nama : Ny. P Tn. H
Umur : 36 Tahun 40 Tahun
Suku/ Bangsa : Melayu / Indonesia Melayu / Indonesia
Agama : Islam Islam
Pendidikan : SD SD
Pekerjaan : IRT Wiraswasta
Alamat : Kp. Melayu RT. 03, RW. 08, Batu Besar
No. Telp : 0812 6872 3094
2. Keluhan Utama
Ibu mengatakan bayinya dan dirinya dalam keadaan baik dan sehat dan ibu
tidak mengeluhkan sakit apapun hanya saja lemas dan mengantuk
18
3. Riwayat Kesehatan
a. Riwayat Kesehatan Ibu
Ibu mengatakan dirinya tidak sedang menderita penyakit menurun (diabeter,
hipertensi, dan hepatitis) dan tidak sedang mengidap penyakit menular
(HIV/AIDS)
Pola Eliminasi
BAK
- Warna : ibu mengatakan berwarna kuning bening
BAB
- Warna : ibu mengatakan berwarna kecoklatan dan
lunak
- Konsistensi : Lunak
Pola Istirahat
]ibu mengatakan ia tidur malam sekitar 7-8 jam kali dalam sehari dan jarang
tidur siang
OBJEKTIF
1. Keadaan Umum : Baik
Kesadaran : Compos Mentis
3. Pemeriksaan Fisik
Kulit : merah muda, terdapat vernic caeseosa, lanugo ada
20
Refleks :
- Moro : Baik
- Glabella : Baik
- Conjungtiva Mandibularis : Baik
- Rooting : Baik
- Sucking : Baik
- Swallowing : Baik
- Tonick Neck : Baik
- Palmar Graps : Baik
- Galant : Baik
- Babinsky : Baik
- Crossed Ektensor : Baik
- Crawling : Baik
- Stepping / Walking : Baik
21
4. Pemeriksaan Laboratorium :
Tidak dilakukan
Nilai
Nilai APGAR 0 1 2 Menit ke- Menit ke-
1 5
A : Appearence color Pucat Badan merah, Seluruh tubuh 2 2
(warna kulit) ekstremitas biru kemerah-
merahan
P : Pulse rate (heart 2 2
rate) (frekuensi Tidak ada Di bawah 100 Di atas 100
jantung)
G : Grimace (reaksi Tidak ada Sedikit gerakan Menangis, 2 2
terhadap mimik batuk/ bersin
rangsangan)
A : Activity (tonus Lumpuh Ekstremitas Gerakan aktif 2 2
otot) dalam fleksi
sedikit
R : Respiration (usaha Tidak ada Lemah, tidak Menangis kuat 2 2
nafas) teratur
JUMLAH 10 10
ANALISA
Bayi Ny. T umur 2 Jam dengan neonatus cukup bulan dan sesuai masa kehamilan
tidak ada kelainan dan dalam keadaan normal.
PENATALAKSANAAN
1) Memberitahu ibu hasil pemeriksaan bayinya sehat dan bugar, BB 3500 gr, PB
47 cm.
tali pusat dengan kassa steril serta mencegah hipotermi pada bayi dengan
22
membedong bayi. Bayi sudah dalam keadaan bersih, sudah dalam keadaan
bayi selama minimal 6 bulan tanpa makan tambahan dan menyusui bayinya
sesering mungkin kurang lebih setiap 2 jam dan mengajarkan ibu untuk
menyusu, sesak nafas, merintih, hipotermi, tali pusat berdarah dan berbau, dan
kejang serta menganjurkan ibu untuk kembali jika melihat keluhan tersebut
pada bayinya.
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Asuhan bayi baru lahir pada bayi Ny. T dengan jenis kelamin laki-
laki, BB 3500 gr, PB 47 cm, yaitu IMD dan pemberian ASI eksklusif,
perawatan bayi baru lahir dan pemberian Vit K sewaktu bayi lahir dan
bayi baru lahir, yaitu dari kunjungan 6 jam sampai 14 hari berlangsung baik
4.2. Saran
Bayi Baru Lahir agar terhindar dari masalah yang mungkin terjadi .
DIANA, S., MAIL, E., & RUFAIDA, Z. (2018). BUKU AJAR SUHAN
KEBIDANAN PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR. ثبثبثب.
Dylan Trotsek. (2017). bayi baru lahir. Journal of Chemical Information and
Modeling.
Jamil, siti nurhasiyah. (2017). Asuhn neonatus bayi dan balita. ASUHAN
KEBIDANAN PADA NEONATUS, BAYI, BALITA DAN ANAK PRA
SEKOLAH.
Kurniawan, A., Santamaria, E. K., Operario, D., Tarkang, E. E., Zotor, F. B.,
Cardoso, S. R. de S. N., … Volk, J. E. (2017). Asuhan Kebidanan Persalinan
dan Bayi Baru Lahir. BMC Public Health.
Mutmainnah, A. U., Johan, H., & Llyod, S. S. (2017). Asuhan Persalinan Normal
dan Bayi Baru Lahir. Andi.
Pantiawati, I. (2017). Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah. Bayi Dengan Berat
Lahir Rendah.
Proverawati, A., & Ismawati, C. (2010). Bayi dengan BBLR. Nuha Medika.
Walyani, E. S., & Purwoastuti, E. (2016). 13.Asuhan Persalinan dan Bayi Baru
Lahir. In Yogyakarta.
Lampiran 1
LEMBAR KONSULTASI
ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR PADA BAYI NY.P 2 JAM
PERTAMA DI PMB VERONIKA SINAGA, SST
BATU BESAR, KOTA BATAM
2021
Paraf
No Hari/Tanggal Uraian Konsultasi
Pembimbing
Pembimbing Akademik
LEMBAR KONSULTASI
ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR PADA BAYI NY.P 2 JAM
PERTAMA DI PMB VERONIKA SINAGA, SST
BATU BESAR, KOTA BATAM
2021
SOAP
Pembimbing Lahan