Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH PERMAINAN STRIKING AND FIELDING

PERMAINAN BOLA BAKAR

Dosen Pengampu: Fathan Nurcahyo S.Pd.Jas, M.Or.

Disusun oleh:

1. Bagus Fauzi Akbar 18604221013


2. Guruh Dwi Tri Lestari 18604221026
3. Ilham Taufik Ramadhan 18604221043
4. Damar Aji Wardana 18604221060
5. Khusen Muzakki 18604221067
6. Nida’ul Hasanah 18604221076
7. Ikhsan Ahmad Fahrezi 18604224019
8. Muhammad Wigi Saputra 18604224036

PROGRAM STUDI PGSD PENDIDIKAN JASMANI


FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2019
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah tentang Permainan Bola Bakar tepat pada waktunya.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk
itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena
itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca
agar kami dapat memperbaiki makalah ini.

Yogyakarta, 5 Desember 2019

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.................................................................................................i

KATA PENGANTAR.............................................................................................ii

DAFTAR ISI...........................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang.............................................................................................1
B. Rumusan Masalah........................................................................................1
C. Tujuan Penulisan..........................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Bola Bakar..................................................................................3


B. Sarana dalam Permainan Bola Bakar...........................................................3
C. Peraturan Permainan Bola Bakar.................................................................5
D. Cara Bermain Bola Bakar............................................................................7
E. Cara Perhitungan Poin..................................................................................8

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan..................................................................................................9
B. Saran.............................................................................................................9

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................iv

iii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Permainan Striking and Fielding adalah salah satu klasifikasi
bentuk permainan dalam model pembelajaran TGfU (Teaching Games for
Understanding) dimana model pembelajaran ini berfokus pada
pengembangan peserta didik dalam permainan untuk meningkatkan
keterampilan dalam kegiatan jasmani.
Teknik dalam permainan striking and fielding mencakup
keterampilan memukul, menangkap, dan berlari karena dalam permainan
ini tim penyerang atau striking diwajibkan memukul bola lalu berlari
untuk mendapat poin. Sedangkan tim bertahan atau fielding berusaha
menangkap bola secepat mungkin untuk mematikan lawan.
Contoh permainan yang termasuk dalam striking and fielding
adalah bola kasti, roundes, keppers, softball, dan bola bakar. Pada
permainan-permainan tersebut terdapat peraturan, bentuk lapangan,
maupun alat-alat yang digunakan berbeda antara satu permainan dengan
yang lainnya. Contoh pada permainan roundes lapangan berbentuk segi 6
sedangkan pada permainan kasti tidak.
Dalam permaianan bola bakar, yang membedakan dengan
permainan lainnya adalah dengan adanya alat pembakar atau papan hangus
yang digunakan untuk mematikan lawan. Permainan ini cocok untuk
diterapkan pada anak-anak sekolah dasar karena sederhana dan mudah
dimainkan di sekolah-sekolah. Dalam makalah ini kami akan membahas
mengenai permainan bola bakar yang meliputi lapangan, sarana yang
digunakan, peraturan, cara bermain, dan perhitungan poin.

B. Rumusan Makalah
1. Apa pengertian permainan bola bakar?
2. Bagaimana sarana yang digunakan dalam permainan bola bakar?
3. Bagaimana peraturan dalam permainan bola bakar?
4. Bagaimana cara bermain permainan bola bakar?
5. Bagaimana cara perhitungan poin dalam permainan bola bakar?

C. Tujuan
1. Mengetahui pengertian dari permainan bola bakar
2. Mengetahui sarana yang digunakan dalam permainan bola bakar

1
3. Mengetahui peraturan dalam permainan bola bakar
4. Mengetahui cara bermain permainan bola bakar
5. Mengetahui cara perhitungan poin dalam permainan bola bakar

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Bola Bakar


Permainan bola bakar adalah salah satu jenis permainan Striking
and Fielding. Permainan ini berasal dari Negara Belanda dan dikenal
dengan nama Slag Ball yang berarti bola pukul. Seiring berkembangnya
teknologi, permainan bola bakar mulai masuk ke Indonesia. Namun karena
terdapat beberapa hal yang terjadi membuat permainan bola bakar
tersingkirkan dan kurang diminati oleh masyarakat.
Dalam permainan ini selain menggunakan bola kecil, tongkat
pemukul, dan tiang juga menggunakan tong pembakar untuk mematikan
lawan, sehingga kini permainan ini dinamakan Bola Bakar. Permainan
bola bakar dimainkan oleh dua regu yang terdiri atas regu pemukul dan
regu penjaga. Cara memainkan bola adalah dipukul dengan menggunakan
alat pukul, kemudian berusaha berlari melewati tiang hinggap I, II, III, IV,
V, dan VI serta memasuki ruang bebas dengan selamat untuk
mendapatkan nilai.

B. Sarana yang Digunakan dalam Permainan Bola Bakar


Dalam permainan bola bakar terdapat beberapa sarana atau alat-
alat yang diperlukan untuk mendukung dilakukannya permainan ini. Alat-
alat tersebut diantaranya adalah lapangan, tiang hinggap, tongkat pemukul,
bola, dan papan hangus.
1. Lapangan
Lapangan yang digunakan dalam permainan bola bakar
berbentuk segi enam beraturan berukuran 12 m pada tiap sisinya yang
dilengkapi dengan tiang hinggap pada setiap sudutnya.

3
Ruang pemukul berbentuk segitiga sama sisi dan jarak antara
lapangan dengan garis pukul adalah 6 m. Ruang bebas atau biasa di
sebut home berbentuk segi empat yang berukuran 2 x 5 m dan terletak
5 m dari ruang pemukul.

Keterangan:
a. A merupakan ruang bebas
b. B dan C merupakan papan hangus atau tong pembakar
c. 1 sebagai pemukul bola
d. 2 sebagai pelambung bola
e. 3 sebagai penangkap atau pembantu pelambung
f. I, II, III, IV, V, dan VI merupakan tiang hinggap
g. OP dan OQ sebagai garis salah dan berlaku perpanjangannya
2. Tiang hinggap
Tiang hinggap atau biasa disebut honk terbuat dari kayu, besi,
atau bambu dengan tinggi kurang lebih 1,5 m dan diberi bendera pada
ujungnya. Tiang hinggap dalam permainan bola bakar berjumlah 6 dan
diletakkan pada setiap sudut lapangan.

4
3. Tongkat pemukul
Tongkat pemukul yang digunakan dalam permainan ini terbuat
dari serat kayu yang memiliki panjang sekitar 50 cm dengan pegangan
kurang lebih 20 cm.
4. Bola
Permainan bola bakar menggunakan bola yang terbuat dari
karet yang tidak terlalu keras dengan bagian dalam diisi dengan
serabut kelapa, ijuk, kain atau sejenisnya. Bola dengan berat 70 – 85
gram ini mempunyai keliling 19 sampai 21 cm. Biasanya penampang
bola diberi warna mencolok, seperti warna merah.
5. Papan hangus atau tong pembakar
Yang membedakan antara permainan bola bakar dengan
permainan striking and fielding lainnya yaitu tersedianya papan
penghangus. Papan hangus atau tong pembakar ini terbuat dari bahan
yang bisa berbunyi jika bola dipukulkan sehingga bisa terdengar oleh
pemain dan penjaga. Papan hangus berbentuk kotak dengan ukuran
sekitar 20 cm dan tinggi sekitar 10-20 cm.

C. Peraturan dalam Permainan Bola Bakar


1. Pemain
Dalam permainan bola bakar pemain dibagi menjadi 2 regu
dengan jumlah pemain sama rata, regu pertama sebagai regu pemukul
dan regu kedua sebagai penjaga. Penentuan regu yang menjadi
pemukul terlebih dahulu dilakukan dengan cara toss atau suit oleh
perwakilan salah satu anggota tim.
2. Regu pemukul
Urutan pemain yang memukul sesuai dengan nomor punggung
pemain di ruang bebas. Dimulai dari nomor paling kecil dan nomor
selanjutnya bertugas melambungkan bola. Nomor ketiga bertugas
sebagai penjaga belakang, dan begitu seterusnya.

5
Pemain harus berusaha melakukan pukulan betul dan lari
melewati semua tiang hinggap agar bisa mendapat poin. Setiap
pemukul mendapat kesempatan 3 kali pukulan, namun apabila pukulan
pertama atau kedua sudah sah maka diwajibkan lari menuju tiang
hinggap.
Pukulan dinyatakan betul jika telah melewati garis muka dan
jatuh di dalam garis salah dan perpanjangannya. Setelah melakukan
pukulan, pemukul harus meletakkan tongkatnya ditempat semula.
Pemain tidak diperbolehkan lari dalam lapangan. Pada tiang hinggap
boleh diisi lebih dari satu orang pemain dan dapat mendahului pelari
sebelumnya.
3. Regu penjaga
Pemain regu penjaga bebas berdiri dimana saja dalam lapangan
dan garis perpanjangannya. Setelah menangkap bola secepatnya dioper
ke petugas pembakar agar dapat mematikan lawan sebelum sampai ke
tiang hinggap. Selain membakar bola, pelari dikatakan mati apabila:
a. Dibakar sebelum hinggap
b. 3 kali pukulan salah
c. Lari dalam lapangan
d. Tongkat pemukul keluar area
e. Tidak menyentuh tiang hinggap yang dilalui
4. Wasit
Untuk memimpin jalannya permainan dan menyamakan asumsi
antara wasit dan pemain, maka harus dibuat kesepakatan menggunakan
kode/isyarat berupa tiupan peluit yang digunakan oleh wasit. Adapun
jenis peluit yang dibunyikan sebagai berikut:
a. Peluit pendek satu kali jika papan hangus telah terbakar (sebagai
tanda jika papan yang digunakan sekiranya tidak bisa didengar
oleh semua pemain )
b. Peluit pendek sebanyak dua kali jika pukulan salah

6
c. Tiupan panjang tiga kali untuk mengawali permainan, ketika akhir
permainan, dan pada saat pergantian bebas.
5. Pergantian bebas
Pergantian bebas yaitu pertukaran posisi antara regu penyerang
dengan regu penjaga. Syarat pergantian bebas adalah sebagai berikut:
a. Regu penjaga melakukan 5 kali tangkap bola yang dipukul secara
langsung sebelum bola memantul dalam lapangan.
b. Terjadi 10 kali mati pada regu penyerang atau pemukul.
c. Hanya tersisa 1 orang saja dari regu pemukul di ruang bebas
sehingga tidak ada yang melambungkan bola.
6. Lama permainan
Lama permainan bola bakar ditentukan oleh inning atau babak.
Permainan ini memiliki 2 babak dan masing-masing babak dilakukan
selama 20 menit dengan waktu istirahat selama 10 menit pada aat
pergantian babak.

D. Cara Bermain Bola Bakar


1. Regu pemukul
Seorang pelari harus berusaha melakukan pukulan sah dan
berlari melewati tiang hinggap I, II, III, dan seterusnya hingga kembali
ke home atau ruang bebas tanpa mati untuk mendapat poin sebanyak-
banyaknya. Pelari harus sampai ke tiang hinggap sebelum papan
hangus dijatuhi bola bakar oleh lawan agar bisa mendapat poin.
Jika pukulan salah maka pelari dianggap mati, namun pelari
harus tetap menyelesaikan perjalanannya karena masih bisa dimatikan
kembali oleh lawan.
2. Regu penjaga
Regu penjaga harus berusaha menangkap bola yang dipukul
pelari secara langsung untuk mendapat poin dan secepat mungkin
melemparkan bola ke tong pembakar atau papan hangus sebelum pelari
sampai ke tiang hinggap untuk mematikan lawan.

7
3. Pergantian bebas
Jika syarat pergantian posisi stelah terpenuhi maka regu
penjaga bergantian menjadi regu pemukul dan sebaliknya. Permainan
dilakukan sampai batas waktu yang telah ditentukan.

E. Cara Perhitungan Poin


Cara perhitungan poin atau nilai dalam permainan bola bakar
adalah sebagai berikut:
1. Apabila regu penjaga dapat menangkap bola yang dipukul regu
pemukul secara langsung tanpa memantul terlebih dahulu dalam
lapangan maka regu penjaga mendapatkan nilai 1
2. Apabila pelari melakukan pukulan sah dan berhasil melewati 6 tiang
hinggap tanpa mati hingga kembali ke ruang bebas maka mendapatkan
nilai 1
3. Apabila melakukan pukulan sah dan dapat kembali ke ruang bebas
setelah melewati 6 tiang hinggap atas pukulannya sendiri maka
mendapatkan nilai 2
4. Pemenang ditentukan oleh regu yang mengumpulkan poin paling
banyak, jika pada akhir pertandingan nilainya sama maka diadakan
babak tambahan selama 10 menit.

8
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
B. Saran

9
DAFTAR PUSTAKA

http://www.penjasorkes.com/2018/01/peraturan-dan-ukuran-lapangan-permainan.
html?m=1#

https://www.google.com/amp/s/danteskaze.wordpress.com/2010/11/09/permainan
-bola-bakar/amp/

http://walpaperhd99.blogspot.com/2017/04/ukuran-lapangan-bola-bakar-lengkap.
html?m=1

https://www.olahragamo.com/2018/02/peraturan-permainan-bola-bakar.html?m=1

iv