Anda di halaman 1dari 3

Tugas BJJ

- Menyediakan fasilitas untuk terselenggarana transaksi kontrak berjangka yang teratu, wajar, efisien,
dan efektif

Menyusun rencana anggaran tahunan dan penggunaan laba bursa berjangka sesuia dengan dengan
ketentuan yang ditetapkan oleh dan dilaporkan kepada Bappebti

Menyusun peraturan dan tata tertib bursa berjangka

Manfaat Perdagangan Komoditas

1. Risk Management,
Perdagangan komoditas dijadikan sebagai sarana mengelola risiko melalui lindung nilai
atau Hedging. Hal ini dikarenakan komoditi yang berada di pasaran sifatnya fluktuaktif yang
mana bergantung pada faktor – faktor yang sulit dikendalikan manusia. Seperti, musim, cuaca,
bencana alam dan lain – lain. Dengan melakukan lindung nilai atau Hedging diharapkan dapat
mengurangi risiko yang muncul akibat gejolak tersebut.
Dengan kata lain, memanfaatkan kontrak berjangka, sehingga produsen komoditi dapat
menjual komoditi yang baru akan mereka panen beberapa bulan kemudian, pada harga yang
telah dipastikan atau “dikunci” sekarang ( sebelum panen ). Dengan demikian, mereka dapat
memperoleh jaminan harga sehingga tidak terpengaruh oleh kenaikan/penurunan harga jual di
pasar tunai.
2. Price Discovery,
Perdagangan komoditas dijadikan sebagai sarana pembentukan harga sebuah komoditi.
Dikarenakan pada bursa berjangka, jual beli komoditi bersifat transparan dan wajar. Sehingga
mencerminkan permintaan dan penawaran yang sebenarnya dari komoditi yang
diperdagangkan. Hal ini dimungkinkan, karena transaksi hanya dilakukan oleh atau melalui
anggota bursa, mewakili nasabah atau dirinya sendiri. Artinya, antara pembeli dan penjual
kontrak berjangka tidak saling kenal atau mengetahui secara langsung.

Produk Berjangka

No KODE NAMA PRODUK SATUAN KONTRAK


1. KBIE Kontak berjangka indeks emas Rp. 10.000 / angka indeks
2. GOL Kontak berjangka emas 1 kg 1 kg ( 1000 gram)
3. GOL250 Kontak berjangka emas 250 gram 250 gram
4. GOL100 Kontak berjangka emas 100 gram 100 gram
5. OLE Kontak berjangka olien 20 ton 20 ton (20.000 kg)
6. OLE10 Kontak berjangka olien 10 ton 10 ton (10.000 kg)
7. CC5 Kontak berjangka kakao 5 Metrik Ton (5.000 Kg)
8. RCF Kontak berjangka kopi robusta 5 Metrik Ton (5.000 Kg)
9. ACF Kontak berjangka kopi arabika 2 Metrik Ton (2.000 Kg)
BBJ memiliki banyak pengaman dengan standar yang tinggi untuk memproteksi integritas bursa yaitu
sebagai berikut ini.

(a) PT Kliring

Dalam melindungi integritas finansial pasar, BBJ bersama PT Kliring dan Jaminan Bursa Komoditi (KJBK),
mengadaptasi sistem pengamanan operasi dan finansial yang dapat dibandingkan dengan praktek-
praktek perdagangan internasional terbaik.

(b) Divisi Pengawasan

Divisi Pengawasan mempunyai tanggung jawab menyeluruh untuk menegakkan integritas Pasar
Berjangka BBJ. Divisi ini menjalankan tanggung jawab yang luas melalui staf-stafnya yang kompeten dan
dipilih secara hati-hati melalui audit yang meliputi pengawasan harian dan teratur terhadap pasar dan
anggotanya, kunjungan teratur ke kantor-kantor anggota untuk audit lapangan dan mengawasi aktifitas
di lantai bursa.

(c) Divisi Operasi Perdagangan

Bertanggung jawab untuk mendeteksi setiap praktek curang dalam perdagangan, penyalahgunaan,
pelanggaran lainnya dari peraturan dan tata tertib BBJ. Tugasnya antara lain memastikan seluruh
pedagang di lantai mempunyai perilaku yang profesional dan berstandar tinggi, melakukan audit teratur
kepada anggota menyangkut pelanggaran peraturan di lantai, menyelidiki pengaduan resmi dari
anggota, individual, PT Kliring, dan sumber-sumber lainnya dan menyelenggarakan audit khusus atas
permintaan komite perilaku bisnis di Bursa.

(d) Pendaftaran Pialang

Seorang anggota Bursa, yang memegang rekenign berjangka nasabah harus mempunyai izin sebagai
Pialang Berjangka dari Bappebti berdasarkan Undang-Undang Perdagangan Berjangka 1997. Bappebti
adalah lembaga pengawas independen nasional yang bertanggung-jawab mengatur dan mengawasi
seluruh perdagangan berjangka di Indonesia.

(e) Posisi Wajib Lapor dan Batas Posisi Spekulatif

Anggota diwajibkan untuk melapor ke Bursa ketika pemilik rekening, atau salah satu nasabahnya,
mempunyai posisi yang sama atau mendekati level wajib lapor yang ditentukan oleh Bursa untuk setiap
kontrak. Batas ini diberlakukan dengan ketat untuk mencegah manipulasi harga atau penyudutan pasar,
sekaligus melindungi integritas Bursa.

(f) Pemisahan Dana Nasabah

Anggota diwajibkan untuk membuat rekening bank terpisah utuk seluruh dana nasabah. Dana Nasabah
tidak dapat ditarik dari rekening yang terpisah kecuali untuk tujuan pembayaran deposit dan margin,
pembayaran debit kepada anggota dari nasabahnya, dan uang yang ditarik atas otoritas nasabahnya.
Anggota juga tidak diperbolehkan untuk menggunakan uang yang dimiliki satu nasabah yang lain untuk
pembayaran marjin atau membiayai perdagangan dan posisi nasabah yang lain atau anggota itu sendiri.