NAMA: NADIA ROSA DAMAYANTI
NIM: P07231118024
PKL NCP INDIVIDU
1. Ny S adalah ibu rumah tangga berusia 47 tahun dengan riwayat hipertensi
a. Pengkajian
1) Data Antropometeri
- AD- 1.1.2 BB = 80 Kg
- AD- 1.1.1 TB = 155 Cm
- AD- 1.1.5 IMT = 33,0 (Kelebihan berat badan tingkat berat)
- BBI = 49,5 Kg
2) Data Biokimia
Tidak ada
3) Data Klinis / Fisik
- PD- 1.1.9 Tekanan darah : 154/84 (Normal > 90/60 – 120/80 mmHg)
4) Riwayat Makanan
- FH- 1.5 asupan zat gizi makro
Zat Gizi Kebutuhan Recall %Asupan Keterangan
sebelum
intervensi
Energi 2.193 kkal 1.274 kkal 58% Sangat
kurang
Protein 82,2 gr 32,1 gr 39% Sangat
kurang
Lemak 48,7 gr 59,2 gr 121% Normal
Karbohidrat 356,3 gr 158,4 gr 44% Sangat
Kurang
- Pola Makan
• Pasien dengan kebiasaan makan 2-3x sehari (nasi 1 ctg nasi)
• Sering mengkonsumsi gorengan 1x sehari
• Mengkonsumsi ikan ( 2-3x seminggu)
• Mengkonsumsi daging (3-4x dalam sebulan)
• Mengkonsumsi ayam (3-4x seminggu)
• Mengkonsumsi sayur (2-3x sehari)
• Mengkonsumsi buah (1-2x sehari)
• Suka mengkonsumsi ikan asin (1-3x seminggu)
• Rajin mengkonsumsi air putih
• Tidak memiliki alergi
5) Riwayat Personal
• Keluhan Utama : terkadang merasakan pusing dan lengan terasa nyeri
• Riwayat penyakit sekarang : Hipertensi
• Riwayat penyakit dahulu : Hipertensi
• Riwayat penyakit keluarga: Tidak ada penyakit keluarga
• Melakukan aktifitas fisik dengan kegiatan dirumah seperti menyapu
b. Diagnosis Gizi
• NB- 1.1 Kurangnya pengetahuan terkait gizi berkaitan dengan pola makan
keliru ditandai dengan sering mengkonsumsi gorengan dan ikan asin
• NI- 5.4 Penurunan kebutuhan zat gizi khusus (natrium) berkaitan dengan
adanya penyakit hipertensi yang ditandai dengan TD 154/84 mmHg.
• NC-3.3 Berat badan lebih/ overweight berkaitan dengan kelirunya pola makan
dan kurangnya aktifitas fisik yang ditandai dengan status gizi pasien berat
badan lebih tingkat berat dengan IMT 33,0
c. Intervensi Gizi
• ND- 1.2.1 Modifikasi mineral diet (makanan rendah natrium)
• C- 1.1 Teori Kognitif-prilaku (konseling gizi mengenai diet rendah garam,
Batasan mengkonsumsi garam, makanan yang bergizi dan menakanan yang
dianjurkan serta tidak dianjurkan).
• RC- 1.4 Kolaborasi ke tenaga Kesehatan lain untuk pengukuran tekanan darah
a) Kebutuhan Zat Gizi
BEE = 655 + ( 9,6 x BBI) + (1,7 x TB) – (4,7 x U)
BEE = 655 + ( 9,6 x 49,5) + (1,7 x 155) – (4,7 x 47)
BEE = 655 + 475,2 + 263,5 – 220,9
= 1.172,8
TEE = BEE x FA x FS
TEE = 1.172,8 x 1,70 x 1,1
TEE = 2.193 Kkal (1.973,7 – 2.412,3)
b) Terapi Gizi
1) Jenis Diet : Diet Rendah Garam III
2) Bentuk makanan : Biasa (Nasi)
3) Frekuensi Makan : 3x makan utama dan 2x snack
4) Rute makan : Oral
5) Tujuan Diet :
• Memberikan asupan makanan yang adekuar sesuai dengan keasaan pasien
untuk mencapai status gizi optimal
• Membantu menurunkan tekanan darah pada pasien yang hipertensi.
6) Syarat Diet :
• Energi diberikan sesuai dengan kebutuhan normal dengan
memperhitungkan faktor aktivitas dan faktor stres serta umur yaitu 2.193
kkal.
• Protein diberikan 15% dari kebutuhan energi total yaitu 82,2 gram.
• Lemak diberikan 20% dari kebutuhan energi total yaitu 48,7 gram.
• Karbohidrat 65% dari kebutuhan energi total yaitu 356,3 gram.
• Serat diberikan cukup diutamakan serat yang larut air terdapat pada sayur
dan buah
• Asupan natrium dibatasi (1000-1200 mg) atau diberikan 1 sendok garam (4
gr).
• Menghindari makanan kaleng dan makanan kemasan yang tinggi natrium
• Menghindari konsumsi kopi, the kental dan soda
• Menghindari penggunaan bumbu yang terlalu tajam (asin, pedas, asam)
serta bumbu penyedap rasa
7) Terapi Edukasi
Hari/Tanggal : 19 Agustus 2021
Pukul : 10.00 WITA
Waktu Konseling : ± 15 menit
Sasaran : Pasien
Tempat : Rumah Pasien
Media : Leaflet
Metode Konseling : Diskusi dan tanya jawab
Tujuan Umum : Meningkatkan pengetahuan dan mengubah prilaku pasien
terhadap makanan yang dikonsumsi
Tujuan Khusus :
• Memberikan informasi kepada pasien mengenai pengaturan makanan diit
Rendah Garam
• Memberikan informasi kepada pasien dan keluarga pasien tentang makanan
yang dianjurkan dan makanan yang tidak di anjurkan.
Materi :
• Menjelaskan penyakit Hipertensi dan bahayanya.
• Menjelaskan mengenai makanan gizi seimbang
• Menjelaskan tentang peraturan dan pemilihan bahan makanan yang
dianjurkan dan yang tidak dianjurkan.
• Memotivasi kepada pasien untuk meningkatkan diit yang diberikan.
d. Monitoring dan Evaluasi
• Monitoring (3 hari)
1) Antropometri
Hari/Tanggal IMT Keterangan
Sabtu 21/8/2021 32,5 Kelebihan berat badan
tingkat berat
2) Fisik Klinis
Hari/tgl Vital Nilai Pemeriksaan Nilai Normal Ket
Sign
Sabtu TD 136/91 mmHg Normal > 90/60 – Tekanan
21/8/2021 120/80 mmHg darah
tinggi
3) Asupan Makan
Hari/tgl Pengamatan Energi Protein (g) Lemak (g) Kh (g)
(kkal)
I Asupan 1.145,6 55,1 gr 47,4 128,9
kkal
Kebutuhan 2.193 kkal 82,2 gr 48,7 gr 356,3 gr
% Asupan 52,2% 67% 97% 36,17
(Sangat (Sangat (Kurang) (Sangat
Kurang) Kurang) Kurang)
II Asupan 841,7 kkal 39,4 gr 11,6 gr 148,7 gr
Kebutuhan 2.193 kkal 82,2 gr 48,7 gr 356,3 gr
% Asupan 38,8% 47,9% 23,8% 41,7%
(Sangat (Sangat (Sangat (Sangat
Kurang) Kurang) Kurang) Kurang)
III Asupan 1.297,6 31,7 gr 58,8 gr 158,7 gr
kkal
Kebutuhan 2.193 kkal 82,2 gr 48,7 gr 356,3 gr
% Asupan 59% 38% 120% 44%
(Sangat (Sangat (Normal) (Sangat
Kurang) Kurang) Kurang)
• Evaluasi
1. Perubahan pengetahuan pasien mengenai pola makan gizi seimbang
2. Tekanan darah pasien turun
3. Peningkatan pengetahuan pasien mengenai diet rendah garam