MAKALAH
Positionong Merek
Oleh :
FARIZ KARIMULLO AL - ANSHARI
3111201056
Jurusan Administrasi Bisnis
UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha kuasa yang telah memberikan hidayah-Nya
kepada penulis sehingga makalah yang berjudul “ POSITIONING MEREK ” dapat
terselesaikan dengan baik dan lancar. Makalah denganjudul “ POSITIONING
MEREK” adalah salah satu syarat untuk melengkapi nilai pada mata kuliah
Manajemen Pemasaran di jurusan administrasi bisnis. Dalam kesempatan ini penulis
mengucapkanterima kasih kepada dosen mata kuliah Manajemen Pemasaran ibu
Yuyun Yuniarsih S.Pd.,M.Pd. yang telah membimbing untuk melesaikan makalah ini.
Saya menyadari bahwa makalah yang disusun ini masih banyak kekurangan. Karena
makalah ini disusun dan diselesaikan berdasarkan kemampuan penulis. Penulis sangat
mengaharapkan kritik dan saran dari dosen pembimbing sebagai masukan yang
bersifat menbangun dan menyempurnakan makalah ini.
Demikan makalah ini disusun, semoga dapat menambah pengetahuan bagi pembaca.
DAFTAR ISI
Catalog
BAB I.........................................................................................................................................................1
1.1 LATAR BELAKANG.........................................................................................................................1
1.2 MANFAAT..........................................................................................................................................2
BAB II.......................................................................................................................................................3
2.2 PERAN POSITIONING DALAM STRATEGI PEMASARAN........................................................4
2.3 TUJUAN POSITIONING....................................................................................................................4
BAB III......................................................................................................................................................6
DAFTAR PUSAKA..................................................................................................................................7
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Di zaman digital ini pemasaran menjadi menjadi hal yang sangat harus dikuasai
para pembisnis, karena pemasaran bukan lagi menjadi suatu fungsi bisnis, pemasaran
adalah cara menjalankan bisnis.
Pemasaran yang baik akan menyambungkan pelanggan dengan produk yang dijual.
Sehingga, semua arah baru yang penting dalam pemikiran dan praktek manajemen
berorientasi kepada pemasaran. Dalam industri yang tengah menghadapi persoalan
overcapacity terhadap permintaan pasar seperti sekarang ini, muncul persoalan
tentang bagaimana menciptakan permintaan di antara konsumen yang sudah sangat
terdiferensiasi.Overcapacity ini mendorong munculnya “hypercompetition” di antara
para pelakubisnis dalam memasarkan produknya. Dalam persaingan yang sudah
sangat keras, kacau dan unpredictable tersebut maka perusahaan yang ingin lestari di
pasar tampaknya perlu untuk mengganti-ganti pernyataan sebagai upaya
mengantisipasi perubahan lingkungan.
Supaya berhasil di masa kini, perusahaan harus menyatu dengan realitas. Realitas
yang sungguh-sungguh diperhitungkan adalah hal-hal yang terdapat dalampikiran
calon pelanggan. Pendekatan mendasar atas positioning bukanlah dengan
menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Akan tetapi dengan menggunakan apa
yang telah ada di dalam pikiran. Mengikat kembali hubungan yang telah ada. Pasar
1
yang ada saat ini tidak lagi merespon strategi-strategi yang berhasil di masa lalu.
Saatini yang ada hanyalah terlalu banyak produk, terlalu banyak perusahaan, dan
kebisingan pasar. Dalam hutan komunikasi di luar sana, harapan bagi nilai yangbesar
adalah menjadi selektif, berkonsentrasi pada target yang sempit, mempraktikan
segmentasi. Dalam kata lain “positioning” (Al Ries dan Jack Trout)
Dengan demikian penulis setuju dengan pendapat bahwa “Image is power”! Itulah
pendapat pakar marketing, Philip Kotler. Kemasyhuran “diluar” perusahaanakan
menambah ‘kekuatan’ bagi produk atau jasa yang dibuat ‘didalam’perusahaan”.
Hal ini menunjukkan bahwa dalam pasar yang semakin jenuh, idekreatif dan inovatif
menjadi kunci kemenangan persaingan.
1.2 MANFAAT
a. Bagi penulisTugas makalah ini merupakan kesempatan yang baik untuk dapat
memahamidan menguasai teori Manajemen Pemasaran khususnya yang
berhubungandengan Bab Positioning.
b. Bagi pihak lainSebagai informasi dan bahan referensi bagi penulis lainnya
khususnya yangmelakukan penulisan makalah yang sejenis.
1.3 RUMUSAN MASALAH
1. Apa itu positioning ?
2. Apa peran positioning dalam pemasaran ?
3. Apa tujuan positioning ?
4. Strategi positioning ?
2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN POSITIONING
Banyak defenisi positioning diberikan oleh pakar marketing dengan versi
danmodel mereka masing-masing, namun tak akan valid kita bicara positioning
Tanpa menyebut defenisi yang diberikan oleh Al-Ries dan Jack Trout, dua orang
yangdianggap sebagai penemu positioning. Al-Ries dan Jack Trout (dalam Kartajaya,
2007:56) mengatakan, “ positioningis not what you do to a product, positioning is
what you do to the mind of the prospect.that is you position the product in the mind of
prospect”. Intinya positioning adalah menempatkan produk dan merek kita di benak
pelanggan. Dengan definisi ini Ries-Trout mengatakan bahwa perang pemasaran
bukanlah terletak di pasar, tapi di benak pelanggan. Perang pemasaran adalah perang
untuk memperebutkan sejengkal ruang di benak pelanggan.
3
Jadi positioning adalah usaha untuk menemukan suatu celah di benak konsumen
agar konsumen mempunyai image yang khusus terhadap produk atau merk produk
atau bahkan terhadap perusahaan.
2.2 PERAN POSITIONING DALAM STRATEGI PEMASARAN
Menurut Craven (2006:270) bahwa positioning memegang peran yang sangatbesar
dalam strategi pemasaran, setelah melakukan analisis pasar dan analisispesaing dalam
suatu analisis internal perusahaan (total situation analysis) .Alasannya dunia sekarang
ini dilanda over komunikasi, terjadi ledakan barang,media, maupuniklan. Akibatnya
pikiran para prospek menjadi ajang pertempuran. Oleh karena itu, agar dapat berhasil
dalam suatu masyarakat yang overkomunikasi, perusahaan apa pun sebaiknya
mampu menciptakan suatu posisi yang mempertimbangkan tidak hanya kekuatan dan
kelemahan perusahaan sendiri, tetapi juga kekuatan dan kelemahan pesaingnya
dalam pikiran prospeknya. Itulah sebabnya, ancangan dasar ‘positioning’tidak lagi
sekadar menciptakan sesuatu yangbaru dan berbeda dengan yang lain, tetapi
memanfaatkan dengan cerdik apa yang ada di dalam pikiran dan mengkaitkan
hubungan-hubungan yang telah ada, hal ini karenapikiran manusia juga memiliki
tempat bagi setiap keping informasi yang telah dipilih untuk disimpan.
2.3 TUJUAN POSITIONING
Tujuan Positioning Menurut Fandy Tjiptono (2008:201) :
a. Untuk menempatkan atau memosisikan produk di pasar sehingga produk tersebut
terpisah atau berbeda dengan merek-merek yang bersaing.
4
b. Untuk memosisikan produk sehingga dapat menyampaikan beberapa hal
pokokkepada para pelanggan.
c. Untuk mencapai hasil yang diharapkan:
1. Pemenuhan sejauh mungkin kebutuhan segmen-segmen pasar yang spesifik.
2. Meminimumkan atau membatasi kemungkinan terjadinya perubahan
yangmendadak dalam penjualan.
3.Menciptakan keyakinan pelanggan terhadap merek-merek yang ditawarkan.
2.4 STRATEGI POSITIONING
Menurut Kottler dan Amstrong (2008 : 162) : Kemampuan untukmengidentifikasi
peluang positioning merupakan ujian yang berat bagi seorangpemasar. Kebarhasilan
satu positioning
biasanya berakar pada berapa lama produktersebut mempunyai keunggulan
bersaing.Hal ini mendasar dalam membangun strategi Positioning suatu produk
adalah:
a.Positioning pada fitur spesialisasi produk,
b.Positioning pada spesifikasi pembangunan produk,
c.Positioning pada frekuensi penggunaan produk,
d.Positioning pada alas an mengapa memilih produk tersebut dibanding pesaing,
e.Positioning melawan produk pesaing,
f.Positioning dengan melakukan pemisahan kelas produk,
g.Positioning dengan menggunakan symbol budaya / kultur.
5
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Positioning merupakan tindakan perusahaan untuk merancang produk dan
bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen.
Sehinggadengan demikian konsumen segmen memahami dan menghargai apa yang
dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya. Positioning juga
merupakan cara sebuah perusahaan untuk menarik hati pelanggan dan dapat
mengambil tahta tertinggi di benak pelanggan. Bukan hal yang aneh jika sebuah
perusahaan terus memberikan janji kepada pelanggan untuk menjadi perusahaan yang
terbaik,memberikan promosi-promosi, dan mengembangkan jasanya, karena ini
adalahsebagian cara yang dilakukan perusahaan untuk menjadi yang nomor 1 ada di
benak pelanggan dan dengan cara inilah, perusahaan dapat membangun image di mata
pelanggan. Oleh karena itu perusahaan harus memiliki suatu karakter yang kuat dan
menjadi nilai plus dibanding produk pesaing.
3.2 SARAN
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis
akan lebih fokus dan detail dalam menjelaskan tentang makalah diatas dengan
sumber-sumber yang lebih banyak yang tentunya dapat dipertanggung jawabka
6
DAFTAR PUSAKA
Cravens, David W. Dan Piercy, Nigel F. 2006. Strategic Marketing. Eighth
Edition.NewYork: McGrawhill International Edition.
Kotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran Edisi Milenium, Jilid Ke-2. Jakarta
Prenhallindo.
Kotler, Philip dan Keller, Kevin Lane. 2009. Manajemen Pemasaran. Alih Bahasa:
BobSabran. Ed. 13.Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran. Jilid 2.
EdisiKeduabelas. Jakarta: Erlangga.