Anda di halaman 1dari 9

NODUL TIROID

Ada 2 jenis:

Nodul toksik Nodul non toksik - jinak - ganas

Nodul toksik
Gejala

jantung berdebar keringat banyak cepat lelah berat badan turun sering buang air besar sulit tidur tremor

NODUL TIROID JINAK


Etiologi

Adanya hipertrofi lobus lainnya yg nampak sbg suatu massa di leher. Biasanya lobus kiri yg gagal berkembang & terjadi hipertrofi di lobus kanan

Pembentukan jar parut pd kel setelah operasi/ tumbuhnya kembali kel stelah operasi

Faktor resiko

Sbelumnya tlah mengalami kontak radiasi terapeutik di daerah kepala dan leher

Riwayat keluarga positif Tinggal di daerah endemik goiter Nodul lunak

Gambaran klinis

Nodul tidak nyeri Jika massa lbh besar Berbatas tegas kesulitan menelan

dikelilingi kapsul

Penatalaksanaan

Dg biposi aspirasi jarum halus sbg uji screening awal untuk massa tiroid Jika nodul ganas pasien lsung dirujuk ke ahli bedah tapi kalo nodul jinak diberikan tiroksin

NODUL TIROID GANAS


Ada 4 jenis: 1. Karsinoma Tiroid Papiliferum 2. Karsinoma Tiroid Folikuler 3. Karsinoma Tiroid Meduler 4. Karsinoma Tiroid Anaplastik

1. Karsinoma Tiroid Papiliferum Berbentuk nodul keras,tunggal,dingin pada scan isotop,padat pada ultrasonografi tiroid

Kira2 10% karsinoma papilar terutama pd anak2 diserta i pembesaran kelenjar getah bening pada leher Secara mikroskopik, tumor terdiri dari lapisan tunggal sel -sel tiroid dg penonjolan papil seperti kista

Inti sel besar dan pucat, kira2 40% karsinoma papillar membentuk bulatan yg berlapis pd ujung dr tonjolan papil dsbut psamoma body (diagnostik untuk karsinoma papilar)

Bertahun2 tumbuh sangat lambat dan tetap berada dlm kel tiroid & kel getah bening lokal

Pada pasien tua, bisa jd lbih agresif dan menginvasi secara lokal ke dlm otot dan trakea. Pada stadium lbh lanjut dpt menyebar ke paru (sgt jrg)

Karsinoma papilar yg tmbuh lambat akan mulai tumbuh cepat dan berubah jd karsinoma anaplastik

KARSINOMA FOLIKULAR
Tumor ini sedikit lebih agresif dari pada karsinoma papilar dan menyebar baik

dg invasi lokal kel getah bening/ dg invasi pemb darah disertai metastasis jauh ke tulang/paru
Secara mikroskopik sel ini berbentuk kuboid dg inti besar yg teratur sekeliling

folikel yg mengandung koloid.


Tumor ini punya kemampuan untuk mengkonsentrasi iodin radioaktif unt uk

membentuk tiroglobulin dan jrg mensintesis T3 & T4

KARSINOMA MEDULAR
Penyakit dari sel C (sel parafolikular) yg berasal dari badan brankial utama

dan mampu menseksresi kalsitonin, histaminase, prostaglandin,serotonin dan peptida2 lain.


Secara mikroskopik terdiri dari lapisan2 sel2 yg dipisahkan oleh substansi yg

terwarnai dg merah Congo


Lebih agresif drpd karsinoma papilar/folikular. Meluas secara lokal ke kel

getah bening dan ke dlm otot sekeliling dan trakea


Bisa invasi limfatik dan pemb darah serta metastasis ke paru2 Kalsitonin dan antigen karsinoembrionik (CEA) yg disekresikan oleh tumor

membantu dlm menegakan diagnosis

KARSINOMA ANAPLASTIK
Biasanya terjasi pada pasien2 tua dg riwayat goiter yg lama dimana kelenjar

tiba2 mulai membesar dan menghasilkan gejala2 penekanan, disfagia/kelumpuhan pita suara , kematian akibat perluasan lokal yg terjadi dlm 6-36 bulan. Tumor2 ini sgt resisten thdp pengobatan

PENATALAKSANAAN
1. Kanker folikular dan papilar Lobektomi u/ folikular dan papilar yg kecil <2 cm

Tiroidektomi total

untuk lesi2 yg lbih besar / untuk kanker yg telah meluas

intratiroid/ekstratiroid Scan dan pengobatan radioiodin pasca operatif (>2cm / sdh bermetastasis) Liotironin 50-100 mikrogram dlm dosis terbagi selama 3 bulan dihentikan selama 2 mg diet rendah iodin

Digunakan sbg terapi pengganti karena cepat dibersihkan dari darah, stelah 2 mg dihentikan biasanya kadar TSH diatas 50 mU/L (baik u/ scanning) 2. Karsinoma medular

jika setelah tiroidektomi total penderita mempunyai konsentrasi kalsitonin serum yg tetap tinggi metastasis MRI leher dan dada untuk mengetahui lokasi

Kemoterapi untuk karsinoma ini tidak efektif

3. Karsinoma anaplastik Mempunyai prognosis yg sgt buruk Ismusektomi u/ mencegah penekanan trakea

Doxorubicin 75 mg/m dg suntikan tunggal/ terbagi dg interval 3 mg

HIPERTIROIDISME PADA KEHAMILAN Hipertiroid adalah kelainan yang terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan

hormon tiroid yang berlebihan dari kebutuhan tubuh.


kelenjar tiroid berproduksi 50 persen lebih banyak dibanding saat tidak hamil

hipertiroidisme

GEJALA

Gemetar lelah otot penurunan berat badan gangguan tidur Tiroid tampak membesar Curah jantung meningkat Eksophtalmus Sesak nafas

Kompilkasi

preeklampsia gagal jantung pada bayi berat badan lahir rendah malformasi janin lahir mati

FAKTOR RESIKO

Ibu/wanita dengan sejarah penyakit tiroid/gondok atau pernah melakukan bedah tiroid

Ibu/wanita dengan sejarah keluarga pernah menderita penyakit gondok Ibu/wanita yang membawa antibodi tiroid Ibu/wanita dengan gejala klinis hipertiroid Ibu/wanita dengan diabetes tipe 1 Ibu/wanita dengan kelainan gondok Ibu/wanita dengan kelainan aut oimun Ibu/wanita yang tidak subur/infertil Ibu/wanita yang pernah melakukan terapi kepala atau radiasi pada leher Ibu/wanita dengan sejarah keguguran atau kelahiran prematur

TERAPI

propiltiourasil (PTU)

300 mg/hari atau lebih rendah kemudian dosis

diturunksn secara bertahap

Untuk mengurangi kadar T4 bebas - imidazol (seperti metimazol dan tiamazol). Obat ini diberikan dengan dosis awal 20 -40 mg/hari

HIPOTIROIDISME PADA KEHAMILAN


Hipotiroidisme/hipotiroid adalah kondisi dimana kelenjar gondok/kelenjar tiroid

tidak memproduksi hormon yang cukup


Pada perempuan hamil sendiri sebenarnya sudah terjadi defisiensi iodium

relatif karena kebutuhan iodium maternal meningkat saat kehamilan. Selain itu, ekskresi iodium meningkat dua kali lipat pada kehamilan. Akibatnya, terjadi penurunan relatif produksi hormon tiroid GEJALA Konstipasi penambahan berat badan Bradikardia -

daya pikir dan bicara agak lambat sakit kepala perubahan mood kadar TSH tinggi cepat lelah rambut rontok gangguan tidur tidak tahan dingin suara serak

FAKTOR RESIKO

1. Kecenderungan hipotiroidisme sblm kehamilan 2. Riwayat peny.tiroid autoimun dlm keluarga dan diri sendiri 3. DM tipe 1 4. Kelainan autoimun lain seperti arthritis rhematoid 5. Penurunan cadangan tiroid (kemungkinan disbbkan riwayat iradia si leher dan tiroidektomi sebagian)

komplikasi:

keguguran pre-eklampsia kelainan kongenital kretinisme kematian janin dalam kandungan bayi lahir prematur kerusakan plasenta IQ yang cenderung rendah pada bay i

TERAPI
Pada ibu dengan hipotiroid subklinis, dianjurkan untuk dilakukan

pemeriksaan laboratorium darah ( skrining penyakit tiroid ). Apabila dari hasil laboratorium didapatkan hipotiroid segera diberikan pengobatan untuk menambah hormon tiroidnya. Dosi s yang digunakan dalam menambah hormon tiroid ibu yang mengalami hipotiroid harus selalu dimonitor.
Obat yang tersedia L-tiroksin (T4) & L-triiodotironin (T 3). Obat oral yang terbaik

adalah T4 dengan dosis rata -rata 100-200 g.