0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
380 tayangan23 halaman

Panduan Asuhan Keperawatan CAG/PCI

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai asuhan keperawatan pasien yang menjalani prosedur angiografi koroner (CAG) dan siap untuk dilakukan prosedur percutaneous coronary intervention (PCI). Dokumen tersebut menjelaskan sejarah, pengertian, indikasi, kontraindikasi, komplikasi, akses kateter, persiapan pra dan pasca prosedur, serta edukasi kepada pasien dan keluarga."

Diunggah oleh

wahyu
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
380 tayangan23 halaman

Panduan Asuhan Keperawatan CAG/PCI

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai asuhan keperawatan pasien yang menjalani prosedur angiografi koroner (CAG) dan siap untuk dilakukan prosedur percutaneous coronary intervention (PCI). Dokumen tersebut menjelaskan sejarah, pengertian, indikasi, kontraindikasi, komplikasi, akses kateter, persiapan pra dan pasca prosedur, serta edukasi kepada pasien dan keluarga."

Diunggah oleh

wahyu
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

NURSING CARE PATIENT

WITH CAG STANDBY PCI


(ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN CAG
STANDBY PCI)
By Cathlab team Binawaluya Cardiac Hospital
Feb 2016
SEJARAH
■ Gambaran pembuluh darah koroner dapat
diketahui dengan metode invasif yang dikenal
dengan nama angiografi koroner yang
ditemukan pada tahun 1959. Angiografi
koroner pertama kali dilakukan oleh Sones
dengan memasukkan kateter yang dilanjutkan
dengan menginjeksikan agen kontras ke
dalam arteri koroner dan merekamnya dengan
foto radiografi (Jomasnyah, 2015)
■ Intervensi kardiologi dimulai pada tahun 1977,
ketika Dr. Andrean Gruntzig melakukan untuk
pertama kali tindakan balonisasi pada
stenosis di arteri koroner (Munawar, 2010)
PENGERTIAN
■ Angiografi koroner adalah salah satu pemeriksaan invasif untuk
menggambarkan keadaan arteri koroner jantung dengan cara
memasukkan kateter pembuluh darah ke dalam tubuh dan
menginjeksikan cairan kontras untuk memberikan gambaran
pembuluh darah koroner pada pencitraan sinar-X segera setelah
kontras diinjeksikan (Bonow, et all 2012).
■ PTCA (Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty) atau
dikenal juga dengan sebutan PCI (Percutaneous Coronary
Intervention) adalah tindakan minimal invasif dengan melakukan
pelebaran dari pembuluh darah koroner yang menyempit dengan
balon dan dilanjutkan dengan pemasangan stent (gorong-gorong)
agar pembuluh darah tersebut tetap terbuka (Munawar, 2016)
INDIKASI – Kern (2011)
4. Infark Miokard
1. Dicurigai atau diketahui penyakit ■ Angina tidak stabil pasca infark
arteri koroner ■ Gagal trombolisis
■ New-onset angina ■ Shock
■ Angina tidak stabil (unstable angina) ■ Komplikasi mekanik seperti ventricular
septal defect (VSD)
■ Evaluasi sebelum operasi besar
■ Silent ischemia 5. Penyakit jantung bawaan
■ Latihan toleransi tes positif 6. Diseksi aorta
■ Nyeri dada atipikal atau spasme koroner 7. Kontriksi perikardium
2. Sudden Cardiovascular Arrest (tamponade)
3. Penyakit Jantung Katup 8. Kardiomiopati
9. Sebagai awal dan tindak lanjut
untuk transplantasi jantung
KONTRA INDIKASI – Kern (2011)
1. Kontra Indikasi Absolut
■ Peralatan tidak memadai atau tidak adanya fasilitas kateterisasi
■ Penolakan pasien

2. Kontra Indikasi Relatif


■ Perdarahan GI akut / anemia
■ Ketidakseimbangan elektrolit ■ Gagal ginjal
■ Infeksi / demam ■ CHF tidak terkontrol, HT, Aritmia
■ Keracunan obat ■ Pasien tidak kooperatif
■ Kehamilan ■ Perdarahan yang tidak terkendali
■ Recent cerebrovascular accident
KOMPLIKASI – Enc (2007)
Major Complications Minor Complications
• Side branch occlusion
■ Akut reoklusi
• Aritmia
■ Miokard infark
• Hipotensi
■ Emergency CABG
• Severe Blood loss
■ Perdarahan hebat di • Arterial thrombus
selangkangan
• Coronary & systemic embolism
■ Perforasi (tamponade) • Emergency recatheterization
■ kematian • Iskemik ekstremitas
• Penurunan fungsi ginjal
• Hematoma, pseudoaneurysm, AV-fistula
AKSES KATETER – Nurhusna (2014)

■ Arteri femoralis
■ Arteri radialis
■ Arteri brachialis
PRA PROSEDUR
Watson (2011) : Pribadi (2014) :
■ Pengkajian ■ Terapi Obat
■ Informed consent termasuk IC
anastesi bila diperlukan ■ Puasa 4 jam
■ Pemeriksaan penunjang (EKG 12 ■ Cek pulsasi perifer
leads, foto thoraks dan
pemeriksaan penunjang lainnya) ■ Allent test
■ Administrasi ■ Keluhan pasien saat ini
■ IV line ■ Penjelasan tentang
■ Hasil laboratorium tujuan, manfaat dan
resiko
■ Mencukur area yang diperlukan
FORM CEKLIST PROSEDUR CAG/PCI
RS JANTUNG BINAWALUYA
DIAGNOSA KEPERAWATAN – Enc (2007)
■ Risk of thromboembolism
■ Anxiety / fear
■ Bleeding
■ Knowledge deficit
■ Fluid volume deficit
■ Safe preparation for PTCA
■ Allergic reaction
■ Chest pain
■ Restriction of movement
■ Arrhythmia for medical movement
■ Decreased cardiac output
■ Decrease in peripheral
tissue perfusion
POST PROSEDUR - Providence Health Care (2013)
Patient Assessment (Femoral):
1. Observasi setiap 15 menit pada 1jam pertama, setiap 30menit pada
jam ke-2 dan setiap 1 jam sampai sheat dilepas :
■ Access site management
■ Vital sign
2. Waktu pencabutan sheat :
■ Bisa langsung dilepas bila tidak diberikan heparin
■ Bila dengan heparin, 3 jam post pemberian heparin terakhir
3. Bedrest
■ 2 jam post hemostasis bila tidak dengan heparin (3 jam bila TD
diatas 160mmHg), 4 jam bila dengan heparin.
POST PROSEDUR - Providence Health Care (2013)

4. Transfer / Discharge from ICCU


/ CSSU / CICU
■ 30 menit ambulasi post
hemostasis
■ 1 jam post hemostasis (bila
tidak ada ruang rawat cardiac /
pasien kiriman dr RS lain)
POST PROSEDUR - Providence Health Care (2013)
Patient Assessment (Radial):
1. Sheath radial dilepas di cathlab
2.Observasi setiap 15 menit pada 1jam pertama, setiap 30menit pada
jam ke-2 dan setiap 1 jam sampai alat hemostasis dikendurkan :
■ Access site management
■ Vital sign
3. Bedrest
■ 1 jam post hemostasis
■ Hindari menggunakan anggota badan yang dipakai untuk akses
POST PROSEDUR - Providence Health Care (2013)

4. Transfer / Discharge from ICCU


/ CSSU / CICU
■ ambulasi selama 1 jam
■ 1 jam post hemostasis (bila
tidak ada ruang rawat cardiac /
pasien kiriman dr RS lain)
ACT GUIDED SHEAT REMOVAL - Providence Health Care
(2013)
POST PROSEDUR ASSESMENT

■ Kaji status pernapasan ( ex: ukur saturasi O2)


■ Kaji status persyarafan (kemampuan bergerak dan bicara
(GCS))
■ Monitor irama jantung selama pencabutan sheat
■ Kaji tanda dan gejala iskemia(ex: perubahan EKG ST
Segmen)
■ Kaji status nyeri dan kecemasan
■ Kaji adanya reaksi alergi (ex: kemerahan di kulit)
■ Kaji adanya hematuri, epistaxis, perdarahan gusi, lebam/
hematome.
EDUKASI
PASIEN DAN KELUARGA
PRA PROSEDUR

– Jelaskan persiapan,
prosedur dan durasi
tindakan,
– Anjurkan pasien untuk
menghindari valsava
manuver (ex: mengedan)
– Beritahu pasien bahwa
perawat selalu ada
selama tindakan
berlangsung
POST PROSEDUR
– Jelaskan durasi, posisi tubuh dan adanya nyeri/tidak
nyaman selama pencabutan sheat
– Anjurkan pasien untuk memegang area pemasangan
sheat pada saat batuk
– Informasikan lamanya bedrest dan anjurkan untuk
membatasi aktifitas
– Intruksikan posisi flat selama 1 jam pertama kemudian
posisikan miring kanan dan kiri
– Informasikan pasien untuk memberi tahu petugas
medis jika ada tanda dan gejala iskemi (ex: nyeri) serta
adanya perdarahan
– Lakukan konseling tentang penyakit dan faktor
resikonya
HATUR NUHUN...
Cathlab Team 2016
DAFTAR PUSTAKA
■ Munawar, Muhammad. (2010). Terapi Intervensi Pada Penyakit Jantung Koroner. Jakarta
■ Munawar, Muhammad. (2015). PTCA (Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty).
http://www.binawaluya.com/tindakan/ptca : 2 Februari 2016
■ Pribadi, Rizky. (2014). Prosedur Percutaneous Coronary Intervention (PCI).
http://kalangkangmencrang.blogspot.co.id/2014/09/prosedur-percutanus-coronary.html : 2
Februari 2016
■ Bonow, R. O., Mann, D. L., Zipes, D. P., & Libby, P. (2012). Braunwald's Heart Disease: A
Textbook of Cardiovascular Medicine. Philadeplhia: Saunders.
■ Kern, M. J. (2011). The Cardiac Catheterization Handbook 5th Edition. Philadelphia: Saunders
Elsevier
■ Enc, N., Umman, S., Agirbasli, M., Altiok, M. G., Senuzun, F., & Uysal, H. (2007). Nursing Care
Guidelines in Percutaneous Coronary and Valvular Interventions. Istanbul: Turkish Society of
Cardiology. Diambil kembali dari http://www.tkd-
online.org/kilavuzlar/ulusal/tkd_nursingguidelines_percutaneous.pdf
■ Watson, S., & Gorski, K. A. (2011). Invasive Cardiology A Manual For Cath Lab Personnel.
Sudbury: Jones & Bartlett Learning.

Anda mungkin juga menyukai