0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
166 tayangan75 halaman

Laporan Aktualisasi Fixed

Laporan ini membahas edukasi ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah selama kehamilan di Desa Baluase. Laporan ini juga membahas pelaksanaan aktualisasi nilai-nilai dasar aparatur sipil negara.

Diunggah oleh

Muh Hafidz Hafidz
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
166 tayangan75 halaman

Laporan Aktualisasi Fixed

Laporan ini membahas edukasi ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah selama kehamilan di Desa Baluase. Laporan ini juga membahas pelaksanaan aktualisasi nilai-nilai dasar aparatur sipil negara.

Diunggah oleh

Muh Hafidz Hafidz
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN AKTUALISASI

NILAI-NILAI DASAR ASN

“Edukasi Ibu Hamil tentang Pentingnya Mengkonsumsi


Tablet Tambah Darah selama kehamilan di Desa Baluase”

Oleh
Nama Peserta : dr. Muchammad Amal Majid
No. Peserta : 12
Unit Kerja : Puskesmas Baluase

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN CVII


PEMERINTAH KABUPATEN SIGI
Kerja sama
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI SULAWESI TENGAH
2022
LEMBAR PERSETUJUAN
EVALUASI LAPORAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN CVII
PEMERINTAH KABUPATEN SIGI
Kerja Sama
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI SULAWESI TENGAH
TAHUN 2022
Oleh
NAMA : dr. Muchammad Amal Majid
NIP : 19940718 202203 1 009
INSTANSI : Puskesmas Baluase
JABATAN : Ahli Pertama - Dokter
NDH : 12
JUDUL
“Edukasi Ibu Hamil tentang Pentingnya Mengkonsumsi
Tablet Tambah Darah selama kehamilan di Desa Baluase”
Disetujui untuk diseminarkan
Pada Tanggal : 27 Agustus 2022

Coach Mentor

DR. Aspina, S.Pd.,M.Pd Sri Intan Dewi, SKM


NIP. 19730909 200012 2 003 NIP. 19751113 200604 2 002

i
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN CVII
PEMERINTAH KABUPATEN SIGI
Kerja Sama
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI SULAWESI TENGAH
TAHUN 2022
Oleh
JUDUL
“Edukasi Ibu Hamil tentang Pentingnya Mengkonsumsi
Tablet Tambah Darah selama kehamilan di Desa Baluase”

NAMA : dr. Muchammad Amal Majid


NIP : 19940718 202203 1 009
INSTANSI : Puskesmas Baluase
JABATAN : Ahli Pertama – Dokter
NDH : 12
Telah diseminarkan Pada Tanggal : 27 Agustus 2022
Coach Penguji

DR. Aspina, S.Pd.,M.Pd Hj. Irmawati Irawan S.Sos.,M.Si


NIP. 19730909 200012 2 003 NIP. 19720219 199403 2 005

Mengatahui,
KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSAI DAERAH
SULAWESI TENGAH

Dr. Drs. Adidjoyo Dauda, M.Si


NIP. 19650421 199112 1 004

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas curahan rahmat
dan nikmat-Nya, sehingga penulis sebagai peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III
dapat menyelesaikan “Laporan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar Aparatur Sipil Negara” yang
merupakan salah satu persyaratan yang diwajibkan selama mengikuti Pelatihan Dasar
Calon Pegawai Negeri Sipil.
Laporan aktualisasi ini dapat terwujud atas bantuan dari berbagai pihak baik
secara langsung maupun tidak langsung. Dalam kesempatan ini, penulis ingin
mengucapkan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Ke dua orang tua saya yang selalu mendoakan serta mendukung saya demi
kemudahan serta kelancaran mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini.
2. Bapak Mohamad Irwan, S.Sos.,M.Si selaku Bupati Sigi yang telah berjasa
membangun Sigi sehingga kita dapat bekerja dengan optimal.
3. Bapak Dr. Drs. Adidjoyo Dauda, M.Si selaku Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi
Tengah yang senantiasa memberikan dukungan dalam penyelanggaraan Latsar
CPNS Kabupaten Sigi Tahun 2022.
4. Bapak Syafrudin, SE selaku Kepala BPSDMD Kabupaten Sigi yang senantiasa
memfasilitasi serta memberi suport kepada kami para peserta Latsar CPNS
Kabupaten Sigi Tahun 2022.
5. dr. Sofyan Mailili, M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi yang
memberikan kami dukungan penuh untuk semangat dalam berproses pada tiap
kegiatan.
6. Ibu Sri Intan Dewi, SKM selaku Kepala Puskesmas Baluase serta selaku mentor
yang tidak hentinya serta meluangkan waktunya untuk memberikan bimbingan
serta wejangannya dalam menjalankan tiap kegiatan dan laporan aktualisasi.
7. Ibu Dr. Aspina, S.Pd,M.Pd selaku Coach yang telah membimbing dan
mengarahkan dalam pembuatan laporan serta laporan kegiatan aktulisasi ini.
8. Ibu Hj. Irmawati Irawan, S.Sos.,M.Si selaku Penguji dalam laporan aktualisasi ini
9. Kepada Kelompok 4 Peserta Latsar CPNS Angkatan 107 yang selalu
memberikan semangat satu sama lain agar makin kompak

iii
10. Serta Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu dan telah
banyak membantu penulis.

Penulis berupaya agar Laporan Aktualisasi ini dapat mencapai tujuan, sehingga
diharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penulisan
ini.

Palu, 25 Agustus 2022


Penulis

dr. Muchammad Amal Majid


NIP. 19940718 202203 1 009

iv
DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Persetujuan................................................................................................ i

Lembar Persetujuan Perbaikan...............................................................................ii

KATA PENGANTAR.................................................................................................iii

DAFTAR ISI............................................................................................................. v

DAFTAR TABEL DAN DIAGRAM............................................................................vii

DAFTAR GAMBAR..................................................................................................viii

DAFTAR LAMPIRAN...............................................................................................ix

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang............................................................................................1
1.2. Visi, Misi, Gambaran Organisasi Perangkat Daerah...................................3
1.3. Tugas dan Fungsi Jabatan.........................................................................7
1.4. Tujuan Aktualisasi.......................................................................................8
1.5. Manfaat Aktualisasi.....................................................................................8

BAB II RANCANGAN AKTUALISASI

2.1. Nilai-nilai Dasar Aparatur Sipil Negara......................................................10


2.2. Kedudukan dan Peran PNS Untuk Mendukung Terwujudnya Smart
Governance..............................................................................................12
2.3. Analisis Isu................................................................................................15
2.4. Rencana Kegiatan Aktualisasi...................................................................19
2.5. Jadwal Tentatif Aktualisasi........................................................................26
BAB III PELAKSANAAN AKTUALISASI
3.1. Pengenalan dan Perencanaan Pelaksanaan............................................26
3.2. Persiapan Penyuluhan..............................................................................32
3.3. Penyuluhan................................................................................................36

v
3.4. Pemantauan Ibu Hamil..............................................................................41
3.5. Edukasi......................................................................................................47
3.6. Evaluasi.....................................................................................................52
3.7. Capaian dan Kemanfaatan Aktualisasi......................................................56
BAB IV KESIMPULAN DAN TINDAK LANJUT
4.1 Kesimpulan................................................................................................57
4.2 Tindak Lanjut.............................................................................................58
LAMPIRAN..............................................................................................................59

vi
DAFTAR TABEL DAN DIAGRAM
Halaman
Tabel 2.1 Core Values BerAKHLAK....................................................................................10
Tabel 2.2 Analisis Isu APKL.................................................................................................15
Diagram Fish Bone..............................................................................................................17
Tabel 2.3 Penyebab Masalah dan Pemecahan Masalah....................................................18
Tabel 2.4 Rencana Kegiatan Aktualisasi.............................................................................19
Tabel 2.5 Jadwal Tentatif Aktualisasi...................................................................................25
Tabel 3.1 Ringkasan Pengenalan dan Perencanaan Pelaksanaan....................................30
Tabel 3.2 Ringkasan Persiapan penyuluhan.......................................................................35
Tabel 3.3 Ringkasan Penyuluhan........................................................................................40
Tabel 3.4 Ringkasan Pemantauan Ibu Hamil......................................................................45
Tabel 3.5 Ringkasan Edukasi .............................................................................................50
Tabel 3.6 Ringkasan Evaluasi.............................................................................................55

vii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar C............................................................................................................................. 5
Gambar 3.1.......................................................................................................................... 27
Gambar 3.2.......................................................................................................................... 29
Gambar 3.3.......................................................................................................................... 30
Gambar 3.4.......................................................................................................................... 33
Gambar 3.5.......................................................................................................................... 34
Gambar 3.6.......................................................................................................................... 35
Gambar 3.7.......................................................................................................................... 38
Gambar 3.8.......................................................................................................................... 39
Gambar 3.9.......................................................................................................................... 40
Gambar 3.10........................................................................................................................ 43
Gambar 3.11........................................................................................................................ 44
Gambar 3.12........................................................................................................................ 45
Gambar 3.13........................................................................................................................ 48
Gambar 3.14........................................................................................................................ 49
Gambar 3.15........................................................................................................................ 50
Gambar 3.16........................................................................................................................ 53
Gambar 3.17........................................................................................................................ 54
Gambar 3.18........................................................................................................................ 55

viii
DAFTAR LAMPIRAN
Surat izin kegiatan
Lembar konsultasi mentor
Notulensi bersama pemegang program
Surat izin kegiatan Desa
Slide materi penyuluhan
Daftar keperluan saat penyuluhan
Daftar hadir kegiatan
Daftar hadir kegiatan yang terisi
Soal pretes dan post tes
Soal pretes dan post tes yang terisi
Buku pemantauan ibu hamil
Notulensi kendala kegiatan
Notulensi kegiatan pre dan post tes
Notulensi saran kegiatan

ix
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sejalan telah ditetapkannya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2004


tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) dan merujuk pada ketentuan Pasal
63 ayat (3) dan ayat (4) UU ASN, Calon Pegawai Negeri Sipil wajib menjalani
masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses pelatihan terintegrasi
untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi
nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan
bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi
bidang. Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi
bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja
yang bekerja pada instansi pemerintah.

Selanjutnya peran dari Pegawai ASN: perencana, pelaksana, dan


pengawas penyelenggara tugas umum pemerintahan dan pembangunan
nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang
profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi,
kolusi dan nepotisme. ASN berfungsi, bertugas dan berperan untuk
memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas,
melaksanakan kebijakan yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta, mempererat
persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. ASN
senantiasa dan taat sepenuhnya kepada pancasila, UUD 1945, Negara dan
Pemerintah.

Berdasarkan keputusan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara


nomor 139 tahun 2003 Dokter adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas,
tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang

1
berwenang untuk melakukan kegiatan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat pada sarana pelayanan kesehatan. Sarana pelayanan
kesehatan, adalah tempat yang digunakan untuk menyelengarakan upaya
kesehatan, yaitu Rumah sakit, Puskesmas, Poliklinik, dan atau Unit
kesehatan lainnya. Salah satu yang menjadi problem kesehatan yang ada di
masyarakat adalah masih tingginya kejadian anemia pada ibu hamil.

Anemia merupakan suatu kondisi jumlah eritrosit menurun dan


kuantitas hemoglobin di bawah kadar normal. Kadar normal untuk
hemoglobin berbeda pada setiap orang tergantung umur, jenis kelamin,
kehamilan, hingga ketinggian tempat tinggal. Centers for Disease Control and
Prevention mendefiniskan anemia dalam kehamilan menggunakan cut off 11
g/dL pada kehamilan trimester I dan trimester III, sedangkan pada trimester II
adalah 10,5 g/dL. WHO menyatakan derajat keparahan anemia dibagi
menjadi tiga yaitu anemia ringan, anemia sedang, dan anemia berat. Nilai
hemoglobin pada anemia ringan adalah 10 g/dL sampai cut off point
berdasarkan umur. Kadar hemoglobin yang termasuk ke dalam anemia
sedang adalah antara 7-10 g/dL. Sedangkan, nilai hemoglobin untuk anemia
berat adalah <7 g/dl.

Zat besi dibutuhkan terutama dalam kehamilan untuk memenuhi


asupan mikronutrien, pertumbuhan dan perkembangan janin, dan membantu
dalam proses hematopoiesis. Secara global, sekitar 40% wanita hamil
mengalami anemia dan 50% dari kejadian anemia tersebut disebabkan oleh
defisiensi zat besi. Angka kejadian anemia diperkirakan mencapai 12,8% dari
kematian ibu saat masa kehamilan dan persalinan di Asia. Di Indonesia,
prevalensi anemia defisiensi besi pada ibu hamil adalah sebesar 50,5%

Pemberian suplementasi tablet besi (Fe) pada ibu hamil menjadi


upaya penanggulangan anemia yang disebabkan oleh defisisensi zat besi.

2
Tablet besi (Fe) didapatkan ibu hamil pada saat pemeriksaan kehamilan di
fasilitas kesehatan. Dosis yang diberikan yaitu sebanyak 0,25 g asam folat
dan 60 mg elemental iron dalam satu tablet berturut-turut sekurang-
kurangnya selama 90 hari masa kehamilan. Apabila dilakukan sesuai dengan
ketentuan dan dosisnya maka cara pemberian suplementasi tablet besi (Fe)
ini merupakan cara yang baik dan efisien karena terdapat kandungan besi
sekaligus asam folat yang dapat mencegah anemia karena anemia memiliki
dampak buruk dan menjadi faktor risiko terjadinya partus prematur, partus
lama, abortus, perdarahan post partum, infeksi, hingga terjadi syok.

1.2 Visi, Misi, Gambaran Organisasi Perangkat Daerah

A. Visi Daerah Kabupaten Sigi

Visi Kabupaten Sigi Tahun 2021-2026 yang diusung oleh Bapak


Mohamad Irwan, S.Sos., M.Si. dan Dr. Samuel Yansen Pongi, S.E., M.Si.
Selaku Pimpinan Tinggi Kabupaten Sigi. Adapun Visi Kabupaten Sigi yaitu “
Kabupaten Sigi yang berdaya saing berbasis Agribisnis”.

B. Misi Daerah Kabupaten Sigi

Dalam mewujudkan visi tersebut Kabupaten Sigi memiliki misi :

1. Memantapkan Akses dan Kualitas Pelayanan Pendidikan, Kesehatan


dan Infrastruktur;
2. Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan yang Berdaya Saing Berbasis
Agribisnis;
3. Melanjutkan Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola, Supremasi Hukum
dan HAM;

3
4. Menguatkan Kualitas Ketertiban, Keamanan dan Harmoni Sosial;
5. Melanjutkan Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Mitigasi Bencana.

C. Gambaran Singkat Puskesmas Baluase

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 tahun 2019 menjelaskan bahwa


Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan
perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif
dan preventif di wilayah kerjanya. Puskesmas Baluase merupakan salah satu
unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi yang bertanggung
jawab dalam menyelenggarakan Pembangunan dibidang kesehatan di 12
desa yang berada di Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Secara
geografis Kecmatan Dolo Selatan berada pada posisi 0 0 45’53’ – 10 00’57” LS
dan 119032’30” – 119046’36” BT. Secara administrasi Kecamatan Dolo
Selatan berbatasan dengan :
Sebelah Utara : Kecamatan Dolo Barat
Sebelah Selatan : Kecamatan Kulawi
Sebelah Timur : Kecamatan Tanambulava dan Kecamatan
Gumbasa
Sebelah Barat : Kecamatan Rio Pakava dan Kecamatan
Pinembani.
Luas wilayah Kecamatan Dolo Selatan adalah 592.54 km2, secara
administratif Kecamatan Dolo Selatan dibagi atas 12 desa. Akses semua
desa yang di Kecamatan Dolo Selatan dapat dilalui dengan kendaraan roda
dua dan roda empat, sehingga hal ini dapat mempermudah akses jalan
antara satu desa dengan desa yang lain dan begitupun ke ibu kota
kecamatan.

4
Gambaran umum tempat aktualisasi adalah sebagai berikut :

Gambar C Puskesmas Baluase

PROFIL PUSKESMAS

Nama Puskesmas : Puskesmas Baluase


Alamat : Jl. Palu-Bangga Desa Baluase Kecamatan
Dolo Sealatan, Kabupaten Sigi.
Nama Kepala Puskesmas : Sri Intan Dewi, SKM
Pangkat/Golongan : Penata / III/C

D. Visi Puskesmas Baluase


Visi Puskesmas Baluase Kecamatan Dolo Selatan dalam pembangunan
Kesehatan adalah terwujudnya Pelayanan Kesehatan yang bermutu menuju
Kecamatan Dolo Selatan Sehat, hal ini bertujuan untuk mendukung
tercapainya tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan
kesadaran, kemauan dan kemanpuan hidup sehat bagi setiap orang yang
bertempat tinggal diwilayah kerja Puskesmas Baluase.

5
E. Misi Puskesmas Baluase

Misi Puskesmas Baluase yang diselenggarakan oleh Puskesmas


Baluase adalah mendukung tercapainya visi pembangunan kesehatan. Misi
Puskesmas Baluase Antara lain :
Memberikan pelayanan kesehatan dengan profesional,
bertanggung jawab dan adil
Menciptakan komunikasi yang baik antara petugas kesehatan
dan masyarakat
Membina dan menciptakan hubungan kerja serta lingkungan
kerja yang baik
Memanfaatkan penggunaan sarana dan prasrana yang ada.

F. Motto Puskesmas Baluase

Motto Puskesmas Baluase antara lain :

“6 S : Senyum, Salam, Sapa, Sentuh, Sembuh, Sehat”

G. Tata Nilai Puskesmas Baluase

Tata Nilai : “KERJA”


1. Ketuhanan
Bahwa seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh puskesmas baluase
berlandaskan Iman dan Takwa kepada ketuhanan yang Maha Esa.
2. Efektif dan Efisien
Bahwa setiap kegiatan atau program harus efektif dan efesien dalam
menangani setiap masalah kesehatan berdasarkan SPO yang ada.
3. Responsif

6
Program kesehatan dan pelayanan kesehatan harus berdasarkan
kebutuhan masyarakat, serta memiliki respon yang cepat dan tepat
dalam menangani setiap masalah kesehatan yang ditemukan di
lapangan.
4. Jujur dan Malu
Bahwa dalam setiap kegiatan yang di lakukan di dasari dengan
kejujuran serta malu jika tidak melaksanakan tugas dan tanggung
jawab dengan baik.
5. Amanah
Bahwa dalam melaksanakan tugas harus dilandasi sikap amanah
sehingga dapat memupuk kepercayaan rekan kerja dan masyarakat.

1.3 Tugas dan fungsi jabatan peserta


Berdasar Peraturan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi Nomor 139 tahun 2003. Peran dokter sebagai pelaksana dalam
pelayanan kesehatan. Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan, tugas
seorang dokter mengusahakan agar pelayanan kesehatan umum dapat
terlaksana dengan baik. Adapun tugas tersebut sebagai berikut :
1) Melakukan pelayanan medik umum rawat jalan tingkat pertama.

2) Melakukan pelayanan di Unit Gawat Darurat.

3) Melakukan tindakan khusus sederhana oleh dokter umum.

4) Melakukan tindakan khusus sedang oleh dokter umum.

5) Melakukan tindakan darurat medik/pertolongan pertama pada

kecelakaan.

6) Melakukan pemulihan mental sederhana.

7) Melakukan pemulihan mental kompleks tingkat I.

7
8) Melakukan pemulihan fisik sederhana.

9) Melakukan pemulihan fisik kompleks tingkat I.

10) Melakukan pemeliharaan kesehatan ibu.

11) Melakukan pemeliharaan kesehatan bayi

12) Melakukan pemeliharaan kesehatan anak.

13) Melakukan pelayanan imunisasi.

14) Melakukan penyuluhan medik.

15) Membuat catatan medik rawat jalan.

16) Melayani atau menerima konsultasi dari luar atau keluar.

17) Melayani atau menerima konsultasi dari dalam.

18) Menguji kesehatan individu

19) Melakukan tugas jaga panggilan/ oncall.

20) Membantu dalam kegiatan kesehatan P3K.

1.4 Tujuan Aktualisasi

Untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil di Desa Baluase yaitu


tentang pentingnya mengkonsusmsi tablet tambah darah selama kehamilan.

1.5 Manfaat Aktualisasi

Manfaat rancangan aktualisasi ini adalah sebagai berikut :


1. Bagi peserta
a. Membantu peserta agar terbiasa dengan nilai dasar profesi
ASN.

8
b. Mendapatkan gambaran pengetahuan ibu hamil tentang
manfaat dari mengkonsumsi tablet tambah darah secara rutin.
c. Momen pengembangan diri agar dapat menjadi pelayan publik
yang baik.
2. Bagi Puskesmas Baluase
a. Mendukung visi dan misi Puskesmas Baluase.
b. Menurunkun faktor risiko yang bisa terjadi pada ibu hamil
apabila mengalami Anemia di wilayah kerja Puskesmas
Baluase.
3. Bagi Pemerintah Daerah
a. Mendukung visi dan misi daerah Kabupaten Sigi Khususnya di
bidang kesehatan
b. Membantu menurunkan angka kematian ibu yang merupakan
salah satu dampak akibat dari Anemia saat kehamilan yang
disebabkan oleh perdarahan akut dan kurangnya asupan zat
besi.
c. Membantu meningkatkan derajat kesahatan Ibu selama Hamil
serta mencegah resiko yang terjadi.
4. Bagi Masyarakat Khususnya Ibu Hamil di wilayah Kerja Puskesmas
Baluase
a. Mendapatkan Informasi tentang manfaat mengkonsumsi tablet
tambah darah selama kehamilan.
b. Mempermudah masyarakat mendapatkan informasi tentang
kesehatan Ibu selama Hamil tanpa harus ke Puskesmas.
c. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga dapat
menjadi lebih produktif.

9
BAB II
RANCANGAN AKTUALISASI

2.1. Nilai-nilai Dasar Aparatur Sipil Negara (ASN)

Berdasarkan Surat Edaran (SE) menteri PANRB nomor 20 tahun 2021


tanggal 26 Agustus 2021 tentang implementasi Core Values dan Employer
Branding Aparatur Sipil Negara (ASN), disebutkan bahwa dalam rangka
penguatan budaya kerja sebagai salah satu strategi transformasi pengelolaan
ASN menuju pemerintahan berkelas dunia (World Class Governmet),
Pemerintah telah meluncurkan Core Values (Nilai-nilai dasr) ASN BerAkhlak
yang merupakan akronim dari Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Adapun Employer Branding yaitu
Bangga Melayani Bangsa.

Tabel 2.1 Core Values BerAKHLAK

N Nilai Dasar Afirmasi Kata kunci Panduan Perilaku


o
1. Berorientasi Kami  Responsivitas 1. Memahami dan memenuhi
Pelayanan berkomitmen  Kualitas kebutuhan masyakat
memberikan  Kepuasan 2. Ramah, cekatan, solutif,
pelayanan prima dan dapat diandalkan
demi kepuasan 3. Melakukan perbaikan tiada
masyarakat henti.
2. Akuntabel Kami  Integritas 1. Melaksanakan tugas
bertanggung-  Konsisten dengan jujur,
jawab atas  Dapat bertanggungjawab, cermat,
kepercayaan dipercaya disiplin dan berintegritas
yang diberikan  Transparan tinggi
2. Menggunakan kekayaan
dan barang milik negara
secara bertanggung jawab,
efektif, dan efisien
3. Tidak menyalahgunakan
kewenangan jabatan
3. Kompeten Kami terus Kinerja terbaik 1. Meningkatkan kompetensi

10
belajar dan Sukses diri untuk menjawab
mengembangkan Keberhasilan tantangan yang selalu
kapabilitas Learning berubah
agility 2. Membantu orang lain
Ahli belajar
dibidangnya 3. Melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik
4. Harmonis Kami saling  Peduli 1. Menghargai setiap orang
peduli dan  Perbedaan apapun latar belakangnya
menghargai  Selaras 2. Suka menolong orang lain
perbedaan 3. Membangun lingkungan
kerja yang kondusif
5. Loyal Kami berdedikasi Komitmen 1. Memegang teguh ideologi
dan Dedikasi Pancasila, UUD 1945,
mengutamakan Kontribusi setia pada NKRI serta
kepentingan Nasionalisme pemerintahan yang sah
Bangsa dan Pengabdian 2. Menjaga nama baik
Negara sesama ASN, Pimpinan,
Instansi, dan Negara
3. Menjaga rahasia jabatan
dan negara
6. Adaptif Kami terus  Inovasi 1. Cepat menyesuaikan diri
berinovasi dan  Antusias menghadapi perubahan
antusias dalam terhadap 2. Terus berinovasi dan
menggerakkan perubahan mengembangkan
ataupun  Proaktif kreativitas
menghadapi 3. Bertindak proaktif
perubahan
7. Kolaboratif Kami Kesediaan 1. Memberi kesempatan
membangun bekerja sama kepada berbagai pihak
kerjasama yang Sinergi untuk untuk berkontribusi
sinergis hasil yang 2. Terbuka dalam bekerja
lebih baik sama untuk menghasilkan
nilai tambah
3. Menggerakkan
pemanfaatan berbagai
sumberdaya untuk tujuan
Bersama.

11
2.2 Kedudukan Dan Peran PNS Untuk Mendukung Terwujudnya Smart
Governance

1. Manajemen ASN

Manajemen ASN adalah Pengelolaan ASN untuk menghasilkan


Pegawai ASN yang professional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas
dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

a. Pegawai ASN berkedudukan sebagai aparatur negara yang


menjalankan kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan instansi
pemerintah serta harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua
golongan dan partai politik
b. Pegawai ASN berperan sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas
penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan
nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang
profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik
korupsi, kolusi, dan nepotisme.
c. Pegawai ASN memiliki fungsi :
Pelaksana kebijakan publik
Pelayan publik
Perekat dan pemersatu bangsa
d. Merit System ASN adalah kebijakan dan Manajemen ASN yang
berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan
wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna
kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau
kondisi kecacatan.

12
2. Smart ASN

Smart ASN merupakan pegawai dengan kompetensi, kinerja, serta


profesionalisme yang tinggi sehingga mampu beradaptasi dan semakin
responsif terhadap perubahan dan pencapaian tujuan organisasi. Smart
governance adalah sebuah tata kelola pemerintahan yang cerdas. Yang
bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik dan
terus berupaya meningkatkan kualitas kinerja birokrasi melalui inovasi dan
pemanfaatan teknologi.

Di dalam smart ASN ada 5 kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap
ASN untuk mewujudkan Smart Governance, yaitu:

a. Menguasai IT
ASN dituntut tidak gaptek (gagap teknologi) dan informasi, juga dapat
mengoprasikan dan memanfaatkan aplikasi-aplikasi produk IT, hal ini
untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi untuk meningkatkan
kinerja, tugas, dan fungsinya dalam pelayanan dan pengabdian
kepada masyarakat.
b. Menguasai Bahasa Asing
Seorang ASN juga harus memiliki kemampuan menguasai Bahasa
asing seperti Bahasa inggris dan Bahasa asing lainnya. Hal ini agar
ASN mampu mengembangkan kompetensinya melalui informasi dan
teknologi yang berasal dari seluruh dunia yang biasanya
menggunakan Bahasa asing.
c. Bersikap Ramah saat melayani publik
Keramahan adalah memiliki sifat baik hati dan menarik budi
bahasanya, baik tutur kata dan sikapnya dalam setiap menjalankan
aktifitas melaksanakan tugas dan pekerjaan khususnya dalam
memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

13
d. Mempunyai kemampuan Networking atau mampu bekerjasama
Networking yaitu membangundan menjalani hubungan dengan orang
lain atau organisasi yang berpengaruh posistif pada kesuksesan
professional maupun personal. Salah satu manfaat memiliki koneksi
yang luas adalah semakin banyak ilmu dan informasi yang diperoleh
untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
e. Memiliki jiwa Enteprenuership
Jiwa enteprenuerhsip yaitu memiliki jiwa kewirausahaan yang ditandai
dengan dimilikinya keberanian, kreatifitas, inovatif, pantang menyerah,
dan cerdas dalam menangkap dan menciptakan peluang.
Enteprenuership juga dapat diartikan berpikir tentang masa depan
orang banyak, kehidupan orang banyak, kesejahtraan masyarakat,
dan bagaimana cara membantu mereka yang membutuhkan.

Literasi digital berfungsi untuk meningkatkan kemampuan kognitif


sumber daya manusia di Indonesia agar keterampilannya tidak terbatas
mengoprasikan gawai. Literasi digital juga merupakan kemampuan untuk
secara kreatif terlibat dalam praktik social tertentu, untuk mengasumsikan
identitas social yang tepat, dan untuk membentuk atau mempertahankan
berbagai hubungan diruang sosial. Terdapat 4 Kurikulum literasi digital, yaitu;

a. Kecakapan menggunakan media digital (digital skils)


b. Budaya menggunakan digital (digital culture)
c. Etika menggunakan media digital (digital ethics)
d. Keamanan menggunakan media digital (digital safety)

14
2.3. Analisis Isu

1. Identifikasi Isu

Isu di wilayah kerja Puskesmas Baluase Kec. Dolo Selatan

1. Tingginya angka kejadian hipertensi


2. Masih tingginya Anemia pada ibu hamil
3. Masih kurangnya kesadaran ibu hamil untuk melakukan ANC

Teknis tapisan Isu Menggunakan APKL :

A : Aktual. Isu tersebut benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan


oleh masyarakat

P : Problematik. Isu tersebut memiliki dimensi masalah yang kompleks,


sehingga perlu dicarikan segera solusi yang komprehensif

K : Khalayak. Isu menyangkut kepentingan orang banyak dan bukan hanya


kepentingan satu orang atau kelompok tertentu.

L : Layak. Isu Bersifat logis, pantas, realistis dan pembahasannya sesuai


dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab.

Tabel 2.2 Analisis Isu APKL

No ISU Aktual Problematik Kekhalayakan Kelayaka Total


A P K n
L
1. Tingginya 3 4 4 5 16
angka
kejadian
penyakit
Hipertensi
2. Masih 4 4 4 5 17
tingginya

15
Anemia pada
ibu hamil

3. Masih 3 3 4 5 15
kurangnya
kesadaran
ibu hamil
untuk
melakukan
ANC

Ket :

1. Sangat kecil 4. Besar


2. Kecil 5. Sangat Besar
3. Sedang

Berdasarkan analisis APKL, maka isu Utama yang perlu segera


dicarikan solusi adalah masih tingginya Anemia pada Ibu Hamil.

2. Identifikasi Penyebab Masalah

Fishbone diagram sering disebut Cause and Effect diagram adalah


sebuah diagram yang mempunyai tulang ikan yang dapat menunjukkan
sebab akibat dari suatu permasalahan. Fish Bone diagram akan
mengidentifikasi berbagai sebab potensial dari satu efek atau masalah, dan
menganalisis masalah tersebut melalui sesi brainstorming. Masalah akan
dipecah menjadi sejumlah kategori yang berkaitan, mencakup manusia,
material,mesin, prosedur, kebijakan dan sebagainya. Kategori sebab utama
mengorganisasikan sebab demikian rupa sehingga masuk akal dengan
situasi.

16
Kategori 5 s yang biasa digunakan dalam industri jasa, yaitu
surroundings (lingkungan), suppliers (pemasok), system (sistem), skils
(keterampilan) dan Safety (Keselamatan).

Diagram Fish Bone

SKILL
SUPLIER

Kurangnya pengetahuan ibu


hamil tentang manfaat Zat
Hasil pengukuran Hb yang besi & Asam folat
kadang kala berbeda
dengan keadaan klinis

Belum maksimalnya
pemantau ibu hamil untuk
konsumsi Zat besi & Asam
folat

Tingginya
Anemia Pada Ibu
Hamil

Kurangya pemahaman ibu hamil Belum maksimalnya pengetahuan ibu


untuk menjaga kesehatan selama hamil tentang bahaya anemia yang
kehamilan terjadi selama kehamilan yang bisa
mengancam keselamatan ibu & janin

Kurangnya pengetahuan ibu tentang


makanan yang mengandung zat besi
& asam folat

SURROUNDING SAFETY

17
3. Alternatif Pemecahan Masalah

Tabel 2.3 Penyebab Masalah dan Pemecahan Masalah


No Masalah Pemecahan Masalah
1. Kurangnya pengetahuan ibu Hamil Memberikan edukasi kepada ibu hamil di
tentang manfaat mengkonsumsi tiap kunjungan ANC tentang manfaat
Tablet FE & Asam Folat mengkonsumsi Tablet FE & Asam Folat
serta memberitahukan jumlah yang harus
diminum slama kehamilan serta ketidak
nyamanan dalam mengkonsumsi tablet
tersebut
2. Belum maksimalnya pemantauan Berkoordinasi dengan Bidan desa setempat
terhadap ibu hamil untuk untuk membantu pemantauan dalam
mengkonsumsi tablet FE & Asam mengkonsumsi tablet FE & Asam Folat
Folat
3. Hasil pengukuran HB yang kadang Mengecek kesesuain hasil dari alat
kala berbeda dengan keadaan klinis pengukur Hb dengan keadaan klinis pasien

4. Kurangnya pemahaman ibu hamil Ibu hamil harus mencari tahu bagaimana
untuk menjaga kesehatan ibu & selama kehamilan tetap menjaga
janin selama kehamilan kesehatanya selama hamil agar proses
persalinan berjalan lancar
5. kurangnya pengetahuan Ibu tentang Perlunya melakukan edukasi dan
makanan yang mengandung Zata pemeberian informasi tentang makanan apa
besi & Asam Folat saja yang mengandung Zat Besi & Asam
Folat
6. Belum maksimalnya pengetahuan Memberikan Sosialisasi tentang gambaran
ibu hamil tentang bahaya Anemia persalinan, tanda-tanda persalinan, serta
yang terjadi selama Kehamilan yang bahayanya apabila mengalami keadaan
bisa mengancam keselamatan ibu Anemia selama kehamilan
Janin

18
2.4. Rencana Kegiatan Aktualisasi
Unit Kerja : Puskesmas Baluase
Isu yang di angkat : Masih tingginya anemia pada ibu hamil

Tabel 2.4 Rencana Kegiatan Aktualisasi


No. Kegiatan Tahapan Output/Hasil Keterkaitan Kontribusi Kegiatan Penguatan Nilai
Kegiatan Substansi Mata Terhadap Visi, Misi OPD
pelatihan Pemda
1 2 3 4 5 6 7
1. Pengenalan dan a). Melakukan Mengetahui rencana Manajemen ASN Berkontribusi terhadap pencapaian Aktualisasi ini akan
(Bertanggung jawab, sikap
Perencanaan pelaksanaan. konsultasi dengan aktualisasi yang akan misi organisasi yang ke-1 yaitu menguatkan nilai-nilai
hormat, sopan & Integritas)
mentor. dilaksanakan. Agenda II : Mementapkan akses dan OPD yakni;
 Akuntabel
kualitas pelayanan pendidikan, Berorientasi
Integritas
 Loyal kesehatan dan infrastruktur pelayanan,
Komitmen
Akuntabel,
 Adaptif
Inovasi Kompeten, Harmonis,
 Kolaboratif
Loyal, Adaptif,
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik Kolaboratif
b). Mendiskusikan Mendapatkan Agenda II
 Akuntabel
rencana aktualisasi kesediaan dan
Integritas
bersama pemegang masukan dari  Kompeten
Ahli dibidangnya
program kesehatan ibu pemegang program
 Harmonis
hamil. Selaras
 Adaptif

19
Inovasi
 Kolaboratif
Kesediaan bekerja
sama
c). Menyampaikan hasil Mendapatkan izin Agenda II
 Akuntabel
diskusi rencana melaksanakan
Integritas
aktualisasi dengan rancangan  Loyal
Komitmen
pemegang program aktualisasi
 Harmonis
kepada mentor Selaras
 Adaptif
Inovasi
 Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik
2. Persiapan penyuluhan a). Menyiapkan materi Tersedianya materi Manajemen ASN Berkontribusi terhadap pencapaian Aktualisasi ini akan
(Disiplin, bertanggung jawab
penyuluhan penyuluhan misi organisasi yang ke-1 yaitu menguatkan nilai-nilai
& Integritas)
Agenda II Mementapkan akses dan OPD yakni;
 Akuntabel
kualitas pelayanan pendidikan, Berorientasi
Integritas
 Kompeten kesehatan dan infrastruktur pelayanan,
Learning agility
Akuntabel,
 Adaptif
Inovasi Kompeten, Harmonis,
b). Membuat daftar Tersedianya Agenda II Loyal, Adaptif,
 Akuntabel
keperluan yang akan keperluan tersebut
Integritas Kolaboratif
digunakan pada saat  Kompeten
Learning agility
penyuluhan
 Adaptif
Inovasi
c). Membuat daftar hadir, Tersedianya Agenda II
 Akuntabel
kertas saran serta kelengkapan tersebut
Integritas
membuat soal pre dan  Kompeten
Learning agility

20
post tes  Adaptif
Inovasi
3. Penyuluhan a). Mengisi daftar hadir Daftar hadir dan soal Manajemen ASN Berkontribusi terhadap pencapaian Aktualisasi ini akan
(Sikap hormat, sopan,
dan melaksanakan pre pre tes terisi misi organisasi yang ke-1 yaitu menguatkan nilai-nilai
bertanggung jawab &
tes Integritas) Mementapkan akses dan OPD yakni;
Agenda II
kualitas pelayanan pendidikan, Berorientasi
 Kompeten
Learning agility kesehatan dan infrastruktur pelayanan,
 Harmonis
Akuntabel,
Peduli
 Kolaboratif Kompeten, Harmonis,
Sinergi untuk hasil
Loyal, Adaptif,
yang lebih baik
b). Menyampaikan materi Bertambahnya Agenda II Kolaboratif
 Berorientasi
penyuluhan pemahaman serta
Pelayanan
pengetahuan Ibu Responsivitas
 Kompeten
hamil tentang
Learning agility
pentingnya  Loyal
mengkonsomsi tablet Pengabdian
 Kolaboratif
tambah darah Sinergi untuk hasil
selama kehamilan yang lebih baik

c). Melakukan sesi tanya Terjalin diskusi Agenda II


 Berorientasi
jawab dan melaksanakan antara penulis
Pelayanan
post tes dengan ibu hamil Responsivitas
 Kompeten
serta soal post tes
Learning agility
terisi.  Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik
4. Pemantauan Ibu Hamil a). Berkoordinasi dengan Berkolaboratif Manajemen ASN Berkontribusi terhadap pencapaian Aktualisasi ini akan
(Sikap hormat, Sopan, dan
Bidan dan Kader Desa dengan Bidan dan misi organisasi yang ke-1 yaitu menguatkan nilai-nilai

21
Baluase kader Desa Baluase bertanggung jawab) Mementapkan akses dan OPD yakni;
Agenda II
untuk memantau kualitas pelayanan pendidikan, Berorientasi
 Kompeten
kepatuhan ibu hamil Ahli dibidangnya kesehatan dan infrastruktur pelayanan,
 Harmonis
dalam Akuntabel,
Selaras
mengkonsumsi tablet  Kolaboratif Kompeten, Harmonis,
Kesediaan bekerja
tambah darah. Loyal, Adaptif,
sama
Kolaboratif
b). Bertemu dengan Ibu Terdapat kepatuhan Agenda II
 Berorientasi
Hamil untuk memantau Ibu Hamil dalam
pelayanan
kepatuhan dalam mengkonsumsi Responsivitas
 Harmonis
mengkonsumsi tablet Tablet tambah darah
Selaras
tambah darah  Loyal
Pengabdian
 Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik
c). Memberi edukasi Terdapat Agenda II
 Harmonis
kepada Suami & pengawasan yang
Peduli
Keluarga pendamping berkesinambungan  Loyal
Ibu Hamil untuk turut antara Suami & Pengabdian
 Kolaboratif
serta mengawasi Keluarga Sinergi untuk hasil
kepatuhan Ibu dalam pendamping Ibu yang lebih baik

mengkonsumsi tablet Hamil


tambah darah
5. Edukasi a). Membuat video Terdapat Informasi Smart ASN Berkontribusi terhadap pencapaian Aktualisasi ini akan
edukasi tentang manfaat (Implementasi literasi digital
serta edukasi dengan misi organisasi yang ke-1 yaitu menguatkan nilai-nilai
mengkonsumsi tablet dan implikasinya)
tambah darah selama memanfaatkan Agenda II Mementapkan akses dan OPD yakni;

22
kehamilan media Sosial  Kompeten kualitas pelayanan pendidikan, Berorientasi
Learning agility
kesehatan dan infrastruktur pelayanan,
 Loyal
Dedikasi Akuntabel,
 Adaptif Kompeten, Harmonis,
Inovasi
Loyal, Adaptif,
b). Membuat video Terdapat Informasi Agenda II Kolaboratif
 Kompeten
edukasi tentang serta edukasi dengan
Learning agility
makanan yang memanfaatkan  Loyal
mengandung Zat Besi media Sosial Dedikasi
 Adaptif
dan Asam Folat Inovasi

c). Mengupload video Terdapat Agenda II


 Kompeten
edukasi ke akun media kemudahan dalam
Learning agility
sosial Facebook milik mengakses informasi  Loyal
Puskesmas Baluase edukasi melalui Dedikasi
 Adaptif
media sosial Inovasi

6. Evaluasi a). Mencatat kendala Adanya notulensi Manajemen ASN Berkontribusi terhadap pencapaian Aktualisasi ini akan
kegiatan (Bertanggung jawab dan
selama kegiatan misi organisasi yang ke-1 yaitu menguatkan nilai-nilai
integritas)
Agenda II Mementapkan akses dan OPD yakni;
 Akuntabel
kualitas pelayanan pendidikan, Berorientasi
Transparan
 Kompeten kesehatan dan infrastruktur pelayanan,
Kinerja terbaik Akuntabel,
 Adaptif
Kompeten, Harmonis,

23
Inovasi Loyal, Adaptif,

b). Mengevaluasi pre dan Adanya notulensi Agenda II Kolaboratif


kegiatan  Akuntabel
post tes
Integritas
 Kompeten
Keberhasilan
 Adaptif
Inovasi

c). Mengevaluasi saran Adanya notulensi Agenda II


 Akuntabel
kegiatan kegiatan
Integritas
 Kompeten
Kinerja terbaik
 Adaptif
Inovasi

2.5 Jadwal Tentatif Aktualisasi


Tabel 2.5 Jadwal tentatif Aktualisasi

24
No. Kegiatan Juli Minggu Juli Minggu Agustus Agustus Agustus
ke-3 ke-4 Minggu Minggu Minggu
ke-1 ke-2 ke-3
1. Pengenalan dan
perencanaan pelaksanaan
2. Persiapan penyuluhan
3. Penyuluhan
4. Pemantauan Ibu Hamil
5. Edukasi
6. Evaluasi Kegiatan

25
BAB III
PELAKSANAAN AKTUALISASI
3.1 Pengenalan dan Perencanaan Pelaksanaan

a. Melakukan konsultasi dengan mentor


Dilaksanakan tanggal : 19 Juli 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis mengawalinya dengan
berkonsultasi dengan pimpinan yakni Kepala Puskesmas selaku
mentor. Pada tahapan kegiatan ini penulis menyampaikan seluruh
rencana kegiatan aktualisasi kegiatan selama 30 hari kerja. Berikut
dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.1 Melakukan konsultasi dengan mentor

Output dari kegiatan ini adalah kepala puskesmas selaku mentor


mengetahui rencana kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan.
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)
Pada saat melakukan konsultasi dengan mentor penulis telah
mengaktualisasikan nilai Akuntabel (Integritas) dalam menyiapkan
rancangan kegiatan aktualisasi terdapat nilai tanggung jawab dalam
membuat rancangan. Dengan adanya nilai ini, pelaksana dapat
menerapkan rancangan yang sudah dibuat secara konsisten selama

26
kegiatan aktualisasi. Loyal (Komitmen) dalam kegiatan ini dibutuhkan
komitmen antara penulis dan kepala puskesmas dalam menjalankan
kegiatan aktualisasi. Adaptif (Inovasi) yaitu selalu berinovasi dan
mengembangkan kretivitas dalam membuat laporan kegiatan
aktualisasi yang akan dilaksanakan. Kolaboratif (Sinergi untuk hasil
yang lebih baik) dalam tahapan ini adanya kerja sama antara
mentor/kepala puskesmas dengan penulis untuk bersinergi dalam
menghasilkan yang lebih baik.
Adapun dampak dari tidak diterapkanya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak berlangsungya komunikasi yang efektif sehingga
penanggung jawab dalam kegiatan aktualisasi tidak mengetahui
rencana kegiatan dan tidak adanya kesiapan untuk mendukung
pelaksanaan kegiatan aktualisasi

b. Mendiskusikan rencana aktualisasi bersama pemegang program


Kesehatan ibu hamil
Dilaksanakan tanggal : 20 Juli 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis bertemu dengan pemegang
program kesehatan ibu hamil dan promosi kesehatan. Pada tahapan
kegiatan ini penulis menjelaskan serta mendiskusikan rencana
aktualisasi yang akan dilaksanakan selama 30 hari kerja kedepan
serta mendapatkan kesediaan dan masukan dari pemegang program.
Berikut dokumentasi kegiatan.

27
Gambar 3.2 Mendiskusikan rencana aktualisasi bersama pemegang Program
kesehatan Ibu hamil dan Promosi Kesehatan

Output dari kegiatan ini adalah mendapatkan kesediaan dan


masukkan dari pemegang program kesehatan ibu hamil.
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)
Pada saat mendiskusikan rencana aktualisasi bersama pemegang
program kesehatan ibu hamil telah mengaktualisasikan nilai
Akuntabel (Integritas) dalam tahapan kegiatan ini terdapat nilai
tanggung jawab dalam membuat laporan kegiatan. Kompeten (Ahli
dibidangnya) pada tahapan kegiatan ini penulis meminta kesediaan
dari pemegang program serta memberikan arahan serta masukannya
dalam menjalankan kegiatan aktualisasi. Harmonis (selaras) antara
penulis dan pemegang program saling berjalan bersama agar
kegiatan aktualisasi dapat berjalan sinkron. Adaptif (Inovasi) yaitu
untuk mengembangkan kegiatan aktulisasi ini bersama pemegang
program. Kolaboratif (Kesediaan bekerja sama) pada tahapan
kegiatan ini pemegang program bersedia untuk bekerja sama untuk
mendukung agar kegiatan aktulisasi ini dapat berjalan sesuai dengan
harapan.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak berlangsungnya komunikasi yang efektif sehingga
pemegang program keseahatan ibu hamil dan promosi kesehatan

28
tidak mengetahui rencana kegiatan dan tidak adanya kesiapan dari
pemegang program untuk mendukung pelaksanaan kegiatan
aktualisasi.

c. Menyampaikan hasil diskusi rencana aktualisasi dengan


pemegang program kepada mentor
Dilaksanakan tanggal : 23 Juli 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian Pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis bertemu dengan mentor selaku
Kepala Puskesmas untuk menyampaikan hasil diskusi rencana
aktualisasi dengan pemegang program kepada mentor. Berikut
dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.3 Menyampaikan hasil diskusi rencana aktualisasi dengan pemegang program
kepada mentor

Output dari tahapan kegiatan ini adalah mendapatkan izin dari kepala
puskesmas untuk melaksanakan kegiatan laporan aktualisasi
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)
Pada saat menyampaikan hasil diskusi rencana aktualisasi dengan
pemegang program kepada mentor telah mengaktualisasikan nilai
Akuntabel (Integritas) dalam tahapan kegiatan ini terdapat nilai

29
tanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan. Loyal (Komitmen)
dalam tahapan kegiatan ini dibutuhkan komitmen antara penulis dan
kepala puskesmas selaku mentor dalam menjalankan kegiatan
aktualisasi. Harmonis (selaras) antara penulis dan kepala puskesmas
selaku mentor terdapat keselarasan dalam pelaksanaan kegiatan
aktualisasi. Adaptif (Inovasi) yaitu selalu berinovasi dan
mengembangkan kretivitas dalam membuat laporan kegiatan
aktualisasi yang akan dilaksanakan. Kolaboratif (Sinergi untuk hasil
yang lebih baik) dalam tahapan kegiatan ini adanya kerja sama antara
kepala puskesmas selaku mentor dengan penulis untuk bersinergi
dalam menghasilkan yang lebih baik.
Adapun dampak jika nilai dasar ASN tersebut tidak diterapkan adalah
tidak berlangsungnya komunikasi yang efektif sehingga pimpinan tidak
mengetahui pelaksanaan kegiatan aktualisasi.

Bukti pelaksanaan kegiatan ini dapat dilihat pada lampiran dan rincian
selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.1 Ringkasan Pengenalan dan Perencanaan Pelaksanaan

No. Tahapan Kegiatan Tanggal Keterkaitan Bukti


Pelaksanaan substansi mata Pelaksanaan
pelatihan
1. Melakukan konsultasi 19 Juli 2022  Akuntabel Foto dan lembar
dengan mentor Integritas konsultasi
 Loyal
Komitmen
 Adaptif
Inovasi
 Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik
2. Mendiskusikan rencana 20 Juli 2022  Akuntabel Foto dan
aktualisasi bersama Integritas notulensi
pemegang program  Kompeten
kesehatan ibu hamil Ahli dibidangnya

30
 Harmonis
Selaras
 Adaptif
Inovasi
 Kolaboratif
Kesediaan bekerja
sama
3. Menyampaikan hasil 23 Juli 2022  Akuntabel Foto dan surat
diskusi renacana Integritas izin kegiatan
aktualisasi dengan  Loyal
pemegang program Komitmen
kepada mentor  Harmonis
Selaras
 Adaptif
Inovasi
 Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik

Keterkaitan terhadap kedudukan dan peran PNS untuk mendukung


terwujudnya Smart Governance.
Kegiatan pengenalan dan perencanaan pelaksanaan terkait dengan
mata pelatihan Manajemen ASN menerapkan nilai yaitu;
Bertanggung jawab, Sikap hormat, Sopan serta Berintegritas.
Kontribusi terhadap Misi Kabupaten Sigi. Kegiatan diatas diatas
berkontribusi terhadap penyelesaian Misi ke 1 Pemerintah Kabupaten
Sigi : Memantapkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan,
kesehatan dan infrastruktur.
Penguatan terhadap nilai organisasi
Pelaksanaan kegiatan Pengenalan dan perencanaan pelaksanaan
mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan nilai-nilai OPD
yakni; Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis,
Loyal, Adaptif, Kolaboratif.

31
3.2 Persiapan penyuluhan

a. Menyiapkan materi penyuluhan


Dilaksanakan tanggal : 27 Juli 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis menyiapkan materi untuk kegiatan
penyuluhan yang akan dilaksanakan di kantor Desa Baluase yaitu
berupa slide yang berisikan materi edukasi yang akan dijelaskan
kepada masyarakat khususnya kepada ibu hamil. Berikut
dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.4 Menyiapkan bahan penyuluhan

Output dari tahapan kegiatan ini adalah tersedianya materi


penyuluhan.
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)
Pada saat menyiapkan bahan menyuluhan telah mengaktualisasikan
nilai Akuntabel (Integritas) dalam menyiapkan bahan penyuluhan
terdapat nilai tanggung jawab. Kompeten (Learning agility) dalam
tahapan kegiatan ini penulis dapat kembali belajar untuk menyiapkan
materi penyuluhan. Adaptif (Inovasi) yaitu selalu berinovasi dalam
menyiapkan meteri penyuluhan.

32
Adapun dampak jika nilai dasar ASN tersebut tidak diterapkan adalah
tidak tersedianya bahan penyuluhan yang akan menunjang kegiatan
penyuluhan.

b. Membuat daftar keperluan yang akan digunakan pada saat


penyuluhan.
Dilaksanakan tanggal : 27 Juli 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis membuat daftar keperluan serta
kebutuhan apa saja yang akan digunakan pada saat kegiatan
penyuluhan dilaksanakan di kantor Desa Baluase. Berikut foto
dokumentasi.

Gambar 3.5 Membuat daftar keperluan yang akan digunakan pada saat penyuluhan

Output dari tahapan kegiatan ini adalah tersedianya daftar keperluan


tersebut.
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)
Pada saat membuat daftar keperluan yang akan digunakan pada saat
penyuluhan telah mengaktualisasikan nilai Akuntabel (Integritas)
dalam membuat daftar keperluan yang akan digunakan saat

33
penyuluhan terdapat nilai tanggung jawab. Kompeten (Learning
agility) dalam tahapan kegiatan ini penulis dapat kembali belajar
dalam membuat daftar keperluan yang akan digunakan saat
penyuluhan. Adaptif (Inovasi) yaitu selalu berinovasi dalam membuat
daftar keperluan yang akan digunakan.
Adapun dampak jika nilai dasar ASN tersebut tidak diterapkan adalah
tidak tersedianya keperluan yang akan digunakan pada saat
penyuluhan sehingga penyuluhan tidak dapat berjalan sebagaimana
yang diharapkan.

c. Membuat daftar hadir, kertas saran serta membuat soal pre dan
post tes
Dilaksanakan tanggal : 27 Juli 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam kegiatan ini penulis membuat daftar hadir, kertas saran
kegiatan serta membuat soal pre dan post tes sebagai sarana
penunjang dalam kegiatan penyuluhan. Berikut foto dokumentasi.

Gambar 3.6 Membuat daftar hadir, kertas saran serta membuat soal pre dan post tes

Output dari tahapan kegiatan ini adalah tersedianya kelengkapan


tersebut.

34
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)
Pada saat Membuat daftar hadir, kertas saran serta membuat soal
pre dan post tes telah mengaktualisasikan nilai Akuntabel (Integritas)
dalam membuat daftar hadir, kertas saran serta membuat soal pre
dan post tes terdapat nilai tanggung jawab. Kompeten (Learning
agility) dalam tahapan kegiatan ini penulis dapat kembali belajar
dalam membuat daftar hadir, kertas saran serta membuat soal pre
dan post tes. Adaptif (Inovasi) yaitu selalu berinovasi dalam membuat
daftar hadir, kertas saran serta membuat soal pre dan pos tes.
Adapun dampak jika nilai dasar ASN tersebut tidak diterapkan adalah
tidak tersedianya daftar hadir, kertas saran serta soal pre dan post tes
yang mana tersebut merupakan penunjang dalam kegiatan
penyuluhan.

Bukti Pelaksanaan kegiatan ini dapat dilihat pada lampiran dan rincian
selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.2 Ringkasan Persiapan penyuluhan

No. Tahapan Kegiatan Tanggal Keterkaitan Bukti


Pelaksanaan substansi mata Pelaksanaan
pelatihan
1. Menyiapkan materi 27 Juli 2022  Akuntabel Foto dan slide
penyuluhan Integritas materi
 Kompeten
Learning agility
 Adaptif
Inovasi
2. Membuat daftar 27 Juli 2022  Akuntabel Foto dan daftar
kebutuhan dan Integritas keperluan
keperluan yang akan  Kompeten
digunakan pada saat Learning agility
penyuluhan  Adaptif
Inovasi
3. Membuat daftar hadir, 27 Juli 2022  Akuntabel Foto dan

35
kertas saran serta, perangkat
membuat soal pre dan tersebut
Integritas
post tes
 Kompeten
Learning agility
 Adaptif
Inovasi

Keterkaitan terhadap kedudukan dan peran PNS untuk mendukung


terwujudnya Smart Governance.
Kegiatan persiapan penyuluhan terkait dengan mata pelatihan
Manajemen ASN menerapkan nilai yaitu; Disiplin, Bertanggung
jawab serta Berintegritas
Kontribusi terhadap Misi Kabupaten Sigi. Kegiatan diatas diatas
berkontribusi terhadap penyelesaian Misi ke 1 Pemerintah Kabupaten
Sigi : Memantapkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan,
kesehatan dan infrastruktur.
Penguatan terhadap nilai organisasi Pelaksanaan kegiatan
Pengenalan dan perencanaan pelaksanaan mampu memberikan
kontribusi terhadap penguatan nilai-nilai OPD yakni; Berorientasi
pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif,
Kolaboratif.

3.3 Penyuluhan

a. Mengisi daftar hadir dan melaksanakan pretes


Dilaksanakan tanggal : 28 Juli 2022
Tempat : Kantor Desa Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis membagikan daftar hadir kegiatan
serta sekaligus memberikan soal pre tes. Kegiatan ini diharapkan para
ibu hamil sebagai sasaran utama berperan aktif dalam kegiatan

36
penyuluhan serta mengisi daftar kehadiran kegiatan dan menjawab
soal pretes yang telah dibagikan. Berikut foto dokumentasi.

Gambar 3.7. Mengisi daftar hadir dan melaksanakan pre test

Output dari kegiatan ini adalah daftar hadir dan soal pre tes terisi.
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)
Pada saat mengisi daftar hadir dan melaksanakan pre tes telah
mengaktualisasikan nilai Kompeten (Learning agility). Dengan
dilaksanakan pre tes sebelum kegiatan penyuluhan akan
menumbuhkan keinginan bagi ibu hamil untuk belajar. Harmonis
(Peduli) dalam tahapan kegiatan ini merupakan sebagai bentuk
kepedulian Kolaboratif (Sinergi untuk hasil yang lebih baik) penulis
bersinergi bersama ibu hamil.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak terjalin komunikasi efektif antara penulis dengan ibu
hamil.

b. Menyampaikan materi penyuluhan


Dilaksanakan tanggal : 28 Juli 2022
Tempat : Kantor Desa Baluase
Uraian pelaksanaan :

37
Dalam tahapan kegiatan ini penulis memberikan penyuluhan kepada
ibu hamil, suami atau keluarga yang mendampingi mengenai anemia
dalam kehamilan, manfaat mengkonsumsi tablet tambah darah secara
rutin selama kehamilan serta, makanan yang mengandung zat besi
dan asam folat. Berikut foto dokumentasi.

Gambar 3.8 Menyampaikan materi penyuluhan

Output dari kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman serta


pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet
tambah darah selama kehamilan.
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)
Pada saat bertemu dengan ibu hamil untuk memantau kepatuhan
dalam mengkonsumsi tablet tambah darah telah mengaktualisasikan
nilai Berorientasi pelayanan (Responsivitas) dalam tahapan kegiatan
ini penulis memberikan responsivitas dengan melaksanakan
penyuluhan kepada ibu hamil sebagai bentuk pemenuhan terhadap
kebutuhan masyarakat. Kompeten (Learning agility) baik bagi penulis
maupun ibu hamil dapat sama-sama menumbuhkan keinginan untuk
belajar. Loyal (Pengabdian) dengan melakukan penyuluhan adalah
sebagai bentuk pengabdian penulis kepada masyarakat. Kolaboratif
(Sinergi untuk hasil yang lebih baik) Penulis bersinergi bersama ibu

38
hamil, suami atau keluarga yang mendampingi untuk menghasilkan
yang lebih baik.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak tersampaikannya penyuluhan serta tidak terjalin
komunikasi efektif antara penulis beserta ibu hamil, suami atau
keluarga yang mendampingi.

c. Melakukan sesi tanya jawab dan melaksanakan post tes


Dilaksanakan tanggal : 28 Juli 2022
Tempat : Kantor Desa Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis memberikan kesempatan kepada
Ibu hamil untuk bertanya sebagai bentuk feed back dari penyuluhan.
Setalah melakukan sesi tanya jawab Ibu hamil diarahkan untuk
mengisi soal post test. Kegiatan ini diharapkan agar Ibu hamil dapat
menambah pengatahuan serta pemahaman. Berikut foto
dokumentasi.

Gambar 3.9. Melakukan sesi tanya jawab dan melaksanakan post tes

Output dari kegiatan ini adalah terjalin diskusi antara penulis dengan
ibu hamil serta soal post tes terisi.
Keterkaitan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai Dasar
ASN)

39
Pada saat melakukan sesi tanya jawab dan melaksanakan post tes
telah mengaktualisasikan nilai Berorientasi pelayanan
(Responsivitas) dalam tahapan kegiatan ini penulis memberikan
responsivitas dengan sesi tanya jawab kepada ibu hamil sebagai
bentuk pemenuhan terhadap kebutuhan masyarakat. Kompeten
(Learning agility) baik bagi penulis maupun ibu hamil dapat sama-
sama menumbuhkan keinginan untuk belajar Kolaboratif (Sinergi
untuk hasil yang lebih baik) Penulis bersinergi bersama ibu hamil.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak terjalin komunikasi efektif antara penulis beserta ibu
hamil.

Bukti pelaksanaan kegiatan ini dapat dilihat pada lampiran dan rincian
selengkapnya dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.3 Ringkasan Penyuluhan

No. Tahapan Kegiatan Tanggal Keterkaitan Bukti


Pelaksanaan substansi mata Pelaksanaan
pelatihan
1. Mengisi daftar hadir 28 Juli 2022  Kompeten Foto, daftar
dan melaksanakan pre Learning agility hadir dan soal
tes  Harmonis pre tes terisi
Peduli
 Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik
2. Menyampaikan materi 28 Juli 2022  Berorientasi Foto
penyuluhan pelayanan
Responsivitas
 Kompeten
Learning agility
 Loyal
Pengabdian
 Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik

40
3. Melakukan sesi tanya 28 Juli 2022  Berorientasi Foto dan soal
jawab dan pelayanan post tes terisi
melaksanakan post tes Responsivitas
 Kompeten
Learning agility
 Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik

Keterkaitan terhadap kedudukan dan peran PNS untuk mendukung


terwujudnya Smart Governance.
Kegiatan penyuluhan terkait dengan mata pelatihan Manajemen ASN
menerpakan nilai yaitu; Sikap hormat, Sopan, Bertanggung jawab
serta Berintegritas.
Kontribusi terhadap Misi Kabupaten Sigi. Kegiatan diatas diatas
berkontribusi terhadap penyelesaian Misi ke 1 Pemerintah Kabupaten
Sigi : Memantapkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan,
kesehatan dan infrastruktur.
Penguatan terhadap nilai organisasi Pelaksanaan kegiatan
Pengenalan dan perencanaan pelaksanaan mampu memberikan
kontribusi terhadap penguatan nilai-nilai OPD yakni; Berorientasi
pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif,
Kolaboratif.

3.4 Pemantauan Ibu Hamil

a. Berkoordinasi dengan Bidan dan Kader Desa Baluase

Dilaksanakan tanggal : 6 Agustus 2022


Tempat : Pos Kesehatan Desa Baluase
Uraian pelaksanaan :

41
Dalam tahapan kegiatan ini penulis melakukan koordinasi dengan
Bidan dan Kader Desa Baluase untuk melakukan pemantauan kepada
ibu hamil. Berikut foto dokumentasi.

Gambar 3.10 Berkoordinasi dengan Bidan dan Kader Desa Baluase


Output dari tahapan kegiatan ini adalah berkolaboratif dengan Bidan
dan kader Desa Baluase untuk memantau kepatuhan ibu hamil dalam
mengkonsumsi tablet tambah darah.
Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai
Dasar ASN)
Pada saat berkoordinasi dengan Bidan dan Kader Desa Baluase telah
mengaktualisasikan nilai Kompeten (Ahli dibidangnya) dalam tahapan
kegiatan ini penulis berkoordinasi dengan Bidan dan Kader Desa yang
merupakan rekan kerja yang turun langsung bertemu dengan
masyrakat terutama ibu hamil. Harmonis (Selaras) dengan
melibatkan Bidan dan Kader Desa dapat menciptakan keselarasan
dalam melaksanakan aktualisasi. Kolaboratif (Kesediaan bekerja
sama) antara penulis beserta Bidan dan Kader Desa dapat bekerja
sama bersinergi untuk hasil yang lebih baik.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah penulis akan kesulitan dalam melakukan pemantauan
kepatuhan ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet tambah darah.

42
b. Bertemu dengan ibu hamil untuk memantau kapatuhan dalam
mengkonsumsi tablet tambah darah.
Dilaksanakan tanggal : 6 Agustus 2022
Tempat : Pos Kesehatan Desa Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis bertemu dengan ibu hamil guna
memantau kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet tambah
darah. Berikut foto dokumentasi.

Gambar 3.11 Bertemu dengan Ibu hamil

Output dari kegiatan ini adalah terdapat kepatuhan ibu hamil dalam
mengkonsumsi tablet tambah darah.

Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai


Dasar ASN)

Pada saat bertemu dengan ibu hamil untuk memantau kepatuhan


dalam mengkonsumsi tablet tambah darah telah mengaktualisasikan
nilai Berorientasi pelayanan (Responsivitas) yaitu penulis bertemu
langsung dengan ibu hamil merespon apakah ibu hamil sudah
mengkonsumsi tablet tambah darah dengan teratur. Harmonis
(Selaras) antara penulis dengan ibu hamil terdapat keselarasan.
Loyal (Pengabdian) Penulis memberikan bentuk pengabdian dengan

43
turut mengawasi ibu hamil agar patuh mengkonsumsi tablet tambah
darah dengan teratur. Kolaboratif (Sinergi untuk hasil yang lebih baik)
Penulis tidak hanya memantau kepatuhan ibu hamil dalam
mengkonsumsi tablet tambah darah tetapi juga memberikan
kesempatan pada Ibu hamil untuk bertanya seputar masalah
kesehatan selama kehamilan.

Adapaun dampak dari tidak diterapkanya nilai dasar ASN tersebut


adalah tidak terjalin komunikasi berkelanjutan antara penulis dengan
ibu hamil.

c. Mengedukasi suami dan keluarga pendamping Ibu hamil untuk


turut serta mengawasi kepatuhan ibu Hamil dalam
mengkonsumsi tablet tambah darah.
Dilaksanakan tanggal : 6 Agustus 2022
Tempat : Pos Kesehatan Desa Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis mengedukasi Suami & keluarga
yang mendampingi ibu hamil untuk berkontribusi mengawasi serta
mengingatkan kepada ibu hamil untuk selalu mengkonsumsi tablet
tambah darah secara rutin. Berikut dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.12 Mengedukasi Suami dan Keluarga pendamping Ibu Hamil

44
Output dari tahapan kegiatan ini adalah terdapat pengawasan yang
berkesinambungan antara suami dan keluarga pendamping Ibu Hamil.
Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai
Dasar ASN)
Pada saat memberi edukasi kepada suami dan keluarga pendamping
ibu hamil untuk turut serta mengawasi kepatuhan Ibu dalam
mengkonsumsi tablet tambah darah telah mengaktualisasikan nilai
Harmonis (Peduli) yaitu penulis memberi edukasi kepada suami dan
keluarga yang mendampingi untuk memberikan bentuk kepeduliannya
kepada ibu hamil untuk selalu mengingatkan untuk mengkonsumsi
tablet tambah darah dengan teratur. Loyal (Pengabdian) Penulis
memberikan bentuk pengabdian dengan memberikan edukasi kepada
Suami dan Keluarga pendamping Ibu Hamil untuk selalu
mengingatkan untuk selalu mengkonsumsi tablet tambah darah serta
manfaatnya. Kolaboratif (Sinergi untuk hasil yang lebih baik) penulis
selalu bersinergi pada Keluarga Ibu hamil agar Ibu hamil tetap dalam
keadaan sehat.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak terjalin komunikasi berkelanjutan antara penulis dengan
Suami dan Keluarga pendamping Ibu Hamil.

Bukti Pelaksanaan kegiatan ini dapat dilihat pada lampiran dan rincian
selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.4 Ringkasan Pemantauan Ibu Hamil

No. Tahapan Kegiatan Tanggal Keterkaitan Bukti


Pelaksanaan substansi mata Pelaksanaan
pelatihan
1. Berkoordinasi dengan 6 Agustus 2022  Kompeten Foto
Bidan dan Kader Desa Ahli dibidangnya
Baluase  Harmonis
Selaras
 Kolaboratif

45
Kesediaan
bekerjasama
2. Bertemu dengan Ibu 6 Agustus 2022  Berorientasi Foto dan buku
Hamil untuk memantau Pelayanan KIA
kepatuhan dalam Responsivitas
mengkonsumsi tablet  Harmonis
tambah darah. Selaras
 Loyal
Pengabdian
 Kolaboratif
Sinergi untuk hasil
yang lebih baik
3. Memberi edukasi 6 Agustus 2022  Harmonis Foto
kepada Suami dan Peduli
Keluarga pendamping  Loyal
Ibu Hamil untuk turut Pengabdian
serta mengawasi  Kolaboratif
kepatuhan ibu dalam Sinergi untuk hasil
mengkonsumsi tablet yang lebih baik
tambah darah.

Keterkaitan terhadap kedudukan dan peran PNS untuk mendukung


terwujudnya Smart Governance.
Kegiatan pemantauan ibu hamil terkait dengan mata pelatihan
Manajemen ASN menerapkan nilai yaitu; Sikap hormat, Sopan, dan
Bertanggung jawab.
Kontribusi terhadap Misi Kabupaten Sigi. Kegiatan diatas diatas
berkontribusi terhadap penyelesaian Misi ke 1 Pemerintah Kabupaten
Sigi : Memantapkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan,
kesehatan dan infrastruktur.
Penguatan terhadap nilai organisasi Pelaksanaan kegiatan
Pengenalan dan perencanaan pelaksanaan mampu memberikan
kontribusi terhadap penguatan nilai-nilai OPD yakni; Berorientasi
pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif,
Kolaboratif.

46
3.5 Edukasi

a. Membuat video edukasi tentang manfaat tablet tambah darah


selama kehamilan
Dilaksanakan tanggal : 15 Agustus 2022
Tempat : Di Rumah
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis membuat video edukasi tentang
manfaat mengkonsumsi tablet tambah darah selama kehamilan.
Dengan pembuatan video edukatif ini agar masyarakat terutama ibu
hamil mendapatkan kemudahan dalam mengakses informasi
mengenai anemia dalam kehamilan serta manfaat mengkonsumsi
tablet tambah darah. Berikut dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.13 Membuat video edukasi

Output dari tahapan kegiatan ini adalah terdapat informasi serta


edukasi dengan memanfatkan media sosial.
Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai
Dasar ASN)
Pada saat membuat video edukasi tentang manfaat mengkonsumsi
tablet tambah darah selama kehamilan telah mengaktualisasikan nilai
Kompeten (Learning agility) pada tahapan kegiatan ini penulis belajar
untuk membuat video edukasi untuk memberikan informasi dengan
memanfaatkan sosial media. Loyal (Dedikasi) yaitu sebagai bentuk

47
dedikasi, penulis ingin memberikan informasi yang edukatif dengan
menggunakan sosial media sebagai sarana. Adaptif (Inovasi) selalu
berinovasi menyampaikan informasi yang edukatif sesuai dengan
kemajuan teknologi.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak terealisasinya informasi yang edukatif secara
berkelanjutan.

b. Membuat video edukasi tentang makanan yang mengandung zat


besi dan asam folat
Dilaksanakan tanggal : 15 Agustus 2022
Tempat : Di Rumah
Uraian pelaksanaan :
Dalam kegiatan ini penulis membuat video edukasi tentang makanan
yang mengandung zat besi dan asam folat. Dengan pembuatan video
edukatif ini agar masyarakat terutama ibu hamil mendapatkan
kemudahan dalam mengakses informasi tentang makanan yang
mengandung zat besi dan asam folat. Brikut dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.14 Membuat video edukasi

Output dari tahapan kegiatan ini adalah terdapat informasi serta


edukasi dengan memanfatkan media sosial.
Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai
Dasar ASN)

48
Pada saat membuat video edukasi tentang makanan yang
mengandung zat besi dan dan asam folat telah mengaktualisasikan
nilai Kompeten (Learning agility) pada tahapan kegiatan ini penulis
belajar untuk membuat video edukasi untuk memberikan informasi
dengan memanfaatkan sosial media. Loyal (Dedikasi) yaitu sebagai
bentuk dedikasi, penulis ingin memberikan informasi yang edukatif
dengan menggunakan sosial media sebagai sarana. Adaptif (Inovasi)
selalu berinovasi menyampaikan informasi yang edukatif sesuai
dengan kemajuan teknologi.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak terealisasinya informasi yang edukatif secara
berkelanjutan.

c. Mengupload video edukasi ke akun media sosial Facebook milik


Puskesmas Baluase
Dilaksanakan tanggal : 16 Agustus 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis mengupload video edukasi
memanfaatkan akun media sosial milik Puskesmas Baluase yaitu
Facebook. Dengan harapan agar masyarakat terutama ibu hamil
mendapatkan kemudahan dalam mencari informasi yang edukatif.
Brikut dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.15 Mengupload video edukasi ke media sosial.

49
Output dari tahapan kegiatan ini adalah terdapat kemudahan dalam
mengakses informasi edukasi melalui media sosial.
Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai
Dasar ASN)
Pada saat mengupload video edukasi ke akun media sosial Facebook
milik Puskesmas Baluase telah mengaktualisasikan nilai Kompeten
(Learning agility) pada tahapan kegiatan ini penulis mengupload video
edukasi sebagai sarana belajar serta sumber informasi edukatif
dengan memanfaatkan sosial media. Loyal (Dedikasi) yaitu sebagai
bentuk dedikasi, penulis ingin memberikan informasi yang edukatif
dengan menggunakan sosial media sebagai sarana. Adaptif (Inovasi)
selalu berinovasi menyampaikan informasi yang edukatif sesuai
dengan kemajuan teknologi.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak terealisasinya informasi yang edukatif secara
berkelanjutan dan tidak terdapat kemudahan dalam mengakses
informasi yang edukatif.

Bukti Pelaksanaan kegiatan ini dapat dilihat pada lampiran dan rincian
selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.5 Ringkasan Edukasi

No. Tahapan Kegiatan Tanggal Keterkaitan Bukti


Pelaksanaan substansi mata Pelaksanaan
pelatihan
1. Membuat video edukasi 15 Agustus 2022  Kompeten Video edukasi
tentang manfaat Learning agility
mengkonsumsi tablet  Loyal
tambah darah selama Dedikasi
kehamilan.  Adaptif
Inovasi
2. Membuat video edukasi 15 Agustus 2022  Kompeten Video edukasi
tentang makanan yang

50
mengandung Zat Besi Learning agility
dan Asam Folat.  Loyal
Dedikasi
 Adaptif
Inovasi
3. Mengupload video 16 Agustus 2022  Kompeten Link video
edukasi ke akun media Learning agility
sosial Facebook milik  Loyal
Puskesmas Baluase Dedikasi
 Adaptif
Inovasi

Keterkaitan terhadap kedudukan dan peran PNS untuk mendukung


terwujudnya Smart Governance.
Kegiatan Edukasi terkait dengan mata pelatihan Smart ASN
menerapkan nilai yaitu; Implementasi literasi digital dan
implikasinya.
Kontribusi terhadap Misi Kabupaten Sigi. Kegiatan diatas diatas
berkontribusi terhadap penyelesaian Misi ke 1 Pemerintah Kabupaten
Sigi : Memantapkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan,
kesehatan dan infrastruktur.
Penguatan terhadap nilai organisasi Pelaksanaan kegiatan
Pengenalan dan perencanaan pelaksanaan mampu memberikan
kontribusi terhadap penguatan nilai-nilai OPD yakni; Berorientasi
pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif,
Kolaboratif.

51
3.6 Evaluasi

a. Mencatat kendala selama kegiatan


Dilaksanakan tanggal : 18 Agustus 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis melakukan evaluasi kegiatan yang
dilaksanakan bersama pemegang program serta mencatat kendala
yang ditemui dalam kegiatan. Ada beberapa kendala yang ditemui
oleh penulis yaitu ; masih kurangnya pengawasan untuk kepatuhan
mengkonsumsi tablet tambah darah serta ibu hamil masih kadang
lupa mengkonsumsi tablet tambah darah secara rutin. Berikut
dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.16 Mencatat kendala selama kegiatan.

Output dari tahapan kegiatan ini adalah adanya notulensi kegiatan.


Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai
Dasar ASN)
Pada saat mencatat kendala selama kegiatan telah
mengaktualisasikan nilai Akuntabel (Transparan) pada tahapan
kegiatan ini penulis menyampaikan kegiatan yang berjalan dan
mencatat kendala selama kegiatan dilakukan dengan transparan.
Kompeten (Kinerja terbaik) Penulis membuat catatan kendala yang

52
dihadapai selama kegiatan dan dilaporkan kepada pemegang
program kegiatan. Adaptif (Inovasi) selalu berinovasi untuk kegiatan
selanjutnya menjadi lebih baik.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak dikatahuinya apa yang menjadi kekurangan dalam
kegiatan aktualisasi yang dilaksanakan.

b. Mengevaluasi pre dan post tes


Dilaksanakan tanggal : 19 Agustus 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis melakukan evaluasi pre dan post
tes. Adapun hasil yang didapatkan yaitu; masih ibu hamil yang tidak
menjawab soal pre tes dan pos tes 1 nomr dan ada peningkatan
pengetahuan ibu hamil setalah dilaksanakan penyuluhan. Berikut
dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.17 Mengevaluasi pre dan post tes.

Output dari tahapan kegiatan ini adalah adanya notulensi kegiatan.


Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai
Dasar ASN)
Pada saat mengevaluasi pre dan post tes telah mengaktualisasikan
nilai Akuntabel (Integritas) pada saat mengevaluasi soal, terdapat
nilai tanggung jawab. Kompeten (Keberhasilan) Pada tahapan
kegiatan ini penulis ingin mendapatkan hasil yang baik setelah

53
melakukan kegiatan aktualisasi. Adaptif (Inovasi) selalu berinovasi
untuk kegiatan selanjutnya menjadi lebih baik.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak diketahuinya hasil dari soal pre maupun post tes yang
telah dilaksanakan.

c. Mengevaluasi saran kegiatan


Dilaksanakan tanggal : 19 Agustus 2022
Tempat : Puskesmas Baluase
Uraian pelaksanaan :
Dalam tahapan kegiatan ini penulis melakukan evaluasi terhadap
saran kegiatan. Adapun saran yang diberikan yaitu; agar kegiatan
seperti ini tetap berlanjut serta kedepannya agar penyuluhan dengan
materi baru lainnya seputar kesehatan selama kehamilan. Berikut
dokumentasi kegiatan.

Gambar 3.18 Mengevaluasi saran kegiatan.

Output dari tahapan kegiatan ini adalah adanya notulensi kegiatan.


Keterkaitan dengan substansi mata pelatihan (Aktualisasi Nilai
Dasar ASN)
Pada saat mengevaluasi saran kegiatan telah mengaktualisasaikan
nilai Akuntabel (Integritas) pada saat mengevaluasi saran kegiatan,
terdapat nilai tanggung jawab. Kompeten (Kinerja terbaik) Pada
tahapan kegiatan ini penulis ingin mendapatkan saran dari kegiatan

54
dari ibu hamil selaku peserta penyuluhan agar kedepanya kegiatan
yang diadakan lebih baik. Adaptif (Inovasi) selalu berinovasi untuk
kegiatan selanjutnya menjadi lebih baik.
Adapun dampak dari tidak diterapkannya nilai dasar ASN tersebut
adalah tidak diketahuinya saran serta masukan untuk kegiatan-
kegiatan selanjutnya yang akan diadakan kedepannya.

Bukti Pelaksanaan kegiatan ini dapat dilihat pada lampiran dan rincian
selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.6 Ringkasan Evaluasi

No. Tahapan Kegiatan Tanggal Keterkaitan Bukti


Pelaksanaan substansi mata Pelaksanaan
pelatihan
1. Mencatat kendala 18 Agustus 2022  Akuntabel Notulensi
selama kegiatan Transparan kegiatan
 Kompeten
Kinerja terbaik
 Adaptif
Inovasi
2. Mengevaluasi pre dan 19 Agustus 2022  Akuntabel Hasil pre tes
post tes Integritas dan post tes
 Kompeten
keberhasilan
 Adaptif
Inovasi
3. Mengevaluasi saran 19 Agustus 2022  Akuntabel Notulensi
kegiatan Integritas kegiatan
 Kompeten
Kinerja terbaik
 Adaptif
Inovasi

Keterkaitan terhadap kedudukan dan peran PNS untuk mendukung


terwujudnya Smart Governance.

55
Kegiatan Edukasi terkait dengan mata pelatihan Manajemen ASN
menerapkan nilai yaitu; Bertanggung jawab serta Berintegritas.
Kontribusi terhadap Misi Kabupaten Sigi. Kegiatan diatas diatas
berkontribusi terhadap penyelesaian Misi ke 1 Pemerintah Kabupaten
Sigi : Memantapkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan,
kesehatan dan infrastruktur.
Penguatan terhadap nilai organisasi Pelaksanaan kegiatan
Pengenalan dan perencanaan pelaksanaan mampu memberikan
kontribusi terhadap penguatan nilai-nilai OPD yakni; Berorientasi
pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif,
Kolaboratif.

3.7 Capaian dan Kemanfaatan Aktualisasi


Telah berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang Anemia
serta manfaat mengkonsumsi tablet tambah darah selama kehamilan
dan makanan yang bersumber Zat besi dan Asam folat.
Telah berhasil menyadarkan kembali untuk selalu konsisten
mengkonsumsi tablet tambah darah.
Telah berhasil mengajak serta mengedukasi suami dan keluarga
pendamping ibu hamil untuk turut serta mengingatkan ibu hamil agar
selalu mengkonsumsi tablet tambah darah sesuai jumlah minimal
yang diharuskan.

56
BAB IV
KESIMPULAN DAN TINDAK LANJUT

4.1 Kesimpulan

a. Seluruh kegiatan yang direncanakan telah dapat diselesaikan


dengan baik, presentase 100% dengan 6 kegiatan dan 18 tahapan.
b. Selama pelaksanaan aktualisasi kami menjadi memahami
bagaimana cara mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN
BerAkhlak (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, harmonis,
Kompeten, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan tertanam pada diri kami
pribadi setelah pelaksanaan aktualisasi.
c. Kemanfaatan hasil yang dicapai adalah :
Telah berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang
Anemia serta manfaat mengkonsumsi tablet tambah darah
selama kehamilan dan makanan yang bersumber Zat besi
dan Asam folat.
Telah berhasil menyadarkan kembali untuk selalu konsisten
mengkonsumsi tablet tambah darah.
Telah berhasil mengajak serta mengedukasi suami dan
keluarga pendamping ibu hamil untuk turut serta
mengingatkan ibu hamil agar selalu mengkonsumsi tablet
tambah darah sesuai jumlah minimal yang diharuskan.

57
4.2 Rencana Tindak Lanjut

a. Melaksanakan kegiatan home viste pada ibu hamil yang berisiko


pada kehamilannya.
b. Video edukasi akan ditayangkan di TV ruang tunggu pelayanan
agar pasien-pasien yang melakukan kunjungan di Puskesmas
Baluase bisa melihatnya.
c. Edukasi tentang stunting bagi ibu hamil.

58
LAMPIRAN
Foto Kegiatan 1
1. Pengenalan dan perencanaan pelaksanaan
a. Melakukan konsultasi dengan mentor

b. Mendiskusikan rencana aktualisasi bersama pemegang


program kesehatan ibu hamil

c. Menyampaikan hasil diskusi rencana aktualisasi dengan


pemegang program kepada mentor

59
Foto Kegiatan 2
2. Persiapan penyuluhan
a. Menyiapkan materi penyuluhan

b. Membuat daftar keperluan yang akan digunakan pada saat


penyuluhan

c. Membuat daftar hadir, kertas saran serta membuat soal


pre dan post tes

60
Foto Kegiatan 3
3. Penyuluhan
a. Mengisi daftar hadir dan melaksanakan pre tes

b. Menyampaikan materi penyuluhan

c. Melakukan sesi tanya jawab dan melaksanakan post tes

Foto Kegiatan 4
4. Pemantauan ibu hamil

61
a. Berkoordinasi dengan Bidan dan Kader Desa Baluase

b. Bertemu dengan Ibu Hamil untuk memantau kepatuhan


dalam mengkonsumsi tablet tambah darah

c. Memberi edukasi kepada Suami & Keluarga pendamping


Ibu Hamil untuk turut serta mengawasi kepatuhan Ibu
dalam mengkonsumsi tablet tambah darah

62
Foto Kegiatan 5
5. Edukasi
a. Membuat video edukasi tentang manfaat mengkonsumsi
tablet tambah darah selama kehamilan

b. Membuat video edukasi tentang makanan yang


mengandung Zat Besi dan Asam Folat

c. Mengupload video edukasi ke akun media sosial Facebook


milik Puskesmas Baluase

63
Link :

https://www.facebook.com/puskesmas.baluase.3/videos/
1734796243547203/?d=w

https://www.facebook.com/puskesmas.baluase.3/videos/
398246552231137/?d=w

Foto Kegiatan 6
6. Evaluasi
a. Mencatat kendala selama kegiatan

b. Mengevaluasi pre dan pos tes

64
c. Mengevaluasi saran kegiatan

65

Anda mungkin juga menyukai