Anda di halaman 1dari 21

STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE

SATPAM RGR SITE PT MALINDO FEEDMIL, TBK


BREEDER PONTIANAK
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum, Wr. Wb

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena rahmat dan hidayah-Nya


sehingga pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) Satuan Pengamanan
(SATPAM) PT Malindo Feedmil, Tbk Breeder Pontianak dapat tersusun. Melalui
penyusunan SOP ini diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi semua
pihak terkait khususnya Satpam dalam mengerjakan tugasnya, serta dapat
dijadikan pedoman bagi seluruh unit kerja ataupun unit pendukung yang
berada di lingkungan PT Malindo Feedmil, Tbk Breeder Pontianak dalam
melaksanakan pekerjaan, sehingga dapat berjalan dengan baik sesuai dengan
peraturan yang berlaku.

Penyusunan SOP dilakukan oleh team Satpam PT Malindo Feedmil, Tbk


Breeder Pontianak yang bekerjasama dengan team Operasional HO PT Royal
Gading Resika. Patut diketahui bahwa SOP ini tidak hanya kumpulan instruksi
semata, tetapi petugas Satpam perlu memahami dan menjadikannya sebagai
pedoman dalam memberikan pelayanan ke publik. Disamping itu dalam upaya
penyempurnaan pelayanan jangka Panjang, maka juga dilakukan monitoring
dan evaluasi kinerja Satpam setiap 1 tahun sekali.

Demikian SOP ini kami susun dengan harapan besar bahwa kedepannya
PT Malindo Feedmil, Tbk Breeder Pontianak dapat menjadi lebih baik. Kami
selaku team penyusun SOP, mengharapkan kritik dan saran yang membangun
mengenai penyusunan SOP ini. Serta mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan SOP ini.

Wassalamualaikum, Wr. Wb
A. TUJUAN

Pembentukan unit Satuan Pengamanan (Satpam) bertujuan untuk membantu


pimpinan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban yang merupakan
upaya perlindungan terhadap instansi/Lembaga, sumber daya, utility, material
dan informasi dalam rangka mencegah terjadinya kerugian, kerusakan dan
kehilangan.

B. DESKRIPSI

Satuan Pengamanan yang disingkat Satpam PT Malindo Feedmil, Tbk Breeder


Pontianak adalah satu gugus yang di bentuk oleh PT RGR yang bertugas
menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan PT Malindo Feedmil, Tbk
Breeder Pontianak selama 1 x 24 Jam setiap harinya.

C. RUANG LINGKUP

Adapun sasaran wilayah kerja Satuan Pengamanan yang meliputi :


a. Tugas Pokok Satpam adalah menyelenggarakan keamanan dan
ketertiban di area lingkungan, yang meliputi pengamanan fisik,
informasi, personil dan pengamanan lainnya.
b. Fungsi Satpam adalah melindungi dan mengayomi lingkungan tempat
kerjanya dari setiap gangguan keamanan serta menegakkan peraturan
dan tata tertib di lingkungan kerjanya.
c. Dalam pelaksanaan tugasnya pengemban Kepolisian Terbatas. Satpam
berperan sebagai :
 Unsur pembantu Pimpinan dalam bidang pembinaan keamanan
dan ketertiban di lingkungan kerja.
 Unsur pembantu Polri dalam pembinaan keamanan dan
ketertiban masyarakat, penegak peraturan perundang- undangan
serta menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan keamanan.

4. Lingkup Kerja Satpam PT Malindo Feedmil, Tbk Breeder Pontianak


meliputi :

a. Mengayomi pejabat dan personil yang ada.


b. Mengatur Lalu Lintas kendaraan.
c. Mengatur, menertibkan dan mengamankan kendaraan parkir.
d. Pengawalan pejabat dan barang/jasa.
e. Penanganan dan penanggulangan bencana.
f. Penanganan dan pengamanan tindak criminal dan kerusuhan.
g. Menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan nyaman.
h. Membantu meningkatkan disiplin.

D. JOB DESCRIPTION

1. Komandan Regu (DanRu) Satpam :


Bertanggung jawab terhadap keamanan, ketertiban dan keselamatan serta
mengendalikan operasional dan system pengamanan.
Hal-hal yang harus dilakkukan seorang DanRu, yaitu :
a. Menjadi panutan, memotivasi bawahan serta melakukan pembinaan
maupun pengembangan terhadap anggota.
b. Mengatur pembagian tugas anggota dalam regunya dan melakukan
pengawasan serta pengendalian.
c. Memiliki komitmen yang tinggi terhadap tujuan pelaksanaan tugas yang
menjadi tanggung jawabnya.
d. Memimpin apel masuk tugas maupun apel selesai tugas sesuai jadwal
pelaksanaan tugasnya.
e. Memeriksa kerapihan dan kelengkapan seragam anggotanya.
f. Memberikan pengarahan/intruksi kepada anggotanya tentang tugas-
tugas yang harus dilaksanakan.
g. Menyusun plotingan anggota dan mengawasi pelaksanaanya.
h. Memberi Tindakan/hukuman kepada anggota yang melanggar aturan
yang sudah ditetapkan.
i. Bertanggung jawab terhadap absensi anggota.
j. Menegecek buku mutase anggota setiap hari dan melakukan serah
terima laporan kepada shift berikutnya.
k. Melakukan pelaporan sebelum dan setelah melaksanakan tugas.
l. Mengadakan patrol keseluruh area yang merupakan tanggung jawabnya,
serta pemeriksaan mendadak untuk mencegah hal-hal yang tidak
diinginkan.

2. Anggota Satpam :
Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Mengawasi dan memperhatikan orang-orang yang dicurigai dan
mencurigakan.
b. Mengawasi dan melaksanakan ketertiban, keamanan dan peraturan
perusahaan.
c. Mengawasi area Parkir kendaraan.
d. Mengawasi benda-benda yang dicurigai dan mencurigakan.
e. Mengawasi dan menjaga inventaris yang menjadi tanggung jawabnya.
f. Melaksanakan pengontrolan secara periodic keseluruh area.
g. Memeriksa kelengkapan peralatan yang ada ditempat perondaan.
h. Mencatat adanya mutasi alat peralatan dari tempatnya disepanjang
route perondaan.
i. Mampu melaksanakan system dan prosedur keamanan dan keadaan
darurat.
j. Mampu melaksanakan system dan prosedur komunikasi Radio HT.
k. Mampu mengatasi complain secara proporsional.
l. Mampu membuat jurnal/laporan kejadian secara kronologis.
m. Senantiasa menjaga disiplin pribadi.
n. Loyal terhadap perintah kedinasan.
o. Mempunyai kebanggaan dan semangat (jiwa korsa) terhadap
kesatuannya.
p. Menegakkan tata tertib peraturan perusahaan agar dapat dilaksanakan
oleh seluruh karyawan.
q. Merawat, menyiapkan dan memelihara inventaris yang menjadi
tanggung jawabnya.
r. Pengontrolan terhadap pelaksanaan/kelangsungan renovasi unit
lokasi/user.
s. Melaksanakan pengawasan terhadap keluar masuk barang.
t. Memberikan laporan sebelum dan sesudah melaksanakan tugas kepada
atasan.

3. Sikap Tampan dan Perilaku Anggota Satpam :


a. Memelihara kebersihan badan.
b. Rambut dicukur rapih sesuai dengan ketentuan.
c. Kumis, janggut dan jambang dicukur habis dan bersih.
d. Seragam rapih dan bersih sesuai dengan ketentuan seragam
Satpam.
e. Ulet, tabah, sabar dan percaya diri dalam mengemban tugasnya.
f. Mentaati peraturan-peraturan negara dan menghormati norma-
norma yang berlaku dalam lingkungan kerja serta masyarakat.
g. Memegang teguh rahasia yang dipercayakan kepadanya.
h. Bertindak tegas, jujur, berani, adil dan bijaksana.
i. Cepat tanggap (responsive) dalam memberikan
perlindungan/pengamanan pada masyarakat/lingkungan kerjanya.
j. Menjunjung tinggi serta melaksanakan prinsip-prinsip penuntun
Satpam dengan penuh tanggung jawab.

4. Perlengkapan Perorangan :
a. Kartu Tanda Anggota Satpam
b. Kartu Tanda Penduduk
c. Buku saku
d. Pulpen
e. Peluit
f. Perlengkapan lainnya sesuai dengan tugas/kepentingan
E. PROSEDUR

PATROLI AREA
POKOK Patroli dilaksanakan untuk memeriksa dan meyakinkan seluruh
personil dan asset perusahaan serta area dalam keadaan aman
dan memastikan bahwa ketertiban dapat dijaga
Uraian Tugas :
1. Anggota yang melaksanakan patroli harus mempersiapkan peralatan yang
menunjang pelaksanaan patroli (misal : Lampu senter, jas hujan, sepatu
boot, tongkat Satpam, dll)
2. Waktu pelaksanaan patroli dilaksanakan setiap 1,5 jam sekali di setiap
shiftnya
3. Pelaksanaan patroli harus tercatat (jam mulai patroli, jam selesai patroli,
hasil temuan patroli, dll)
4. Patroli area dilakukan sesuai dengan arahan Komandan Regu, periksa
semua pos, lakukan pemeriksaan kunci-kunci pintu, jendela, lampu-lampu,
genset, AC, blower dan pagar pembatas area perusahaan
5. Petugas patroli area yang menemukan suatu kejanggalan atau kecurigaan
diwajibkan langsung berkoordinasi dengan tim
6. Patroli ke dalam area kantor/produksi dilaksanakan apabila sudah ada
ijin/perintah dari user
7. Petugas patroli apabila menemukan karyawan yang melanggar tata tertib
perusahaan, agar menegur karyawan tersebut dan mencatat identitasnya,
lalu melaporkan ke Kepala Bagian
8. Petugas patroli harus menanyakan kepentingan/keperluan orang-orang
yang tidak dikenal yang berada di lingkungan area perusahaan

PENGONTROLAN KUNCI-KUNCI
POKOK Penyimpanan kunci-kunci harus terpusat dan terdata. Keluar
masuk kunci-kunci dari tempat penyimpanan harus tercatat dan
dilaporkan secara berkala
Uraian Tugas :
1. Semua kunci-kunci harus tersimpan dalam kotak kunci di Posko
Satpam
2. Hanya personil Satpam yang berhak mengambil dan menyimpan
kunci-kunci tersebut
3. Setelah mempergunakan kunci-kunci, personil Satpam harus segera
menyimpannya Kembali di kotak kunci agar tidak terjadi kelalaian
kunci terbawa oleh anggota
4. Kunci-kunci yang tersimpan harus terdata
5. Orang yang mempergunakan kunci harus tercatat dan diketahui oleh
Komandan Regu
6. Pengambilan dan penyimpanan kunci-kunci harus sepengetahuan dan
di tanda tangani oleh Komandan Regu
7. Buku laporan (mutasi) keluar masuk kunci harus terpisah
peruntukannya
8. Satpam harus mengetahui apabila ada penggandaan kunci-kunci
9. Anak kunci yang tidak ada di dalam kotak kunci dan tidak terdata
keluar di dalam buku mutase, harus segera dipertanggungjawabkan
keberadaannya, berada dimana ?, oleh siapa ?, atas perintah/ijin siapa
?, mengapa ?. Semuanya harus tercatat didalam buku mutasi kunci
dan di tanda tangani oleh DanRu Shift jaga yang bertugas saat kejadian
10. Apabila anak kunci dinyatakan hilang, maka harus dilakukan
penyelidikan dan segera melaporkan ke user untuk pengajuan
penggantian kunci/gembok yang anak kuncinya hilang
11. Pelanggaran prosedur ini akan dikenakan sanksi disiplin yang tegas

KARYAWAN KELUAR PADA JAM KERJA


POKOK Karyawan yang keluar area pada saat jam kerja, harus memiliki
ijin keluar kantor dan ditanda tangani oleh pejabat yang
berwenang
Uraian Tugas :
1. Setiap karyawan yang akan meninggalkan area pada saat jam kerja
harus menunjukkan surat/form ijin tertulis yang ditanda tangani oleh
pejabat yang berewenang
2. Anggota Satpam harus konfirmasi kepada pejabat yang berwenang
apabila menemukan kejanggalan pada surat/form ijin meninggalkan
tempat kerja
3. Anggota Satpam wajib mendata nama, keperluan, jam keluar/masuk
karyawan yang ijin meninggalkan area kerja
4. Petugas Satpam tetap wajib melakukan body check terhadap
karyawan yang ijin meninggalkan area kerja sesuai dengan prosedur
yang berlaku
5. Pada saat meninggalkan area kerja, karyawan harus tetap
mengenakan ID Card-nya
6. Pengecualian untuk peraturan ini adalah dalam kondisi darurat dan
atas sepengetahuan/mendapat ijin dari HRD/DanRu Satpam

KELUAR MASUK KARYAWAN


POKOK Pengawasan keluar masuk karyawan harus dilaksanakan secara
ketat untuk menghindari terjadinya pengeluaran asset – asset
perusahaan secara ilegal
Uraian Tugas :
1. Setiap karyawan yang keluar masuk wajib melalui pintu akses yang
telah ditetapkan oleh perusahaan dan tidak diperkenankan melalui
pintu akses lainnya
2. Karyawan wajib memakai ID Card pada saat memasuki area
perusahaan
3. Satpam ditugaskan untuk meminta karyawan memakai ID Card pada
saat memasuki pintu akses karyawan
4. Satpam ditugaskan untuk menahan karyawan yang tidak memakai ID
Card untuk tidak memasuki area perusahaan dan konfirmasi kepada
pejabat yang berwenang untuk laporan dan meminta petunjuk
5. Satpam wajib mencatat identitas karyawan yang tidak memakai ID
Card yang diijinkan masuk oleh pejabat yang berwenang
6. Satpam ditugaskan untuk melakukan body check terhadap karyawan
yang melewati pintu akses sesuai dengan prosedur body check
7. Satpam ditugaskan untuk memeriksa barang bawaan karyawan yang
melewati pintu akses sesuai dengan prosedur pemeriksaan barang
bawaan
8. Anggota Satpam harus mengetahui dengan pasti jenis-jenis barang
yang tidak boleh dibawa masuk/keluar area perusahaan
9. Anggota Satpam diwajibkan melaksanakan prosedur ini dengan sopan
dan tegas
BODY CHECK
POKOK Body check dilaksanakan untuk mencegah dan meminimalisir
penguasaan asset-asset perusahaan secara ilegal
Uraian Tugas :
1. Anggota Satpam harus mengetahui tujuan dilaksanakannya body
check
2. Anggota Satpam harus mengetahui secara pasti barang-barang yang
tidak boleh dibawa keluar area perusahaan
3. Body check dilakukan di pintu body check
4. Setiap karyawan yang keluar masuk pintu wajib diperiksa
5. Body check dimulai dari sekitar lengan, samping pinggang, depan dan
belakang pinggang menuju ke area paha luar dan paha dalam
6. Apabila anggota Satpam menemukan hal-hal yang mencurigakan,
anggota berhak menahan dan meminta karyawan nenunjukkan barang
yang dibawa
7. Anggota Satpam dapat menahan karyawan ybs apabila ternyata
karyawan ybs tidak bisa menunjukan ijin untuk membawa barang
tersebut
8. Anggota Satpam diwajibkan untuk melaksanakan pemeriksaan dan
membuat Berita Acara pemeriksaan sebagai bahan laporan
9. Body check harus dilaksanakan secara periodik, beretika dan tegas
serta mengedepankan prinsip kesopanan

PEMERIKSAAN BARANG BAWAAN


POKOK Pemeriksaan barang bawaan dilaksanakan untuk menyaring dan
menahan benda-benda yang dibawa masuk ke area perusahaan
yang dapat mengganggu kinerja karyawan/membahayakan
operasional perusahaan
Uraian Tugas :
1. Anggota Satpam harus mengetahui tujuan dilaksanakannya
Pemeriksaan Barang Bawaan
2. Anggota Satpam harus mengetahui secara pasti barang-barang yang
tidak boleh dibawa masuk ke area perusahaan
3. Pemeriksaan barang bawaan dilakukan dengan meminta karyawan
untuk membuka tas atau barang bawaanny, Satpam melakukan
pemeriksaan visual ke dalam tas atau barang bawaannya
4. Anggota Satpam tidak harus melakukan contact fisik (memegang) tas
atau barang bawaan karyawan
5. Apabila anggota Satpam menemukan hal-hal yang mencurigakan,
anggota berhak untuk meminta karyawan mengeluarkan barang dari
tas yang dibawanya
6. Anggota Satpam dapat menahan benda atau barang bawaan karyawan
yang dilarang untuk dibawa masuk ke dalam area
7. Satpam diwajibkan untuk mengamankan barang-barang bawaan yang
disita untuk dikembalikan kepada pemiliknya setelah jam kerja selesai.
Dan membuat Berita Acara Pemeriksaan sebagai bahan laporan
8. Pemeriksaan barang harus dilaksanakan secara sopan dan tegas serta
mengedepankan prinsip kesopanan

PEMERIKSAAN KENDARAAN MASUK


POKOK Setiap kendaraan yang akan masuk kedalam area wajib
diperiksa untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak
diinginkan
Uraian Tugas :
1. Kendaraan (truck, mobil, sepeda motor) yang akan masuk diwajibkan
antri di depan pos akses masuk dan pintu gerbang harus selalu dalam
keadaan tertutup
2. Anggota Satpam yang bertugas menghampiri kendaraan tersebut dan
mengucapkan salam : “Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam”
3. Menanyakan keperluan pengemudi atau orang yang berada didalam
kendaraan untuk memasuki area perusahaan dan dengan
mengucapkan : “Ada yang bisa saya bantu ?”
4. Anggota segera memeriksa dokumen yang dibutuhkan
5. Anggota konfirmasi ke staff/bagian yang dituju tentang kedatangan
kendaraan
6. Mengarahkan kendaraan ketempat yang telah ditentukan

PEMERIKSAAN KENDARAAN KELUAR


POKOK Setiap kendaraan yang keluar dipastikan membawa dokumen
perjalananan yang telah ditentukan oleh perusahaan dan
dipastikan tidak membawa barang-barang milik perusahaan
tanpa ijin
Uraian Tugas :
1. Anggota menanyakan dan memeriksa Surat Jalan
2. Memastikan bahwa Surat Jalan telah di verifikasi (ditanda tangani)
oleh otoritas yang berwenang
3. Apabila menemukan kejanggalan/kurang tandatangan/cap
perusahaan, kendaraan tidak diijinkan keluar dan anggota segera
konfirmasi ke manajemen
4. Anggota memeriksa kebagian dalam (Ruang Kaki Pengemudi) dan
memeriksa bak kendaraan
5. Apabila menemukan barang yang mencurigakan agar memeriksa dan
memastikan bahwa barang tersebut bukan milik perusahaan/sudah
mendapat ijin dari perusahaan

PEMERIKSAAN KENDARAAN DI OBJEK VITAL


POKOK Pemeriksaan kendaraan berkaitan dengan potensi ancaman bom
dan untuk menerapkan proteksi dini. Pemeriksaan dilakukan
secara visual untuk menjaga kenyamanan dan privasi
penumpang dan dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk
mencari segala bentuk hal-hal yang mencurigakan
Uraian Tugas :
1. Anggota meminta ijin untuk melakukan pemeriksaan dengan ramah
2. Pemeriksaan kendaraan dimulai dari sisi kiri kendaraan
3. Anggota membuka pintu pengemudi dan melakukan pemeriksaan
visual :
a. Dashboard depan
b. Perhatikan tempat duduk pengemudi, radio tape dan laci-laci.
Apabila semuanya tampak normal, maka dapat dinyatakan
aman
c. Bagian kaki bawah kursi
d. Perhatikan ruang kosong antara deck/lantai dengan kursi
penumpang dan kemudi dibagian depan dan belakang
e. Dashboard belakang (sedan)
f. Pemeriksaan pada ruang kosong antara sandaran jok belakang
sampai dengan kaca belakang
4. Membuka pintu penumpang
5. Petugas mengamati bagian dalam kendaraan, bila didalam kendaraan
ada penumpang. Pemeriksaan mengambil jarak sekitar 50 cm untuk
menghindari keberatan dari penumpang. Amati dengan seksama isi
serta bentuk bagian kendaraan
6. Membuka pintu bagasi, perhatikan hal-hal berikut :
a. Lapisan penutup, dinding bagasi, penutup ruang ban cadangan
b. Kotak peralatan dan benda lainnya
7. Khusus :
a. Pemeriksaan meliputi perlengkapan yang terletak pada rangka
(chasist) dan cek bawah yang tidak terlihat oleh mata
b. Perhatikan dengan teliti apakah ada hal yang mencurigakan dan
janggal
c. Pemeriksaan dengan metaldetector hanya dilakukan apabila
dalam pemeriksaan visual ditemukan keganjilan, mintalah
dengan sopan kepada pengemudi/penumpang untuk
menjelaskan
d. Dilarang untuk memeriksa atau membuka sendiri isi bungkusan
yang mencurigakan. Mintalah dengan sopan kepada
pembawa/pemilik barang untuk membuka sendiri dan
menjelaskannya

PARKIR KENDARAAN
POKOK Membantu pengemidi dengan mengarahkan kendaraannya dan
menerapkan safety first.
Uraian Tugas :
1. Memperugunakan alat pendukung yang ada kalau diperlukan (lampu
lalin, peluit, rompi lalin, dll)
2. Mengarahkan kendaraan ke slot parkir yang telah ditentukan agar
tidak berantakan
3. Mengarahkan kendaraan dengan posisi yang memudahkan untuk
keluar
4. Posisi anggota berada di sisi kanan belakang kendaraan agar terlihat
dari kaca spion
5. Mengarahkan dengan intruksi suara yang jelas dan terdengar oleh
pengemudi atau mempergunakan peluit
6. Setelah kendaraan terparkir, maka dilakukan pengecekan kendaraan
(check list) oleh petugas
7. Mengingatkan pengemudi apabila ditemukan ada sesuatu yang janggal
pada kendaraan
8. Memberikan kartu parkir kepada kendaran yang masuk ke area
perusahaan
9. Melakukan pemeriksaan STNK kendaraan yang keluar area bila
diperlukan
PENGAWASAN LOADING DAN UNLOADING BARANG
POKOK Memastikan barang yang loading/unloading sesuai dengan surat
jalan dan membantu perusahaan dalam memenuhi standar
untuk konsumen
Uraian Tugas :
1. Mengarahkan kendaraan ketempat penimbangan sebelumdan
sesudah proses loading/unloading
2. Mencatat hasil penimbangan kendaraan
3. Area loading/unloading harus steril dari orang-orang yang tidak
berkepentingan
4. Anggota harus memastikan pelaksana loading/unloading adalah
petugas yang telah ditunjuk oleh manajemen dan memakai ID Card
5. Petugas memeriksa kelengkapan administrasi
6. Petugas memeriksa segel dan kunci box kendaraan
7. Mengawasi proses loading/unloading barang

PINTU GERBANG
POKOK Area pabrik/industry adalah area tertutup (Restricted Area)
Uraian Tugas :
1. Memastikan pintu gerbang dalam keadaan tertutup dan terkunci
2. Memastikan orang/kendaraan yang masuk sudah di kenali sebelum
membuka pintu gerbang
3. Memastikan slot sudah terkunci Ketika mengarahkan kendaraan
memasuki/keluar pintu gerbang
4. Memastikan kendaraan yang akan masuk bisa memasuki gerbang
(tinggi dan lebarnya)
5. Segera menutup pintu gerbang Ketika kendaraan telah
memasuki/keluar area dan segera mengunci pintu gerbang kembali

PENGGUNAAN RADIO KOMUNIKASI


POKOK Radio komunikasi merupakan sarana pelaporan dari pos jaga ke
pos utama, penyebaran informasi dari pos utama ke seluruh pos
jaga, sarana untuk meminta bantuan dalam keadaan darurat dan
alat penunjang operasional Satpam dalam satu area
Uraian Tugas :
1. Radio Komunikasi tidak boleh digunakan untuk komunikasi pribadi
(ngobrol, bercanda, dll)
2. Radio komunikasi harus selalu dalam keadaan stand by
3. Dilarang melakukan jamming (mengganggu frekuensi) dengan
memasukan suara-suara lain, atau dengan menekan tombol PTT tanpa
keperluan operasional
4. Gunakanlah etika berkomunikasi dengan baik
5. Seluruh pelanggaran dari petunjuk teknis protap penggunaan radio
komunikasi ini akan dikenakan sanksi

PENERIMAAN TAMU
POKOK Tamu harus dilayani agar merasa nyaman dan terpenuhi
kepentingannya dengan baik

Uraian Tugas :
A. Penerimaan Tamu Pejabat Internal
1. Petugas Satuan Pengamanan mengambil posisi dengan berdiri tegap
di depan pintu gerbang dalam keadaan siap siaga lengkap dengan
peralatannya.
2. Memberi hormat kepada pejabat yang datang, kemudian
membukakan pintu mobil dan mengucapkan salam “Selamat
Pagi/Siang/Sore/Malam, Bapak/Ibu…”
3. Mengantar pejabat sampai ke depan pintu ruangan.
4. Ketika Pejabat hendak pulang, petugas membukakan pintu mobil
lalu mempersilahkan masuk sambal mengucapkan salam sebelum
menutup pintu mobil.
5. Memberi isyarat/kode kepada petugas di Pos Gerbang Utama untuk
mengatur lalu lintas kendaraannya.
6. Petugas tidak boleh sambil merokok Ketika sedang bertugas.

B. Penerimaan Tamu Eksternal


1. Menyambut tamu dengan ramah, sopan dan sikap hormat.
2. Menyapa tamu dengan ucapan salam “Selamat
Pagi/Siang/Sore/Malam Bapak/Ibu…”
3. Menanyakan keperluan tamu dengan ucapan “ada yang bisa saya
bantu Pak/Bu ?”
4. Meminta ijin agar tamu berkenan untuk mengisi buku tamu dan
memberikan kartu tamu dengan menukarnya dengan identitas tamu
tersebut
5. Mengkoordinasikan kepada pihak yang dituju dan atau
mempersilahkan menunggu di ruang tunggu yang sudah di tentukan.
6. Petugas jaga mengkondisikan suasana di area perusahaan tetap
aman, tertib dan nyaman.
7. Menyeleksi tamu yang tidak berkompeten.
8. Tidak merokok selama menjalankan tugas.
9. Dalam mengantisipasi situasi yang tidak kondusif, segera
berkoordinasi dengan team dan pimpinan.
10. Mengisi buku mutasi yang mencakup semua kejadian selama jam
tugas dan serah terima tugas kepada petugas berikutnya.

PELAYANAN TERHADAP PIMPINAN PERUSAHAAN


POKOK Pelayanan dilakukan dengan wajar dan penuh keikhlasan
Uraian Tugas :
1. Pada saat pimpinan tiba di kantor :
a. Segera melaksanakan penghormatan dan mengucapkan salam
b. Berdiri di samping kendaraan, lurus dengan tempat duduk
pimpinan
c. Segera bukakan pintu dengan menggunakan tangan kiri dan
tunggu sampai pimpinan keluar dari kendaraan
d. Tutup pintu kendaraan dengan perasaan, tidak boleh menutup
dengan keras
e. Apabila pimpinan membawa tas atau map, segera sampaikan
ijin untuk membawakan tas/map tsb, dengan mengucapkan
“mohon ijin, biar kami yang bawa”
f. Segera ikuti pimpinan sampai didepan kantor/ruangan dan
mohon ijin masuk ruangan untuk meletakkan tas/map
g. Setelah selesai, ucapkan mohon ijin Kembali dan segera Kembali
ke pos jaga
2. Pada saat pimpinan akan keluar kantor :
a. Satpam mempersiapkan diri dengan sikap sempurna di depan
kantor, pada saat pimpinan keluar segera melaksanakan
penghormatan dan mengucapkan salam
b. Antarkan sampai ke kendaraan dan bukakan pintu kendaraan,
setelah pimpinan berada didalam kendaraan, tutup pintu
dengan perasaan dan tidak boleh ditutup dengan keras
c. Segera sikap sempurna dan laksanakan penghormatan sampai
kendaraan lewat

TINDAKAN PERTAMA DI TKP


POKOK Sebagai unsur pembantu Polisi dalam melaksanakan fungsinya,
anggota Satpam memiliki kewenangan Kepolisian yang terbatas
didalam menangani TKP
Uraian Tugas :
1. Bila ada informasi/pemberitahuan telah terjadi tindak pidana,
anggota Satpam mencatat mengenai :
a. Nama Pelapor.
b. Tanggal dan Jam Laporan
c. Lokasi/Tempat Kejadian.
d. Tindak pidana yang terjadi.
Anggota Satpam segera melaporkan kepada komandan Regu Satpam
2. Komandan Regu Satpam dan anggota mendatangi tempat kejadian
perkara.
3. Menguasakan segera melakukan pengawasan terhadap benda dan
orang-orang yang berada ditempat kejadian perkara.
4. Melokalisir tempat kejadian perkara, menjauahkan orang-orang yang
tidak berkepentingan berada ditempat kejadian perkara.
5. Melaporkan kejadian Kepada pimpinan, selanjutnya menghubungi
pihak aparat keamanan.
6. Bila ada pelaku diamankan dan dijaga, dicatat identitasnya.
7. Bila ditemukan korban masih hidup (luka-luka) melakukan
pertolongan P3K.
8. Menghubungi Rumah Sakit terdekat atau menggunakan kendaraan
yang tersedia untuk ke Rumah Sakit.
9. Posisi korban saat ditemukan diberi tanda.
10. Jika korban telah (pasti) meninggal dunia, tidak boleh terjadi
perubahan posisinya.
11. Petugas tidak diperkenankan untuk merubah posisi barang-barang
bukti dan menyentuh barang-barang lainnya yang ada ditempat
kejadian perkara.
12. Anggota Satpam ditempat kejadian perkara tidak diperbolehkan
mengutarakan tafsiran, perkiraan-perkiraan atau kesimpulan tentang
kasus yang terjadi.
13. Setelah Aparat Kepolisian datang ditempat kejadian perkara, Anggota
Satpam memberikan pejelasan tentang langkah-langkah yang telah
diambil dan memberikan catatan.
a. Kasus pidana yang terjadi.
b. Nama Pelapor
c. Tanggal dan Jam laporan diterima.
d. Nama Korban dan Saksi.
e. Nama Petugas yang menerima Laporan Kejadian
f. Menyerahkan Pelaku/Tersangka.
14. Selama Aparat Kepolisian melakukan penyelidikan, Anggota Satpam
tetap membantu menjaga ketertiban di tempat kejadian perkara.
15. Komandan Regu Satpam membuat laporan kejadian.

PENANGANAN PENCURIAN
POKOK Setiap menerima laporan atau mengetahui adanya tindak
pencurian harus segera ditelusuri tanpa melihat nilai kerugian
dan jumlah barangnya, segera laporkan
Uraian Tugas :
1. Perhatikan dengan teliti cara-cara pencurian tersebut dilakukan
(modus operandi).
2. Cari bekas-bekas sidik jari latent tetapi jangan sekali-kali menyentuh.
3. Catat hal-hal yang digunakan dalam pembuatan Berita Acara.
Amankan TKP dan hubungi Aparat Kepolisian setempat.
4. Laporkan kepada atasan langsung dan manajemen perusahaan
5. Amankan buku mutasi, buku patroli, buku catatan kunci dan rekaman
CCTV

PENANGANAN KECELAKAAN KERJA KARYAWAN


POKOK Korban harus segera mendapatkan pertolongan pertama
Uraian Tugas :
1. Lakukan P3K apabila sudah terlatih
2. Catat kronologis kejadian untuk disampaikan kepada petugas medis
yang melakukan perawatan medis terhadap korban
3. Apabila kecelakaan mengakibatkan luka berat, segera bawa ke Rumah
Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan
4. Laksanakan prosedur TPTKP apabila perlu dilakukan penyelidikan dari
pihak Kepolisian
5. Buat Berita Acara Kejadian dengan lengkap untuk dilaporkan ke
manajemen perusahaan

PENANGANAN TERHADAP AKSI MASSA


POKOK Hadapi dengan tenang semua bentuk provokasi dari
karyawan/warga dan selalu bersikap waspada
Uraian Tugas :
1. Hadapi dengan tenang segala bentuk provokasi yang menjurus
bentrok fisik
2. Cobalah untuk bernegosiasi secara persuasive, usahakan mengenali
siapa penggerak/provokator dari karyawan/warga tersebut, sehingga
apabila terjadi tindak anarkis, mereka sudah teridentifikasi
3. Segera laporkan perkembangan situasi ke pimpinan
4. Catat semua kejadian untuk dibuatkan Berita Acara Kejadian
5. Apabila anggota Satpam menjadi korban pemukulan, segera evakuasi
dan dibawa ke instansi Kesehatan untuk mendapatkan perawatan dan
visum

PENANGANAN TERHADAP PREMANISME


POKOK Apabila menemukan, segera dekati oknum tersebut
Uraian Tugas :
1. Tanyakan siapa dan mengapa ada di area tersebut
2. Tanyakan dan catat identitasnya
3. Apabila anggota Satpam mendapatkan laporan mereka sebagai
pengganggu, maka segera laporkan kepada atasan
4. Berusaha membawa mereka keluar area dengan Tindakan persuasive
5. Apabila mereka menolak dan melakukan perlawanan, segera lakukan
Tindakan repressive dan segera laporkan kepada pihak berwajib
6. Catat semua kejadian untuk dibuatkan Berita Acara Kejadian
PENANGANAN HURU HARA/DEMONSTRASI
POKOK Lakukan Pengamanan area Perusahaan dengan segera
Uraian Tugas :
1. JIKA YANG BERDEMO ADALAH KARYAWAN, LANGKAH YANG
DIAMBIL ADALAH :
a. Menutup pintu gerbang.
b. Mencegah orang diluar karyawan untuk masuk kedalam lokasi.
c. Memonitor dan mengawasi secara terus-menerus agar tidak
terjadi pengrusakan / anarkis.
d. Menghubungi Kepolisian terdekat.

2. JIKA YANG BERDEMO ADALAH DARI ORANG LUAR, LANGKAH


YANG HARUS DIAMBIL ADALAH :
a. Segera menutup pintu gerbang utama. Menenangkan karyawan
yang sedang bekerja agar tidak menjadi kacau / gelisah.
b. Menghubungi Kepolisian terdekat.
c. Anggota Satpam dengan kekuatan maksimal berjaga-jaga
dipintu utama/gerbang utama.

PROSEDUR MENGATASI ORANG MABUK DAN PERKELAHIAN DI LOKASI


KERJA
POKOK
Uraian Tugas :
1. ORANG MABUK
a. Lakukan penangkapan apabila ada perlawanan.
b. Gunakan tongkat dengan tidak membahayakan diri orang yang
sedang mabuk.
c. Setelah orang mabuk dapat dikendalikan, lakukan pemborgolan.
d. Amankan orang yang mabuk sehinggga tidak membahayakan
orang lain.
e. Apabila orang yang mabuk tersebut tidak melakukan perbuatan
tidak mengganggu keamanan, segera halau dan usahakan orang
tersebut untuk menjauh dari lingkungan Rumah Sakit.
f. Apabila terjadi pengrusakan oleh orang mabuk, sehhingga
peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materi, kumpulkan
barang bukti untuk selanjutnya di serahkan kepada Kepolisian
guna kepentingan penyelidikan.
g. Laporkan perihal kejadian tersebut ke coordinator keamanan
terdekat.
2. PERKELAHIAN
a. Usahakan melerai / memisahkan dengan memberikan
peringatan untuk mengalihkan perhatiannya.
b. Mendamaikan dengan cara membawa orang yang berkelahi ke
Posko.
c. Laporkan hal tersebut ke Koordinator Keamanan setempat.

Demikian kiranya Standart Operasional Prosedur (SOP) ini dibuat. Terima Kasih.

Anda mungkin juga menyukai