Anda di halaman 1dari 7

Struktur organisasi pramuka – Pramuka adalah nama sebuah organisasi pepanduan yang memiliki fungsi dan tugas untuk

menyelenggarakan pendidikan di
luar sekolah untuk anak-anak pemuda bangsa agar mempunyai keberanian, ketangguhan, serta memiliki kepribadian yang aktif dalam pembangunan di
Indonesia.

Pramuka mulai diperkenalkan sejak 14 Agustus 1961 oleh Bapak Presiden Ir. Soekarno dan merupakan singkatan dari Praja Muda Karana. Biasanya kegiatan
kepramukaan dilakukan diluar ruangan yang didalamnya diajarkan kode kehormatan sesuai dengan Anggaran Dasar Pramuka yang berisikan satya darma atau
janji dan moral.

Selain itu dalam keanggotaan pramuka biasanya dibuat struktur organisasi kepengurusan yang didalamnya menjelaskan hubungan antara sesama anggota
dan tugas-tugasnya baik di tingkat penggalang (SD/SMP) dan penegak [SMA/SMK].

Contoh Struktur Organisasi Pramuka

Struktur organisasi pramuka adalah bagan yang menggambarkan tingkatan organisasi kepramukaan dari tingkatan paling bawah sampai dengan paling tinggi
lengkap dengan mekanisme kerjanya.

Adapun struktur organisasi pramuka telah diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 220 Tahun 2007 yang berisikan Petunjuk
Penyelenggaraan Pokok-Pokok Organisasi Gerakan Pramuka dan juga mengatur tentang tugas pokok, tanggung jawab, fungsi, musyawarah dan garis
hubungan dalam keorganisasian gerakan pramuka.

Struktur organisasi pramuka dapat dikatakan sebagai kelanjutan dan pembaharuan gerakan nasional yang mana tugas utamanya adalah untuk
menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda di Indonesia.

Nah, untuk memaksimalkan tugas-tugas tersebut maka dibuatlah susunan struktur organisasi gerakan pramuka yang disusun mulai dari tingkat nasional,
daerah, cabang, ranting sampai dengan tingkat gugus depan.

1. Struktur Organisasi Gerakan Pramuka

Ini merupakan contoh struktur organisasi gerakan pramuka secara komplek yang menjelaskan posisi jabatan dengan garis hubungan pembinaan,
pengendalian, pengawasan, bimbingan dan perwakilan.
pramukaria.id2. Struktur Organisasi Pramuka Penegak
Pramuka penegak adalah anggota gerakan pramuka yang berusia antara 16-20 tahun dimana usia tersebut masuk dalam masa remaja atau sosial (khostam).

Dalam rentan usia tersebut merupakan saat dimana mereka mencari jati diri, mempunyai semangat dan kemauan yang kuat, suka berdebat dan agresif dalam
mencapai sesuatu.
3. Struktur Organisasi Pramuka Penggalang

Pramuka penggalang adalah anggota gerakan pramuka yang memiliki rentan usia antara 11 – 15 tahun atau mereka yang sudah menyelesaikan syarat-syarat
Kecakapan Umum Pramuka Penggalang tingkat Rakit dan mengucapkan trisarya pada saat upacara pelantikan yang dipimpin oleh pembina.
s
4. Struktur Organisasi Pramuka Gugus Depan

Gugus depan (gudep) pramuka adalah satuan anggota gerakan kepramukaan yang berada di level terbawah. Adapun gugus depan ini tidak
harus selalu berpangkal di sekolah-sekolah atau perguruan tinggi, melainkan bisa juga berdasarkan wilayah atau yang biasa disebut gudep
wilayah.
Struktur organisasi Gerakan Pramuka dan Tugasnya

Berbicara mengenai struktur organisasi pramuka tentu tidak lengkap jika tidak membahas apa saja komponen penyusun dan tugasnya secara
lengkap. Bagi Anda yang belum tahu bisa menyimak ulasan berikut ini.

1. Majelis Pembimbing

Majelis pembimbing adalah badan yang memiliki tugas untuk membimbing dan memberikan bantuan moril, materil, organisatoris maupun
finansial kepada gugus depan, kwartir dan satuan karya pramuka.

Umumnya majelis pembimbing dalam organisasi gerakan pramuka ini diketuai oleh orang yang berbeda-beda di setiap tingkatannya, seperti :

 Tingkat Nasional (Mabinas) oleh Presiden RI


 Tingkat Daerah (Mabida) oleh Gubernur
 Tingkat Cabang (Mabicab) oleh Bupati/Walikota
 Tingkat Ranting (Mabiran) oleh Camat
 Tingkat Gugus Depan (Gudep) oleh Anggota terpilih
2. Bapan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Badan Pemeriksa Keuangan adalah badan mandiri yang dibentuk atas dasar Musyawarah Gerakan Pramuka dan memiliki tanggung jawab
kepada Musyawarah Gerakan Pramuka.

3. Kwartir (Koordinator Gudep)

Kwartir adalah badan pengelola gerakan pramuka yang memiliki tugas untuk melakukan pembinaan kepada satuan dan gugus depan untuk
mencapai tujuan gerakan pramuka. Adapun Kwartir ditetapkan di masing-masing tingkat oleh :

 Di tingkat Nasional, kwartir ditetapkan dalam Musyawarah Nasional dengan masa bakti 5 tahun
 Di tingkat Daerah, kwartir ditetapkan dalam Musyawarah Daerah dengan masa bakti 5 tahun
 Di tingkat Cabang, kwartir ditetapkan dalam Musyawarah Cabang dengan masa bakti 5 tahun
 Di tingkat Gugus Depan, Kwartir ditetapkan dalam dalam Musyawarah Ranting dengan masa bakti 3 tahun
4. Gugus Depan

Gugus Depan (Gudep) adalah pangkalan peserta didik yang menjadi tempat atau wadah pendidikan dalam keorganisasian gerakan
kepramukaan.

5. Satuan Karya Pramuka


Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah kegiatan kepramukaan yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan
keterampilan peserta didik .

6. Badan Kelengkapan Kwartir

Badan Kelengkapan Kwartir adalah badan yang memiliki tugas untuk membantu kwartir dalam mensukseskan tujuan gerakan kepramukaan.
Adapun dalam Badan Kelengkapan Kwartir ini meliputi :

 Dewan Kehormatan
 Lemabaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka (Lemdikanas, Lemdikada, Lemdikacab)
 Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
 Pimpinan Satuan Pramuka
 Pembantu Andalan
 Badan Usaha Kwartir
 Satuan Kegiatan (sesuai situasi dan kondisi)
 Staf Kwartir
7. Musyawarah Kwartir

Musyawarah Kwartir adalah lembaga di lingkungan gerakan pramuka yang bersidang pada akhir masa bakti gugus depan serta memiliki
kekuasaan tertinggi dalam kwartir dan gugus depan.

Adapun Musyawarah Kwartir ini terdiri atas :

 Musyawarah Nasional
 Musyawarah Daerah
 Musyawarah Cabang
 Musyawarah Ranting
 Musyawarah Gugus Depan
8. Pramuka Utama Gerakan Pramuka

Pramuka utama gerakan pramuka adalah seorang Kepala Negara Republik Indonesia

Anda mungkin juga menyukai