Anda di halaman 1dari 10

TUGAS MAKALAH PROSES PRODUKSI II

MESIN GERGA1I




DISUSUN OLEH :
ANDIKA MAHARDIKA 09520488
TRI CAHYO WAHYUDI 09520484
UMARYADI 09520485

FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
2011/2012




PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Masalah

Mesin perkakas yaitu alat yang berhubungan dengan
suatu industri yang pada dasarnya alat tersebut sangat
membantu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang
berhubungan dengan industri tersebut terutama pada logam
atau plat, Mesin perkakas pada dunia industri sangat banyak
antara lain: Mesin Bubut, Mesin Frais, Gerinda dan Gergaji
Mesin terutama pada bengkal bengkal industri danpabrik.

Gergaji merupakan alat perkakas yang berguna untuk
memotong benda kerja. Mesin gergaji merupakan mesin
pertama yang menentukan proses lebih lanjut. Dapat
dimaklumi bahwa mesin ini memiliki kepadatan operasi yang
relatiI tinggi pada bengkel-bengkel produksi. Gergaji tangan
biasa digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sederhana
dalam jumlah produksi yang rendah. Untuk pekerjaan-
pekerjaan dengan persyaratan ketelitian tinggi dengan
kapasitas yang tinggi diperlukan mesin-mesin gergaji khusus
yang bekerja secara otomatik dengan bantuan mesin.


1.2 Rumusan Masalah

1. Pengertian Gergaji mesin
2. Macam macam Tipe Gergaji mesin
3. Jenis jenis Gergaji mesin
4. Cara perawatan Gergaji mesin
5. Mekanisme kerja mesin



1.3 Tujuan Penulisan

1. Meningkatkan perkembangan mesin perkakas terutama
tentang gergaji mesin
2. Menambah wawasan dan pengertian tentang gergaji
mesin
3. Mendorong semangat untuk belajar tentang gergaji
mesin
4. Menjelaskan tentang cara penggunaan gergaji mesin
























BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Pengertian Gergaji mesin

Gergaji merupakan alat perkakas yang berguna untuk
memotong benda kerja. Mesin gergaji merupakan mesin
pertama yang menentukan proses lebih lanjut. Dapat
dimaklumi bahwa mesin ini memiliki kepadatan operasi yang
relatiI tinggi pada bengkel-bengkel produksi. Mesin-mesin
gergaji memiliki konstruksi yang beragam sesuai dengan
ukuran, bentuk dan jenis material benda kerja yang akan
dipotong.Untuk itu dibutuhkan ketelitian seseorang agar bisa
mengoperasikan gergaji itu sendiri dan dapat memotong
benda kerja dengan baik dan benar. Gergaji adalah alat yang
menggunakan logam pemotong yang keras atau kawat
dengan tepi kasar untuk memotong bahan yang lebih lunak.
Tepi logam pemotong terlihat bergerigi atau kasar. Gergaji
dapat digunakan dengan tangan atau didukung listrik.


2.2 Macam macam tipe gergaji mesin

1. Mesin gergaji bolak-balik (Hacksaw-Machine)

Mesin gergaji ini umumnya memiliki pisau gergaji
dengan panjang antara 300 mm sampai 900 mm dengan
ketebalan 1,25 mm sampai 3 mm dengan jumlah gigi rata-
rata antara 1 sampai 6 gigi i per inchi dengan material HSS.
Karena gerakkan yang bolak-balik, maka waktu yang
digunakan untuk memotong adalah 50.



2. Mesin gergaji piringan (Circular Saw)



Diameter piringan gergaji dapat mencapai 200 sampai
400 mm dengan ketebalan 0,5 mm dengan ketelitian gerigi
pada keliling piringan memiliki ketinggian antara 0,25 mm
sampai 0,50 mm. pada proses penggergajian ini selalu
digunakan cairan pendingin. Toleransi yang dapat dicapai
antara kurang lebih 0,5 mm sampai kurang lebih 1,5 mm.
prinsip kerja gergaji circular menggunakan mata berupa
piringan yang berputar ketika memotong



3. Mesin Gergaji Ukir (Jigsaw)



Jig Saw seringkali disebut gergaji ukir, karena memang
jigsaw adalah sebuah alat yang dapat digunakan untuk
memotong atau menggergaji (kebanyakan kayu) dengan
bentuk apa saja mulai dari bentuk kurva yang melengkung
lengkung hingga yang lurus-lurus. Jadi kelebihan Jigsaw
adalah dapat memotong dengan pola yang tidak lurus karena
gergaji lain rata-rata hanya bisa memotong lurus-lurus saja.
Prinsip kerjanya gergaji jigsaw bergerak naik turun saat
memotong

4. Mesin Gergaji pita (Band Saw)


Mesin gergaji yang telah dijelaskan sebelumnya adalah
gergaji untuk pemotong lurus. Dalam hal mesin gergaji pita
memiliki keunikan yaitu mampu memotong dalam bentuk
bentuk tidak lurus atau lengkung yang tidak beraturan.
Kecepatan pita gergajinya bervariasi antara 18 m/menit
sampai 450 m/menit agar dapat memenuhi kecepatan potong
dari berbagai jenis material benda kerja


2.3 1enis jenis gergaji mesin

1) Gergaji Tangan

Daun gergaji dibuat dari baja bermutu tinggi yang
sangat keras, sehingga ketajaman gerigi tidak
selalu diruncingkan kembali. Untuk mengetahui
spesiIikasi gergaji, dapat dilihat pada daun gergaji
di dekat tangkai pegangan, yang menyebutkan
jumlah gigi perkepanjangan 25 mm.

2) Gergaji Pembelah

Gergaji pembelah adalah gergaji dengan gerigi
dirancang untuk membelah kayu. Gergaji
pembelah digunakan untuk menggergaji kayu
searah jaringan serat kayu dan mempunyai 31/2
hingga 4 pucuk gigi pada setiap panjang 25 mm.
Panjang daun antara 500 mm hingga 70 mm.

3) Gergaji Pemotong

Gergaji pemotong adalah gergaji dengan gerigi
yang dirancang untuk memotong kayu. Jenis
gergaji ini digunakan untuk menyayat/memotong
melintang jaringan serat kayu dan tepi potongnya
mempunyai 5 hingga 7 pucuk gigi pada setiap
kepanjangan 25 mm. Panjang daun antara 550 mm
hingga700mm.


2.4 Bagian bagian gergaji mesin

1. Tuas apit moncong untuk mengatur penjepit benda
kerja
2. Moncong yang dapat digeser geserkan
3. Benda kerja yaitu logam besi
4. Daun gergaji unuk memotong benda kerja
5. Bingkai gergaji yaitu penahan daun gergaji
6. Hantaran bingkai gergaji
7. Pipa alat pendingin
8. Perkakas angkat
9. Tumpuan
10. Penampang tumpuan
11. Motor penggerak bagin ini adalah yang paling
penting dikarenakan merupakan penggerak utama
pada gergaji mesin


2.5 Cara kerja gergaji mesin

Mengukur benda kerja yang akan dipotong dengan
menggunakan sketmatch, setelah diukur benda kerja ditandai
dengan penggores,cek kondisi gergaji apakah masih bisa
digunakan dengan baik dan aman, setelah itu pasang benda
kerja pada ragam gergaji mesin. Tepatkan bagian yang
digores ada benda kerja dengan mata gergaji untuk
memperoleh hasil yang diinginkan dan diikatkan dengan
pengunci, atur dengan kecepatan tertentu agar hasilnya lebih
baik, setelah itu nyalakan mesin gergaji dengan menekan
tombol ON, setelah benda kerja tersebut putus matikan
gergaji dengan menekan tombol OFF, untuk proses Iinishing
kita diamkan sebentar dan dicelupakan kedalam air utuk
mengurangi suhu pada benda kerja tersebut.


2.6 Perawatan Gergaji.

Pengikiran Rapi pada gergaji
O Gunakan kikir gergaji tirus untuk merapikan gigi
gergaji.
O akukan pengikiran rapi, tangan kiri memegang
ujung kikir dan tangan kanan memegang tangkai
kikir.
O Jepitlah daun gergaji pada ragum khusus penjepit
daun gergaji.
O Ratakan mata gergaji menggunakan kikir, dengan
bantuan blok dari kayu.
O Jika semua pucuk gigi sudah berada dalam satu
garis lurus maka setiap gigi akan menunjukkan
permukaan rata pada puncaknya.



Pengasahan Gigi Gergaji

O Jepitlah daun gergaji pada klam khusus.
O Kikirlah gigi gergaji secara berselang-seling hingga
mempunyai sudut yang tepat, diukur dari sisi daun
gergaji.
O Untuk gergaji pemotong sudut asah 45 dan untuk
gergaji pembelah 90.
O akukan pengasahan dari tangkai pegangan menuju
ujung daun gergaji
O pabila setiap gigi yang berselangansudah ditajamkan,
baliklah daun gergaji dalam ragum, dan tajamkan gigi
gergaji yang belum ditajamkan dengan cara yang sama
seperti pada awal pengasahan.


2.7 Pisau Gergaji.

Pisau gergaji yang digunakan di work shop, sering
disebut sebagai gergafi daya, mirip dengan gergaji tangan,
bedanya, pada gergaji daya, jarak bagi dibuat lebih kasar,
yakni berkisar antara (1,8 s/d 10) mm, lihat gambar berikut
ini.



Keterangan:
Pisau gergaji dengan gigi lurus
B Pisau gergaji dengan gigi pemotong bawah
C Pisau gergaji dengan gigi loncat
Misalkan akan menggergaji besi cor dan baja biasa, maka
agar lebih eIisien, maka digunakan gergaji dengan jarak bagi
yang lebih kasar, agar ada terdapat ruang untuk pelepasan
geram nya. Sedangkan untuk material baja karbon tinggi dan
baja paduannya, jarak bagi mata gergajinya harus yang
menengah, sedangkan untuk logam tipis, pipa dan kuningan,
memerlukan jarak bagi yang lebih halus. Sebuah gergaji gigi
lurus, memiliki satu deretan gigi agak dikanan, satu deretan
lagi berada agak dikiri, yang biasanya digunakan untuk
memotong kuningan, tembaga dan juga pelastik. Sementara
itu, gegafi gigi prnggaruk mempunyai satu gigi lurus ber
selang-seling dengan dua deretan gigi yang arah nya
berlawanan, sering digunakan untuk memotong baja dan besi
pada umumnya.Pada seluruh proses penggergajian daya,
biasanya panas yang timbul tidak terlalu tinggi, namun tetap
dianjurkan agar selalu menggunakan pelumasan, gunanya
untuk melumasi perkakas dan sekaligus untuk membersihkan
dari serpihan-serpihan yang sering dapat menumpuk diantara
gigi-gigi.