Anda di halaman 1dari 4

TUGAS AUDIT DAN ATESTASI

OLEH: I KADEK SUSILA ADI NEGARA NIM. 1106325007

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS UDAYANA DENPAsar 2012

Kasus Kejadian : a. Pada tanggal 20 Juni 2011, auditor menemukan bahwa salah satu debitur PT XX bangkrut pada tanggal 1 April 2011. Penjualan kepada debitur dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2010. Jumlah tersebut tertagih pada tanggal 31 Desember 2010 dan 10 Februari 2011. b. Pada tanggal 3 Februari 2011, auditor menemukan bahwa debitur PT XX bangkrut pada tanggal 26 Januari 2011. Penyebab kebangkrutan adalah adanya kerugian tak terduga akibat tuntutan hukum pada tanggal 10 Januari 2011, karena adanya tuntutan dari pelanggan lainnya mengenai kualitas produk c. Pada tanggal 5 Februari 2011, auditor menemukan bahwa debitur PT XX bangkrut pada tanggal 26 Januari 2011. Penjualan terakhir terjadi pada tanggal 7 Desember 2010 dan sejak tanggal itu tidak ada penerimaan kas dari debitur tersebut. d. Pada tanggal 6 Agustus 2011, auditor menemukan bahwa debitur PT XX bangkrut pada tanggal 20 Februari 2011 karena buruknya kondisi keuangannya. Penjualan debitur tersebut terjadi pada tanggal 14 Juni 2010. e. Pada tanggal 2 Februari 2011, auditor menemukan bahwa debitur PT XX bangkrut pada tanggal 30 Januari 2011 atas penjualan yang terjadi pada tanggal 6 Januari 2011. Penyebab kebangkrutan adalah terjadinya kerugian kebakaran pada tanggal 15 Januari 2011 yang tidak diasuransikan. f. Pada tanggal 18 Januari 2011, PT XX diajukan dalam tuntutan hukum akibat transaksi yang terjadi pada tahun 2008 dan masih diakui sebagai kewajiban kontinjensi. g. Pada tanggal 20 Maret 2011, PT XX kalah dalam kasus pengadilan yang berjalan sejak tahun 2009 dengan jumlah kerugian tepat sebesar tuntutan. Pada tanggal 31 Desember 2010, penjelasan tambahan menunjukkan opini penasehat hukum yang menyatakan bahwa perusahaan kemungkinan besar memenangkan kasus ini. h. Pada tanggal 16 Februari 2011, tuntutan hukum diajukan kepada PT XX karena kasus pelanggaran paten yang terjadi pada awal tahun 2010. Penasehat hukum berpendapat bahwa klien kemungkinan akan kalah. i. Pada tanggal 31 Mei 2011, auditor menemukan adanya tuntutan hukum yang tak lazim kepada PT XX yang terjadi pada tanggal 20 Juni 2010.

Jawaban :

a. Tidak perlu melakukan apa-apa, karena piutang telah tertagih pada tanggal 31 Oktober

2010 dan 10 Februari 2011 sehingga tidak ada kerugian akibat piutang yang tidak tertagih yang disebabkan oleh adanya salah satu debitur mengalami kebangkrutan.
b. Mengungkapkan informasi ini dalam penjelasan tambahan untuk laporan per 31

Desember 2010, Karena peristiwa yang menyebabkan timbulnya tuntutan sehingga menimbulkan kebangkrutan tersebut telah terjadi sesudah tanggal neraca yaitu tanggal 10 Januari 2011. Jadi, perbedaan jumlah hutang/piutang yang dicatat karena Keputusan pengadilan setelah tanggal neraca atau penyelesaian tuntutan hukum terjadi pada tahun buku 2011.
c. Menyesuaikan laporan keuangan tanggal 31 Desember 2010, karena sejak tanggal 7

Desember tidak ada penerimaan kas dari debitur ini berarti terdapat piutang yang tidak tertagih yang disebabkan salah satu debitur mengalami kebangkrutan.
d. Tidak perlu melakukan apa-apa, karena penemuan kebangkrutan oleh auditor pada

tanggal 6 Agustus 2011 setelah laporan ditandatangani dan dikirimkan pada tanggal 2 Maret 2011, jadi peristiwa ini nantinya akan diungkap oleh direksi PT XX pada laporan unaudit.
e. Mengungkapkan informasi ini dalam penjelasan tambahan untuk laporan per tanggal 31

Desember 2010, karena peristiwa ini terjadi sesudah tanggal neraca sehingga perbedaan jumlah hutang/piutang yang dicatat terjadi pada tahun buku 2011.
f. Menyesuaikan laporan keuangan tanggal 31 Desember 2010, karena perusahaan

memiliki kewajiban kini pada tanggal neraca yang mengharuskan perusahaan menyesuaikan jumlah kewajiban diestimasi yang telah diakui, atau mengakui kewajiban diestimasi dan bukan hanya mengungkapkan kewajiban kontinjensi.
g. Menyesuaikan laporan keuangan tanggal 31 Desember 2010, karena perusahaan

mengalami kerugian akibat tuntutan hukum selain itu opini dari pada penasehat hukum bukan menjadikan tolak ukur kemenangan kasus tersebut. Ssesungguhnya yang menjadi tolak ukur terhadap menang atau kalahnya terhadap kasus persidangan adalah keputusan pengadilan yang diputus oleh pimpinan sidang (Hakim).
h. Mengungkapkan informasi ini dalam penjelasan tambahan untuk laporan per 31

Desember 2010 karena masih belum jelas apakah akan menang ataupun kalah dalam tuntutan hukum tersebut, sehingga dalam hal ini PT XX masih menunggu putusan dari hakim.
i.

Tidak perlu melakukan apa-apa karena penemuan tuntutan oleh auditor pada tanggal 31 Mei 2011 setelah laporan ditandatangani dan dikirimkan pada tanggal 2 Maret 2011, jadi peristiwa ini nantinya akan diungkap oleh direksi PT XX pada laporan unaudit. Selain itu tuntutan tersebut kurang begitu jelas oleh karena itu untuk kejalasannya perlu pemeriksaan ulang lagi.