Anda di halaman 1dari 14

VIRUS DENGUE

(Breakbone fever )

Ciri Virus dengue Ukuran 17 25 mu Tmsk Flavivirus (virus RNA) Memiliki 4 serotipe Masa inkubasi 2 15 hari Ada dlm darah pdrt/viremia, ketika demam dan bertahan selama bbrp hari. Vektor nyamuk Aedes aegypti Ditemuka d slrh daerah tropis dan Timur tengah.

Gejala Klinis Gejala timbul mendadak brp demam tinggi 40 drjt C dan menggigil, nyeri kepala dan malaise Nyeri tulang dan persendian. Nyeri punggung dan otot, anorexia, nausea, muntah dan sakit didaerah epigastrium. Ruam dikulit terjadi pada hari ke 3 atau ke 5, terutama pd daerah dada, perut, kaki dan lengan. Dpt menyerang setiap jenis sel tubuh, tp punya predileksi/kecenderungan menyerang

sel parenchym organ dan sel endotelial kapiler, shg slh satu gelala adl perdarahan. Bentuk yg lebih berat adalah Sindrom Hemoragik Dengue(DHF), disertai dgn syok berat dan diatesis pendarahan.(DSS) Pendarahan kulit /petechiae, pendarahan hidung/epistaxis, pdrhn pd gastrointestinal, ginjal dan jantung. Angka mortalitas 5 10 %. Stlh sembuh dari penyakitnya, pndrt kebal seumur hidup.

Epidemiologi
Dengue mrpk Arbovirus (Fam.Flavivirus), paling penting krn menybabkan 40-80jt org/th terinfeksi d slrh dunia. 500 rb dirwt di RS, dgn komplikasi perdarahan (DHF/DBD). Mrpk infeksi yg berhub. Dgn wisata. Ditularkan o/ Aedes aegypti, memiliki habitat perkotaan, viirus ddpt ketika mengisap drh manusia yg infeksi( infektip stlh 8-10 hari).

Virus ini mrpk Flavivirus RNA, dgn 4 serotipe, tiap tipe dpt menginfeksi manusia. Pd suatu negara yg serotipe bersirkulasi, dua infeksi yg pertama dpt menyebabkan penyakit, namun infeksi 3 dan 4 cenderung menjadi asimptomatik. Pd anak2 (jrg pd dewasa), infeksi ke 2 dpt menyebabkan perdarahan (DHF) dan syok(Dengue syok syndrom/DSS) Masa inkubasi 3 8 hari.

Patologi dan Patogenesis DHF/DSS, tampaknya terjadi akibat antibodi yg tdk menetralisasi akibat pajanan sebelumnya thd serotipe berbeda, memperkuat ambilan kompleks imun ke dlm monosit. Dpt dilihat pd bayi yg mdpt dengue u/ pertama kali, namun memiliki antibodi maternal dlm sirkulasi, dan pd anak-anak selama infeksi dengue ke 2. DSS terkait dgn pelepasan sitokin(terutanma TNF=Tumor Necrosis Faktor). DHF terkait dgn kebocorn plasma& perdarahn.

Manifestasi Klinis Tdpt 4 sindrom yg dpt disebabkan oleh : Infeksi Virus dengue Demam sederhana Sindrom demam dengue DHF dan DSS Manifestasi ini terutama bergantung pd usia. Bayi dan anak kecil yg terinfeksi u/ pertama kali, cenderung mengalami demam sederhana

Anak yg lebih besar dan org dewasa yg terinfeksi pertama kali sindrom demam dengue ditandai oleh : Breakborne fever(influenza brat,dgn artralgia) Ruam makulopapular pd hari ke 3( pd bbrp kasus)dgn petekie yg timbul selanjutnya. Nyeri berat retro-orbita, pd gerakan mata dan penekanan. Kdg perdarahan Konvalescens memanjang.

Anak2 yg sblmnya terinfeksi dengue primer dan terinfeksi serotipe lain dpt mengalami DHF/ DSS, selain itu pasen dpt mengalami : Efusi serosa, terutama pleura & peritoneum Diatesis haemorhagic Hepatomegali & limphadenopati generalisata. Hipotensi dan Syok.

Diagnosis : Manifestasi nonspesifik yang menunjang diag nosis demam dengue adalah : Leukopenia dgn limfositosis relatif Apus darah malaria negatip Trombositopenia dan kelainan pembekuan Hipoalbuminemia. Konfirmasi infeksi dengue melalui : Peningkatan/penurunan antibodi IgG 4X lipat Adanya antibodi IgM.

Pemeriksaan Lab. Specimen penderita adalah darah. Konfirmasai dilakukan dgn pemeriksaan serologi. Kultur/isolasi virus sulit dilakukan. Pemeriksaan dgn metode Amplifikasi bdsrkan NAAT (=Nucleic Acid Amploification Testing).

Pengobatan Untuk demam denguetirah baring, kompres demam, parasetamol (hindari aspirin, risiko perdarahan) Untuk DHF/DSS, terapi penunjang intensif penting. Pencegahan : Hindari gigitan nyamuk, pakai krem pengusir nyamuk, dan tidur pake kelmbu Pengendalian vektor, Vaksin tidak ada.

Prognosis :
Demam dengue tanpa komplikasi merupakan penyakit ringan. Fatalitas kasus DHF dan DSS adalah 2 %

Tamat..lanjut ke rabies yuk.